Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Kepercayaan


__ADS_3

Separuh Dunia Kristal Api kini mulai tertutup oleh lautan lava yang mendidih serta hawa panasnya yang juga meningkat, belum lagi oksigen yang semakin menipis.


Zhi Yin dengan aura hitam pekatnya yang mampu menahan dua serangan gabungan terkuat Tian Feng dan Ho Chen kini semakin kuat dengan aura gelap.


Petir Merah dan emas serta petir dari Naga petir berwarna biru sama sekali tidak membuat tubuh Zhi Yin terluka ataupun terbakar, yang ada serangan kedua malah didorong kembali ke udara oleh Zhi Yin.


"Mustahil..!" Tian Feng benar-benar tidak menduga serangan andalan terkuatnya sama sekali tidak bisa menyentuh Zhi Yin.


Dengan kekuatan Rana Ilahi Tahap 2, serangan sekuat itu seharusnya mampu melukai lawan yang memiliki kemampuan di atas Rana Ilahi Tahap 2, namun ternyata Tian Feng keliru sebab Zhi Yin benar-benar memiliki kekuatan yang sangat besar.


Zhi Yin mulai mengepalkan kedua telapak tangannya yang masih mendorong Tian Feng serta Naga Petir kembali ke udara, dan setelah itu seluruh awan serta lava panas dan juga Dunia Kristal Api yang merah berubah menjadi hitam sesaat lalu aura hitam tersebut diserap ke genggaman tangannya.


"Tahap Ilahi - Penghancuran Alam."


Zhi Yin menarik sedikit lengannya ke bawah dan kemudian mendorong lagi ke atas dengan satu kali hentakan ringan.


Energi Hitam dari lengan Zhi Yin berputar seperti gelang menuju ke kepalan tangannya dan kemudian berubah menjadi sebuah serangan dahsyat yang menghempas tubuh Tian Feng serta Naga Petir ke arah Ho Chen.


Tian Feng dan Ho Chen sama-sama terhempas oleh serangan dahsyat tersebut hingga keduanya terlempar keluar dari Dunia Kristal Api lalu keduanya meledak di ruang angkasa.


Dua ledakan besar itu tidak hanya mengguncang seluruh galaxy merah, bahkan seluruh Alam semesta dapat merasakan getaran dan sekaligus suaranya.


Karena ledakan sangat dekat dengan Dunia Kristal Api, tentu saja Dunia Kristal Api tidak mampu menahan gelombang kejut dari ledakan tersebut, belum lagi ketahanan Dunia Kristal Api sebelum juga sudah melemah.


Dunia Kristal Api langsung retak seluruhnya kemudian cahaya dari dalam perut Dunia Kristal Api mencuat keluar membuat Zhi Yin harus berpindah ketempat yang jauh dari Dunia Kristal Api.


Sesuai dugaan Dunia Kristal Api akhirnya meledak sehingga total ledakan yang terjadi ada tiga, hal ini sungguh membuat para pasukan dari kedua belah kubu langsung menghentikan pertempuran, sebab gelongbang kejut dari tiga ledakan tersebut juga berimbas ke tempat mereka.


"Saudara Tian, Dewa Ho Chen!" Azura langsung reflek memanggil keduanya sebab khawatir karena keduanya juga berada di dalam ledakan besar tersebut.


Azura tahu jika Tian Feng dan Ho Chen memang memiliki tubuh regenerasi, apalagi kekuatan mereka yang berada Rana Ilahi, hanya saja jika tubuh mereka hancur, ketika beregenerasi kembali, yang ada kekuatan mereka akan melemah.


Namun Azura tidak tahu jika sebenarnya nasib Tian Feng yang mungkin akan sangat buruk, sebab jika dirinya hancur, maka saat tubuhnya beregenerasi pagi, maka dia akan benar-benar melemah, sebab ini adalah untuk yang kedua kalinya Tian Feng harus beregenerasi lagi dengan tingkat kehancuran yang parah.


Jika Ho Chen mungkin masih memiliki energi sebab ini adalah regenerasi pertamanya, hanya saja Energinya pasti akan berkurang setengahnya.


Situasi menjadi hening, dan yang ada hanyalah bongkahan batu sisa ledakan Dunia Kristal Api yang melayang ke segala arah.

__ADS_1


"Hahaha… Akulah Raja dari seluruh Alam semesta, sekarang tidak akan ada satupun yang bisa menghentikanku!" kata Zhi Yin dengan tawa yang menggema keseluruhan Alam Semesta.


"Bagaimana ini? Dia benar-benar sangat kuat, bahkan Dewa Pelindung Alam Semesta dan juga Dewa Sesat saja tidak mampu mengalahkannya!" kata salah satu prajurit.


"Apa yang kalian ragukan?" Azura menjadi sangat marah dan membentak prajurit tersebut, dia menatap para pasukan yang merasa putus asa, bahkan dewa dan juga para Raja Naga juga mulai terlihat ragu untuk tetap melawan kekuatan yang sangat menakutkan dari Zhi Yin.


Azura kembali menggunakan mata Dewanya dan dia melihat ke tempat sisa ledakan itu, dia melihat dua sosok yang melayang di ruang angkasa, hanya saja kedua sosok tersebut terlihat benar-benar sangat menyedihkan.


"Aku percaya kepada kemampuan Saudaraku, aku yakin dia dan Dewa Ho Chen pasti akan bisa mengalahkan makhluk itu, dan disini kita juga harus segera memenangkan pertempuran agar bisa membantu mereka berdua!" kata Azura kemudian kembali menatap pasukannya.


"Nyalakan api semangat kalian kembali, kita akan bertempur hingga akhir, demi seluruh Alam semesta, teman, keluarga, kita akan bertarung untuk mereka semua..!" seru Azura kemudian dia kembali mengangkat pedangnya lalu memimpin seluruh pasukannya untuk maju.


Di tempat ledakan sendiri, Ho Chen menggerakkan tubuhnya yang mulai kembali pulih, namun Energinya kini berkurang setengah setelah tubuhnya selesai beregenerasi.


"Tian..!"


Ho Chen melihat ke arah kanan yang agak jauh, disana dia melihat Tian Feng, namun tubuhnya belum sepenuhnya selesai beregenerasi sedangkan tidak jauh dari Tian Feng, Zhi Yin mendekatinya dengan tangan yang mengeluarkan rantai hitam.


"Zhi Yin, jauhi Tian!" seru Ho Chen sekaligus melesat ke arah Tian Feng.


"Hem! Ternyata kamu masih memiliki energi, tapi apa yang bisa kamu lakukan dengan kekuatanmu sekarang ha?" ucap Zhi Yin kemudian dia menggunakan rantainya dan memukul tubuh Tian Feng yang belum sepenuhnya selesai beregenerasi.


Tian Feng juga merasakan kesakitan yang luar biasa, walau memiliki tubuh regenerasi, namun rasa sakit saat beregenerasi sangatlah menyakitkan, bahkan rasa sakitnya melebihi rasa sakit daripada terluka atau terpotong.


Dengan mata berat untuk dibuka, secara perlahan-lahan, dia melihat kearah Ho Chen yang kembali berhadapan dengan Zhi Yin, dia hanya bisa melihat keduanya yang berhadap-hadapan dan pastinya akan kembali bertarung.


Tian Feng sadar jika Ho Chen tidak akan bisa bertahan lama jika kembali bertukar serangan dengan Zhi Yin, terlebih lagi dengan kondisinya yang semakin melemah.


"Apakah ini akhirnya? Apakah keputusanku mengembalikan ingatan Kaisar Kegelapan itu sebuah kekeliruan?" gumam Tian Feng kemudian matanya melihat ke arah bintang paling terang.


"Senior Zhi Shan, dimana kamu? Kembaran Jiwa ku, mau sampaikan kapan kamu akan tidur?"


Tian Feng kini ngerecoh sendiri, dia hanya bisa memanggil kedua sosok yang sudah melatihnya, hanya saja walau Zhi Shan muncul sekalipun seperti juga percuma, sebab saat Zhi Yin sudah memperoleh tubuhnya.


Ibu jari Tian Feng mengelus cincin hitamnya, dia teringat akan Alice, Naomi, dan Xihua serta Xu Lian yang masih berada aman di dalam Dunia Dimensi Obat, hanya untuk saat ini pikiran Tian Feng sungguh tidak bisa bekerja, yang ada hanya bisa menebak, apakah ini akhir dari semuanya, apakah ini akan menjadi akhir bagi dirinya untuk berpisah dengan keluarganya? Walau tidak tahu pastinya, yang jelas kekuatan Zhi Yin memang kekuatan yang mudah untuk dihadapi.


"Hahaha.. Bagus Tian Feng, kamu telah melakukan tugasmu dengan sangat baik sekali!"

__ADS_1


Tian Feng yang mulai pasrah kembali membuka matanya saat mendengar suara yang sangat akrab kemudian berkata, "Kenapa kamu baru muncul sekarang? Apakah kamu sudah merasa bosan berada di Alam Jiwa?" tanya Tian Feng namun pertanyaannya seperti mengandung ejekan.


"Hai…! Jangan dulu cepat marah, aku terbangun karena merasakan energi mu yang menurun, namun sepertinya aku masih belum terlambat!" jawab suara tersebut yang tidak lain adalah kembaran Jiwa Tian Feng.


"Kamu tahu, orang itu benar-benar sangat kuat, aku tidak yakin jika kita bergabung sekalipun kita akan berhasil mengalahkannya!" kata Tian Feng.


"Aku tahu dan lagi pula dia itu bukan manusia yang harus kamu panggil orang! Lagi pula tidak ada pilihan lain lagi Tian, aku sendiri juga berharap semoga semuanya berhasil diatasi!"


"Kamu sendiri tidak yakin, apalagi diriku?" ucap Tian Feng.


"Jangan dulu pesimis, sudahlah daripada kita baku debat, sebaiknya kamu bersiap untuk melakukan penyatuan kita!" kata kembaran jiwa Tian Feng.


"Woi, woi, apakah kamu yakin akan hal ini?" tanya Tian Feng.


"Jika aku tidak yakin, maka kamulah yang harus yakin dengan kemampuanmu, dan sekarang aku percayakan seluruh kekuatan ku padamu, lakukan yang terbaik dan kalahkan monster itu!"


Tian Feng yang tubuhnya hampir selesai beregenerasi menoleh kearah Ho Chen yang kini mulia bertarung melawan Zhi Yin, dia melihat Ho Chen yang terdesak oleh serangan Zhi Yin, dan dari sini Tian Feng akhirnya memutuskan untuk kembali bertarung bersama Ho Chen melawan Zhi Yin sampai akhir.


"Terima kasih atas kepercayaan mu padaku!" kata Tian Feng.


"Baik, aku akan menyatukan kekuatan ku ke dalam tubuhmu, dan ini akan menjadi hari terakhir bersama dirimu!" kata kembaran jiwanya.


"Terima kasih karena telah membantuku hingga mencapai ke tingkat ini diriku dari masa depan!" kata Tian Feng.


"Aku juga ucapan terima kasih, dan mulai sekarang aku serahkan sisanya padamu, selamat tinggal!" kata kembaran jiwa Tian Feng kemudian suaranya menghilang.


Tian Feng mulai merasakan hawa sejuk yang masuk kedalam tubuhnya, rasanya sangat berbeda sekali dengan energi yang pernah dia serap ataupun yang melakukan penyatuan dengan dirinya.


Kali ini energi yang memasuki tubuhnya serta mengalir di setiap nadinya terasa seperti Air sungai yang mengalir dengan rasa dingin yang menyejukkan.


Aura Biru, Emas, Merah, dan Putih mulai berputar mengelilingi tubuh Tian Feng dan semakin lama semakin tebal dan setelah itu seluruh tubuh Tian Feng sepenuhnya terselimuti oleh empat Aura yang berbeda.


Energi Tian Feng secara perlahan-lahan kembali pulih dan kemudian mulai bertambah dan terus bertambah.


Zhi Yin yang memberikan serangan bertubi-tubi kepada Ho Chen langsung merasakan kekuatan dari arah Tian Feng, dan saat seluruh Galaxy Merah mulia bergetar, dia segera menyadari jika sumber energi tersebut berasal dari Tian Feng.


Ho Chen dan Zhi Yin sama-sama melihat tubuh Tian Feng yang kini tertutup oleh empat Aura Kuat yang berbeda jenis, serta energi yang semakin membesar dan mulai mengguncang Galaxy Merah serta menggetarkan seluruh Alam semesta.

__ADS_1


"Apa yang sebenarnya terjadinya? Ini tidak bisa dibiarkan!" kata Zhi Yin kemudian dengan menggunakan sihir ruang waktu, dia muncul di sebelah Tian Feng kemudian menyerang Tian Feng yang masih terbungkus dalam aura itu dengan rantai hitamnya.


Rantai hitam Zhi Yin langsung hancur ketika bersentuhan dengan Aura yang melindungi Tian Feng, dan tidak hanya itu, aura tersebut seperti hidup dan memberikan serangan balasan kepada Zhi Yin sehingga membuat Zhi Yin melompat mundur untuk menghindari serangan aura aneh.


__ADS_2