Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Berakhirnya perang


__ADS_3

Setelah memberikan Pil dan selesai menghabisi Hajime, Tian Feng berniat untuk pindah, namun Hiroshi langsung menyapanya.


"Tuan, terima kasih karena telah menolong saya, kalau boleh saya tahu, siapakah Tuan ini dan dari Klan mana Tuan sebenarnya?" tanya Hiroshi dengan menggunakan bahasanya kepada Tian Feng.


Hiroshi yakin jika Shinobi di hadapannya itu bukan Shinobi biasa, semua bisa dilihat dengan cara Shinobi tersebut yang menahan serangan Hajime dengan sangat mudah lalu membunuh Hajime dengan cara yang tidak terlihat, karena itu Hiroshi yakin jika Shinobi di hadapannya pasti adalah Shinobi tingkat Goodo.


Tian Feng hanya berdiri membelakangi Hiroshi tanpa menawannya, di samping tidak akan menjawab, Tian Feng juga tidak mengerti akan bahasa Hiroshi.


Kedua lawan Hiroshi yang sebelumnya hampir mengalahkan Hiroshi kini hanya bisa mundur menjaga jarak, mereka khawatir Shinobi yang sudah membunuh Hajime itu akan menyerang mereka.


Chie Xie juga turun setelah memulihkan energinya, dia mendarat tepat di samping Hiroshi kemudian.


"Tuan Hiroshi, siapa dia?" tanya Chie Xie yang sebelumnya juga melihat akan aksi Shinobi tersebut.


"Entahlah Xie Xie, dia juga tidak menjawab pernyataanku!" jawab Hiroshi.


Walau Chie Xie tidak bisa berbicara bahasa Toakai, namun dia tetap menyapanya. "Tuan, apakah tadi Tuan juga yang membantu saya mengalahkan kelima Shinobi itu? Jika iya, saya sangat berterima kasih!" kata Chie Xie.


Tian Feng menoleh menatap Chie Xie yang menangkupkan kedua tangannya kemudian dia hanya mengangguk kepada Chie Xie.


Chie Xie yang memasang senyuman kepada Shinobi tersebut tiba-tiba saja diam membeku saat melihat Shinobi yang hanya terlihat matanya saja.


"Gege..!?" kata Chie Xie sehingga membuat Tian Feng terkejut begitu juga dengan Hiroshi.


"Xie Xie, dia itu Shinobi, dan bukan Tian Feng!" kata Hiroshi.


"Tidak, dia adalah gege! Gege, kamu tidak bisa menipuku dengan menutup wajah mu dan menyamar sebagai Shinobi!" kata Chie Xie yang masih yakin jika sosok Shinobi dihadapannya itu adalah Tian Feng.


"Anak ini! Kenapa dia masih bisa mengenaliku?" batin Tian Feng yang tidak menyangka jika Chie Xie masih bisa mengenali dirinya, padahal dia sudah menyamar dengan sangat sempurna.


"Sebaiknya gege mengaku saja dan jangan mengelak lagi dari ku!" kata Chie Xie yang memaksa.


Hiroshi jadi semakin bingung dan tidak mengerti, apakah Shinobi di hadapannya itu adalah menantunya atau bukan, namun dari cara Chie Xie yang tetap meyakininya, dia merasa kemungkinan memang benar.

__ADS_1


"Tidak Lie Yie dan Xie'er, mereka berdua benar-benar bisa mengenaliku hanya dengan sekali lihat saja!" gumam Tian Feng sembari menghela nafas panjang.


"Baik, aku mengaku kalah!" kata Tian Feng yang memang tidak pernah bisa berkutik jika sudah berhadapan dengan adiknya serta Lie Yie.


Tidak ada penyamaran yang bisa menipu mereka berdua, jika Lie Yie yang langsung mengenali dirinya karena kasih sayangnya yang sangat besar, sedangkan Chie Xie masih belum diketahui oleh Tian Feng.


"Tian, jadi ternyata ini benar-benar dirimu?" Hiroshi jelas terkejut saat Tian Feng bersuara dan kemudian Tian Feng membuka penutup wajahnya.


"Nah apa ku bilang! Gege, mau menyamar seperti apapun dirimu, aku akan tetap bisa menganalimu!" kata Chie Xie.


Tian Feng tersenyum lembut kemudian mencolek hidung Chie Xie seraya berkata, "Aku menyamar begini juga karena dirimu adikku yang keras kepala!" kata Tian Feng.


"Gege, kenapa kamu bisa berada disini? Apakah kamu benar-benar sudah kembali dari rumah Guru Qiao Lin? Lalu kemana jiejie?" tanya Chie Xie.


"Beluk Xie'er, aku kesini hanya ingin memeriksa apakah Pengawal Kaisar Kegelapan kembali menyerang dunia ini atau tidak, terlebih lagi karena dirimu yang nekat pergi mengikuti perang ini!" kata Tian Feng kemudian dia menatap ke langit.


"Mau sampai kapan kalian akan tetap bersembunyi disitu? Cepat kalian keluar!" kata Tian Feng.


Chie Xie dan Hiroshi terkejut dengan perkataan Tian Feng yang menatap kelangit dan kemudian keduanya sama-sama menatap ke langit.


"Siapa lagi mereka itu?" tanya salah satu Shinobi tersebut.


"Entahlah, namun sepertinya mereka adalah teman-temannya mereka, dan ini akan menjadi semakin buruk!" kata rekannya.


Kemunculan kedelapan sosok dari langit itu mengejutkan kedua belah pihak, namun saat ke delapan sosok tersebut turun disamping Hiroshi, pasukan di pihak Daimyo langsung bernafas lega, namun tidak untuk di pihak Daimo.


"Sial, ternyata Hiroshi memiliki kartu lain yang disembunyikan sejak tadi, pantas saja dia tidak takut sama sekali walau sudah tahu jika Goodo di pihak kita lebih banyak, ternyata dia juga memiliki Kesatria Goodo yang sama, dan sekarang pihak kita sudah kehilangan enam Goodo!" kata salah satu Goodo.


Walau merasa mustahil untuk menang setelah kemunculan kedelapan sosok asing dari langit itu, namun pertarungan masih terus berlangsung, hanya saja situasi sedikit berbeda.


"Orang itu...!?"


Yama Denji yang berhadapan dengan Saichi langsung melompat mundur menjaga jarak sekaligus melihat ke arah Tian Feng.

__ADS_1


Yama Denji memang tidak pernah melihat wajah Tian Feng, namun dari penampilan serta kedelapan sosok misterius itu, dia yakin jika sosok yang ada di hadapan Hiroshi itu pasti anak angkat Yuan Xia, sebab hanya dialah sosok yang memiliki banyak teman berkemampuan tinggi, bahkan anak angkat Yuan Xia sendiri juga bukan Kesatria biasa.


"Hiroshi sialan, ternyata dia membawa orang-orang ini untuk membantunya!" gerutu Yama Denji.


"Kenapa kamu terlihat takut, kemana rasa percaya dirimu yang tadi kamu tunjukkan kepada Hiroshi-dono?" kata Saichi walau sebenarnya dia juga sama terkejutnya saat melihat Tian Feng, namun setelah itu dia merasa lega karena kemunculan Tian Feng seperti sebuah hembusan angin segar yang melegakan hati, sebab dia yakin jika Tian Feng datang, pastinya dia akan membantu, dan pemenang dari peperangan kali ini sudah bisa dipastikan berada di pihaknya.


Yama Denji sama sekali tidak bisa menjawab, dia hanya menatap Saichi dengan kesal, sebab sejak awal pertempuran Saichi yang hanya sebagai tangan kanan Hiroshi ternyata memiliki kemampuan yang setara dengan dirinya.


"Kenapa kalian tidak keluar dari tadi? Andai kalian muncul lebih dulu, pasti penyamaranku tidak akan ketahuan!" kata Tian Feng yang merasa kesal kepada mereka semua.


"Hahaha.. Untuk apa kami harus turun tangan jika kamu sudah berada disini, tanpa kami sekalipun peperangan tidak berguna ini juga pasti bisa kamu selesaikan dengan cepat!"


"Saudaraku, kenapa kamu tidak langsung menyelesaikan semua ini agar tidak berlama-lama? Bukankah sekarang penyamaranmu sudah ketahuan, lalu apa lagi yang kamu tunggu?" tanya Azura.


Memang benar jika sebenarnya sangat mudah bagi Tian Feng untuk menghentikan pertempuran itu, andai bukan karena penyamarannya, mungkin sejak awal Tian Feng bisa melenyapkan mereka semua hanya dengan sebelah tangannya saja.


"Aku mengerti maksudmu, namun sekarang aku sadar, tidak semua dari mereka menginginkan peperangan ini terjadi, bahkan walau aku melenyapkan mereka semuanya, bukan berarti semua masalah sudah selesai, pasti akan muncul masalah-masalah yang lain!" kata Tian Feng.


Tian Feng sadar walau dirinya memiliki kemampuan tertinggi saat ini, namun dia tetap tidak bisa menciptakan sebuah kedamaian, salah satu contohnya adalah saat dirinya sudah melenyapkan Organisasi Bintang Hitam.


Tujuan Tian Feng melenyapkan Organisasi Bintang Hitam dari dunianya agar dunia bisa tenang dan damai, namun nyatanya masih ada kelompok lain yang mulai terbentuk seperti yang terakhir dia ketahui, kelompok tersebut tidak lain adalah kelompok Golok Berdarah.


"Tian, sebenarnya ada satu cara agar peperangan ini bisa dihentikan tanpa harus mengorbankan para prajurit yang tidak tahu apa-apa itu!" kata Hiroshi.


"Aku tahu itu ayah mertua! Sebaiknya ayah mertua kasih tahu saja yang mana orang-orang yang harus di tangkap, nanti guru Wang dan yang lainnya akan langsung menangkapnya!" kata Tian Feng.


Hiroshi mengangguk kemudian dia berbalik untuk melihat kedua lawannya yang ternyata sudah tidak ada di tempat, kedua sudah menjauh sejak kemunculan Azura dan yang lainnya.


"Orang-orang yang menjadi otak kekacauan ini adalah..!"


Hiroshi mulai menunjuk satu persatu setiap orang yang menjadi dalang semuanya serta para pendukungnya, begitu Hiroshi menunjuk setiap orang, Wang Dunrui dan Yinfei serta yang lainnya langsung menghilang dan mulai menangkap satu persatu, mulai dari Yama Denji dan para Goodo yang tersisa.


Tidak satupun dari para Goodo yang mampu melarikan diri dari tangan Wang Dunrui dan yang lainnya, sebab tingkat kekuatan mereka sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan manusia Dewa.

__ADS_1


Dengan tertangkapnya dalang dari peperangan tersebut, pertempuran pun akhirnya berhenti karena para pemimpin sudah tertangkap, dan perang berakhir dalam waktu yang relatif singkat.


Dengan berakhirnya perang tersebut, maka selesailah tugas Tian Feng melindungi mertua serta menghentikan kekacauan, namun dia masih belum bisa pergi karena Chie Xie masih menahannya sehingga Tian Feng menuruti keinginan adiknya, setelah itu dia segera pamit untuk kembali ke Dunia Bawah di galaxi Cahaya.


__ADS_2