Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Perisai pengunci


__ADS_3

Naomi sama sekali tidak mampu bertahan dari aura tekanan yang dilepas oleh suara misterius tersebut, bahkan air juga ikut bergetar.


"Le.. lepaskan aku..!" kata Naomi dengan suara yang terbata-bata.


"Aku akan melepaskanmu jika kamu mau mengikuti keinginanku, jika tidak maka jangan pernah berharap aku akan melepasmu, walau kamu mati sekalipun itu akan lebih baik karena yang aku inginkan sebenarnya darimu adalah energi Yan di dalam tubuhmu!" kata suara tersebut.


Naomi jelas terkejut mendengarnya, dia kini mengerti jika sebenarnya sosok yang hanya berupa suara tersebut tidak benar-benar menginginkan dirinya untuk jadi muridnya, melainkan yang dia incar adalah energi Yan murni yang ia miliki.


"Naomi bertahanlah..!"


Wang Dunrui segera muncul karena merasakan keberadaan Aura kuat dari dalam kamar Naomi, dia bergegas datang dan melepaskan Aura Iblis nya untuk menetralkan tekanan misterius tersebut.


"Hem..! Seorang yang bahkan belum mencapai Dewa Bumi ingin melawanku? Kalau hanya itu saja masih belum cukup untuk bisa menghentikanku!" kata suara tersebut kemudian aura hitam menyebar dan menyebabkan tekanan yang lebih besar dari sebelumnya.


Wang Dunrui segera menyadari jika sebenarnya Aura besar yang dia rasakan tadi berasal dari suara, walau hanya suaranya itu sudah sangat kuat sekali, namun Wang Dunrui tetap bertahan sehingga seluruh bangunan bergetar membuat semua orang yang berada di dalam penginapan panik dan secepat mungkin lari keluar.


"Naomi aku akan menahannya, cepat keluar dari sini!" kata Wang Dunrui sekaligus melepaskan seluruh Aura Iblis yang ia miliki untuk menahan aura hitam untuk sementara waktu.


"Tapi guru..!" Naomi terlihat ragu.


"Tidak ada waktu lagi, cepat keluar!" kata Wang Dunrui mendesak Naomi.


Saat yang sama Hiroshi dan beberapa pengawal lainnya juga datang, namun belum sempat mereka masuk kedalam kamar Naomi, tiba-tiba saja tubuh mereka sangat sulit untuk digerakkan.


"Kekuatan ini setidaknya berada di tahap Dewa Agung, tapi siapa dia dan kenapa saudara Chen tidak menjelaskan akan siapa sebenarnya yang mengincar Naomi?" batin Wang Dunrui.


Kemampuan Wang Dunrui tidak cukup kuat untuk menahan kekuatan tekanan sebesar itu, namun Wang Dunrui tidak akan menyerah karena ini adalah tugas langsung yang diberikan oleh Ho Chen.


"Hentikan..! Lepaskan mereka semua, bukankah kamu menginginkan energi ku? Ambillah, tapi tolong lepaskan mereka semua," kata Naomi.


"Apakah kamu pikir aku akan menuruti keinginanmu setelah gurumu berani menghentikanku? Aku akan tetap mengambil energi Yan mu setelah aku membunuh gurumu itu!" kata suara tersebut kemudian sebuah energi hitam bergerak dan membentuk sebuah anak panah mengarah kepada Wang Dunrui.


Naomi menggertakkan giginya kemudian dia melepaskan Aura energi Api untuk melindungi Wang Dunrui, "Naomi jangan pedulikan aku, gunakan seluruh kemampuanmu untuk lari!" kata Wang Dunrui.


Wang Dunrui maju satu langkah kemudian aura tiga warna menyelimuti seluruh tubuhnya. Wang Dunrui menutup mata sekaligus merubah diri ke wujud Dewa dan aura tiga warna juga menyatu membentuk sebuah pedang yang memiliki tiga api yang berbeda.


Ledakan hembusan angin panas membentuk gelombang angin menghancurkan kamar penginapan yang Naomi tempati, tentu saja ledakan tersebut mengejutkan semua orang yang berada di sekitar tempat itu.


"Tiga Raja Iblis Api ya! Aku tahu api ini, kalau begitu aku akan tunjukkan seperti apa itu kekuatan Tiga Raja Iblis Api yang sesungguhnya padamu!" kata suara tersebut kemudian getaran hebat segera mengguncang seluruh desa tempat mereka menginap.


Wajah Naomi dan Hiroshi serta semua orang menjadi lebih suram saat merasakan energi besar dari luar penginapan.


Wang Dunrui sedikit terkejut namun dia tidak memiliki waktu untuk itu, dia segera membuat sebuah segel tangan dan kemudian tiga api dari pedangnya menyala sekaligus menyebar mendorong Aura yang menekan semua orang.

__ADS_1


"Sekarang..!" kata Wang Dunrui menjerit keras.


Tubuh Naomi yang merasa sedikit lebih ringan segera melompat keluar dan diikuti oleh Hiroshi dan para Shinobi serta ronin.


Setelah semua orang berhasil menjauh keluar penginapan, Wang Dunrui segera mengayunkan pedangnya kearah anak panah hitam yang masih melayang menghadap kearahnya.


Anak panah itu juga bergetar dan kemudian melesat kearah tiga energi api yang di lepaskan oleh Wang Dunrui, begitu keduanya berbenturan, ledakan kuat menghancurkan sebagian Penginapan hingga tinggal setengah bangunan saja.


Angin panas yang berhembus kencang membuat puing-puing bangunan penginapan yang tersisa langsung terhempas jauh dan kini hanya terlihat Wang Dunrui saja yang tubuhnya melayang di udara.


Selain kelompok Naomi, semua orang jelas terkejut saat melihat Wang Dunrui dalam wujud Dewa dan tubuhnya melayang di udara, dari semua orang yang terkejut, hanya satu orang wanita yang terlihat berlutut sambil menangis.


Wanita paruh baya itu menangisi penginapannya yang kini sudah hancur dan rata dengan tanah, namun apalah daya ingin menuntut juga tidak berani.


"Boleh juga..!" kata suara tersebut kemudian sebuah spasial muncul di langit.


Semua orang menatap ke langit dan melihat ada sosok hitam yang muncul dari spasial tersebut dan kemudian menghilang setalah itu muncul lagi di hadapan Wang Dunrui.


Sosok tersebut adalah seorang pria muda yang terlihat berusia 25 tahunan, sosok tersebut mengenakan jubah hitam dan aura hitam pekat terpancar dari tubuhnya.


"Ini bukan tubuh aslimu bukan? Kenapa kamu menginginkan Energi Yan milik Naomi?" tanya Wang Dunrui serta menyadari jika sosok pria dihadapannya itu bukanlah tubuh aslinya, melainkan sebuah sihir bayangan.


"Untuk apa aku menjawab pertanyaan darimu, sekarang aku hanya perlu membawa gadis kecil itu saja ke tempatku!" kata sosok tersebut kemudian dia melapaskan Aura Tiga Api berbeda dan auranya sama dengan milik Wang Dunrui.


"Inilah kekuatan Tiga Raja Iblis Api yang sudah sempurna lihatlah..!" kata sosok tersebut kemudian luapan energi besar yang terdiri dari Api merah, Api biru, dan Api hitam menyebar keseluruh langit sehingga suhu menjadi sangat panas.


Walau kemampuan pria tersebut berada di awal Dewa Agung, namun kemampuan tersebut tidak menjadi pondasi yang kokoh untuk menyempurnakan kekuatan Tiga Raja Iblis Api dengan sempurna, kecuali pria tersebut sudah memiliki empat pondasi sempurna dan juga sudah membuka sembilan pintu kekuatan di dalam tubuhnya.


Saat semuanya masih terpana dengan dua sosok yang saling berhadapan di udara, tiba-tiba saja suhu panas menurun secara dratis, pembekuan mendadak menyebar membekukan banyak rumah serta dedaunan.


Semua orang jelas terkejut dengan perubahan aneh yang terjadi termasuk Naomi, Wang Dunrui, dan sosok pria itu yang sebelumnya mengaku bernama Chinmi.


"Ini Teknik Kristal Es Abadi!" Wang Dunrui langsung mengenali pembekuan yang mendadak tersebut.


Naomi sediri berpikir jika Chie Xie yang datang dan membekukan tempat itu, yang ia tahu selama ini yang memiliki energi Yin hanyalah Chie Xie saja.


Wang Dunrui tersenyum lebar membuat Chinmi mengerutkan dahinya, dari makna senyum yang di tunjukkan oleh Wang Dunrui, kemungkinan besar pemilik kekuatan yang bisa menekan suhu panas miliknya adalah seseorang yang memiliki kemampuan Dewa Agung.


"Chinmi akhirnya kamu datang sendiri ke tempat ini!" sebuah suara menggema terdengar kesegala penjuru membuat getaran yang cukup besar untuk mengguncang seluruh desa.


"Suara ini..!? Jadi kamu benar-benar berada di galaxi ini juga Dewa Pelindung Alam Semesta!" Chinmi segera mengenali pemilik suara tersebut.


"Tentu saja! Lagi pula aku sudah tahu jika An Huang Yi saat ini sudah melangkah ke setengah Rana Agung, hanya saja untuk benar-benar melangkah sepenuhnya ke tahap Rana Agung An Huang Yi membutuhkan Lima Energi murni, apakah perkataanku ini salah?"

__ADS_1


Sosok yang bersuara kini mulai menampakkan dirinya, dia muncul seperti hantu di langit dan kemudian dia berpindah ke samping Wang Dunrui, dia adalah Ho Chen.


Mata Chinmi atau lebih tepatnya sosok yang mengendalikan tubuh Chinmi terkejut mendengar perkataan Ho Chen, "Bagiamana kamu bisa tahu akan hal itu?" tanyanya.


Ho Chen tersenyum menatap tubuh Chinmi kemudian dia menatap ke langit sekaligus berbicara, "Sebaiknya kamu keluar dari persembunyian mu, trik murahan seperti ini tidak akan bisa mengelabui ku!" kata Ho Chen.


Wang Dunrui mengerutkan dahinya dan Naomi juga sama bingungnya, disamping dia bingung karena sosok yang menjadi guru Tian Feng ternyata memiliki energi Yin murni yang sangat sempurna, dia juga berbicara kelangit seolah-olah ada orang lain yang bersembunyi di langit.


"Hahaha...! Tidak kusangka jika persembunyianku akan di temukan secepat ini, kamu memang hebat dan pantas menjadi Dewa Pelindung Alam Semesta!" suara yang sama seperti sosok yang berada di hadapan Ho Chen dan Wang Dunrui kini kembali terdengar menggema.


Langit mendadak terisolir dan kemudian muncul spasial hitam dan kemudian sosok Chinmi muncul dari tempat itu, bayangan Chinmi tiba-tiba saja menjadi transparan setelah kemunculan tubuh aslinya kemudian tubuh bayangan itu menghilang dan di gantikan oleh yang asli.


"Kau benar-benar hebat Dewa Pelindung Alam Semesta, aku tidak tahu bagaimana kamu bisa tahu akan rencana Kaisar Kegelapan, hanya saja aku tetap akan membawanya ke tempat Yang Mulia Kaisar Kegelapan untuk dijadikan tumbal!" kata Chinmi.


"Dengan keberadaan ku disini apakah kamu pikir akan berhasil? Ingat jika aku juga tidak akan melepaskan mu hingga jiwa Chinmi yang An Huang Yi segel benar-benar bisa kembali, jadi aku juga tidak akan membiarkanmu begitu saja!" kata Ho Chen kemudian dia melirik Wang Dunrui.


"Saudara Dunrui, bawalah Naomi dan yang lainnya pergi dari sini!" kata Ho Chen.


"Baik saudara Chen!" jawab Wang Dunrui kemudian dia segera berpindah tempat ke tempat Naomi.


"Naomi dan semuanya, kalian semua harus saling bergandengan satu sama lain, aku akan membawa kalian berpindah tempat!" kata Wang Dunrui.


"Jangan berpikir bisa lari dariku..!"


"Sihir Kayu - Serabut Akar liar."


Chinmi segera mengarahkan jarinya ke bawah dan kemudian muncul banyak akar berduri dan akar tersebut bergerak kearah Wang Dunrui.


"Sihir Dewa Api - Kobaran Lautan Api."


Api biru keunguan di lepaskan oleh Ho Chen sehingga terlihat seperti lautan api dan membakar semua akar yang bergerak liar menuju kearah Wang Dunrui.


"Bukankah sudah ku bilang jika selama ada aku, kamu tidak akan pernah bisa berhasil untuk membawanya," kata Ho Chen.


"Cih.. Kamu jangan merasa senang dulu!" kata Chinmi kemudian dia mengangkat kedua telapak tangannya dan kemudian energi hitam melesat keudara lalu menyebar di langit membentuk sebuah dinding langit dan jatuh dengan kecepatan tinggi ketanah hingga membuat guncangan hebat serta membuat debu beterbangan menutupi seluruh desa.


"Perisai Pengunci sudah selesai, sekarang kalian tidak akan bisa pergi dengan menggunakan sihir perpindahan apapun!" kata Chinmi.


Wang Dunrui yang masih fokus untuk memindah semua orang terkejut ketika dia gagal saat akan menggunakan Sihir Ruang Waktu nya, "Dia benar-benar menyegel tempat ini!" kata Wang Dunrui.


Tatapan Ho Chen menjadi lebih dingin kemudian dia segera membuat segel tangan yang rumit, setelah beberapa saat sebuah pilar cahaya energi melesat ke langit lalu menembus Perisai Pengunci milik Chinmi sehingga perisai tersebut pecah.


"Sialan kamu...!"

__ADS_1


Chinmi menjadi sangat marah kemudian dia mengeluarkan sebuah cakram merah dan melempar cakram tersebut kearah Ho Chen.


"Cakram Matahari - Sembilan Cakram Neraka."


__ADS_2