Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Aturan


__ADS_3

Semua orang yang berada di tempat itu baik itu para pedagang maupun pengunjung melihat Tian Feng dari jarak cukup jauh dengan perasaan harap-harap cemas, dan yang paling dekat hanya pedagang Suami Istri.


"Bicara apa kamu?" kata salah satu dari Tiga Bandit kepada Tian Feng kemudian dia lebih dulu maju menyerang Tian Feng dengan pedangnya.


Bandit tersebut merasa percaya diri karena dia memiliki senjata, sedangkan Tian Feng hanya tangan kosong saja.


Dengan cepatnya dia menegaskan pedangnya ketubuh Tian Feng membuat semua orang yang melihat kejadian itu banyak yang berteriak dan menutup mata mereka karena takut.


Namun alangkah kagetnya mereka semua saat Tian Feng menangkap pedang Bandit tersebut dengan dua jarinya saja dan kemudian mematahkan pedang tersebut menjadi dua.


Jelas semua kaget karena tidak menduga jika Pemuda yang memakai Topeng tersebut ternyata adalah seorang kesatria.


"Dia seorang Kesatria, sebaiknya jangan gegabah melawannya!" ucap rekannya yang masih berusaha menolong rekannya yang tertindih oleh Toya Emas.


Kini ke-tiga Bandit tersebut semakin waspada, terlebih lagi satu orang Bandit yang sudah tidak memiliki pedang karena sudah dipatahkan oleh Tian Feng dengan sangat mudah.


"Kita serang secara bersamaan, aku yakin dia tidak akan mampu melawan kita bertiga jika kita bekerja sama!" kata Bandit yang sudah kehilangan pedangnya.


"Ayo..!" rekannya langsung setuju dan memulai melakukan serangan secara bersamaan.


Tian Feng menggelengkan kepalanya dan kemudian dia mengibaskan tangan kearah mereka bertiga.


Tian Feng menggunakan Elemen Angin dan melepaskan dengan satu kibasan tangan saja sehingga Energi angin yang cukup kuat menghempaskan ke-tiga Bandit tersebut.


Ke-tiga Bandit yang awalnya mau menyerang kini terhempas menghantam gerobak jualan milik salah pedagang yang pemiliknya sudah menjauh.


Gerobak serta beberapa barang dagangan langsung hancur berantakan, dan banyak sekali kendi-kendi kosong yang pecah.

__ADS_1


Ke-tiga Bandit langsung meringis kesakitan dan dengan susah payah berusaha bangkit, namun mereka susah tidak lagi berniat untuk kembali menyerang Tian Feng.


"Dia bukan Kesatria biasa, sebaiknya kita jangan berurusan lagi dengannya!" kata Bandit yang tangannya masih belum bisa terangkat dari Toya tersebut.


"Kesatria bertopeng, ampuni kami! Kami mengaku salah tapi tolong jangan tangkap kami, keluarga kami masih menunggu uang dari kami, jika kami dipenjara siapa yang akan memberi nafkah kepada keluarga kami?" kata Bandit yang tertindih Toya berusaha memohon pengampunan Tian Feng.


"Dia bicara apa?" seperti biasa Tian Feng bertanya kepada pedagang itu.


Pedagang tersebut langsung menterjemahkan perkataan Bandit tersebut membuat Tian Feng merasa ucapan Chie Xie ada benarnya.


"Tanyakan padanya kenapa mereka jadi bandit, apakah tidak ada pekerjaan lain yang bisa dibuat untuk menafkahi keluarganya?"


Pedagang tersebut langsung bertanya sesuai dengan yang ditanyakan oleh Tian Feng dengan bahasa khas negara Balkan.


Bandit yang awalnya terlihat berwajah sangar serta bertubuh kekar kini tunduk tak berdaya, apalagi ke-tiga Bandit yang sempat terhempas juga datang dan langsung berlutut dihadapan Tian Feng, mereka mengira Tian Feng adalah utusan Balkan untuk menangkap mereka.


Pedagang itu menterjemahkan perkataan Bandit tersebut sehingga membuat Tian Feng mengerutkan dahinya.


Ternyata pengaruh Organisasi Bintang Hitam sudah menguasai pemerintahan dari beberapa Negara, dan lebih parahnya lagi pemerintahan yang sudah bergabung dengan Organisasi Bintang Hitam mulai memberikan aturan ketat kepada rakyatnya.


Menurut penjelasan Bandit tersebut, semua rakyatnya harus mengikuti Pemimpin mereka dan ikut bergabung serta menyembah Dewa Agung Penguasa Kegelapan.


Para Rakyat yang mau ikut bergabung akan diberikan sebuah tanda di dahi serta dada mereka, yaitu sebuah tanda simbol Swastika berwarna hitam, dan itupun dibuat dengan menggunakan Besi panas yang di tempelkan di kulit serta daging mereka hingga membekas dan tidak akan dapat dihilangkan.


Bagi rakyat yang menolak akan dihukum dan di penjara hingga mereka mau bergabung, jikapun berusaha sembunyi, maka tidak boleh ada yang menerima mereka untuk bekerja, dan bagi yang melihatnya harus segera melapor agar nanti bisa ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara.


Kebanyakan rakyat yang menolak ajaran baru akan mengungsi dan bersembunyi dari kejaran para Prajurit pemerintah, karena itu mereka yang menolak akan kesulitan mencari makan dan pada akhirnya melakukan hal yang nekat, yaitu menjadi seorang Bandit dan akan merampok orang-orang yang memiliki penghasilan lebih.

__ADS_1


Ke-lima Bandit tersebut hanyalah sekumpulan kecil dari Bandit-bandit lain, karena hampir seluruh pemberontak sudah menjadi Bandit dan beroperasi di beberapa tempat serta berusaha menghindar jika sampai terlihat ada Prajurit pemerintah.


"Apakah kalian berpikir aku ini bagian dari pemerintah kalian yang sudah bergabung dengan Organisasi Bintang Hitam? Apakah kalian melihat ada tanda di dahiku?" tanya Tian Feng dan di terjemahkan oleh Pedagang tersebut.


Semuanya mengangguk karena sebelumnya mereka beranggapan demikian, namun kini mereka yakin jika Tian Feng bukan bagian dari pemerintah ataupun bagian dari Organisasi Bintang Hitam.


"Kenapa kalian tidak keluar saja dari wilayah ini, bukankah lebih aman?" tanya Tian Feng.


Pedagang tersebut tidak menterjemahkan pertanyaan tersebut, dia sendiri justru yang menjawabnya.


Tian Feng mengarahkan tangannya kearah Toya Emas nya dan kemudian Toya Emas tersebut terangkat dengan sendirinya dan kemudian kembali kepada Tian Feng.


Bandit tersebut bernafas lega serta memegangi telapak tangannya yang baru terbebas, tulang telapak tangannya serasa hancur, namun sebenarnya masih utuh.


Kini semua Bandit berlutut dihadapan Tian Feng sekaligus menunggu keputusan Tian Feng, apakah Tian Feng akan memaafkan mereka karena telah berani mencari masalah atau tidak.


Tian Feng sendiri masih mendengarkan penjelasan pedagang tersebut tentang situasi serta kondisi rakyat Negara Balkan yang tertekan.


Balkan adalah Negara Kecil, bahkan lebih kecil dari Kerajaan Toakai, karena itu tidak mudah bagi Rakyat atau pemberontak bisa keluar dari Negara tersebut karena di setiap garis perbatasan ada prajurit Pemerintah yang menjaga.


Karena itu sangat mustahil bagi para pemberontak untuk bisa pergi dan keluar dari wilayah Negara Balkan.


"Sepertinya para Bandit ini memang sangat tertekan! Lalu bagaimana dengan Tuan sendiri serta dengan seluruh Pedagang disini? Apakah kalian sudah ikut bergabung dengan Organisasi Bintang Hitam itu?" tanya Tian Feng.


"Kalau kami para pedagang masih belum, karena pemerintah masih belum memberikan aturan! Aturan tersebut hanya berlaku bagi Rakyat Asli Balkan, sedangkan para pendatang untuk sementara ini masih diberi kebebasan hingga pemerintah disini memberikan aturan lain bagi para pendatang!" jawab Pria pedagang tersebut sehingga Tian Feng mulai memahami situasi mereka semua.


Tian Feng kini tahu jika para Bandit tersebut hanya melakukan pekerjaan kotor karena terpaksa demi bisa bertahan hidup serta menafkahi keluarga mereka, jadi jalan satu-satunya agar mereka bisa kembali hidup normal adalah mendatangi pusat pemerintahan dan menghapus ajaran Organisasi Bintang Hitam dari Balkan.

__ADS_1


__ADS_2