Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
guncangan alam semesta


__ADS_3

Tahap Dewa Agung adalah tahap akhir dari kekuatan Dewa terkuat, kekuatan dengan energi yang sangat besar, namun bukan berarti tidak memiliki batas.


Walau kemampuannya cukup besar, tetap saja semuanya harus di gunakan sebaik mungkin saat sedang berhadapan dengan lawan yang seimbang, apalagi jika p


lawannya lebih kuat.


Tian Feng memang sudah berhasil mencapai tahap awal Dewa Agung, dengan kemampuan itu saja, Tian Feng sudah bisa bersanding dengan dewa-dewa yang memiliki kekuatan yang sama, seperti Ho Chen, Dewa Mata Tiga, dan Para Jenderal Dewa lainnya.


Walau Tian Feng sudah berhasil mencapai tahap awal Dewa Agung karena sudah menyerap esensi dari Petir Suci Emas, butuh waktu bagi Tian Feng untuk mencapai puncak Dewa Agung.


Tubuh Tian Feng memang terlihat seperti baik-baik saja setelah pakaian yang tercipta dari energi Petir Emas, namun secara fisik Tian Feng masih butuh pemulihan, setelah dia berhasil memulihkan diri, Tian Feng masih harus berusaha menyerap energi alam yang melimpah di Gunung Kaki Buddha itu, namun tidak tahu butuh berapa lama bagi Tian Feng untuk menyempurnakan puncak Dewa Agung.


Naga Api Emas hanya diam menunggu Tian Feng yang kini sudah tidak bergerak lagi dalam posisi duduk bermeditasi, ke khawatirannya sudah menghilang dan dia hanya diam dengan melingkar agak jauh dari tempat Tian Feng berada.


****


"Apakah sudah selesai?" tanya Naomi kepada Qiao Lin saat dia melihat kondisi puncak gunung yang kini sudah terlihat tenang.


"Sepertinya begitu!" jawab Qiao Lin.


"Sudah selama ini, tapi dia belum juga menunjukkan tanda-tanda untuk keluar dari latihannya!" ucap Naomi.


Sudah satu setengah tahun Tian Feng berada di puncak gunung tanpa makan dan minum, waktu selama itu mungkin waktu yang sangat lama bagi Naomi, namun bagi para Dewa yang sudah terbiasa dengan latihan-latihan berat dan lama, ini masih terlalu cepat.


"Jika di dunia kita, mungkin ini sangat lama, namun di sini sebenarnya sangat sebentar, jika sampai Tian Feng berhasil mencapai tahap Dewa Agung, maka ini adalah suatu pencapaian tercepatnya, hanya saja ini terlalu lama. Kata Suamiku biasanya tidak butuh waktu lama bagi Tian Feng untuk naik ke setiap tahapnya!" kata Qiao Lin.


Baik Qiao Lin ataupun Naomi tentu tidak tahu, andai Tian Feng melakukan latihan itu di dunia dimensi dalam, tentu waktunya akan lebih lambat, hanya saja yang membedakannya, harus Spiritual Tian Feng yang masuk, sedangkan tubuhnya berada di luar.


Jika memang satu setengah tahun itu di lakukan di dunia dimensi dalam, mungkin hanya butuh waktu beberapa bulan saja di dunia luar.


"Sebaiknya kamu kembali berlatih saja Naomi, sempurnakan tahap Dewa Suci mu terlebih dahulu, setelah itu kamu bisa kembali meningkatkan lagi ketahap Dewa Bumi!" kata Qiao Lin.


Naomi mengangguk kemudian dengan tatapan mata yang penuh semangat bergegas pergi menemui Dewa Api.

__ADS_1


Dewa Suci adalah tahap awal Dewa keabadian, biasanya akan di kenal dengan tahap Dewa biasa, namun di dunia para Dewa disebut sebagai tahap Dewa Suci.


Urutan nama tahapan sebagai berikut.


Tahap Dewa biasa (Dewa Suci)


Tahap Dewa Bumi.


Tahap Dewa Langit.


Tahap Dewa Agung.


Tahap Rana Agung.


Tahap Rana Agung adalah tahapan yang sulit untuk di capai, jika ingin mencapai tahap itu secata latihan normal di butuhkan waktu hingga ratusan, ribuan hingga jutaan tahun.


Namun jika ingin mencapai tahap Rana Agung secara singkat, di butuhkan penyerapan energi kehidupan dari beberapa jenis, seperti Energi kehidupan dari alam semesta yang pernah di lakukan oleh Kaisar Kegelapan.


Batu Mustika putih dalam bentuk sempurna akan menyerupai seperti sebuah Bunga Anggrek, namun dalam wujud batu.


Besar yang sebenarnya adalah sebesar sebuah Gunung, namun tidak sebesar Gunung Kaki Buddha, dengan menggunakan sihir tertentu, maka Bunga anggrek Batu Mustika putih akan mampu di kecilkan dan kemudian baru bisa diserap menyatu dengan tubuh.


Selama ini belum ada yang mampu menyerap seluruh energi dari Batu Mustika putih secara utuh, bahkan Kaisar Iblis sekalipun tidak akan mampu, karena itu Kaisar Iblis memecah Batu Mustika putih itu menjadi beberapa bagian.


Yang tahu akan semua itu hanyalah Kaisar Iblis, para Buddha, Kaisar Langit, Kaisar Kegelapan, Para Roh Penjaga Pusaka, dan beberapa Dewa tertentu termasuk Ho Chen dan Cao Yuan, dan yang terakhir adalah Tian Feng.


Naomi akhirnya kembali berlatih sekaligus menunggu Tian Feng keluar dari masa latihannya, dan selama hampir dua tahun sejak Tian Feng berada di puncak gunung, masih belum ada tanda-tanda dari Tian Feng untuk keluar, sedangkan Naomi selama hampir dua tahun sudah berhasil mencapai puncak Dewa Suci.


Tepat ke 24 bulan atau dua tahun, sebuah pilar energi cahaya emas muncul dari langit dan turun tepat di atas puncak gunung.


Tepat saat pilar energi cahaya itu jatuh, sebuah gelombang kejut segera tercipta dan menghancurkan perisai pelindung yang di buat oleh ke 17 dewa.


Seluruh Kahyangan tiba-tiba bergetar membuat seluruh para dewa mulai keluar untuk melihat asal sumber getaran itu.

__ADS_1


"Sepertinya ini tanda-tanda bagi dia untuk keluar!" kata Kaisar Langit yang mengamati gunung itu dari sebuah cermin ajaib.


"Kekuatan ini...? Tidak salah lagi ini adalah puncak kekuatan Dewa Agung! Ah bukan tapi lebih dari itu," kata salah satu Dewa.


"Bagaimana bisa dia mencapai puncak Dewa Agung bahkan lebih dari itu, bukankah seharusnya kekuatan yang di hasilkan hanyalah sebatas awal Dewa Agung, bahkan walau dia menelan Pil Dewa Tujuh Petir Langit sekalipun!" kata Dewa yang lain.


"Tian Feng memiliki sesuatu yang tidak di miliki oleh para dewa lain, disamping itu dia juga tahu Alkimia, jadi tidak heran jika dia bisa memanfaatkan saat menyerap khasiat dari Pil pemberian ku itu!" kata Dewa Obat.


"Owh jadi dia juga bisa membuat obat? Pantas saja."


Kini semua para Dewa mulai berkumpul, ada yang berkumpul di aula Istana, dan sebagian ada yang mendatangi gunung untuk melihat secara langsung.


Begitu juga dengan Qiao Lin dan Naomi yang juga datang untuk melihat gunung yang menjadi tempat Tian Feng berlatih.


"Akhirnya setelah dua tahun, dia akan segera keluar!" kata Qiao Lin.


Naomi mengangguk dengan hati sudah tidak sabar ungin segera bertemu dengan Tian Feng, dua tahun tidak bertemu dengan Tian Feng membuat Naomi merasa sangat merindukan Tian Feng, walau dia tahu jika Tian Feng sudah menjadi milik Alice.


Naomi melihat ke 17 dewa pelindung yang menjauh dari kaki gunung termasuk denah Dewa Cai Ling, mereka semua menjauh karena ada tekanan kuat dari atas gunung, hal itu membuat ke 17 dewa pelindung dan Desa Cai Ling tidak sanggup menahan tekanan tersebut.


Tidak berselang lama, sebuah ledakan besar di puncak gunung meletus seperti sebuah gunung yang memuntahkan Lavanya, namun yang di muntahkan bukanlah lava, melainkan muntah energi yang sangat banyak menyerupai sebuah lava.


Getaran yang samakin dahsyat terasa hingga keluar dari Kahyangan, baik itu dunia bawah dan bahkan alam semesta dapat merasakan getaran tersebut, guncangan alam semesta membuat semua mahluk hidup yang memiliki kemampuan sama-sama merasakannya.


Ho Chen dan para dewa yang lain yang berada di dunia bawah juga merasakannya sehingga mereka semua segera membuat sebuah sihir untuk melihatnya.


Begitu juga dengan Kaisar Kegelapan dan para pengawalnya, mereka semua juga memasang wajah serius saat merasakan ada sebuah energi besar dari tempat yang sangat jauh.


Dan di dunia lain, Alice dan beberapa manusia Dewa lainnya juga merasakan ada energi besar dari tempat yang tidak di ketahui asanya, hanya saja mereka merasa sangat familiar dengan energi tersebut.


"Apakah ini adalah energi milikmu?" gumam Alice yang sedang berdiri di taman bersama dengan gadis kecil berusia dua tahun.


Masalahnya gadis kecil tersebut telihat tidak seperti gadis kecil pada umumnya, tubuhnya melayang tanpa menginjak tanah, dan itu hanya bisa di lakukan oleh seseorang yang sudah mencapai tahap Raja.

__ADS_1


__ADS_2