Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Kegagalan


__ADS_3

***


"Owh jadi seperti itu? Ternyata Chinmi berhasil mencapai tahap awal Rana Agung karena bantuan An Huang Yi? Lalu apa lagi yang kamu tahu?"


Ho Chen,Tian Feng, Yun Yun serta Ao Shun sedang mengobrol di ruang pribadi yang hanya khusus untuk para tamu kehormatan.


Ho Chen jelas mengambil kesempatan tersebut untuk mendapatkan informasi lebih dari Yun Yun mengingat Yun Yun adalah Pengawal terbaik serta memiliki posisi pertama dari semua para Pengawal Kaisar Kegelapan.


"Sebenarnya kami semua para Pengawal Kaisar Kegelapan sangat mencurigai sosok berkabut hitam itu, hanya saja kami semua tidak ada yang tahu akan siapa dia, namun ada satu hal yang mungkin bisa membantu kalian akan informasi ini!"


"Apa itu?" tanya Ho Chen.


"Rahasia kelemahan sosok berkabut hitam!" jawab Yun Yun.


"Owh, jadi kamu mengetahui kelemahan Zhi Yin?" Ho Chen tanpa sadar menyebut nama Energi Hitam sehingga membuat Tian Feng dan Yun Yun terkejut dengan nama asing tersebut.


"Siapa itu Zhi Yin guru?" tanya Tian Feng dan Yun Yun juga sama penasarannya.


Ho Chen yang baru sadar jika dirinya yang tidak sengaja menyebut nama Zhi Yin tersenyum canggung dan pada akhirnya dia menjelaskan akan apa yang ia ketahui dari informasi yang ia dapatkan dari sosok misterius lainnya, yaitu Energi Putih Zhi Shan.


"Owh iya, Buddha juga pernah menjelaskan hal itu saat aku berlatih di Nirwana, jadi Energi Hitam dan Putih itu benar-benar nyata? Ini sungguh sangat mengejutkan!" kata Tian Feng kemudian dia teringat sesuatu.


"Guru, jika memang yang guru katakan itu benar, sepertinya aku juga memiliki sosok lain yang mungkin tahu akan hal ini!" kata Tian Feng.


"Sosok lain, Siapa dia?" tanya Ho Chen.


"Aku belum bisa menyebutkan namanya, namun sekarang aku ingin bermeditasi dan aku minta pada Guru dan Nona Yun Yun untuk menjagaku saat aku bermeditasi!" kata Tian Feng.


Ho Chen da Yun Yun saling berpandangan, sedangkan Ao Shun hanya bisa mendengarkan obrolan mereka tanpa bisa ikut campur karena dia tidak mengerti akan arah perbicangan tersebut.


"Kenapa harus di jaga? Apakah kamu berniat memasuki Alam lain?" tanya Ho Chen.


Tian Feng mengangguk sekaligus menjawabnya, "Iya, aku akan memasuki Alam Jiwa!" jawabnya.


"Owh! Kalau begitu baiklah aku mengerti!" kata Ho Chen.


"Disana ada ruangan khusus jika anda ingin bermeditasi Dewa Sesat, silahkan kesana!" kata Ao Shun sekaligus menunjukkan tempat yang ia maksud.

__ADS_1


"Biar aku yang mengantarnya kesana!" Yun Yun segera bangkit kemudian dia mengajak Tian Feng menuju ke ruang lain tempat khusus untuk bermeditasi.


Ruangan tersebut sedikit gelap dan memiliki pintu yang terbuat dari dinding karang yang cukup lebar, saat Yun Yun menyentuh sebuah gambar telapak tangan di pintu dinding karang tersebut, pintu tersebut segera terbuka dan mereka berdua segera memasukinya.


"Disana anda bisa bermeditasi, dan saya akan menutup pintu dari luar agar anda lebih aman!" kata Yun Yun.


"Terima kasih Nona Yun!" kata Tian Feng yang hanya dijawab dengan senyuman oleh Yun Yun.


Hati Tian Feng terasa beku saat melihat senyuman Yun Yun, hanya saja dia segera menyadarkan dirinya kemudian berbalik dan naik ke atas sebuah kerang raksasa yang sedang menganga.


Yun Yun melihat Tian Feng sesaat kemudian segera keluar dan menutup pintu dari luar kemudian kembali ke tempat Ho Chen dan Ao Shun berada, sedangkan Tian Feng kini hanya sendirian di ruangan tersebut.


"Aku harus membuat pelindung terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan!" kata Tian Feng kemudian dia membuat segel tangan dan melepaskan sihir pelindung.


Setelah Sihir Pelindung tersebut dirasa cukup kuat, barulah Tian Feng memulai meditasinya untuk memasuki Alam Jiwa menemui kembaran jiwanya.


Tidak butuh waktu lama bagi Tian Feng untuk memasuki Alam Jiwa, hanya dalam hitungan detik saja, jiwa Spiritualnya sudah berada di Alam Jiwa, dan dia segera membuka matanya.


"Hem.. Akhirnya kamu datang juga!" suara yang Tian Feng kenal kini terdengar walau belum menampakkan diri.


"Hahaha.. Kenapa kamu meminta maaf padaku? Aku juga tidak pernah memintamu untuk sering-sering datang kesini!" jawab suara kembaran jiwa Tian Feng kemudian butiran cahaya sehalus debu yang sangat banyak bermunculan kemudian berkumpul menjadi satu lalu membentuk sebuah sosok bercahaya emas.


Sosok bercahaya emas tersebut kemudian berubah wujud menjadi Tian Feng dengan Zirah Emas dan Tombak Nirwana di tangannya.


"Ternyata kamu sudah berhasil mencapai tahap Rana Agung, itu pencapaian yang cukup cepat jika di bandingkan diriku!" kata kembaran jiwa Tian Feng.


Tian Feng merasa aneh mendengar kalimat tersebut, namun dia tidak terlalu mempermasalahkannya dan lebih fokus ke rencana awal.


"Bukankah kamu bilang jika kamu ini adalah diriku dari masa depan bukan?" tanya Tian Feng.


"Iya memang benar, apakah kamu meragukanku?" tanya kembaran jiwa nya.


"Aku bisa saja percaya padamu, asal kamu bisa menjawab semua pertanyaanku!" kata Tian Feng.


"Tentu saja, namun kamu tidak perlu bertanya karena aku sudah tahu apa yang ingin kamu tanyakan padaku!" kata kembaran jiwanya kemudian dia berubah ke wujud normalnya tanpa Zirah dan tidak lagi memegang Tombaknya.


"Aku memang berasal dari masa depan, dan fakta tentang kebenaran yang ingin kamu ketahui adalah, diriku ini hanyalah sebuah perwujudan dari spiritual saja, sedangkan tubuhku sudah tidak ada!" kata kembaran jiwanya kemudian melanjutkan lagi perkataannya.

__ADS_1


"Aku sama seperti jiwa Spiritual Penjaga Pusaka kita yang kamu ketahui sebagai Roh Penjaga Pusaka, aku ada namun tidak berwujud, aku sudah menyatu dengan alam dalam perwujudan yang fana, karena itu aku mampu mengarungi waktu dan bisa melawan hukum alam!"


"Baik-baik aku percaya padamu, namun yang ingin aku tanyakan adalah...!?"


"Jangan dulu memotong pembicaraanku!" kata kembaran jiwanya yang menatap Tian Feng dengan tatapan tajam membuat Tian Feng tidak bisa bergerak.


Kembaran jiwanya menghela nafas panjang kemudian menarik kembali energinya yang hanya melewati tatapan mata saja itu.


"Maafkan aku!" ucapnya setelah menarik kembali energinya.


"Aku hanya ingin kamu mendengar semuanya agar kamu paham dan mengetahui semua akan kebenaran tentang diriku yang sebenarnya dan juga musuh kita itu!" kata kembaran jiwanya.


Tian Feng hanya tersenyum canggung, hingga saat ini dia tidak tahu seberapa kuat sebenarnya kekuatan yang di miliki oleh kembaran jiwanya yang berasal dari masa depan itu, bahkan kekuatan dirinya yang sudah mencapai tahap Rana Agung sekalipun sepertinya tidak ada apa-apanya di hadapan kembaran jiwanya tersebut.


"Aku mengarungi waktu dari masa depan ke masa lalu hanya untuk menemuimu, kedatanganku bukan bermaksud ingin mengguruimu, melainkan ingin menyelamatkan keluarga beserta dirimu, karena diriku yang dulu telah gagal dalam melindungi keluarga!" kata kembaran jiwanya yang sebenarnya tidak ingin jika Tian Feng mengulangi Kegagalan yang dulu pernah dia buat.


Tian Feng menaikkan sebelah alisnya mendengar hal itu, jelas keluarga yang ia maksud kemungkinan besar adalah istri dan anaknya serta keluarga Yuan Xia, hanya saja Tian Feng tidak berani memotongnya karena teguran sebelum sudah cukup membuat dirinya serasa mengeluarkan keringat dingin.


"Dulu aku terlalu fokus kepada Kaisar Kegelapan dan lupa akan peringatan jika sebenarnya bukan dia musuh terbesarku, musuh terbesar yang akan kamu hadapi sebenarnya adalah Zhi Yin, dialah yang harus kamu kalahkan sebelum dia mendapatkan wadah yang sempurna.


Ada dua wadah yang cocok untuknya, yang pertama adalah tubuh Kaisar Kegelapan, dan yang kedua adalah Xihua, dan dulu aku berhasil mengalahkan Kaisar Kegelapan, namun saat itu Zhi Yin berhasil mendapatkan Xihua dan mengambil tubuhnya sehingga aku harus kehilangannya serta istri-istriku harus mati karena di bunuh oleh Zhi Yin, begitu juga dengan ayah, dan ibu!"


Tian Feng jelas terkejut mendengarnya, semua yang diceritakan oleh kembaran jiwanya sama seperti prediksi gurunya, itu artinya Tian Feng haru lebih fokus terhadap Zhi Yin, karena dia adalah musuh terbesarnya.


"Saat kamu berhadapan dengan Kaisar Kegelapan nanti, jangan pernah kamu melakukan kesalahan seperti yang telah aku lakukan, yaitu jangan pernah mengeluarkan Xihua dari Dunia Dimensi Obat walau kamu sudah mengalah Kaisar Kegelapan, biarkan Zhi Yin mengambil alih tubuh Kaisar Kegelapan dan menjadi wadahnya dari pada nanti Xihua yang menjadi wadahnya!" kata kembaran jiwanya.


"Kenapa tidak sekalian saja menghabisi Zhi Yin, lalu bagiamana caramu dulu mengalahkan Zhi Yin?" tanya Tian Feng.


"Jika kamu ingin mengalahkan Zhi Yin dengan kemampuan yang hanya berada di tahap Rana Agung bahkan berada di puncak Rana Agung, itu mustahil karena Zhi Yin dalam wujud fana nya saja sudah memiliki kekuatan yang besar, kecuali hari itu juga kamu sudah mengetahui cara mencapai tahap yang sama dengan Zhi Yin, maka kamu bisa mengalahkannya," kata kembarnya kemudian dia menatap wajah Tian Feng.


"Sebenarnya aku tidak mengalahkan Zhi Yin, melainkan saat itu, aku di bantu oleh tiga sosok lainnya untuk mengeluarkan Zhi Yin dari tubuh Xihua, dan kami berhasil, hanya saja sebagai gantinya, aku harus kehilangan Xihua selamanya, dan kami berempat juga terkena imbas dari semua itu, yaitu kami harus kehilangan tubuh kami, dan Zhi Yin berusaha kembali ke masa lalu guna mengulang kembali sekaligus ingin memperbaiki kesalahannya, hanya saja akibat dari kehilangan kekuatannya, dia juga kehilangan sebagian ingatannya!" ucap kembaran jiwanya sekaligus mengakhiri ceritanya.


"Kehilangan sebagian ingatannya, apakah itu berarti dia lupa jika Xihua adalah calon wadah bagi dirinya?" tanya Tian Feng.


"Tepat sekali, saat ini dia lupa mengenai beberapa hal yang telah terjadi, karena itu gunakan kesempatan itu dengan baik, dan suatu saat nanti, aku akan memberikan seluruh kekuatanku agar kamu bisa memiliki puncak kekuatan yang belum pernah aku capai!" kata kembaran jiwanya.


Sama seperti Zhi Yin, kembaran jiwa Tian Feng berniat untuk menggabungkan kekuatannya, namun bedanya, dia tidak ingin menjadikan Tian Feng sebagai wadah, justru sebaliknya, dia akan memberikan seluruh kekuatannya kepada Tian Feng dan tentunya dia akan lenyap setelah seluruh kekuatannya sudah di satukan dengan Tian Feng.

__ADS_1


__ADS_2