
***
"Xie'er, sebaiknya kamu pergi tidur karena ini sudah sangat malam!" kata Lie Yie kepada Chie Xie yang saat ini berada di kamar Tian Feng.
Sejak Tian Feng dan yang lainnya tiba, Yuan Xia berpesan kepada Lie Yie untuk tidak mengganggu Tian Feng, karena Tian Feng terlihat seperti kelelahan.
Lie Yie memang mengerti dan membiarkan Tian Feng untuk istirahat, namun pesan itu sama sekali tidak di pedulikan oleh Chie Xie.
Chie Xie justru pergi ke kamar Tian Feng dan meminta Tian Feng untuk mengajari dirinya Jurus-jurus Singa Suci yang ia kuasai, karena hingga saat ini Chie Xie baru menguasai tiga jurus saja.
Tian Feng ingin menolaknya namun dia tidak tega melihat Chie Xie yang akan kecewa jika dia menolaknya, karena itu dia terpaksa mengeluarkan dua kitab Singa Suci yang ada padanya dan memberikan penjelasan dari setiap jurus Singa di masing-masing Kitab Singa Suci.
Saat malam semakin larut, Lie Yie yang ingin melihat Tian Feng di kamarnya terkejut saat melihat Chie Xie di sana, karena itu dia meminta Chie Xie untuk kembali ke kamarnya karena malam sudah sangat larut, terlebih lagi Tian Feng yang masih belum beristirahat karena di ganggu oleh adiknya.
"Biarkan Xie'er disini saja, jika perlu biar dia tidur di sini!" kata Tian Feng.
"Baiklah terserah kamu saja Tian!" kata Lie Yie kemudian dia berpesan kepada Chie Xie agar tidak terlalu malam dan di suruh istirahat.
Setelah Lie Yie pergi, Tian Feng kembali mengajari Chie Xie hingga hampir mendekati tengah malam.
Chie Xie ketiduran di kursi dan kemudian Tian Feng mengangkat tubuh Chie Xie dan memindahkannya ke tempat tidur milik nya, Tian Feng mengunci pintu dari dalam sedangkan dirinya keluar lewat jendela dan melompat di tengah-tengah gelapnya malam.
Tian Feng tidak pergi kemana-mana, dia hanya pergi ke atap tertinggi dan kemudian duduk sambil bersandar.
Tian Feng mengenakan baju berwarna hitam sehingga dia tidak bisa terlihat saat berada di kegelepan malam.
Walau gelap Tian Feng tetap bisa melihat dengan jelas, dia melihat ada sekelompok orang yang mengendap-endap di balik bayang-bayang dan sebagian ada yang melompat keatap bangun dan berlari kecil di atas genteng kemudian berhenti di dekatnya.
"Pelan-pelan jangan ada yang bersuara, ketua bilang di sini ada dua orang yang memiliki ilmu cukup tinggi, target kita hanya mencari keberadaan Anak pejabat Yuan saja kemudian kita bunuh dia dan segera pergi sebelum di dengar oleh dua pendekar yang kita lihat tadi sore itu!" kata salah satu dari mereka.
Mereka tidak melihat keberadaan Tian Feng yang duduk sejak tadi hingga mereka terkejut saat Tian Feng menyapa mereka.
"Ada keperluan apa para Shinobi datang ke rumahku? Dan kenapa kalian ingin membunuh ku?"
Pertanyaan Tian Feng jelas membuat mereka hampir jantungan kemudian mereka mengarahkan pedang pendek mereka kearah Tian Feng yang sedang duduk.
"Sejak kapan kamu berada di situ?" tanya salah satu dari mereka.
Tian Feng tersenyum kemudian dia bangkit, "Justru aku yang seharusnya bertanya kepada kalian! Owh iya aku tadi melihat sepertinya ada seorang Shinobi berpakaian Merah! Kemana dia, apakah dia itu adalah satu rekan dengan Shinobi merah yang pernah aku bunuh saat Lima Tahun yang lalu?" tanya Tian Feng.
"Jadi kau..! Kau adalah anak yang katanya sudah membunuh Ginjiro? Cepat beri tahu ketua kalau kita sudah menemukannya!" seru salah satu dari mereka kemudian dua orang Shinobi berniat untuk pergi namun Tian Feng lebih dulu bertindak.
"Tidak perlu repot-repot, biar aku saja yang menemuinya secara langsung, jadi tidak satupun dari kalian bisa pergi karena aku tidak akan membiarkan kalian tetap hidup dan mengganggu keluargaku? yang sedang beristirahat!" kata Tian Feng kemudian dia memberikan serangan yang sangat cepat serta tidak bersuara.
"Cakar Singa Merobek Mangsa."
Dengan sekali gerakan Tian Feng sudah merobek leher dua orang Shinobi dalam waktu yang sangat singkat, sebelum ke-dua tubuh korbannya jatuh di atap genteng, Tian Feng kembali menyerang dengan ilmu meringankan tubuhnya yang sangat tinggi, Lima orang Shinobi sudah kehilangan nyawa mereka, dan semuanya mati dengan kondisi leher terkoyak.
Tidak ada suara apapun yang di timbulkan, Tian Feng melakukan dengan sangat cepat dan juga sigap dan juga rapi.
Setelah mengurus ke-lima Shinobi yang semuanya berkekuatan rendah itu, Tian Feng melompat ke arah para Shinobi yang masih mengendap-endap di balik bayangan tembok.
Dengan pedang pendek milik Shinobi yang ia bunuh, Tian Feng menggorok leher satu persatu para Shinobi yang ada si sekitar rumahnya.
Tanpa suara, gerakan yang gesit secepat kilat, Tian Feng menggorok leher musuh serta menutup mulut mereka agar tidak bersuara membuat pembantai berlangsung begitu cepat.
Dalam waktu singkat dua belas Shinobi sudah Tian Feng habisi, kemudian dia melompat lagi dan mencari para Shinobi yang masih berkeliaran di dekat rumahnya.
Setelah merasa semuanya aman, Tian Feng bergegas pergi menuju ke tempat keberadaan Shinobi merah berada.
Walau dia tidak mengetahui lokasinya, namun Tian Feng bisa merasakan hawa keberadaan nya.
__ADS_1
Setelah kepergian Tian Feng, Zang Yang juga terlihat melompat keatap, dia terbangun karena mencium Amis darah sehingga dengan cepat dia mencari sumber amis tersebut, setibanya di atap, dia melihat Lima mayat Shinobi tergeletak di atap dengan leher mereka semua yang sudah terkoyak.
"Para Shinobi ini..!?" Zang Yang memeriksa koyakan dileher mereka, dia yakin koyakan tersebut berasal dari cakaran binatang seperti singa.
"Mereka semua mati di bunuh oleh seseorang, apa mungkin Tian yang melakukannya?" batin Zang Yang.
"Hei lihat! Ada mayat disini."
"Disini juga ada mayat."
"Disini juga."
Para penjaga yang tidak sengaja memeriksa keamanan di sekeliling rumah mulai menemukan mayat-mayat para Shinobi.
Zang Yang segera turun utuk memeriksa nya, dan kali ini para mayat yang di temukan bukan lagi mati dengan leher terkoyak, melainkan di gorok dengan pedang.
"Semuanya ada dua belas Shinobi! Dan mereka mati tanpa ada yang mendengar sebuah pertarungan atau teriakan! Apa ini benar-benar perbuatan Tian? Sebaiknya aku memeriksa kamar Tian!"
Zang Yang segera pergi kearah kamar Tian Feng, sesampainya disana dia mengetuk pintu Tian Feng sekaligus memanggilnya.
"Tian! Tian..! Apa kamu ada di dalam? Cepat keluar guru ingin bicara padamu!" kata Zang Yang.
Zang Yang mendengar ada langkah kaki di dalam kamar, setelah dekat pintu kamar Tian Feng terbuka, namun yang membukanya bukan Tian Feng, melainkan Chie Xie.
"Guru.. Ada apa?" tanya Chie Xie sambil menguap sekaligus dengan mata yang berat.
"Xie'er! Kemana Tian? Apakah dia ada didalam?" tanya Zang Yang.
"Tian gege tadi ada...!" Chie Xie menunjuk ke tempat tidur, namun perkataannya terhenti saat melihat Tian Feng tidak ada disana.
"Tian gege kemana? Tadi dia masih mengajari ku dan kemudian aku tertidur," kata Chie Xie.
"Sudah kuduga! Jadi dia melakukan ini agar istirahat kami tidak terganggu! Lagi-lagi kau berbuat nekat Tian!" gumam Zang Yang kemudian dia meminta Chie Xie untuk pindah karena kondisi rumah mungkin masih belum aman.
Chie Xie yang masih tidak mengerti hanya bisa menurut, dia berjalan kearah ruang utama dengan kebingungan.
"Guru Zang apa yang terjadi? Kenapa para penjaga sangat ribut di tengah malam begini?" tanya Yuan Xia yang datang bersama Lie Yie.
Zang Yang meminta Yuan Xia dan Lie Yie untuk pergi ke ruang utama, disana dia baru menjelaskan akan apa yang sedang terjadi kepada Yuan Xia, Lie Yie, dan juga Chie Xie.
"Sekarang kemana Tian? Apakah dia baik-baik saja?" Lie Yie langsung panik saat mendengar hal itu.
Jelas saja Lie Yie ketakutan dan juga terlihat khawatir, ini adalah ke-dua kalinya rumahnya di serang oleh para Shinobi, sedangkan dulu gara-gara serangan Shinobi, Tian Feng harus menghilang selama bertahun-tahun.
Kini kejadian itu terulang lagi sehingga Lie Yie sangat takut jika Tian Feng sampai menghilang kembali.
"Nyonya tenang saja, Tian yang sekarang bukan lagi Tian yang kecil dan lemah seperti dulu, ilmunya bahkan lebih tinggi dariku, jadi tidak akan ada satu orang pun yang akan bisa melukai nya, jadi kali ini percayalah semuanya pada Tian!" kata Zang Yang.
Walau sudah diberi penjelasan oleh Zang Yang, namun dia tetap khawatir terhadap Tian Feng, sedangkan Yuan Xia ingin menyuruh beberapa Penjaga untuk mencari keberadaan Tian Feng, namun dia mengurungkan niatnya.
Saat ini yang lebih penting adalah keselamatan Lie Yie dan Chie Xie, jika soal Tian Feng Yuan Xia sangat yakin jika dia pasti akan bisa melindungi dirinya sendiri.
Itu semua karena perkataan Wei Fang yang mengatakan jika Tian Feng adalah seorang Pendekar terkuat yang sudah melebihi dirinya.
***
"Katashi-dono, apakah tidak sebaiknya kita menyusul mereka ke rumah itu?" tanya salah satu Shinobi kepada Katashi.
Katashi yang sedang mengamati Rumah Yuan Xia segera menoleh kearah Shinobi yang bertanya itu.
"Apakah kamu mau merusak rencana ku? Bukankah sudah ku bilang jika mereka disana hanya memantau saja, jika ada bahaya atau sudah menemukan posisi target kita, pasti salah satu dari mereka sudah datang kesini!" jawab Katashi kemudian kembali mengamati Rumah Yuan Xia dari tempat yang agak jauh.
__ADS_1
Andaikan sebelumnya dia tidak merasakan kekuatan yang terpancar dari tubuh dua orang pendekar yang masuk kerumah Yuan Xia, mungkin dia sudah menyerang Yuan Xia dan seluruh keluarganya
"Sepertinya ada yang datang!" seru salah satu dari mereka saat melihat sosok berpakaian hitam sedang menuju kearah mereka.
"Itu pasti salah satu dari mereka yang sudah menemukan posisi target kita! Minggir biar aku yang menemuinya langsung!" kata Katashi kemudian dia berjalan kedapan untuk menunggu kedatangan sosok tersebut yang ia yakini sebagai anggotanya.
Setelah sosok tersebut semakin dekat, Katashi menyipitkan matanya karena sangat kesulitan untuk melihat wajah sosok tersebut karena gelapnya malam.
Karena masih belum bisa melihat wajah sosok tersebut, Katashi merasa yakin jika sosok tersebut pasti adalah anggotanya sehingga saat sosok tersebut sudah dekat, Katashi langsung menanyainya.
"Bagiamana? Apakah kamu berhasil menemukan letak posisi kamar mereka, terutama anak angkat Yuan Xia itu!" tanya Katashi.
Sosok tersebut tidak langsung menjawab, dia terdiam sejenak kemudian menjawab dengan suara yang membuat Katashi mengerutkan dahinya.
"Aku sudah berhasil! Berhasil membunuh semua Shinobi yang kamu kirim untuk membunuh keluargaku!" jawab sosok tersebut yang tidak lain adalah Tian Feng.
"Kau..! Siapa kamu, dan kau apakan para anggota ku?" tanya Katashi.
"Apakah kamu tidak memiliki telinga? Bukankah aku sudah menjelaskannya tadi padamu!" jawab Tian Feng.
Katashi mendekati wajahnya lebih dekat kepada Tian Feng agar dia bisa melihat wajah Tian Feng lebih jelas.
Katashi segera melompat kebelakang saat melihat wajah Tian Feng yang tertutup oleh topeng.
"Jadi kamu adalah pendekar yang tadi sore? Semuanya kepung orang ini, dan bunuh dia!" seru Katashi.
Sekitar 22 Shinobi segera menyebar dan mengelilingi Tian Feng dengan senjata mereka.
"Sebelum terlambat sebaiknya kamu menyerah, jika kamu menyerah maka aku tidak akan mengusik keluarga mu lagi," kata Zanxi
Tian Feng terkekeh mendengarnya kemudian tatapannya berubah menjadi dingin, "Jadi kalian benar adalah teman anggota Shinobi merah yang sudah aku bunuh lima tahun lalu? Kalian datang kesini untuk membalas dendam padaku? Kalau begitu kalian tidak salah orang!" kata Tian Feng.
"Jadi benar kamu adalah anak kecil yang sudah membunuh Ginjiro? Kalau begitu aku akan membawamu hidup atau mati kehadapan Pimpinan Suku Mori?" kata Katashi kemudian dia mencabut pedangnya.
"Serang dan habisi dia!" seru Katashi.
Semua Shinobi maju secara bersamaan menyerang Tian Feng, sedangkan Tian Feng justru tersenyum lebar di balik topengnya.
Dengan pedang pendek milik Shinobi yang sebelumnya sudah ia ambil dari Shinobi yang ia bunuh, Tian Feng menyambut serangan mereka semua.
Gerakan Tian Feng lebih cepat dari para Shinobi, bahkan ilmu meringankan tubuh Tian Feng jelas lebih tinggi sehingga dia bisa bertahan sekaligus menyerang di waktu hampir bersamaan.
"Ilmu Ilusi Api - Semburan Bola Api."
Katashi melepaskan bola api kearah Tian Feng, bola api tersebut cukup besar, dan jika terkena bola api tersebut, maka tubuh Tian Feng pasti akan langsung terbakar.
"Ini bukan ilmu perubahan energi, melainkan hanya sebuah Ilusi yang membuat ku melihat itu seperti bola api!" gumam Tian Feng kemudian dia memejamkan matanya.
Tian Feng melepaskan Aura Pembunuh yang cukup kuat untuk membuat Katashi kehilangan konsentrasi.
Bola Api yang hampir sampai ke tubuh Tian Feng langsung menghilang dan berubah menjadi empat orang Shinobi yang kesulitan bergerak akibat tekanan Aura Pembunuh Tian Feng.
"Jadi kalian wujud bola api itu?" kata Tian Feng dengan tersenyum lebar dan kemudian dengan cepat dia menyerang ke-empat Shinobi tersebut dengan kecepatan tinggi.
Dengan sekali gerak, Tian Feng sudah berhasil memenggal satu Kepala Shinobi dan kemudian dia berlanjut memenggal ke-tiga Shinobi lainnya yang masih belum bisa bergerak.
"Kurang ajar..! Cepat bentuk Formasi!" seru Katashi.
Semua anggota Shinobi yang tersisa melompat mundur jadi dua kelompok, satu kelompok berada di depan Tian Feng, dan satu lagi di belakang.
"Formasi Garis Api."
__ADS_1
Mereka semua dengan serentak melemparkan senjata rahasia mereka yaitu Shuriken kearah Tian Feng.
Shuriken dari dua kelompok tersebut berputar hingga membentuk seperti garis cincin yang menyala. Lingkaran Shuriken tersebut semakin mengecil ke tubuh Tian Feng, sedangkan Tian Feng juga mengaktifkan ilmu Perubahan Tubuh Iblis nya.