
***
Ketika pertempuran di perbatasan di mulai dan Tian Feng juga sudah menjauhkan kedua pengawal Organisasi Bintang Hitam, Di kota Xanhuo sendiri Naomi sudah tiba di rumah Yuan Xia.
"Jiejie..!"
Chie segera berlari menyambut kedatangan Naomi.
"Xie Xie, lama kita tidak bertemu!" sapa Naomi.
Chie Xie yang ingin mengatakan sesuatu mengurungkan niatnya saat melihat Wang Dunrui berjalan di samping Naomi.
"Siapa dia Jiejie? Apakah dia kekasih mu?" tanya Chie dengan tatapan menyelidiki.
"Kekasih apanya? Dia ini guruku, namanya Senior Wang Dunrui!" jawab Naomi kemudian dia memperkenalkan Chie Xie kepada Wang Dunrui.
Chie Xie mengangguk, dia tidak terkejut saat mengetahui jika pria yang terlihat berusia 25 tahunan keatas itu menjadi guru Naomi, sebab dirinya juga memiliki guru yang terlihat masih sangat mudah, dan kemungkinan seumuran dengan Wang Dunrui.
"Mari masuk Jiejie, tapi Tian gege tidak ada di rumah!" kata Chie Xie.
"Kami tahu, tadi kami sudah bertemu dengan Tian-kun, tapi dia buru-buru pergi ke perbatasan dan memintaku untuk kesini sekaligus menjaga kota bersamamu!"
"Lagi-lagi Tian gege pergi tanpa memberi kabar dulu kepada yang dirumah," gumam Chie Xie yang merasa kesal dengan sifat Tian Feng yang selalu pergi sesuka hati tanpa memberitahu apapun.
Chie Xie langsung memegang tangan Naomi untuk mengajaknya masuk, namun dia melepaskannya saat merasakan tangan Naomi yang sangat panas, bahkan ada kabut yang keluar dari tangan Chie saat menyentuh tangan Naomi.
"Tanganmu panas sekali Jiejie!" kata Chie walau tangan Chie tidak terbakar.
Wang Dunrui menyipitkan matanya melihat hal itu, melihat energi Chie Xie, dia teringat dengan sosok wanita yang memiliki energi Yin yang sama seperti Chie Xie.
"Kamu memiliki energi Yin?" tanya Wang Dunrui.
Chie Xie dan Naomi sama-sama menoleh kearah Wang Dunrui kemudian Chie Xie mengangguk.
"Iya senior Wang, saya memiliki energi Yin, tapi saya tidak tahu apakah energi Yin ini adalah berkah atau sebuah kutukan?"
"Kenapa kamu bicara seperti itu Xie Xie?" tanya Naomi.
Chie Xie berjalan kedalam sekaligus menjelaskan akan kondisi dirinya yang tidak akan pernah bisa menikah karena energi Yin di dalam tubuhnya.
Naomi jelas terkejut mendengarnya, dia tidak menduga jika Energi Yin memiliki resiko dan pantangan seperti itu.
"Siapa bilang pemilik energi Yin tidak bisa menikah dan hidup seperti orang lain?" tanya Wang Dunrui.
"Guruku senior Bing Mei yang bilang!" jawab Chie Xie.
Chie Xie mempersilahkan mereka berdua untuk duduk dan Wang Dunrui kembali berbicara kepada Chie Xie.
"Sebenarnya tidak begitu juga! Memang seseorang yang memiliki energi Yin tidak akan bisa menikah dengan sembarang orang, itupun jika pemiliknya adalah seorang wanita, namun jika laki-laki tidak ada masalah!"
"Lalu bagaimana dengan Xie Xie senior? Diakan seorang wanita yang memiliki energi tersebut, apakah dia tidak bisa menikah?" tanya Naomi.
"Bisa! Calon suaminya harus memiliki energi Yin juga, namun itu masih memiliki resiko karena umur si istri tetap akan melamah, namun jika laki-lakinya memiliki energi Yan, itu akan lebih baik karena suaminya tidak akan bisa menyerap energi Yin akibat berlawan, dan jika bisa seorang laki-laki yang memiliki dua unsur energi seperti sahabat ku Ho Chen!" jawab Wang Dunrui.
"Itu sama saja tetap tidak bisa menikah, dimana aku harus mencari seorang laki-laki yang memiliki dua unsur energi Yin dan Yan?" kata Chie Xie.
"Itulah permasalahannya! Memang sangat sulit untuk bisa menemukan laki-laki yang memiliki dua Unsur energi secara bersamaan, namun jika yang memiliki unsur energi Yan, disini pasti ada!" kata Wang Dunrui.
"Tapi dimana? Tian gege saja hanya memiliki energi Yin, jika energi Yan sepertinya sangat sulit menemukannya, apalagi kebanyakan di Kerajaan Wu ini tidak ada yang menguasai Ilmu sihir selain Tian gege dan diriku!" kata Chie Xie.
__ADS_1
Wang Dunrui langsung terdiam mendengar perkataan Chie, begitu juga dengan Naomi, mereka berdua saling berpandangan dengan pikiran yang campur aduk.
Setahu Naomi dan Wang Dunrui, saat bertemu dengan Tian Feng, Wang Dunrui merasakan Aura dari kekuatan Raja Api Biru dari tubuh Tian Feng.
Jelas jika Tian Feng memiliki energi Yan, namun Chie Xie mengatakan jika kakaknya itu memiliki Energi Yin.
Artinya Tian Feng memiliki kedua energi tersebut dan Tian Feng sangat cocok jika menjadi suami Chie Xie.
Masalahnya Tian Feng adalah kakaknya Chie Xie, jadi tidak mungkin Tian Feng dan Chie Xie mau menikah, itu yang di ketahui oleh Naomi dan juga Wang Dunrui, namun mereka memilih diam dan tidak memberitahukan itu kepada Chie Xie.
Tidak lama setelah mereka bertiga saling mengobrol, Yuan Xia datang dan melihat Naomi sedang berbincang-bincang dengan Chie Xie.
"Owh ternyata ada tamu!" sapa Yuan Xia.
"Tuan Yuan..!" Naomi segera memberi hormat kepada Yuan Xia.
"Duduklah dan lanjutkan obrolan kalian! Dan Xie'er, kemana ibumu?" tanya Yuan Xia.
"Tadi beberapa pasukan datang atas perintah Panglima Wei agar semua orang pergi mengungsi, jadi ibu pergi bersama kakek Wang dan kakek Yuan!" jawab Chie Xie.
"Iya memang itu yang sedang kami lakukan, tapi.. ah sudahlah!" katakan Yuan Xia kemudian dia berbicara kepada Naomi.
"Nona Naomi, tadi ayahmu juga berada disana, dan sekarang beliau kembali untuk mempersiapkan pasukan Shinobi dan Ronin untuk membantu Kerajaan kami menghadapi perang di hutan!" kata Yuan Xia.
Yuan Xia sudah mendengar tentang Wang Dunrui dari Hiroshi, dan dia merasa Wang Dunrui sangat gagah seperti seorang panglima perang.
"Lalu kapan para prajurit istana akan berangkat berperang?" tanya Chie Xie.
"Hari ini para prajurit akan berangkat kehutan!" jawab Yuan Xia.
"Kalau begitu aku akan ikut kesana!" kata Chie Xie.
Yuan Xia tidak melarangnya karena dia tahu jika putrinya sangat di butuhkan di sana.
"Nona Naomi, ini sangat berbahaya sekali, sebaiknya Nona kembali saja dan biarkan para prajurit dan Xie'er yang pergi!" tolak Yuan Xia yang merasa khawatir.
"Tidak apa-apa Tuan Yuan! Xie Xie ayo bersiap!" kata Naomi kemudian dengan semangat Chie Xie langsung pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap berangkat.
"Apakah nanti senior ikut bertarung bersama kami juga?" tanya Naomi.
"Tidak! Aku hanya akan menjagamu, jika ada lawan yang tidak bisa kalian hadapi maka barulah aku akan ikut, namun hanya melawan orang yang tidak bisa kalian lawan saja nantinya, jika tidak ada maka kalian harus bertarung sendiri, agar kalian bisa lebih mahir dalam menggunakan Ilmu sihir!" jawab Wang Dunrui.
Jawaban Wang Dunrui membuat Naomi sangat senang mendengarnya dan juga puas, setidaknya mereka masih bisa selamat jika ternyata disana tidak ada pendekar yang lebih hebat.
Naomi, Chie Xie dan Wang Dunrui pergi bersama-sama menuju ke hutan yang terdekat dengan pelabuhan karena musuh akan muncul dari sana.
Mereka bertiga pergi dengan cara terbang, sedangkan Yuan Xia juga pergi menyusul Lie Yie ke pengungsian.
***
Untuk pertama kalinya Tian Feng mencoba menggunakan kekuatan Raja Alam, walau bukan kekuatan penuh, namun Tian Feng mampu mengimbangi kemampuan Ayumi dan Evelyn.
Tentu saja tidak menghadapi keduanya sekaligus melainkan dipisah dengan cara menggunakan Sihir Membelah diri.
Ternyata cara tersebut berhasil mengecoh Ayumi dan Evelyn, padahal jika mereka berdua bersatu, kemungkinan mereka bisa bertahan bahkan menyudutkan Tian Feng karena kemampuan mereka sama-sama berada di Tahap awal Raja Alam.
Ayumi dengan Sihir Bayangannya terus memberikan cambukan yang kuat terhadap bayangan Tian Feng, namun bayangan Tian Feng masih bisa menghindar dan memberikan serangan balasan kepada bayangan Ayumi.
Evelyn yang saat ini kerepotan menghadapi tiga bayangan Tian Feng merasa sangat terpojok, dia benar tidak bisa menemukan yang mana Tian Feng yang asli dan mana yang bukan karena ketiganya seperti nyata dan serangannya juga nyata.
__ADS_1
"Kipas Angin Hitam Kamatian."
Evelyn melepaskan beberapa energi angin yang mampu membelah beberapa batu keras menjadi dua dan energi dari kipas tersebut menuju kearah bayangan Tian Feng.
Bayangan Tian Feng terbang lebih tinggi kemudian dia bergerak menjauh menuju ke permukaan Air laut.
"Dia takut dengan serangan Angin Hitam ku!" gumam Evelyn.
Tanpa ragu dia menyusul ketiga bayangan tersebut dengan penuh percaya diri dan merasa yakin jika Tian Feng takut terhadap serangannya.
Hal itu membuat Evelyn lupa jika pantangan terbesarnya adalah terbang di atas Air laut.
Ayumi tidak bisa membagi konsentrasinya, dia lebih fokus melawan bayangan Tian Feng yang begitu kuat dan sama sekali tidak melemah walau sudah lama bertarung.
"Sebenarnya mereka bayangan atau bukan? Kenapa mereka seperti nyata dan juga memiliki energi masing-masing disetiap tubuh mereka?" batin Ayumi.
"Apa yang kamu pikirkan? Seharusnya kamu jangan lengah saat berhadapan dengan lawanmu!" kata Tian Feng yang memberikan serangan Cakar Singa Emas nya.
Secara refleks Ayumi menghindari serangan tersebut sehingga energi cakaran Tian Feng mengenai udara kosong.
Ayumi bisa merasakan energi cakaran sangat kuat dan mungkin bisa membunuh dirinya andai dirinya tidak cepat menghindar.
"Cambuk Bintang Perak."
Ayumi memberikan serangan balasan dengan cambuk yang dialiri energi sehingga aura Perak menyelimutinya.
Setiap Cambukan yang meleset dan mengenai permukaan tanah, tanah tersebut langsung meledak dan meninggalkan beberapa retakan besar di beberapa tempat.
"Kamu adalah lawan terkuat dari semua Pengawal Organisasi Bintang Hitam yang sudah aku lawan, namun aku tidak mau berlama-lama bermain dengan mu!" kata Tian Feng kemudian Aura Pembunuh yang sangat kental langsung menyeruak keluar dari tubuh Tian Feng sehingg membuat Ayumi merasa tertekan dan perlahan-lahan turun ke bawah karena berat tekanan dari Aura Pembunuh.
"Aura aneh apa ini..?" gumam Ayumi yang merasa kesulitan untuk menetralkan Aura Pembunuh yang berwarna merah kental.
Ayumi melihat kearah Evelyn namun dia tidak menemukannya sebelum akhirnya dia menyadari keberadaan Evelyn yang berada jauh di tengah laut sedang bertarung melawan Tian Feng.
"Dasar bodoh..!" gerutu Ayumi terhadap Evelyn yang nekat terbang di atas lautan.
"Kamu tidak perlu menghawatirkannya karena dia juga akan segera menyusul mu!" kata Tian Feng dengan telapak tangannya yang berwarna merah seperti daging tanpa kulit.
"Kamu yang terlalu memandang rendah diriku Dewa Sesat! Baiklah sekarang akan aku tunjukkan padamu seberapa besar kekuatan ku ini!" kata Ayumi kemudian dia memejamkan matanya dan aura Hitam yang sangat kuat segera terpancar dan berhasil menetralkan Aura Pembunuh milik Tian Feng.
Langit yang awalnya cerah tanpa awan kini mulai di penuhi oleh awan-awan gelap, dan dalam waktu relatif singkat, langit langsung menjadi gelap dan petir mulai menyambar ke berbagai arah.
Getaran hebat juga membuat Air Laut beriak tak tentu arah, dan banyak bukit-bukit di pinggir laut yang longsor akibat getaran tersebut.
Ayumi berteriak keras dan melepaskan seluruh energinya membuat Tian Feng terdorong kebelakang akibat gelombang energi yang begitu kuat.
Bahkan para bayangan yang masih bertarung sampai sirna akibat hantaman dari dorongan energi dari Ayumi.
"Aku akan membuatmu menyesal karena berani bermain-main dengan ku Dewa Sesat! Aku tidak peduli dengan keadaanku, asal aku bisa membunuhmu, apapun akan aku lakukan!" kata Ayumi dengan suara yang menggema dan mengandung energi yang mampu menggetarkan tanah dan lautan.
Tian Feng tersenyum tipis, walau dia sempat terkejut, namun dia merasa jika Ayumi mencoba menembus batas dengan menggunakan luapan energi yang kemungkinan besar memiliki resiko besar yang berdampak terhadap tubuhnya.
"Baik jika demikian! Ayo maju dan tunjukkan kemampuan mu itu padaku!" kata Tian Feng.
Ayumi semakin kesal karena Tian Feng sama sekali tidak takut saat dirinya sudah menunjukkan seluruh kemampuannya.
Ayumi langsung melesat kearah Tian Feng dengan kecepatan yang lebih tinggi sehingga yang terlihat hanyalah bias cahaya perak yang melesat bagai cahaya petir.
Jdarrrr!!!
__ADS_1
Ledakan besar dan kuat di langit terdengar hingga ke tempat Evelyn berada, ledakan tersebut tercipta akibat benturan serangan cambuk Ayumi dengan Tombak Emas yang di selimuti percikan Listrik dan mengandung Aura Energi yang begitu kuat.
"Majulah..!" seru Tian Feng yang mulai menggunakan Tombak Nirwana.