Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Dunia dimensi dalam


__ADS_3

***


Tian Feng merasakan Chi yang masuk dari segala arah secara terus menerus seolah-olah ada daya hisap dari tubuhnya yang menyerap energi alam tanpa batas. Perasaan sejuk mengalir menutupi seluruh tubuhnya, walau tidak tahu pasti itu apa, namun Tian Feng yakin jika itu Aura kehidupan yang terpancar dari bentuk spiritual elemen kayu yang baru dibentuk.


Walau masih menutup mata, Tian Feng merasa bisa melihat setiap benda apapun, mulai dari benda hidup maupun benda mati, "Apakah ini yang dinamakan kekuatan spiritual?" batin Tian Feng.


Satu garis berwarna merah muncul lagi di dahi Tian Feng, dan kini ada dua garis merah yang terlukis di dahinya. Secara perlahan-lahan Tian Feng membuka matanya, setelah bisa melihat, pandangannya terasa jernih dan tajam, bahkan dia bisa melihat benda yang sangat kecil yang letaknya cukup jauh dari tempat duduknya.


"Ah perasaan ini..!" Tian Feng sulit menggambarkan akan perasaannya kali ini, rasanya sangat berbeda dari perasaan sebelum saat dia baru berhasil menerobos ke Tingkat Dewa.


"Selamat anak kecil, sekarang kamu sudah memiliki kekuatan spiritual, ini sungguh lebih cepat dari perkiraanku sebelumnya!" kata Yao Shan yang datang menghampirinya.


"Terima kasih senior, semua ini berkat bantuan senior, jika tidak mana mungkin semua ini bisa terjadi!" kata Tian Feng sambil menangkupkan tangannya.


"Hahaha.. aku ini hanya memberikan arahan saja, semua ini tergantung usaha dan keberuntungan mu!" kata Yao Shan.


Walau umur Tian Feng yang sesungguhnya saat ini sudah lebih seratus tahun dengan tubuh mudanya, namun secara ukuran umur Yao Shan jelas jauh lebih tua dari Tian Feng, karena itu Yao Shan memanggilnya anak kecil.


"Baiklah karena kamu sudah memiliki spiritual Elemen kayu, sekarang akan aku ajarkan bagaimana cara membuat Pil yang paling sederhana dulu!" Yao Shan mengajak Tian Feng ketempat Ho Chen berada karena disana sudah ada dua kuali yaitu kuali emas milik Yao Shan dan kuali perak yang diminta oleh Ho Chen untuk Tian Feng.


"Kuali emas ku adalah Jenis kuali khusus hanya untuk ahli obat yang sudah memiliki keahlian 9 Bintang, hasil kwalitasnya akan jauh lebih baik dari kuali perak itu!" kata Yao Shan.


Tian Feng memperhatikan kedua kuali kecil tersebut, walau berbentuk sama, namun sangat jelas jika masing-masing kuali memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.


"Tian Feng, walau kamu ingin mempelajarinya tentang pembuatan Pil, jangan lupa untuk tetap melatih kekuatan utamamu!" Ho Chen mengingatkan.


Tian Feng sedikit terkejut mendengarnya, dia memang hampir lupa untuk berlatih meningkatkan kemampuannya dalam mengendalikan kekuatan Tombak nya, "Iya Guru, saya pasti akan tetap berlatih!" jawab Tian Feng.


"Bagus, sekarang kamu harus mendengarkan Yao Shan dulu, sedangkan aku akan membuat sebuah dunia dimensi dalam untuk persiapan mu dalam latihan lain!" kata Ho Chen.


"Dunia dimensi dalam?" Tian Feng merajut alisnya.


"Iya dunia dimensi dalam! Saat ini situasi mungkin akan semakin kacau, jadi tidak mungkin kamu berlatih di dunia biasa yang memiliki putaran waktu seperti biasa ini, untuk mencapai ketingkat yang lebih tinggi kamu harus berlatih di tempat yang memiliki waktu setidaknya dua atau empat kali lebih cepat dari dunia nyata, namun kamu tidak perlu mencari dimana dimensi itu berada karena aku membuatnya disini, nanti dunia ini juga akan aku pindahkan ke cincinmu agar kamu bisa keluar keluar masuk untuk berlatih dan juga bisa membawa dunia ini kemana-mana!" kata Ho Chen.


Tian Feng terkejut mendengarnya, jelas dia tahu jika cincinnya sebenarnya hanya bisa menyimpan benda mati, namun jika untuk memindah sebuah dunia, ini terdengar tidak masuk akal.


"Tapi Cincin Langit Malam ini hanya..!"


"Aku tahu itu, namun aku bisa mengubah semuanya, jadi nanti cincinmu bisa membawa dunia ini ke duniamu, nanti Yao Shan bisa terus menemanimu dan mengajarimu tentang cara membuat Pil yang lebih baik, disamping itu, kamu juga bisa berlatih di dunia dimensi dalam untuk meningkatkan kekuatan serta ilmu bertarungmu!" kata Ho Chen yang mengerti akan apa yang Tian Feng ingin katakan padanya.


"Senior Yao ingin ikut denganku?" Tian Feng menoleh kearah Yao Shan.


"Iya Tian, aku akan ikut denganmu, apakah kamu keberatan?" tanya Yao Shan.


"Tidak-tidak, saya justru sangat senang!" jawab Tian Feng sambil tersenyum lebar.


"Bagus, sekarang aku akan membuat Dunia dimensi dalam dulu!" kata Ho Chen kemudian dia menghilang dan muncul di bawah kaki gunung yang agak jauh dimana gunung itu sebelumnya menjadi tempat di pindahnya tubuh Tian Feng.


"Ayo sekarang aku akan memulai mengajarimu!" kata Yao Shan saat Ho Chen sudah berada di bawah kaki gunung.

__ADS_1


Tian Feng mengangguk kemudian dia segera berdiri dikuali peraknya dan bersiap mengikuti gerakan Yao Shan.


"Aku akan membuat Pil Tujuh Tulang Darah Dingin! Pil ini sebenarnya untuk meningkatkan kwalitas tulang dan memberikan tambahan energi, namun Pil ini hanya cocok untuk orang-orang yang baru memiliki Qi karena ini adalah Pil yang berada di 1 bintang, jadi jika untuk kamu Pil ini tidak akan memberikan khasiat apapun!" kata Yao Shan kemudian dia mulai memunculkan Api biasa.


Tian Feng segera mengikutinya dengan memunculkan api biasa yang juga terbuat dari Chi, untuk cara ini Tian Feng memang sudah tahu saat Yao Shan membuat pertama kali untuknya.


Yao Shan melemparkan Api tersebut dibawah kuali kemudian diikuti oleh Tian Feng. Api segera menyala dan Yao Shan meminta Tian Feng untuk bisa mengatur suhunya.


"Sekarang kamu alirkan energi dari air, namun dalam wujud energi bukan wujud air, fungsinya sebagai pengganti air!" kata Yao Shan.


Tian Feng segera melakukannya, ditahap ini cukup mudah bagi Tian Feng, namun setelah itu tiba waktunya untuk memasukkan resep yang dibutuhkan.


"Alirkan energi di tangan kiri, kemudian bentuk sebuah tali halus untuk mengikat atau mengangkat bahan-bahan ajaib yang dibutuhkan setelah itu ikuti aku agar kamu tahu bahan apa saja yang harus dipakai untuk membuat Pil Tujuh Tulang Darah Dingin 1 Bintang," kata Yao Shan.


Tian Feng mulai mengalirkan energinya ke telapak tangan kirinya kemudian mengubahnya dalam bentuk tali halus tak terlihat.


"Ambilah setangkai bunga kabut salju beserta dengan daunnya, kemudian kulit pohon magma, buah peri bulan dan yang terakhir biji bunga beku, tapi ingat ambil seperti porsi yang aku ambil, tidak boleh lebih atau kurang!" kata Yao Shan kemudian dia mengangkat keempat bahan yang dimaksud.


Tian Feng juga mengikutinya dan memasukkan keempat bahan itu kedalam kuali peraknya. Tian Feng memperbesar api nya seperti yang dilakukan oleh Yao Shan kemudian menutup kualinya. Karena pada dasarnya air di dalam kuali adalah energi Chi, jadi secara otomatis akan bisa dikendalikan oleh pemiliknya.


Tian Feng mengaduk kuali tersebut dengan menggerakkan dua jari dari luar kuali seperti Yao Shan, setelah beberapa saat, api sedikit dikecilkan dan kemudian tutup kuali dibuka.


Terlihat jelas keempat bahan tersebut berputar-putar dan mulai berubah menjadi cairan berbeda warna. Cairan keempat bahan itu segera berkumpul di pusaran tengah energi dan membentuk jadi satu bulatan kecil.


Tian Feng tersenyum puas karena merasa sudah hampir berhasil, namun semua itu karena mengikuti gerakan Yao Shan disampingnya.


Setelah beberapa saat bulatan kecil itu mulai mengeras membentuk sebuah Pil namun masih belum bulat sempurna, tahap berikutnya adalah tahap pemisahan racun, dan tahap ini Tian Feng berhasil memisahkan cairan hitam keluar kemudian cairan itu hilang menjadi energi.


"Ini adalah tahap yang terakhir yaitu pemurnian, disini kamu harus hati-hati mengatur suhu api di tanganmu, karena jika gagal bisa-bisa Pil akan hancur jadi debu!" kata Yao Shan.


Tian Feng segera mengikuti gerakan Yao Shan yaitu meletakkan telapak tangan kanannya dibawah Pil yang melayang kemudian melepaskan energi Api untuk memurnikan Pil nya.


Tian Feng benar-benar berhati-hati ditahap ini, karena dia tidak mau usahanya gagal jadi dia mengatur suhu Apinya dengan ukuran panas sedang seperti yang dilakukan oleh Yao Shan.


Tian Feng merasakan Pil itu seperti hidup dan menyerap energi, padahal dia belum menyentuhnya dan Pil itu masih berada di dalam api di tangannya, baru sesaat kemudian Energi Tian Feng seperti diserap oleh Pil tersebut, disini Api Tian Feng mulai berkurang karena dia merasa Pil itu menyerap energi Apinya.


"Jangan dikurangi energimu, usahakan api itu tetap diukuran suhu yang tetap, jika tidak Pil mu tidak akan pernah jadi!" kata Yao Shan mengingatkan saat Api milik Tian Feng meredup.


Tian Feng kembali fokus dan menambah suhu Apinya seperti semula, dia berkonsentrasi penuh agar apinya tidak melemah dan juga tidak membesar.


Setelah beberapa saat Apinya mulai dikurangi sedikit demi sedikit dan kemudian mati. Kini dua Pil berwarna putih cerah sudah berada di telapak tangan masing-masing, ada satu titik kecil di pil tersebut.


"Fuih.. Ternyata Pil ini bisa menyerap energi sebegitu besarnya!" kata Tian Feng yang merasa lega setelah semuanya selesai.


"Tentu saja! Saat pemurnian Pil itu akan menyerap Energi, tapi sebenarnya bukan energi Api melainkan energi kayu yang ia serap, karena energi kayu adalah sebuah Spritual, jadi yang terasa diserap seperti energi api."


Tian Feng segera mengambil Pil tersebut dan dengan tersenyum lebar dia memperhatikan Pil Tujuh Tulang Darah Dingin tersebut dengan perasaan puas.


"Akhirnya aku bisa membuat Pil ajaib juga!" kata Tian Feng yang sebenarnya ingin melompat karena senang, namun dia menahannya.

__ADS_1


"Ini adalah Pil 1 Bintang, Pil ini di duniaku sangat banyak dijual, dan harganya sengat murah sekali, jadi Pil seperti adalah Pil yang tidak penting!" kata Yao Shan.


Senyum di wajah Tian Feng mulai memudar setelah mendengar itu, dia tidak menduga Pil yang menurutnya ajaib dan luar biasa itu sama sekali tidak berharga di dunia Yao Shan, padahal Pil seperti ini jika dijual di dunia Tian Feng pasti akan laris mengingat khasiatnya.


Tian Feng selaku pembuat bisa merasakan khasiatnya yang bisa mengakibatkan kwalitas tulang dan bertambah kuat dan tambahan Chi sebanyak sepuluh pusaran, jadi Pil Tujuh Tulang Darah Dingin ini bisa termasuk Pil paling mahal di dunianya.


Berharga atau tidak berharga bagi Yao Shan, Tian Feng tetap akan menyimpannya, jika bisa akan membuat sebanyak-banyaknya, semua itu akan dia bagikan kepada para anggota Organisasi Jalan Kebenaran dan juga yang paling utama kepada Zang Yang agar Zang Yang secepatnya bisa naik ke Tingkat Cahaya 3.


Mengingat semua itu dia jadi ingin segera kembali dan bertemu dengan semua orang, namun tidak tahu berapa lama lagi dia bisa kembali ke dunianya.


***


Yao Shan memberikan banyak resep serta cara membuatnya, dalam waktu satu tahun saja, Tian Feng sudah berhasil membuat Pil 3 bintang, namun dalam setahun itu juga beberapa kali sering gagal, dan yang paling mengejutkan, ternyata kombinasi dan komposisi bahan yang kurang atau lebih bisa menimbulkan ledakan, walau ledakan itu tidak bisa melukai tubuh Tian Feng, namun tetap saja Tian Feng terkejut.


Disaat memiliki luang waktu kosong, Tian Feng juga berlatih dengan Ho Chen di dalam Dunia dimensi dalam yang sudah tercipta, waktu disana lebih cepat tiga kali, hal ini karena keberadaan dunia dimensi dalam berada di dunia dimensi juga.


Tiga hari di dalam Dunia dimensi dalam di dunia luar baru satu hari, jadi jika berlatih tiga hari, setidaknya ini sedikit lebih cepat dari waktu biasa.


"Apa? Jadi guru berencana akan memindahkan dunia ini besok?" tanya Tian Feng saat Ho Chen mengatakan ingin memindahkan dunia Yao Shan besok.


"Iya! Itu karena seminggu yang lalu Dewa Pagoda datang dan memintaku untuk kembali karena akan ada pertemuan terkait masalah Kaisar Kegelapan! Tapi kamu tidak perlu khawatir karena Yao Shan akan menggantikanku untuk beberapa waktu, aku berencana akan memasang segel penahan agar dinding Dimensi tidak robek!" kata Ho Chen.


"Kaisar Kegelapan? Apakah ada sesuatu yang sedang terjadi?" tanya Tian Feng.


"Kamu jangan dulu memikirkan hal itu, kamu hanya perlu fokus untuk berlatih di Dunia dimensi dalam agar kekuatanmu lebih cepat meningkat!" kata Ho Chen.


Ho Chen tidak mau menjelaskan atau menceritakan akan meningkatnya kekuatan Kaisar Kegelapan itu, karena jika sampai Tian Feng tahu, Ho Chen khawatir nantinya Tian Feng menyerah karena merasa tidak akan sanggup untuk melawan Kaisar Kegelapan yang saat ini sudah berada di tahap yang tidak bisa dijangkau.


"Baik guru, aku akan berusaha berlatih di Dunia dimensi dalam dengan giat!" jawab Tian Feng.


"Bagus, sekarang kamu istirahat dulu, karena besok setelah selesai memindahkan semuanya kamu akan aku kirim ketempat terakhir kamu datang kesini!" kata Ho Chen.


Tian Feng mengangguk kemudian dia ingin pergi menyusul Yao Shan yang saat ini sedang mengumpulkan semua Binatang Suci Ajaib, sebelum dia pergi dia melihat garis berwarna yang beberapa waktu lalu muncul tidak jauh dari pohon, kini garis warna itu akan menutup.


"Garis Dimensi!" Tian Feng tersenyum dan mengabaikan garis tersebut karena dia sudah terbiasa dengan semua itu, namun saat dia ingin terbang, tiba-tiba saja suara seorang perempuan dengan nada lemah memanggil dirinya.


"Tu..tuan Tian.. To..tolong..!"


"Ha!?"


Tian Feng mengedutkan alis dan segera menoleh kearah sumber suara yang arahnya berasal dari garis retakan dimensi, saat garis dimensi tertutup sepenuhnya, seorang gadis yang berjalan lemah serta rambu agak coklat dan acak-acakan berusaha melangkah kearahnya.


Ho Chen dan Tian Feng saling berpandangan, masalahnya gadis itu tadi sempat memanggil namanya, dan dari nada suaranya, Tian Feng seperti pernah mendengarnya.


Tian Feng dan Ho Chen langsung menghampiri gadis itu yang seperti sudah tidak kuat lagi untuk melangkah, dan tepat saat tubuhnya mau jatuh, Tian Feng dengan sigap menopang tubuhnya.


Di saat itulah Tian Feng melihat wajah gadis itu dengan sangat jelas. Gadis berambut kecoklatan agak panjang dan berantakan serta suara nafas yang lemah dengan mata setengah terbuka dan darah segar juga mengalir dari tepi bibirnya.


"Kau..!"

__ADS_1


Angin berhembus sepoi-sepoi menerpa wajah gadis cantik yang lemah itu, wajah gadis tersebut jelas dikenali oleh Tian Feng dan Tian Feng tidak akan pernah melupakan wajah yang terakhir itu.


"Alice..!"


__ADS_2