
"Nona Naomi! Aku akan membantumu agar energi Yan yang ada di dalam tubuhmu bisa terbuka, setelah itu aku akan menyalurkan energi Tiga Api padamu, namun sekarang kamu ikuti saja akan apa yang aku perintahkan!" kata Wang Dunrui.
Naomi hanya mengangguk pelan dan kemudian bersiap untuk mengikuti latihan yang akan Wang Dunrui katakan.
"Karena kamu sudah memiliki Energi Yan, maka sekarang hal pertama yang harus kamu lakukan adalah merasakan energi panas dalam dirimu sendiri! Lakukanlah meditasi dan pusatkan pikiran mu untuk merasakan energi panas dalam tubuhmu!" kata Wang Dunrui.
Naomi segera duduk bermeditasi dan berusaha berkonsentrasi penuh untuk merasakan hawa panas dalam tubuhnya, namun karena ini untuk pertama kalinya dia berlatih, Naomi masih belum memahaminya.
"Ada apa, kenapa kamu terlihat bingung seperti itu?" tanya Wang Dunrui.
"Anu..! Aku sama sekali tidak tahu bagaimana caranya merasakan hawa panas itu!" jawab Naomi dengan raut wajah sedikit canggung.
"Em.. sepertinya kamu harus membuka beberapa Pintu energi dan dua dari Empat Pondasi dalam dirimu agar kamu bisa memahaminya!"
"Pintu apa?" tanya Naomi.
"Di dunia ku para Pendekar biasanya harus memiliki Empat Pondasi serta diharuskan membuka pintu kekuatan! Dan kalau di Dunia mu aku tidak tahu, tapi aku yakin pasti sama dan mungkin hanya berbeda nama saja!"
Naomi sebagai seorang samurai wanita sedikit memahami maksud dari penjelasan Wang Dunrui, "Mungkin yang Tuan maksud adalah Empat Sendi besar, dan untuk sisanya kami belum ada yang tahu kecuali para kesatria yang sudah memiliki tingkat ilmu yang lebih tinggi!" jawab Naomi.
"Bagiamana dengan perubahan Nadi, apakah kamu mengetahuinya?"
Perubahan Nadi yang di maksud adalah perubahan titik aliran darah, dan Naomi mengetahui hal itu.
"Kalau kami menyebutnya Perubahan Sel Darah yang memiliki tiga tahap!" jawab Naomi.
"Kalau begitu ayo kita naikkan tahap Sel Darahmu terlebih dahulu, setelah itu kamu bentuk Sendi Besar mu agar nanti kamu bisa menerima Energi Api Iblis yang aku miliki!" kata Wang Dunrui.
Wang Dunrui melakukan peningkatan Sel Darah Naomi dengan cara dia sendiri, yaitu menggunakan energi panas apinya seperti yang pernah dilakukan oleh ke-tiga Raja Iblis dulu padanya.
Hanya itu satu-satunya cara agar Naomi lebih cepat peningkatannya, namun yang pasti kemampuannya tidak akan sekuat latihan yang sesungguhnya.
Naomi duduk membelakangi Wang Dunrui, sedangkan Wang Dunrui mulai mengalirkan energi panas apinya untuk mengubah Sel darah milik Naomi.
"Jika kamu merasakan sakit seperti mau terbakar, tahanlah agar proses ini lebih cepat!" kata Wang Dunrui.
Naomi mengangguk dan kemudian Wang Dunrui segera mengalirkan energinya lewat punggung Naomi.
Energi panas yang di alirkan segera masuk melalui celah-celah kulit hingga masuk ke urat nadi Naomi.
__ADS_1
Awalnya Naomi merasakan kehangatan namun dia merasa sedikit rasa nyeri seperti ada jarum halus yang bergerak didalam tubuhnya.
Semakin lama rasa nyeri tersebut berubah menjadi panas dan seluruh urat nadinya menonjol keluar, dari yang kecil hingga Urat nadi yang besar.
Kulit Naomi yang putih membuat urat nadi yang terlihat berwarna kebiruan itu terlihat sangat jelas di pergelangan tangannya.
Naomi merapatkan giginya menahan rasa panas yang mengalir deras dalam uratnya, keringat mulai keluar, dan dengan kegigihannya, dia mampu menahan rasa panas yang hampir saja menghilang kesadarannya.
"Kau cukup tangguh Nona Naomi, aku senang sekali karena tidak salah memilih orang untuk mewarisi energiku!" kata Wang Dunrui.
Naomi dengan nafas tersengal-senggal berusaha untuk tersenyum, dia merasa tubuhnya seperti kehabisan Chi.
"Tuan jangan memanggilku Nona, panggil saja dengan Naomi saja!" kata Naomi sembari berusaha menghilangkan efek dari rasa panas itu.
"Baiklah Naomi!" jawab Wang Dunrui.
Naomi berhasil meredakan rasa efek samping dari energi panas yang mengalir dalam nadinya, dan setelah berhasil, Naomi merasa sangat segar dan ringan, namun itu hanya sementara sebelum akhirnya dia memuntahkan darah berwarna kehitaman dan membasahi pakaiannya yang berwarna putih.
"Ada apa dengan ku? Apakah ada yang salah?" tanya Naomi.
"Tidak ada yang salah! Itu hanyalah darah darah yang mengandung racun yang sudah lama mengendap di dalam tubuhmu, bisa dibilang bekas luka dalam akibat latihan keras."
Wang Dunrui menjelaskan jika cara yang ia gunakan memang mampu membersihkan darah mati dan darah yang mengandung racun, karena sifat Energi Yan mampu menyembuhkan segala macam luka dalam yang biasanya didapatkan dari pertarungan atau karena latihan.
"Tuan! Jika Tuan tidak keberatan, bolehkah saya memanggil Tuan dengan sebutan Sensei?"
"Sensei? Nama siapa itu? Apakah nama keluarga mu?" tanya Wang Dunrui.
"Tidak! Di Negara kami, orang yang mengajari kami ilmu apapun itu akan kami panggil Sensei!" kata Naomi.
"Owh..! Maksudmu Guru?"
"Hai'...!" Naomi mengangguk.
"Terserah kamu saja!" jawab Wang Dunrui.
"Terima kasih Sensei!" Naomi langsung memberikan hormatnya tiga kali sebagai bukti jika dirinya benar-benar menganggap Wang Dunrui sebagai Gurunya.
"Sudah-sudah! Ayo kita lanjutkan ketahap berikutnya agar tidak memakan waktu lebih lama lagi!" kata Wang Dunrui.
__ADS_1
"Sensei! Apakah setelah melatihku Sensei akan pergi dan kembali ke Dunia Sensei?" tanya Naomi.
"Sepertinya belum! Mungkin aku akan terus bersamamu hingga kamu benar-benar memiliki kemampuan yang sama seperti diriku, dan setelah itu barulah aku akan kembali ke dunia ku! Itupun jika tidak ada halangan lain," jawab Wang Dunrui.
Mendengar hal itu Naomi langsung bersemangat dan memiliki tekad untuk bisa memiliki kekuatan yang sama seperti Wang Dunrui.
Naomi ingin nantinya dia bisa setara dengan Tian Feng dan bisa berada di sisi Tian Feng tanpa harus membebaninya serta bisa berjuang bersama dengan Tian Feng dan Chie Xie yang kabarnya juga memiliki kemampuan yang sama dengan Tian Feng.
"Ayo kita lanjutkan!" kata Wang Dunrui.
Mereka berdua kembali melanjutkan latihan dan Naomi sendiri tidak menghawatirkan waktu karena kata Wang Dunrui Naomi bisa kembali ke waktu dimana saat itu dia pergi.
Tentu saja Wang Dunrui akan menggunakan segel perputaran waktu, salah satu segel terlarang yang dimiliki oleh Raja Iblis Api Hitam yang sudah lenyap dengan para pasukan Iblis lainnya.
***
Setelah berlatih dengan kerasa di bawah bimbingan Ho Chen, Tian Feng akhirnya dapat menyempurnakan Energi Yan hingga ketahap Sembilan, dan sekarang dia sudah berhasil mencapai puncak Tahap Raja Langit.
Di sela-sela kesibukannya membentuk Sendi besar untuk mencapai Tahap Raja Alam, Tian Feng juga melanjutkan latihannya dalam menguasai ratusan jurus Tombak milik Biksu Xe Wong, dan tentu saja Ho Chen juga akan membantunya dengan menjadi lawan tandingnya.
"Jadi Dewa juga bisa jurus Tombak?" tanya Tian Feng yang tidak menduga jika Ho Chen juga sangat hebat dalam menggunakan jurus Tombak.
"Sebenarnya tidak! Aku hanya menggunakan salinan dari jurusmu itu! Pada dasarnya aku ini adalah ahli dalam menggunakan ilmu pedang dari pada Tombak, namun setelah aku mencapai tahap Raja Alam, aku bisa membaca gerakan dan menirunya!" jawab Ho Chen.
Tian Feng hanya tersenyum kecut, selama ini dia tidak pernah mendengar ada seseorang yang mampu meniru jurus lawannya bahkan pendekar terhebat sekalipun seperti Wei Fang.
Namun sekarang dia sudah melihatnya sendiri jika Ho Chen bisa melakukan, dan Tian Feng yakin semua itu karena Ho Chen memang berada di tahap yang berbeda apalagi dia adalah seorang Dewa, dan untung saja Ho Chen tidak menggunakan kekuatannya saat berlatih tanding, jika tidak mungkin dalam satu serangan saja, Tian Feng pasti sudah roboh.
"Hahaha..! Kamu terlalu berlebihan dalam menilai diriku Tian! Kamu tidak tahu jika dulu aku juga pernah mengalami kekalahan saat masih baru belajar ilmu beladiri!" kata Ho Chen.
"Semua orang pasti mengalaminya juga Dewa!" kata Tian Feng yang dulunya juga pernah dikalahkan oleh beberapa pendekar termasuk oleh saudara seperguruannya sendiri.
"Kita hentikan dulu latihan jurus Tombak ini! Sekarang kamu harus fokus dalam pembentukan Sendi besar yang ke-tiga, yaitu Sendi Hati agar kamu bisa mencapai ke Tahap Raja Alam!" kata Ho Chen.
"Baik!"
Tian Feng segera bermeditasi untuk membentuk Sendi Hati, seharusnya Sendi ke-tiga ini lebih cepat pembentukannya karena Tian Feng sudah berhasil membentuk dua Sendi besar dengan sempurna.
"Pembentukan Sendi Hati hanya bisa dilakukan dengan menyatukan pikiran dan jiwa! Jika pikiran tenang, hati juga akan lebih tenang dan selanjutnya kamu akan bisa merasakan energi kehidupan dari alam!" kata Ho Chen.
__ADS_1
Sendi Hati sebenarnya adalah penyatuan dengan alam, jika Tian Feng bisa membentuknya serta menyempurnakannya, maka Tian Feng akan mampu menyatu dengan Alam bahkan akan bisa mengendalikan energi alam itu sendiri.
Memang cara ini membutuhkan ketenangan dan Tian Feng harus bisa mengatasi keramaian menjadi kesunyian, dengan berbagai macam suara yang ada di dunia kecil itu, Tian Feng harus memiliki kesabaran agar nanti bisa menyatu dengan alam dan bisa mencapai ke Tahap Raja Alam.