
"Lie Yie, apa mungkin dia itu reinkarnasi ibuku? Tapiā¦!"
Entah ini secara kebetulan atau tidak, yang pasti semuanya berhubungan satu sama lain, dan dari awal, semuanya saling berkaitan, mulai dari perasaan Lie Yie yang menganggap dirinya sebagai anaknya, serta batin Lie Yie yang sangat kuat yang dapat mengenali dirinya walau dirinya memakai penutup wajah sekapun.
"Setidaknya aku sudah mengetahui akan siapa diriku ini yang sebenarnya!" gumam Tian Feng kemudian bersiap untuk kembali, karena saat ini dia tidak bisa tinggal bersama-lama karena mengingat lorong waktu yang sangat menakutkan.
Walau sebenarnya Tian Feng masih penasaran dengan wajah ayahnya, hanya saja dia tidak memiliki banyak waktu lagi sehingga bergegas pergi ke kembali ke masa dirinya saat ini.
Seperti biasa dia akan kembali melewati lorong waktu yang memiliki energi pengikis jiwa Spiritual, dan dalam perjalanan pulangnya, Tian Feng masih terbayang-bayang akan Ibunya serta pelayan yang bernama Mei Mei.
Jika Mei Mei dan Ayah Wang Sao menjadi menikah, pasti Lie Yie akan mengetahui kisah leluhurnya itu, karena kejadian tersebut biasanya akan menjadi kisah cerita keluarga walau terkadang sedikit berbeda kisahnya.
Setelah melintasi lorong waktu yang gelap gulita itu, Tian Feng akhirnya kembali ke dunianya dan segera memasuki tubuhnya kembali.
Seperti yang sudah diperkirakan, perjalanan Tian Feng ke masa lalunya hanya butuh waktu sebentar, sebab orang-orang yang sedang berkumpul bersama di luar masih tetap ramai.
Tian Feng menghirup udara malam yang tercium aroma masakan serta asap dari api unggun yang baru saja dinyalakan, setelah itu dia segera berjalan keluar untuk berkumpul dengan yang lainnya.
Semuanya terlihat sangat bahagia dengan bercengkrama satu sama lain, tawa bahagia juga mengisi gelapnya langit dengan cahaya api unggun yang mulai memerangi rumah kecil Tian Feng.
Ada yang menari-nari dengan diiringi tepuk tangan yang menjadi musiknya, dan semuanya dilakukan oleh para penduduk desa.
Alice dan Chie Xie serta Lie Yie dan dibantu oleh para ibu-ibu juga menyiapkan berbagai makanan dan minuman, setelah itu semuanya ikut bergabung dan duduk dengan pasangan masing-masing kecuali Yinfei, Chie Xie, Gaozu, Lio Long dan Azura.
Tian Feng terus memperhatikan Lie Yie yang duduk bersama dengan Yuan Xia dan Xihua berada di pangkuannya, namun Lie Yie menyadari jika Tian Feng, hanya saja dia tidak mengerti kenapa Tian Feng terus memperhatikan dirinya seperti itu.
"Semuanya dengarkan, malam ini kita akan saling bertukar cerita pengalaman hidup kita masing-masing, bagi yang tidak keberatan untuk bercerita, silahkan bangun dan bagilah kisah kehidupan kalian dengan kami, baik itu kisah perjalanan diri pribadi maupun keluarga!" kata Tian Feng yang memiliki ide untuk meramaikan suasana.
"Boleh juga itu!" ucap Wang Dunrui.
"Kalau begitu aku dulu yang akan membagikan kisah hidup dan perjalananku, tapi maaf karena aku juga tidak terlalu memahami latar belakang keluargaku, jadi aku tidak bisa mengatakannya!" kata Tian Feng.
"Tidak apa-apa saudaraku, ceritakanlah pada kami, dan yang paling penting, ceritakan juga perjalanan asmara mu pada kami!" kata Azura dengan tersenyum lebar dengan memandangi Tian Feng dan kedua istrinya secara bergantian.
Tian Feng mengangguk kemudian dirinya mulai menceritakan kisah hidupnya, hanya saja kisah hidupnya hanya dimulai sejak dirinya berada di kediaman Yuan Xia.
Kisah yang Tian Feng ceritakan disampaikan secara singkat namun sangat jelas, karena Tian Feng hanya menceritakan poin-poin pentingnya saja, walau demikian banyak orang yang larut dalam cerita Tian Feng.
Setelah Tian Feng selesai, giliran yang lainnya juga mulai bercerita seperti Yinfei, Wang Dunrui, Xi Liyi dan Yuan Xia, setelah itu tibalah giliran Lie Yie yang bangkit dan menceritakan kisah perjalanan hidupnya saat masih kecil hingga akhirnya menjadi istri Yuan Xia.
__ADS_1
Lie Yie tidak menceritakan tentang kisah keluarganya, namun Tian Feng jelas memiliki ide bagaimana agar Lie Yie mau menceritakan akan kisah keluarganya.
"Ibu, sejak dulu ibu tidak pernah mengajakku menemui keluarga Ibu, aku penasaran seperti apa Keluarga Wang, jadi ibu maukan menceritakan tentang kisah keluarga Wang?" kata Tian Feng yang memberikan pertanyaan.
Lie Yie tersenyum kemudian dia kembali menceritakan akan asal usul keluarga Wang agar Tian Feng mengetahuinya.
Keluarga Wang adalah keluarga kaya karena keluarga Wang adalah keluarga yang mengelola bisnis keluarga dan menguasai sebagian besar jalur perdagangan.
Kekayaan keluarga Wang hampir sebanding dengan kekayaan para pejabat, hanya saja yang membedakannya, keluarga Wang kaya karena bisnis, sedangkan para pejabat kaya karena mendapatkan bayaran tetap dari uang kas kerajaan.
"Apakah ibu ingat nama-nama para pendahulu Ibu?" tanya Tian Feng.
"Em iya, nama kakek ku Wang Jin, dan Nama ayahku Wang Ming!" jawab Lie Yie.
"Nama sebelum eyang Wang Jin?" tanya Tian Feng.
"Nama eyang ku adalah Wang Sao, hanya saja kisah kehidupan eyang Wang Sao sangat rumit!" kata Lie Yie.
"Memang benar sekali Nyonya Yuan, kisah keluarga Tuan Wang Sao memang sangat rumit!" kata Wei Fang yang ikut bersuara.
"Panglima Wei mengetahuinya?" tanya Tian Feng.
"Tidak banyak, namun kisah tragedi Wang Sao sempat dicatat oleh sejarawan dan catatan tersebutlah yang membuat aku mengetahui sedikit akan kisah Wang Sao!" jawab Wei Fang.
Dulu Wang Sao sangatlah bahagia, dia memiliki dua putri dari istrinya yang juga berasal dari keluarga Wang, hanya saja Wang Sao harus kehilangan istri tercintanya yang mati bunuh diri dengan mengiris perutnya sendiri, sedangkan saat itu dia sedang hamil tua dan akan segera melahirkan, anehnya bayinya juga ikut menghilang, setelah kematian istrinya, Wang Sao kembali menikah dengan wanita yang berasal dari keluarga Li, setelah itu istri keduanya hamil dan akan segera melahirkan.
Ketika akan melahirkan, musibah hampir saja datang menimpanya kembali, dimana saat itu kaki tangan Wang Sao tidak sengaja kepergok dengan salah satu pelayan wanita yang berniat jahat ingin mencelakai majikannya, untung saja dia keburu ketahuan sehingga istri kedua Wang Sao selamat, sedangkan pelayan tersebut berusaha melarikan diri namun gagal.
Pelayan tersebut tidak hanya diberhentikan secara tidak terhormat, melainkan mendapatkan hukuman dari pengadilan kerajaan dan memvonis pelayanan tersebut dengan kurungan selama beberapa bulan, dan setelah itu istri kedua Wang Sao melahirkan seorang putra yang bernama Wang Jin.
Tian Feng mengangguk serta merasa bersyukur sebab wanita pelayanan yang telah mencelakai ibunya serta membuat dirinya menderita mendapatkan ganjarannya juga, hanya saja hukum yang di dapat tidak setimpal dengan nyawa ibunya serta penderitaan yang harus Tian Feng alami.
Dari kisah tersebut Tian Feng akhirnya tahu jika dirinya sebenarnya adalah keturunan murni keluarga Wang, dimana ayah dan ibunya sama-sama berwarga Wang, dan darah murni keluarga Wang mengalir di dalam nadinya, dan secara garis besar, Tian Feng seharusnya menjadi ahli waris sah akan seluruh kekayaan keluarga Wang andai dirinya tidak dibuang dan ibunya masih hidup, yang pasti ayahnya Wang Sao tidak akan mungkin menikah lagi.
Andai keluarga Wang dan juga Lie Yie tahu, tentu mereka akan sangat terkejut, hanya saja tidak mungkin bagi mereka untuk mengetahuinya, Tian Feng sendiri juga tidak mungkin menceritakan akan siapa dirinya, bisa-bisa dirinya akan dianggap lelucon, dan tanpa bukti tidak mungkin Lie Yie dan yang lainnya percaya begitu saja.
"Ini semua adalah takdir!" batin Tian Feng yang akhirnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Dari semua orang yang hadir disana, hanya Naomi saja yang mulai mengerti akan rasa penasaran Tian Feng.
__ADS_1
"Aku tahu ini tidak hanya pertanyaan asal-asalan saja darimu, apakah kamu mengetahui sesuatu atau memang mengetahuinya?" tanya Naomi.
Tian Feng tersenyum kepada Naomi, mengingat hanya Naomi yang mengetahui akan jati dirinya yang sebenarnya, Tian Feng tentu tidak akan bisa menyembunyikan rahasia apapun dari Naomi.
"Nanti aku akan menjelaskannya!" kata Tian Feng.
Mereka kembali saling bercerita satu sama lain hingga hampir dini hari, dan saat itu hanya menyisakan Azura, Yinfei, Lio Long, Xi Liyi dan suaminya, Wang Dunrui, Gaozu dan Qinpi,Tian Feng dan kedua istrinya, Chie Xie, Xu Lian dan yang terakhir adalah Qiao Lin, sedangkan yang lainnya sudah mulai tertidur lelap.
"Apakah kamu yakin tidak ingin masuk kembali ke Dunia Dimensi Obat?" tanya Tian Feng kepada Qiao Lin.
"Iya, aku sudah berjanji akan melatih Xie Xie, jadi aku akan tetap tinggal disini!" jawab Qiao Lin.
"Baiklah jika itu yang kamu mau!"
"Saudaraku, sepertinya aku juga harus kembali ke Dunia Bawah, sebab sudah lama aku meninggalkan Istana ku," kata Azura.
Tian Feng tersenyum kepada Azura kemudian menepuk pundaknya seraya berkata, "Terima kasih banyak atas bantuanmu yang telah berusaha melindungi keluarga serta duniaku, aku belum bisa membalas semua kebaikanmu saudaraku!" kata Tian Feng.
"Kita ini adalah saudara, jadi kamu jangan berterima kasih seperti itu padaku, aku hanya minta padamu jika kelak istanaku membutuhkan bantuanmu, maukah kamu datang membantu saudaramu ini?"
"Tentu saja, aku pasti akan datang dan membantu mu!" jawab Tian Feng.
"Tuan ku! Jika diijinkan bolehkah aku tetap tinggal disini selama beberapa waktu?" Qinpi bertanya sekaligus meminta izin kepada Azura.
"Panglima Qinpi, aku tidak akan melarangmu, jika kamu masih ingin tinggal disini, tinggallah selama yang kamu mau!" jawab Azura yang mengerti akan permintaan Qinpi yang sebenarnya, jelas jika Qinpi tidak ingin berpisah dengan Wang Dunrui.
"Apa rencanmu berikutnya Tian gege?" tanya Chie Xie.
"Aku akan kembali ke tempat latihanku, dan sebelum itu, aku harus membuat pelindung terlebih dahulu di dunia ini agar tidak ada lagi pasukan Kegelapan yang mencoba masuk menyerang Dunia ini lagi!" jawab Tian Feng.
"Tian, kami semua akan tetap berada disini hingga kamu kembali, jadi pergilah dan tingkatkan kekuatanmu setelah itu kalahkan Kaisar Kegelapan itu!" ucap Lio Long.
Tian Feng hanya mengangguk pelan, dia sendiri juga tidak bisa menjamin apakah nanti dirinya akan mampu mengalahkan Kaisar Kegelapan.
Tian Feng melihat orang-orang yang sedang tertidur lelap kemudian dia kembali memunculkan pintu dimensinya agar Naomi dan Alice serta Xu Lian masuk kedalam terlebih dahulu sedangkan Chie Xie mengambil Xihua yang tertidur bersama neneknya dan setelah itu Tian Feng memasukkannya ke dalam Dunia Dimensi Obat.
"Jika nanti pagi ibu bertanya kemana aku pergi, kamu jawab saja aku kembali ke rumah Senior Ho Chen untuk menjemputnya dan akan segera kembali!" kata Tian Feng.
Chie Xie mengangguk kemudian dia berdiri di samping Qiao Lin, sedangkan Azura segera berpamitan dan lebih dulu pergi bersama Gaozu kembali ke Dunia Bawah.
__ADS_1
"Tian berjuanglah, kami semua akan menunggu disini!" kata Yinfei.
"Iya terima kasih, kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa lagi!" kata Tian Feng kemudian dia melayang sedikit lebih tinggi dan melepaskan energi yang membentuk sebagai pelindung sekaligus menyebar keseluruh Dunia dan setelah itu Tian Feng langsung berubah menjadi cahaya lalu lenyap dari pandangan semua orang.