
***
"Besar sekali nyali kalian datang kesini untuk membuat kekacauan!" kata Dewa Cai Ling yang menghadang barisan musuh dan di temani banyak dewa lainnya serta prajurit langit di belakangnya.
"Dewa Pagoda Emas, untuk apa kami harus takut untuk menyerang Kahyangan, lagi pula kami sudah tahu jika beberapa Dewa terkuat selain Kaisar Langit sedang tidak ada disini!" jawab Tangan Naga Hitam.
"Hai kalian para Dewa, jika kalian tidak ingin dunia kalian ini porak-poranda, maka serahkan Bunga Teratai Batu Mustika yang berada di tangan Dewa Sesat itu kepada kami!" kata Dewi Penghisap Arwah dengan memegang kipas berbulu hitam.
"Apa yang ada dipikiran Kaisar kalian, apakah dengan mengirim kalian kesini akan mampu menghancurkan Kahyangan? Jangan mimpi!" kata salah satu Dewa.
"Baik-baik jika kalian masih bersikeras tidak ingin menyerahkannya kepada kami, sekarang bersiaplah untuk peperangan!" kata Siluman Kabut yang memiliki tubuh setengah bagian atas, sedangkan bagian bawah adalah kabut hitam.
"Karena kalian datang untuk berperang, maka kami akan memberikannya!" ucap Dewa Cai Ling kemudian dia mulia mengangkat sebelah tangannya.
"Bunyikan tanda perang..!" seru Dewa Cai Ling dan kemudian suara genderang langit mulai terdengar.
"Iblis Tanpa Wajah, cepat kamu lacak keberadaan Dewa Sesat, kami semua disini akan menghadapi mereka!" kata Elang Sayap Merah.
Iblis Tanpa Wajah menjawabnya dengan isyarat anggukan pelan kemudian Tangan Naga Hitam memberi aba-aba.
"Semua pasukan Kegelapan... Seranggg...!"
Dewa Cai Ling menurun tangannya dan kemudian berseru dengan keras. "Serang...!"
Dua pasukan besar segera maju berperang dan bentrokan kedua belah pihak tidak bisa di hindari lagi. Banyak serangan energi yang berterbangan bercampur dengan anak panah yang jumlahnya sangat luar biasa banyak.
Kekacauan tersebut mulai menimbulkan beberapa kerusakan yang dengan cepat menyebar ke seluruh Kahyangan.
Ketika pertempuran mulai pecah, Iblis Tanpa Wajah secata diam-diam menyelinap kedalam dengan merubah wajahnya, dia bergegas pergi mencari keberadaan Tian Feng.
Satu persatu akhirnya para Dewa berdatangan, walau hanyalah para Dewa biasa, namun kemampuan mereka sangatlah dibutuhkan.
Naomi juga ikut serta bertarung melawan para pasukan Kegelapan itu, masalahnya sebagian prajurit Kaisar Kegelapan itu ada yang memiliki kemampuan Dewa Suci sehingga peperangan itu membuat kehancuran di beberapa bangun para Dewa.
__ADS_1
Dewa Cai Ling saat ini berhadapan dengan Tangan Naga Hitam, pertarungan mereka berdua menciptakan banyak kehancuran, sedangkan keduanya sama-sama terlihat hampir berimbang.
Qiao Lin dan Naomi berhadapan dengan beberapa prajurit yang memiliki kemampuan Dewa Suci, sedangkan tidak jauh dari mereka, Dewa Matahari berhadapan dengan Siluman Kabut.
Bukan hanya para prajurit dan para Dewa serta Pengawal Kaisar Kegelapan saja yang terlihat sedang bertarung, namun ada berbagi jenis Binatang Suci dari kedua belah pihak yang saling bertarung dengan sangat sengit.
Di tengah-tengah kekacauan peperangan yang terjadi, Iblis Tanpa Wajah akhirnya menemukan menara tempat Tian Feng berada, menara tersebut di jaga oleh belasan Dewa.
Sebelum kekacauan terjadi, Dewa yang menjaga menara itu berjumlah puluhan, namun karena ada peperangan, akhirnya hanya tersisa belasan Dewa saja.
"Akhirnya aku menemukanmu Dewa Sesat!" gumam Iblis Tanpa Wajah kemudian dia menyamar lagi menjadi salah satu Dewa dan berjalan mendekati belasan Dewa yang menjaga menara tersebut.
"Dewa Yan, kenapa anda berada disini?" salah satu Dewa bertanya karena merasa heran.
"Aku mendapatkan tugas dari Dewa Cai Ling untuk membantu membuat perisai pelindung di Menara ini?" jawab Iblis Tanpa Wajah.
"Kalau begitu baiklah, mari perkuat perisai ini!" ajak salah satu Dewa lainnya.
Iblis Tanpa Wajah segera mengirimkan pesan ke salah satu rekannya dan melaporkan jika dia sudah berhasil menemukan keberadaan Tian Feng.
Spiritual Iblis Tanpa Wajah secata hati-hati mendekati Tian Feng, dia mendekatkan wajah Tian Feng dengan wajahnya, dia ingin menoleh kearah Cincin malamnya, namun saat akan menoleh, tiba-tiba saja mata Tian Feng terbuka.
Iblis Tanpa Wajah secata spontan langsung menarik jejak Spiritual nya, dan hal itu membuat para Dewa langsung merasa curiga. Saat salah satu ingin bertanya, tiba-tiba saja seluruh Kahyangan mulai bergetar hebat seolah-olah akan runtuh.
Pertarungan segera terhenti karena getaran dahsyat tersebut, mereka semua sama-sama menoleh ke satu arah, yaitu menara tempat Tian Feng berada.
Guncangan semakin meningkat seiring bertambahnya waktu, dan setelah itu sebuah kilatan cahaya energi melesat ke atas menembus perisai kemudian kilatan cahaya berwarna sedikit emas kemerahan itu berhenti di langit.
Mereka semua tidak ada yang mengenali atau mengetahui sosok tersebut karena cahaya yang menyelimutinya
Sosok tersebut tidak lain adalah Tian Feng yang sudah berhasil menyatu dengan seluruh Bunga Teratai Batu Mustika itu sepenuhnya, dan soal kekuatan, tidak ada satupun dari para Dewa dan juga lainnya.
***
__ADS_1
Tian Feng berhasil menyerap dan menyatu dengan Bunga Teratai Batu Mustika itu, walau terasa lambat, namun hasil yang di dapatkan nyatanya tidak mengecewakan.
Tian Feng sendiri sebenarnya juga merasa bingung, sebab dirinya saat ini sudah setengah langkah memasuki Rana Agung, bisa di bilang jika kekuatan Tian Feng saat ini sudah setara dengan kemampuan An Huang Yi.
Tian Feng sudah melihat sendiri bagaimana saat Kaisar Kegelapan berhasil mencapai tahap setengah langkah dari Dewa Agung telah menciptakan fenomena aneh di seluruh alam semesta.
Namun semua itu ternyata tidak terjadi terhadap Tian Feng, bahkan hanya guncang dia kali saja yang terasa di Kahyangan.
Tian Feng segera bangkit dan menggaruk kepalanya karena dia sendiri juga bingung. Tian Feng segera keluar dan kemudian Yao Shan muncul dan mulai menjelaskan akan kekacauan yang terjadi di Kahyangan.
Mendengar hal itu Tian Feng tidak menunggu waktu lebih lama lagi, dia bergegas keluar tanpa menoleh kearah Sue Yue.
Setelah Spiritualnya kembali, Tian Feng segera melepaskan energi sehingga tubuhnya bercahaya emas kemerahan.
Tian Feng segera melesat tinggi menembus perisai dengan sangat mudah kemudian dia menarik kembali kekuatannya.
"Hem... Ternyata benar-benar kacau!" gumam Tian Feng kemudian tatapannya terarah kepada salah satu dewa dari belasan dewa, dia adalah Iblis Tanpa Wajah.
Iblis Tanpa Wajah mengerutkan alisnya saat Tian Feng menatapnya dengan tajam, dia secara perlahan-lahan mulai bergeser untuk menghindar.
"Jadi kamu benar-benar kembali serta membawa pasukan?" tanya Tian Feng yang tiba-tiba saja berpindah tempat dan berdiri di hadapan wajah Iblis Tanpa Wajah.
Iblis Tanpa Wajah jelas terkejut, namun dia tidak sempat bereaksi ketika tangan Tian Feng berhasil mencengkram lehernya.
"Kamu sudah pernah lolos satu kali dari diriku, tapi sekarang kamu tidak akan pernah bisa lari lagi!" kata Tian Feng kemudian pergelangan tangannya mulia mengeluarkan percikan petir merah dan emas.
Iblis Tanpa Wajah sama sekali tidak bisa berbicara karena lehernya yang di cekik, dan di saat yang bersamaan, Tian Feng melepaskan satu pukulan kuat yang mengandung Petir Suci serta Api suci.
"Matilah kamu Iblis Tanpa Wajah!" kata Tian Feng kemudian tanpa ragu memberikan satu tinju itu ke wajah Iblis Tanpa Wajah hingga kepalanya hancur.
****
Sedikit-sedikit dulu, karena saya benar-benar capek setelah kerja berat seharian.
__ADS_1