
***
Semenjak Ledakan besar akibat benturan dua energi Tombak Nirwana melawan Energi Hitam Louis, Xian sama sekali tidak bersuara.
Tian Feng terus berusaha menghubungi Xian namun Xian sama sekali tidak menjawab seperti sudah tidak didalam Tombak nya.
Tian Feng berpikir mungkin Xian sangat marah padanya karena dia tidak pernah mau mendengarkan nasehat Xian.
Akan tetapi dia teringat akan ucapan Xian saat akan menggunakan kekuatan Tombak yang lebih tinggi.
"Aku sudah tidak tahu lagi bagaimana cara mengingatkan mu Tian! Hingga saat ini kamu masih saja membantah dan tidak mau mendengarkan peringatanku walau sekali saja, jika begini tidak ada cara lain lagi!"
Ucapan terakhir Xian membuat Tian Feng berpikir jika ada dua arti dari ucapan tersebut, yang pertama mungkin Xian melakukan sesuatu kepada dirinya sehingga dirinya selamat namun Xian harus menanggung resikonya.
Kedua, mungkin Xian marah dan pergi keluar dari dalam pusaka, dan apapun itu, Tian Feng berharap semoga Xian tidak melakukan kedua-duanya.
Tanpa terasa Pil pemberian Lio Long kini sudah habis semua, berkat Pil dan juga bantuan Lio Long, Chie Xie, Naomi, dan Wang Dunrui. Tian Feng akhirnya berhasil melewati masa-masa kritisnya.
Dibawah sinar cahaya bulan sabit, Tian Feng duduk diluar bersama dengan Chie Xie dan memperhatikan Wang Dunrui yang sedang melatih Naomi dalam Ilmu Sihir Api.
"Tian-gege! Apakah ayah dan ibu pernah menceritakan sesuatu tentang diriku padamu?"
Saat mata Tian Feng masih memperhatikan Naomi yang berlatih, Chie Xie yang duduk di sampingnya bertanya sesuatu kepada Tian Feng.
"Menceritakan sesuatu apa? Mereka tidak pernah menceritakan apapun akan dirimu padaku! Memangnya ada apa?" tanya Tian Feng.
"Sebenarnya sebelum kamu pulang kesini! Yang Mulia Ibu Ratu sempat melamarku untuk Pangeran Zhi Yei Fai!" kata Chie Xie.
Mata Tian Feng melebar dan mulut yang sempat terperangah berubah menjadi senyuman bahagia.
"Owh benarkah? Itu artinya aku akan segera memiliki adik ipar? Bagus-Bagus!" kata Tian Feng yang tidak memperhatikan raut wajah Chie Xie yang mulai murung dan terlihat seperti sedih.
Tian Feng yang awalnya tertawa langsung berhenti saat melihat wajah Chie Xie yang terlihat sedih dan tatapan Chie Xie terlihat seperti tatapan keputusasaan.
"Hai ada apa? Kenapa kamu terlihat tidak senang? Apakah kamu tidak suka? Tapi jika mengingat umur kalian si kamu sebenarnya sedikit lebih tua dari calon adik ipar!" kata Tian Feng.
"Bukan itu masalahnya gege!" Chie Xie langsung bersuara dengan tatapan kesedihan.
"Xie'er, ada apa ini? Kenapa kamu seperti tertekan? Jika kamu tidak suka, kamu tinggal tolak saja lamaran itu, beres bukan?"
"Gege masalah sebenarnya adalah energi Yin yang aku miliki! Energi inilah yang membuatku harus menerima kutukan dan takdir tidak akan bisa memiliki keluarga seperti yang lainnya!" kata Chie Xie.
Tian Feng mengerutkan dahinya sejenak sebelum akhirnya dia juga teringat akan sesuatu yang sudah lama dilupakannya.
Tian Feng pernah mendengar jika ada seorang gadis yang memiliki energi Yin, maka dia akan bisa memiliki kemampuan yang sangat tinggi, bahkan setetes darahnya saja bisa menambah Chi seseorang, terlebih lagi jika sampai disetubuhi, maka laki-laki itu akan awet muda dan bisa menyerap energi kehidupan milik gadis pemilik energi Yin.
Salah satu wanita yang memiliki energi Yin adalah Dewi Salju, hingga saat ini dia juga tidak menikah dan menjadi perawan tua.
__ADS_1
"Benar juga!" gumam Tian Feng sambil menghela nafas dan tersenyum kecut.
"Jadi gege juga tahu kalau seorang gadis yang memiliki energi Yin tidak bisa menikah?" tanya Chie Xie.
Tian Feng hanya mengangguk saja, jika adiknya saja sudah mengetahui hal itu, maka tidak ada alasan apapun bagi Tian Feng untuk menyembunyikan kebenaran.
"Itu artinya aku batal memiliki calon adik ipar? Sungguh sangat disayangkan!" kata Tian Feng yang bukannya menghibur adiknya justru malah mengejeknya.
Dengan tatapan dingin, Chie Xie bertanya kepada Tian Feng, "Apakah gege ingin aku ini mati?" tanya Chie Xie.
Tatapan dingin Chie Xie membuat Tian Feng seperti mau membeku itu segera menoleh dan kaget karena adiknya seperti tersinggung terhadap ucapannya.
"Tidak mungkin! Aku selama ini berlatih dengan giat demi keselamatan kalian!" kata Tian Feng yang langsung mendekap kepala Chie Xie dan membelai rambutnya dengan lembut.
Chie Xie merasa damai saat berada di dekapan kakaknya, rasanya seperti menyingkirkan semua marabahaya saat Tian Feng berada di sampingnya dan mendekapnya.
"Tian gege! Kata guru Wang Dunrui, aku masih bisa memiliki pasangan hidup, tapi masalah sangat sulit untuk bisa menemukan pria itu!" kata Chie Xie.
"Em.. benarkah? Jadi orang seperti apa yang bisa menjadi suamimu?" tanya Tian Feng.
"gege tanya sendiri saja kepada guru Wang Dunrui!" jawab Chie Xie kemudian dia duduk dan menoleh kebelakang.
"Aku akan mengambilkan jahe hangat untukmu, tunggulah sebentar disini!" kata Chie Xie kemudian dia bangkit dan berniat pergi menuju ke dalam untuk mengambilkan minuman jahe hangat untuk Tian Feng.
"Bawa dua cangkir untuk senior Wang Dunrui!" kata Tian Feng yang dijawab dengan anggukan oleh Chie Xie.
Naomi jelas tidak langsung menghampiri Tian Feng karena dia malu jika berada di samping Tian Feng saat keringat masih membasahi bajunya.
Naomi bergegas pergi kedalam untuk membersihkan badannya serta akan mengganti pakaiannya, sedangkan Wang Dunrui duduk disamping Tian Feng.
"Senior Wang! Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan pada Senior, ini mengenai Xie'er!" kata Tian Feng yang masih kepikiran dengan ucapan Chie Xie jika katanya Wang Dunrui tahu jika Chie Xie masih bisa memiliki kebagian.
"Memang kenapa? Bagian latihan Xie Xie adalah besok!" kata Wang Dunrui yang mengira jika Tian Feng akan menanyakan masalah giliran latihan antara Naomi dan Chie Xie.
"Bukan itu yang ingin aku tanyakan Senior, melainkan yang aku ingin tahu, apakah benar jika Chie Xie yang memiliki Energi Yin murni masih bisa memiliki suami?" tanya Tian Feng.
Wang Dunrui terkejut mendengar pertanyaan Tian Feng kemudian dia melihat Tian Feng dalam-dalam sebelum melempar pertanyaan balik kepada Tian Feng.
"Untuk apa kamu bertanya itu?" tanya Wang Dunrui.
"Tentu saja aku sebagai kakaknya harus tahu! Katakan saja pria seperti apa yang bisa menjadi suami Xie'er, nanti aku akan mencarinya, demi kebahagiaan Xie'er aku rela melakukan apapun untuknya!" kata Tian Feng.
Wang Dunrui menghela nafas sesaat, dia terdiam sesaat dan kemudian melirik Tian Feng sekali lagi.
"Aku tidak yakin kamu bisa mewujudkannya Tian!" kata Wang Dunrui.
"Katakan saja senior! Walau pria itu berada diujung dunia sekalipun, aku akan menjemputnya!" jawab Tian Feng.
__ADS_1
"Baik jika kamu tetap memaksa! Pria yang bisa mendampingi Xie-Xie adalah seorang pria yang memiliki energi Yan, dan yang paling sempurna untuk bisa menjadi pendamping Xie Xie adalah pria yang memiliki dua Energi sekaligus, yaitu Yin dan Yan, kamu mengerti kan maksud penjelasanku?"
Tian Feng langsung terdiam dengan mulut terbuka dan matanya menatap Wang Dunrui dengan penuh ketidak percayaan.
"A..apakah itu ma.. maksudnya a.. adalah..!?"
Tian Feng berharap semoga anggapannya keliru, namun melihat Wang Dunrui menatap dirinya dengan serius, dia mulai memiliki perasaan cemas.
"Iya..! Kriteria laki-laki yang pantas menjadi pasangan Xie-Xie semua ada pada dirimu, artinya hanya kamulah satu-satunya pria yang bisa menikahi Xie Xie!" kata Wang Dunrui.
"Hahaha... Bercanda mu tidak lucu senior! Xie'er adalah adikku, mana bisa kakak beradik bisa menikah? Itukan anggapan yang konyol!" kata Tian Feng walau hatinya merasa takut.
"Untuk apa aku harus bercanda Tian! Aku bicara seperti itu karena semuanya ada buktinya. Lihatlah gurumu Ho Chen, dia saja memiliki istri yang memiliki energi Yin murni, sedangkan Ho Chen memiliki kedua energi itu, dan mereka tetap hidup bahagia dan sama-sama menjalani kehidupan abadi hingga sekarang!" kata Wang Dunrui.
"Tidak mungkin..! Apakah di dunia ini tidak ada laki-laki lain yang memiliki energi Yan selain aku? Atau laki-laki yang memiliki energi Yin dan Yan?" tanya Tian Feng yang masih belum bisa menerima itu.
"Tidak ada Tian! setiap satu dunia hanya akan memiliki satu orang yang memiliki kedua energi Yin dan Yan, namun jika pria yang memiliki energi Yan mungkin masih ada!" jawab Wang Dunrui.
"Semoga benar-benar ada senior!" kata Tian Feng.
"Tapi Tian! Aku dengar dari Naomi, kamu dan Chie Xie tidak memiliki hubungan darah sebagai kakak beradik! Bukankah itu artinya kamu masih bisa menikah dengan Chie Xie? Apalagi hanya kamu satu-satunya pria di dunia ini yang memiliki energi Yin dan Yan, menurutku tidak ada hukum larangan bagi kalian untuk bisa menikah!"
Prankkk!!!
Wang Dunrui dan Tian Feng sama-sama menoleh kearah sumber suara di belakang mereka dan ternyata suara itu berasal dari cangkir yang jatuh bersama dengan teko yang berisi air jahe hangat.
Ternyata Chie Xie sudah sempat mendengar obrolan mereka berdua, dan kini Tian Feng dan Wang Dunrui melihat Chie Xie yang mematung dengan tatapan yang tidak percaya.
"Gege..! A..apakah benar semua yang di katakan oleh guru Wang Dunrui? Apakah gege memiliki dua energi Yin dan Yan?" tanya Chie Xie.
Yang selama ini di ketahui oleh Chie Xie jika Tian Feng hanya memiliki energi Yin, sedangkan energi berwarna merah tua itu kata Tian Feng adalah Aura Pembunuh.
"Xie'er biar aku jelaskan dulu..!"
Tian Feng yang ingin menjelaskan sesuatu kepada Chie Xie agar Chie Xie tidak salah paham justru di tepis oleh Chie Xie dan kemudian dia memilih pergi dan berlari kedalam.
"Xie'er! Xie'er dengan dulu penjelasan ku!" Tian Feng berusaha mengejar Chie Xie yang sepertinya masih terkejut saat mengetahui jika kakaknya yang sangat dia sayangi ternyata memiliki dua energi Yin dan Yan.
Namun karena kondisi Tian Feng yang belum cukup kuat untuk bergerak lebih lama karena dia baru dalam tahap pemulihan, akhirnya Tian Feng hanya bisa memegang sudut meja dengan satu tangan di pinggang dan nafas memburu seperti manusia biasa yang habis lari sejauh ratusan meter.
Chie Xie sempat berhenti dan menoleh saat melihat Tian Feng yang kelelahan serta khawatir dengan keadaannya, namun dia masih syok saat mendengar obrolan tadi yang ia dengar secara langsung sehingga dia kembali pergi dan mengabaikan Tian Feng.
"Sepertinya ini akan menjadi masalah yang rumit!" batin Tian Feng kemudian dia duduk di kursi dengan nafas yang mulai stabil.
Tian Feng memeriksa kondisi dirinya sendiri sebelum akhirnya dia hanya tersenyum pahit saat merasakan jika Chi yang ia miliki hanya tinggal Lima puluh Pusaran saja, dan dia merasa jika penyimpanan energinya masih belum bisa menyerap dan menampung Chi dalam jumlah yang sebesar sebelumnya.
"Ini lebih menyedihkan dari seorang kakek jompo yang tidak memiliki kemampuan apapun!" gumam Tian Feng dengan tersenyum pahit.
__ADS_1