Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
mengumpulkan para pendekar


__ADS_3

Setelah beberapa saat seorang pria berjubah biru datang membawa gulungan catatan dan dengan sopan dia menyerahkannya kepada Tian Feng.


Sayap Langit tidak hanya menyediakan jasa pembunuh bayaran, melainkan juga menyediakan banyak informasi, dan harga setiap informasi akan berbeda-beda harganya, namun semua itu hanya ada di ruangan seperti yang Tian Feng datangi sekarang.


Hebatnya setiap informasi akan terjaga kerahasiaannya sehingga informasi yang akan di dapatkan bukan keluar dari sebuah ucapan ataupun lisan, melainkan dari sebuah catatan agar orang-orang tidak mengetahui informasi apapun, jika orang lain menginginkannya, maka orang tersebut harus membayar karena Sayap Langit adalah penjual jasa.


Di catatan yang Tian Feng baca, markas cabang Organisasi Bintang Hitam yang tersebar rata-rata memiliki pengikut paling banyak seribu orang, dan itu semua tergabung dari anggota baru dan lama, hanya saja di Gunung Qinsang hanya memiliki anggota pengikut sebanyak kurang dari 300 pengikut, dan ini lebih sedikit dari pada anggota pengikut yang ada di Hutan Hitam.


Namun tidak lama kemudian mata Tian Feng melebar ketika menemukan sebuah informasi baru, ternyata dari semua cabang Organisasi yang ada, yang paling banyak anggota pengikutnya rupanya adalah di markas yang berada di Hutan Hitam, jumlah hingga seribu lebih, dan itu adalah informasi terakhir yang mereka dapatkan.


Tian Feng menatap pria berjubah biru itu dengan tatapan aneh kemudian berkata, "Aku memesan makanan yang mahal, tapi kenapa rasanya kurang enak?"


Pria tersebut terkejut mendengarnya kemudian secara hati-hati dia bertanya, "Apakah bumbunya tidak pas?" tanyanya dengan nada sopan.


"Semuanya sudah lengkap, hanya saja rasa yang ada di makanan ini kurang enak, sepertinya ada bumbu yang salah di makanan ini," jawab Tian Feng sembari menunjukkan catatan gulungan dengan menekan ibu jarinya kearah tulisan itu.


"Ah jika demikian mari kita temui juru masak di dalam!" kata pria tersebut kemudian dia mengajak Tian Feng masuk kedalam.


Setibanya di sebuah ruangan sepi dimana disana hanya ada satu meja dan dua kursi, Tian Feng duduk dengan tenang sedangkan pria tersebut meletakkan gulungan itu kembali.


Di ruangan tersebut tidak orang lain lagi sehingga tidak ada kata perumpamaan lagi dan pembicaraan kali ini akan langsung kepada intinya.


"Maaf Tuan, mengapa anda bilang jika informasi yang kami sediakan kurang lengkap?" tanya Pria tersebut.


"Memang benar, semua informasi yang ada hampir sepenuhnya tepat dan semua sesuai dengan yang aku inginkan, namun setahuku di markas yang terletak di Hutan Hitam tidak memiliki anggota pengikut sebanyak itu!" jawab Tian Feng.


"Tidak tuan, semuanya informasi ini memang benar!"


Pria itu menjelaskan jika informasi tersebut sangat akurat, namun beberapa hari yang lalu mereka telah mendapatkan kabar terbaru yang belum di masukkan ke dalam catatan informasi, yaitu tentang anggota yang dikirim ke markas lain, hingga akhirnya markas yang ada di Hutan Hitam hanya tersisa lebih dari 300 orang saja.


Tentu saja Tian Feng terkejut mendengarnya, kini dia sadar jika dirinya sebenarnya terlambat datang sehingga hanya membunuh sisa anggota mereka saja.


"Apakah selain diriku, apa ada orang lain yang membeli informasi ini?" tanya Tian Feng.


"Ada Tuan, yang membeli informasi ini hanya dua orang utusan dari Panglima Dewa Perang Wei Fang!" jawab pria tersebut.

__ADS_1


"Kapan itu?" tanya Tian Feng.


"Sekitar sepuluh hari yang lalu!" jawabnya.


Tian Feng terdiam, ini pasti berhubungan dengan rencana akan penyerangan yang akan dilakukan sebelum dirinya pergi meninggalkan tempat pengungsian.


"Terima kasih atas informasinya!" kata Tian Feng kemudian dia meletakkan kantong kecil yang berisikan koin emas.


"Di dalam kantong itu ada 120 koin emas, ambillah!" ucap Tian Feng kemudian dia ingin bangkit.


"Tu..tuan, ini terlalu banyak, kami hanya menjual informasi ini dengan harga 30 keping emas, dan itu sudah termasuk informasi dengan harga termahal!" kata orang tersebut dengan tangan sedikit bergetar saat memegang koin di kantong tersebut.


"Ambil saja sisanya, ini adalah sebagai bentuk kepuasanku atas informasi yang kalian berikan," kata Tian Feng kemudian dia menatap kearah para pendekar lain.


"Aku ingin memesan satu hal lagi!" kata Tian Feng.


"Apa itu tuan?" tanya pria tersebut.


"Aku ingin menyewa jasa beberapa pendekar, setidaknya yang paling lemah berada di kelas atas, dan yang tertinggi berada di Tingkat Cahaya, apakah ada?" tanya Tian Feng.


"Jika memang ada, siapkan sekitar empat sampai lima Pendekar Tingkat Cahaya, dan sisanya sekitar 20 orang yang memiliki kemampuan di Tingkat atas!" kata Tian Feng membuat pria tersebut terkejut mendengarnya.


"Maaf Tuan bukannya kami ingin menolak, namun permintaan tuan ini sungguh sangat sulit untuk di penuhi, walau akhir-akhir ini sudah banyak bermunculan pendekar-pendekar tingkat tinggi seperti Pendekar Cahaya, namun jumlah keberadaan mereka juga sangat terbatas, jikapun ada kebanyakan mereka berasal dari sebuah perguruan!"


Tian Feng terdiam, dia memang mengetahui akan hal itu, mungkin keberadaan Pendekar Cahaya saat ini lebih banyak dari pada jaman sebelum Tian Feng berhasil menembus tahap Raja hingga ke tahap Dewa keabadian, namun tetap saja jumlah dari Pendekar yang meningkat masih belum terlalu banyak seperti yang di miliki oleh para anggota Organisasi Bintang Hitam.


"Apakah menurutmu mereka yang berada di luar itu bersedia mengikuti ku!" Tian Feng membahas orang-orang yang ada di luar ruangan dirinya.


"Mereka memiliki tugas lain, namun bukan tidak mungkin jika mereka akan setuju mengikuti Tuan dan bekerja untuk Tuan, semua itu tergantung besarnya upah yang akan mereka terima!" jawab Pria tersebut.


"Baiklah, sekarang kamu umumkan jika aku membutuhkan banyak relawan, untuk upah yang akan mereka terima tulis jika setia pendekar akan mendapatkan masing-masing 200 keping emas dan akan di tambah dengan Pil penambah Chi sebanyak 10 pusaran!" kata Tian Feng membuat pria tersebut terkejut mendengarnya.


Bukan masalah jumlah uangnya yang membuat pria tersebut terkejut, melainkan Pil yang di maksud oleh Tian Feng, selama ini dia belum pernah mendengar ada Pil yang mampu menambahkan Chi sebanyak 10 pusaran, jika ada pasti semua orang akan berebutan untuk membelinya tidak peduli seberapa mahal harganya.


"Tuan ini ternyata pintar bercanda, mana ada Pil yang seperti itu? Jika saya menulis dalam pengumuman tersebut, mereka pasti tidak akan percaya!" kata Pria tersebut dengan menggelengkan kepala dan menolak untuk membuat pengumuman karena menurutnya Tian Feng terlalu mengada-ngada.

__ADS_1


Tian Feng tidak banyak bicara, dia segera mengeluarkan botol giok kecil lalu melemparkan botol tersebut kepada Pria tersebut.


Pria tersebut dengan sigap menangkap botol itu kemudian memandang Tian Feng dengan heran seraya bertanya, "Apa ini Tuan?" tanyanya.


"Bukanlah, nanti kamu akan segera mengetahuinya," jawab Tian Feng dengan ekspresi acuh.


Pria tersebut segera membuka penutup botol dan aroma obat yang sangat kuat segera menyebar di dalam ruangan tertutup. Pria tersebut langsung mengeluarkan Pil yang berwarna hijau kilap.


"Ini Pil jenis apa? Bentuk dan warnanya mirip sekali dengan Pil Embun Hujan, namun aromanya berkali-kali lipat dari Pil Embun Hujan," tanya pria tersebut sekaligus membanding-bandingkan dengan Pil Embun Hujan.


"Itu adalah Pil Tulang Hati, Pil ini sebenarnya untuk pemulihan diri, namun di balik memiliki kemampuan penyembuhan yang sangat cepat, pil ini juga mampu menambah Chi sebanyak 10 Pusaran," kata Tian Feng.


"Aku tidak menduga jika akan ada Pil seperti ini, kalau begitu aku percaya dan akan segera membuatkan pengumumannya!" kata Pria tersebut.


"Silahkan, jika perlu bawa sekalian Pil itu, jika nanti ada yang mempertanyakan tentang Pil Tulang Hati itu, kamu bisa menunjukkannya sebagai bukti!" kata Tian Feng.


Mata Pria tersebut melebar, keserakahan segera menguasai hatinya dan dengan berani dia berbicara kepada Tian Feng, "Apakah Pil ini boleh saya ambil?" tanyanya.


"Ambil saja, lagi pula aku masih memiliki banyak Pil seperti itu!" jawab Tian Feng.


"Terima kasih Tuan, sekarang saya akan segera membuat pengumumannya!" kata Pria tersebut kemudian dia segera bergegas pergi untuk membuat pengumuman.


"Sekarang aku tinggal menunggu hasilnya!" batin Tian Feng.


Sebenarnya Tian Feng hanya ingin mengumpulkan para pendekar yang memiliki kemampuan cukup tinggi dengan tujuan membentuk pasukannya sendiri, namun pasukan yang akan dia kumpulan bukan pasukan biasa, melainkan para pendekar yang setidaknya memiliki kemampuan tingkat Pendekar Atas.


Tian Feng yakin jika suatu saat nanti akan tiba masanya dimana dia akan menghadapi pasukan musuh yang sangat kuat, walau dirinya sendiri sudah memiliki kemampuan di tahap Dewa Bumi, namun jika dia harus melawan sosok lain yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi serta membawa pasukan, maka dirinya tidak akan bisa menghadapi semuanya.


Tentu saja Tian Feng hanya berniat untuk menyatukan semua para Pendekar agar bisa bekerja sama melindungi tanah mereka dan ikut serta dalam penghancur markas cabang Organisasi Bintang Hitam, dengan demikian dia tidak perlu bekerja sendirian untuk menyelamatkan wilayah Kerajaan Wu dari pengaruh Kegelapan.


Setelah duduk cukup lama, Tian Feng mendengar suara para pendekar yang mulai ribut, namun keributan tersebut bukan keributan pertengkaran, melainkan keributan akan pengumuman yang sudah terpasang.


Tian Feng hanya mendengarkan saja dari balik dinding, dia bisa mendengar akan suara ketidak percayaan akan keberadaan Pil milik Tian Feng, namun setelah pria yang menjadi penanggung jawab Sayap Langit menunjukkan Pil tersebut, barulah mereka terdiam ketika mencium aroma obat yang sangat kuat.


Dari balik dinding, Tian Feng mulai tersenyum saat mendengarkan beberapa suara yang mengatakan jika mereka bersedia untuk bekerja kepada Tian Feng, dari beberapa Pendekar, akhirnya mulai ramai dan dalam waktu singkat saja, hampir seluruh Pendekar yang ada di ruangan tersebut mau bekerja dan mengikuti Tian Feng setelah mengetahui betapa besar upah yang akan mereka terima.

__ADS_1


__ADS_2