Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Sudah saatnya


__ADS_3

***


Kabar akan Iblis Tanpa Wajah yang ingin merebut Bunga Teratai Batu Mustika dari tangan Tian Feng terdengar oleh semua para penghuni Kahyangan, bahkan dunia bawah juga mendengar kabar tersebut.


Kali ini Kaisar Iblis Azura duduk di hadapan beberapa Panglimanya yang tidak bertugas, mereka membahas akan kabar tersebut.


"Tuan ku, apakah Tuan yakin ingin tetap bekerja sama dengan Kaisar Kegelapan itu?" tanya salah satu Panglima Iblis.


Tidak seperti yang lain, biasanya pemimpin yang sudah memiliki gelar Kaisar akan di panggil Yang Mulia, namun tidak bagi mereka.


Mereka memanggil Kaisar Iblis sebagai Tuan, karena memang Azura lah yang terkuat yang pantas menjadi Tuan mereka.


Sebenarnya ada beberapa Panglima yang memiliki kemampuan tidak jauh dari Azura, mereka ada dua, satu bernama Gaozu, dan yang kedua bernama Qinpi.


Gaozu dan Qinpi adalah kakak beradik, Gaozu berjenis laki-laki sedangkan Qinpi adalah adik perempuan Gaozu.


Masih ada satu Panglima yang memiliki kemampuan hampir sama dengan kedua iblis bersaudara itu, dia adalah Suo Zan si Iblis Kapal Bumi.


Tiga Panglima iblis itu cukup mampu untuk bersaing melawan Kaisar Kegelapan, namun mereka harus bekerja sama jika ingin menang.


Saat ini yang ada di hadapan Azura adalah ketiga Panglima tersebut, jumlah Panglima keseluruhan yang dimiliki oleh kaum Azura ada sepuluh, namun yang ketujuh sedang pergi bersama para Pengawal Kaisar Kegelapan.


"Aku juga tidak yakin Suo Zan! Aku rasa Kaisar Kegelapan itu juga berambisi ingin memiliki Batu Mustika itu!" kata Azura dengan nada tenang.


"Tuan ku, aku sedikit curiga kepada Kaisar Kegelapan ini, sepertinya dia tidak hanya ingin memiliki Batu Mustika yang ada di Kahyangan, bisa saja dia juga berniat untuk mengambil Batu Mustika yang ada di dalam tubuh Tuan ku!" kata Qinpi.


"Aku juga sepemikiran dengan mu saudariku, jika Kaisar Kegelapan itu berhasil merebut Batu Mustika di kahyangan, bisa saja nanti dia akan datang kesini dengan kekuatan Batu itu, dia pasti akan mampu merebut Batu Mustika di dalam tubuh Tuan kita ini!" kata Gaozu.


"Kalau begitu salah satu dari kalian harus mengamati gerak-gerik para pengawal Kaisar Kegelapan yang saat ini bersama dengan saudara-saudara kita disini, carilah informasi secara diam-diam, dan jika benar Kaisar Kegelapan ini ternyata memiliki niat tersebut, maka segera kabari aku!" kata Azura.


"Biara aku saja yang melakukannya, disana ada anak Naga Laut Utara, aku yakin dia pasti tahu sesuatu!" kata Suo Zan.


"Tidak Suo Zan, sebaiknya kamu pergi ke Hutan Darah!" kata Azura.

__ADS_1


Suo Zan mengangkat alisnya kemudian bertanya kepada Azura. "Apakah tuan ku ingin mengambil kembali Pedang Tulang para leluhur?" tanya Suo Zan.


"Iya! Sepertinya aku harus menggunakan pedang Tulang leluhur ku, aku yakin jika tidak lama lagi ada kekacauan di dunia kita, mungkin hingga ke seluruh Alam semesta!" jawab Azura.


Pedang Tulang leluhur adalah sebuah pusaka yang sangat kuat serta memiliki kekuatan besar seperti Tombak milik Tian Feng.


Walau di beri nama Pedang Tulang, namun pedang itu bukan dibuat dari tulang, melainkan dari logam dunia lain.


Pedang tersebut sebelumnya di pegang oleh para pendahulu Azura, karena itu pedang itu di beri nama Pedang Tulang leluhur, karena pedang itu dulunya sering di gunakan oleh para leluhur Azura untuk melindungi kaumnya.


"Kalau begitu aku akan pergi sekarang juga ke Hutan Darah!" kata Suo Zan.


"Pergilah dan cepat kembali!" kata Azura.


Suo Zan menangkupkan sebelah tangan kemudian dia mundur dan menghilang dari hadapan Azura dan dua Iblis bersaudara.


"Kalian berdua pergilah dan pantau gerak-gerik para Pengawal Kaisar Kegelapan itu!" kata Azura.


Gaozu dan Qinpi sama-sama membungkukkan badan kemudian keduanya sama-sama menghilang dan menyisakan Azura sendiri di ruangan tersebut.


***


Setelah mendengar cerita penyusup yang ingin mencoba menyerang Tian Feng dan Dewa Awan, Kaisar Langit akhirnya memerintahkan puluhan dewa untuk melindungi Tian Feng yang akan bermeditasi memasuki Dunia dimensi dalam nya.


Hanya saja Tian Feng melakukan meditasi tersebut di tempat lain, yaitu di dalam menara pelindung Dewa.


Tian Feng duduk bersila sembari menutup matanya, Spiritual nya dengan cepat berpindah memasuki Dunia Dimensi Obat dan disana Yao Shan sedang sibuk dengan kuali obatnya.


"Guru, kemana Sue Yue?" tanya Tian Feng.


"Kamu ini, kenapa lama sekali kamu untuk datang mengunjungi kami?" tanya Yao Shan.


"Eee... Maaf guru, aku memang tidak sempat datang kesini karena sedang berlatih!" jawab Tian Feng sembari menggaruk kepalanya.

__ADS_1


Yao Shan tertawa kecil melihat wajah Tian Feng yang terlihat merasa bersalah, dia segera bangkit dan kemudian menepuk pundak Tian Feng seraya berkata, "Jangan di ambil hati, aku hanya bercanda! Lagi pula aku sangat puas karena sekarang kamu sudah mencapai tahap Dewa Agung!" kata Yao Shan.


Yao Shan menatap kearah hutan di luar taman obat, dia menunjuk ke arah yang jauh lalu berkata, "Sue Yue berada disana! Sejak dia mulai mengenali serupa Binatang Suci Ajaib, dia sering kesana!" kata Yao Shan.


"Hah syukurlah jika ternyata dia memiliki kesibukan lain dari pada mengurusi masalahku!" gumam Tian Feng dengan bernafas lega.


"Kamu jangan merasa lega dulu Tian, mungkin kamu tidak tahu, tapi perlu kamu tahu jika sebenarnya jejak spiritual seseorang masih bisa di bangkitkan lagi dan hidup kembali!"


Tian Feng mengerutkan dahinya dan kemudian dia bertanya, "Maksud guru?"


"Sue Yue memiliki peluang untuk bisa hidup kembali, memang sudah terlambat rasanya untuk menghidupkannya, namun karena roh nya masih ada disini, jadi dia masih bisa di bangkitkan dengan cara menggunakan jasad orang lain, mengingat kemampuannya sangat lemah saat meninggal, jadi tidak ada persyaratan khusus apapun, yang perlu di lakukan hanyalah memasukan energi kehidupan saja!" kata Yao Shan.


Tian Feng merasa tidak percaya dan juga merasa senang sekali jika memang Sue Yue benar-benar bisa di hidupkan lagi, nimun senyum di wajahnya berubah seketika setelah mengingat sesuatu.


"Tidak guru! Yue Yue sudah lama mati, aku tidak akan melakukan hal di luar kemampuanku, soal hidup dan mati juga ada yang mengurusinya, jadi sebaiknya Yue Yue harus segera kembali ke Akhirat agar rohnya bisa disucikan!" kata Tian Feng.


Tian Feng berpikir melakukan hal di luar tanggung jawabnya seperti mengubah takdir adalah kesalahan besar, kecuali memang dalam keadaan terpaksa mungkin Tian Feng tidak merasa keberatan, namun jika melakukan itu hanya karena menuruti kepuasan hati, bagi Tian Feng itu adalah sebuah kekeliruan dan mungkin akan di hitung dalam dosa.


"Bijaksana sekali kamu setelah mencapai tahap Dewa Agung? Tapi aku suka!" kata Yao Shan.


"Tidak juga! Owh iya guru, hari ini aku akan berlatih di Dunia dimensi dalam selama sembilan hari, jadi tolong beritahu Yue Yue untuk tidak mendekati gunung terlebih dahulu!" kata Tian Feng.


"Baik-baik pergilah!" jawab Yao Shan.


Tian Feng tidak menunggu waktu lebih lama lagi, mengingat dia hanya memiliki waktu tiga hari di Dunia luar, maka dia harus bisa menyerap Bunga Teratai Batu Mustika dalam waktu sembilan hari di Dunia dimensi dalam.


Sebelum masuk kedalam Dunia dimensi dalam, Tian Feng lebih dulu membuat perisai pertahanan di luar gunung agar nantinya tidak ada dampak kerusakan yang di timbulkan jika dirinya sudah berhasil menyatu dengan Bunga Teratai Batu Mustika.


Setelah selesai membuat perisai di luar, Tian Feng langsung masuk dan membuat perisai tambahan dari dalam, dan begitu semuanya sudah dirasa aman, barulah Tian Feng mengeluarkan Bunga Teratai Batu Mustika.


"Sudah saatnya, aku harap kamu tidak melakukan perlawan keras!" kata Tian Feng kemudian dia mengalirkan energinya.


Bunga Teratai Batu Mustika itu melayang secara perlahan-lahan ke atas kepala Tian Feng, setelah beberapa saat, Bunga Teratai Batu Mustika tiba-tiba saja mengeluarkan suara bising yang sangat keras dan juga menggetarkan Dunia dimensi dalam.

__ADS_1


***


Maaf ketiduran tadi😅🙏


__ADS_2