Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
kehilangan Enam Kesatria Goodo


__ADS_3

"Siapa dia Hiroshi? Kenapa ada orang Wutong disini, dan terlebih lagi dia masih sangat muda namun dia sudah berada di tingkat Goodo," tanya salah satu dari mereka kepada Hiroshi.


"Dia adalah keluargaku dari Toakai!" jawab Hiroshi.


Chie Xie dengan hawa dingin yang keluar dari tubuhnya segera turun dengan anggun di samping Hiroshi kemudian tatapannya menyapu kelima belas Goodo yang berdiri agak jauh di hadapannya.


"Lima belas Raja Langit, ternyata Toakai juga memiliki orang-orang hebat sebanyak ini, jika dulu mereka muncul sebelum gege mencapai tahap Raja dan Dewa, mungkin Toakai akan menjadi negara terkuat!" kata Chie Xie.


"Hiroshi, apakah hanya ini saja yang kamu miliki? Kalau begitu sangat disayangkan sekali! Semuanya serang mereka..!" seru Hajime.


Hajime mengurungkan niatnya untuk menghadapi Hiroshi satu lawan satu, sebab kemunculan Chie Xie sudah membuat dirinya membatalkan semua rencananya.


"Jangan hadapi gadis itu sendirian, dia harus di serang secara berlima, jika tidak kita tidak akan bisa menang!" kata Etsuko kepada beberapa rekannya.


Jika satu lawan satu melawan Chie Xie, itu sangat mustahil, namun jika berlima, maka Chie Xie pasti akan bisa dikalahkan.


Tidak perduli sekuat apa Chie Xie saat ini, namun jika lima kekuatan Goodo bergandengan melawannya, maka Chie Xie pasti akan kewalahan.


Hiroshi segera menghadapi dua Goodo sekaligus, sedangkan yang lain ada yang menghadapi satu lawan satu, serta dua lawan satu kecuali Chie Xie yang langsung di kelilingi lima orang sekaligus.


"Gadis kecil, aku tahu kamu begitu kuat, namun sayang kamu harus mati di tangan kami berlima!" kata Etsuko kemudian dia melepaskan Energinya sehingga tanah pijakannya langsung retak.


Keempat lainnya juga melepaskan Energi mereka masing-masing sehingga getaran disekitar mereka mulai terasa dan tanah mulai retak sebelum akhirnya mulai hancur.


Karena Chie Xie juga tidak terlalu memahami bahasa mereka, dia hanya diam namun mulai melepaskan energinya yang mengeluarkan hawa yang sangat dingin sekali.


"Terima ini..!"


"Pusaran Badai Langit."


Etsuko mengarahkan kedua telapak tangannya dan kemudian energi angin segera tercipta lalu melesat kearah Chie, tidak hanya Etsuko saja, bahkan ada empat elemen lain yang juga menyerangnya.


"Dinding Beku Empat Arah."


Chie Xie segera membuat mantra tangan dan kemudian tercipta sebuah dinding kristal es yang sangat bening dan kuat, dan saat kelima elemen tersebut membentur dinding kristal es tersebut, ternyata Dinding kristal es Chie Xie sangatlah kokoh.


Chie Xie segera terbang keudara dan kemudian dia kembali membentuk es yang menyerupai sebuah balok es yang sanga runcing dan memiliki jumlah belasan.

__ADS_1


"Terimalah ini..!" seru Chie Xie kemudian melepaskan belasan balok es runcing tersebut kepada kelima lawannya.


Kelima lawannya segera berpencar menghindari serangan tersebut sehingga balok es langsung tertancap ditanah kemudian membekukan tanah disekitar balok tersebut.


"Dia memiliki energi unsur Es, ini akan semakin merepotkan nantinya! Ayo kita serang dia dari jarak dekat dan jangan memberinya kesempatan membuat es nya lagi!" kata Etsuko kemudian dia dan keempat rekannya segera menyerang Chie Xie dari jarak dekat dengan menggunakan pedang serta serampangan energi dari elemen.


Chie Xie yang tidak mahir dalam serangan jarak dekat mulai terbang menjauh sekaligus membuat segel tangan lain.


"Pusaran Tiga Elemen."


Kelima lawan Chie Xie menggabungkan kekuatan mereka yang terbuat dari Angin, Api dan Tanah sehingga ketiga Elemen tersebut berubah menjadi pusaran besar yang menerbangkan apapun yang dilewatinya.


"Sihir Kristal Es - Naga Es Abadi."


Groarrr..!!


Chie Xie langsung memunculkan Naga Esnya kemudian menepis ketiga gabungan energi tersebut dengan mudahnya.


Kemunculan Naga Es besar itu membuat semua bisa melihat dengan sangat jelas, bahkan Mashazi yang melihat dari atas bangunan juga terkejut melihat Chie Xie yang ternyata memiliki kekuatan yang tidak bisa dia bayangkan olehnya.


"Jadi dia juga memiliki kemampuan yang mampu menandingi kelima Kesatria Goodo? Benar-benar gadis cantik yang menakutkan!" kata Mashazi.


Pertarungan Chie Xie yang mampu menghadapi Lima orang sekaligus membuat Tian Feng tersenyum lebar, sebelumnya dia berpikir jika Chie Xie terlalu gegabah, namun ternyata Chie Xie masih mampu menandingi lima orang berkemampuan Raja Langit sekaligus.


"Kau memang pemilik energi Yin sejati Xie'er!" kata Tian Feng kemudian dia melepaskan sedikit auranya dan di arahkan kepada kelima lawan Chie Xie yang masih fokus menahan amukan Naga Es milik Chie Xie.


Etsuko dan keempat rekannya yang terlalu fokus bertahan itu terkejut saat tiba-tiba saja tubuh mereka serasa sangat berat sekali seperti ada gunung besar yang menindih mereka.


Kelimanya langsung jatuh berlutut dengan satu kaki, dan gabungan tiga Elemen mereka juga langsung lenyap sehingga Naga Es secara leluasa bergerak kearah Etsuko dan keempat rekannya itu.


Etsuko segera memeriksa dari mana arah tekanan itu berasal, dan setelah itu dia langsung menyadari jika tekanan yang sangat kuat tersebut berasal dari salah satu Shinobi yang sedang berdiri sangat jauh darinya.


Etsuko langsung menelan ludahnya saat melihat aura milik Shinobi tersebut yang serasa terlihat menyerupai kepala Naga Raksasa yang sangat ganas menatap dirinya dengan tajam.


"Ke.. kekuatan macam apa ini?" kata Etsuko dengan suara tersendat-sendat karena tekanan kuat dari Shinobi misterius tersebut.


Roarrr!!"

__ADS_1


Naga Es meraung keras kemudian dia segera menyerang Etsuko dan keempat lainnya dengan melahap kelimanya dan setelah itu Naga Es berubah menjadi kabut putih.


Saat Naga Es berubah menjadi kabut putih, terlihat jelas tubuh Etsuko dan keempat lainnya yang masih berlutut, namun mereka berlima sudah membeku menjadi es.


Hajime dan yang lainnya jelas terkejut melihat Etsuko dan keempat lainnya yang mati membeku oleh Chie Xie, dia tidak mengira jika lima orang berkemampuan tingkat Goodo yang sudah bergandengan tangan ternyata tidak cukup untuk melawan Chie Xie.


"Sial, dimana Hiroshi mengenal gadis itu?" batin Hajime kemudian dia mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengalah lawannya sekaligus melihat Hiroshi yang kesulitan melawan dua lawannya.


"Sebaiknya aku membunuhnya lebih dulu! Mamoru, kamu lawan sendiri saja orang ini, aku akan membunuh Hiroshi terlebih dahulu agar kekuatan mereka semakin berkurang!" kata Hajime.


"Baik pergilah dan serahkan dia padaku, aku akan menahannya sampai kamu selesai dengannya!" kata rekannya yang bernama Mamoru.


Hajime segera mengangguk kemudian segera terbang meninggalkan Mamoru menghadapi lawannya satu lawan satu.


Hajime segera melesat dengan kecepatan tinggi sekaligus membuat segel tangan dan menarik banyak tanah ke pergelangan tangannya sehingga membentuk sebuah pedang batu yang sangat tebal dan besar.


Dengan tersenyum licik, dia berniat menyerang Hiroshi yang kewalahan menghadapi kedua lawannya, dan Hajime menyerang dari titik buta Hiroshi.


"Dengan ini tamatlah riwayat mu Ketua Klan Tsuki!"


Hajime segera mengayunkan batu besar tersebut dari arah belakang Hiroshi sehingga membuat Hiroshi yang terkejut tidak bisa menghindarinya.


Saat Hajime merasa yakin jika Hiroshi tidak akan bisa lolos, tiba-tiba saja ada siluit angin aneh yang melewatinya dan kemudian sesosok Shinobi lain tiba-tiba saja sudah muncul di belakang Hiroshi kemudian dia menahan serangan pedang batu Hajime yang sangat kuat tersebut dengan jari telunjuknya.


Benturan keras serta gelombang kejut segera tercipta dan menerbangkan banyak batu ke segala arah akibat benturan Pedang batu dengan jari telunjuknya Shinobi tersebut.


Pedang Batu yang sangat kuat itu langsung hancur berkeping-keping, sedangkan Shinobi tersebut masih berdiri tegak dengan jari yang sudah dia turunkan.


"Siapa lagi ini?" tanya Hajime.


Tian Feng tidak menjawabnya dia hanya berbalik melihat Hiroshi yang tubuhnya mengalami beberapa luka serangan dari dua lawannya kemudian dia memberikan satu Pil berwarna merah kepada Hiroshi tanpa berbicara sepatah katapun kepada mertua tersebut.


Sebenarnya Hiroshi juga terkejut atas kemunculan Shinobi tersebut yang sudah berhasil menyelamatkannya, setelah melihat Shinobi tersebut berniat menolongnya, tanpa ragu lagi dia segera mengambil Pil tersebut kemudian menelannya.


"Apa kamu tuli? Berani-beraninya kamu mengabaikan ku, apa kamu...! Arghh!!?"


Hajime yang tidak terima atas sikap Shinobi tersebut yang tidak menghiraukannya mengumpat keras, namun belum sempat dia mengomel, tiba-tiba saja dada Hajime sudah berlubang hingga Hajime muntah darah saat sesuatu yang tak terlihat menembus jantungnya.

__ADS_1


Hajime memegang dadanya yang sudah bolong dengan langkah sedikit demi sedikit mundur, namun tidak ada suara apapun yang terucap selain dengan tatapan tidak percaya kemudian dia terjatuh dan mati dengan mata masih terbuka.


Peperangan hanya berlangsung kurang dari dua jam, namun di pihak Daimo sudah kehilangan enam Kesatria Goodo, dan itu terjadi sangat cepat sekali, namun pertempuran masih tetap berlangsung walau Hajime dari Klan Iga sudah mati.


__ADS_2