
***
Tian Feng saat ini sedang duduk di depan makam, makam itu memiliki batu nisan yang terbuat dari batu biasa dan ada tulisan nama Mao Lao.
Memang benar makam itu adalah makam Mao Lao yang meninggalkan saat dia sudah bersama dengan Tian Feng selama Empat tahun.
Selama setahun Tian Feng tinggal di rumah itu sendirian, dia tidak langsung pergi karena masih harus menyempurnakan jurus Dewa Mabok nya sebelum dia benar-benar keluar dari tempat itu.
Sebelum meninggal Mao Lao sudah mewariskan semua jurus Dewa Mabuk yang ia miliki kepada Tian Feng bahkan cara menyempurnakannya juga sudah di jelaskan.
Jurus Dewa mabuk memang jurus yang bisa di gunakan tanpa harus menggunakan Chi, namun akan lebih sempurna jika menggunakan Chi.
Di samping tidak terlalu boros dalam penggunaan Chi, Jurus Dewa Mabuk juga tidak memiliki resiko tinggi dengan penggunanya
Walau Jurus Mabuk adalah jurus yang sangat hebat, namun bukan berarti tidak ada jurus yang bisa menandingi Dewa Mabuk itu.
Tian Feng sempat terkejut saat Mao Lao menceritakan jika sebenarnya dia pernah di kalahkan oleh Seorang pendekar wanita dari aliran sesat.
Pendekar tersebut di juluki Dewi Ular dan Dewi ular adalah salah satu pemimpin dari kelompok Organisasi Tiga Bunga, Yaitu kelompok Bunga Berduri.
Jika kelompok Bunga Mawar Hitam di pimpin oleh Pendekar Mawar Hitam, namun Bunga Berduri di pimpin oleh seorang pendekar wanita tua yang di juluki Dewi Ular, namanya adalah She Ying.
Mao Lao ternyata juga memiliki luka dalam yang sangat parah, dan dia menyembunyikan lukanya selama puluhan tahun.
Luka tersebut dia dapatkan saat bertarung dengan She Ying di sebuah lembah berkabut yang letaknya jauh dari Kerajaan.
Semua itu terjadi sekitar lebih 40 tahun yang lalu. Saat itu baik Mao Lao maupun She Ying sama-sama mengalami luka dalam, namun yang parah adalah luka Mao Lao.
Mao Lao mengalami luka di bagian paru-parunya sehingga dia terkadang batuk dan memuntahkan darah.
Sudah berbagai cara di usahakan agar bisa sembuh, namun ternyata tidak ada yang berhasil, Mao Lao curiga jika luka itu kemungkinan karena terkena Racun dari jarum milik She Ying.
Karena itu Mao Lao berpesan agar Tian Feng selalu berhati-hati, walau sudah menguasai semua jurus mabuk sudah sempurna, Mao Lao tetap mengingatkan jika sebenarnya di atas langit masih ada langit.
Berikut pesan-pesan yang katakan oleh Mao Lao sebelum meninggal, dan pesan tersebut masih terngiang jelas di telinga Tian Feng.
"Jangan berusaha untuk menjadi yang terkuat, berusahalah agar lebih berguna untuk orang yang lemah! Tidak ada satu orang pun Pendekar yang tidak pernah membunuh, semuanya sudah pernah melakukan dosa itu.
Daun yang tua akan jatuh saat angin meniupnya! Membunuh seorang pembunuh bukanlah sebuah kesalahan! Ikuti jalan hidupmu dan jangan pernah menyesali akan apa yang sudah kamu lakukan dimasa lalu."
Pesan tersebut masih mengiang jelas di telinga Tian Feng, rasanya kata-kata pesan itu tidak mau pergi dari ingatan nya.
"Terima kasih banyak Guru Mao, aku berjanji akan menggunakan jurus yang kau wariskan padaku dengan bijak seperti yang kamu harapkan, jadi guru sekarang bisa tenang di alam sana!" gumam Tian Feng.
Tian Feng sujud tiga kali kemudian dia meletakkan cincin yang pernah di berikan oleh Mao Lao saat pertama kali bertemu.
__ADS_1
Tian Feng bangkit dan kemudian masuk kedalam rumahnya untuk berkemas, selain pulang ke rumah Yuan Xia, Tian Feng tidak ingin mampir kemana-mana lagi karena ingin secepatnya segera tiba di Kota Xanhuo.
Mao Lao hanya mewariskan ilmu beladiri saja karena dia tidak memiliki barang-barang yang yang berharga untuk di wariskan kepada Tian Feng.
Tian Feng mulai melangkah pergi untuk meninggalkan tempat yang sudah ia tempati selama lima tahun.
Sebelum Tian Feng melangkah terlalu jauh, Tian Feng menoleh kembali ke belakang menatap kearah makam Mao Lao dan juga Lima rumah sederhana buatan Mao Lao.
"Suatu hari aku akan kembali lagi kesini untuk menjenguk mu guru, jadi istirahatlah dengan tenang," gumam Tian Feng kemudian dia melompat dan pergi menuju ke Kota Xanhuo.
Ilmu meringankan tubuh Tian Feng jauh lebih tinggi dari sebelumnya, namun kecepatan hampir sama dengan kecepatan yang ia miliki sebelum tubuhnya menjadi kecil.
Jumlah Chi yang di miliki oleh Tian Feng hanya bertambah Lima lingkaran saja, namun itu sudah cukup baginya untuk mengalahkan seorang Pendekar Atas, dan kemungkinan besar dia bisa mengimbangi Pendekar Cahaya.
Walau Chi yang ia miliki belum sampai 50 Lingkaran, namun dengan Jurus Dewa Mabuk yang sudah ia kuasai, maka dia sudah mampu menandingi seorang Pendekar Cahaya.
"Dengan kecepatan ku sekarang, setidaknya aku bisa segera sampai di Kota Xanhuo dalam waktu kurang lebih Lima Belas hari!" gumam Tian Feng kemudian dia mempercepat larinya.
***
Zhi Yu Zhuan adalah Raja baru di Kerajaan Wu, sebenarnya dia adalah kakak sepupu Mendiang Raja Zhi Xian.
"Penasehat Yong, ada berapa orang yang sudah mencalonkan diri untuk merebut jabatan Yuan Xia?" tanya Zhi Yu Zhuan kepada Yong Shing.
"Sudah ada Enam orang Yang Mulia, termasuk Yuan Xia sendiri yang juga akan kembali ikut serta dalam pertandingan ini!" jawab Yong Shing.
"Yang Mulia, tanpa di selidiki sekalipun sepertinya hamba sudah tahu siapa pendekar yang akan Yuan Xia gunakan sebagai perwakilan nya, Pendekar itu pasti adalah Zang Yang, mantan dari perguruan Singa Emas sekaligus guru dari ke-dua anaknya," kata Yong Shing.
"Yang Zang, dia adalah pendekar yang tidak bisa di remehkan, jika benar Yuan Xia akan menggunakan Zang Yang, maka suruh seseorang untuk memberi racun pelemah Chi pada Zang Yang, pastikan Zang Yang mati di pertandingan nanti!" kata Zhi Yu Zhuan.
Sebenarnya sudah lama Zhi Yu Zhuan mengincar singgasana yang di duduki oleh Zhi Xian, namun tidak ada yang mengetahuinya kecuali Yong Shing dan satu menteri ekonomi yang bernama Ma Xia Li.
Ma Xia Li dan Yong Shing adalah dua Pejabat yang sama-sama membenci Yuan Xia, dan ke-dua nya juga adalah dua pejabat yang bekerja sama dengan Zhi Yu Zhuan untuk membunuh Zhi Xian.
Yong Shing dan Ma Xia Li sebenarnya memiliki dendam pribadi kepada keluarga Yuan, dulu Yuan Jiu pernah menghina dan mempermalukan keluarga Yong dan juga Keluarga Ma di depan rakyat.
Yuan Jiu berkata jika keluarga Yong adalah keluarga penjilat, sedangkan keluarga Ma adalah keluarga penipu rakyat.
Menurut Yuan Jiu lebih baik dia yang jelas-jelas kaya walau di kenal oleh semua orang sebagai keluarga yang sombong, namun setidaknya Yuan Jiu tidak menutupi kebusukannya seperti Anggota keluarga Yong dan Keluarga Ma.
Kebencian mereka terus bertambah saat Zhi Xian terus memuji-muji Yuan Xia, kemudian Yong Shing dan Ma Xia Li sepakat untuk menyingkirkan Yuan Xia.
Ternyata tidak semudah itu untuk bisa menyingkirkan Yuan Xia karena dia di lindungi oleh Zang Yang.
Ma Xia Li sudah menyewa banyak pendekar hebat untuk menyingkirkan seluruh anggota Keluarga Yuan, dan salah satu Pendekar yang ia sewa untuk membunuh Yuan Xia adalah Topeng Iblis alias Tian Feng.
__ADS_1
Sekarang Zhi Yu Zhuan juga ikut-ikutan ingin mempermalukan Yuan Xia seperti Yong Shing dan juga Ma Xia Li.
Zhi Yu Zhuan khawatir jika nanti Yuan Xia akan mencari tahu penyebab kematian Zhi Xian mengingat hubungan Zhi Xian dan Yuan Xia sangat akrab, terlebih lagi Yong Shing dan Ma Xia Li yang juga ikut memanas-manasi Zhi Yu Zhuan.
"Baik Yang Mulia, hamba akan segera menyiapkan semua itu!" kata Yong Shing.
"Apakah calon yang lainnya ada yang membawa Pendekar sehebat Zang Yang?" tanya lagi Zhi Yu Zhuan.
"Hamba belum tahu yang mulia, namun ada satu informasi yang saya dapatkan jika salah satu Pendekar dari sepuluh Pendekar terhebat akan ikut hadir, namun hamba tidak tahu apakah pendekar itu datang karena ada yang membayarnya atau tidak!" kata Yong Shing.
Zhi Yu Zhuan diam sambil mengelus dagunya, dia juga berharap agar salah satu dari sepuluh Pendekar terhebat di Kerajaan Wu di sewa oleh salah satu calon pejabat sekaligus menyingkirkan Zang Yang serta Yuan Xia.
"Yang Mulia, apakah yang mulia jadi untuk bekerja sama dengan Klan Yama?" tanya Yong Shing saat pembahasan masalah pertandingan Perebutan Jabatan sudah selesai.
"Tentu saja, aku tidak akan melewatkan kerja sama ini, lagi pula Tuan Yama Denji sudah berjanji akan membantu ku untuk memaksa Rakyat agar menerimaku sebagai Raja baru!" jawab Zhi Yu Zhuan.
"Yang Mulia, ada surat untuk Yang Mulia!"
Salah satu Prajurit tiba-tiba saja datang sambil menyerahkan surat yang masih tersegel, "Siapa yang mengirimnya?" tanya Zhi Yu Zhuan.
"Maaf Hamba tidak tahu Yang Mulia! Hamba mohon undur diri!" kata Prajurit tersebut kemudian dia pergi.
Zhi Yu Zhuan segera membuka surat tersebut dan membaca isi surat tersebut sambil mengerutkan dahi.
"Ada apa Yang Mulia? Siapa yang mengirim surat itu?" tanya Yong Shing.
"Penesehat Yong, apakah kamu pernah mendengar nama Organisasi Bintang Hitam?" tanya Zhi Yu Zhuan.
"Organisasi Bintang Hitam? Hamba tidak pernah mendengarnya Yang Mulia, kalau Organsiasi Tiga Bunga Hamba tahu!" jawab Yong Shing.
"Jika itu aku juga tahu Penasehat Yong, namun organisasi Bintang Hitam ini...!" Zhi Yu Zhuan berhenti berbicara sambil menyerahkan surat tersebut kepada Yong Shing.
Yong Shing segera membacanya dan dia juga mengerutkan dahi saat membaca isi surat tersebut.
"Organisasi Bintang Hitam dari Dunia Kegelapan? Siapa sebenarnya mereka ini dan dimana ada Dunia Kegelapan di dunia ini? Lagi pula Organisasi ini meminta ijin untuk masuk ke Kerajaan Wu untuk mengajar Dharma?" Yong Shing sama sekali tidak mengerti.
"Bagaimana menurutmu Penasehat Yong?" tanya Zhi Yu Zhuan.
"Yang Mulia, kita masih belum tahu maksud tujuan mereka meminta ijin untuk masuk ke Kerajaan ini, takutnya mereka datang untuk menyerang dan merebut kerajaan ini!" jawab Yong Shing kemudian menunjuk ke tulisan akhir dari surat itu.
"Lihatlah Yang Mulia, Tidak ada nama pengirim aslinya di surat ini, dan disini hanya tertulis nama dari Dua Puluh Penjaga Dunia Hitam! Jadi sebaiknya kita jangan dulu menerimanya sebelum mengetahui akan siapa mereka itu," kata Yong Shing.
"Kamu benar sekali Penasehat Yong, sebaiknya aku jangan gegabah dulu, bisa-bisa baru menjadi Raja malah di rebut oleh Organisasi yang tidak di ketahui asal-usulnya itu!" kata Zhi Yu Zhuan kemudian dia bangkit.
"Ingat akan apa yang aku perintahkan padamu Penasehat Yong, nanti saat pertandingan akan di mulai, beri semua para pendekar air minum, dan pastikan Air minum untuk Zang Yang sudah di beri racun pelemah Chi," kata Zhi Yu Zhuan kemudian di pergi meninggalkan Yong Shing yang membungkuk memberi hormat.
__ADS_1
Yong Shing menoleh kiri dan kanan sejenak sambil menarik nafas panjang, setelah menggulung surat dari Organisasi Bintang Hitam yang misterius itu, dia segera pergi untuk mempersiapkan semua perintah Zhi Yu Zhuan untuk melemahkan Zang Yang.