Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Zirah Energi Pelindung


__ADS_3

***


Jia Tai Yan tidak menduga jika orang tua yang dulu pernah memberi dia ramuan penambah kekuatan adalah Louis yang menyamar menjadi orang Jiu.


Kini tulang pinggangnya sudah disembuhkan oleh Louis dengan sangat mudah, padahal dengan obat yang ia gunakan setidaknya butuh dua tahun lagi untuk menyembuhkan tulang pinggangnya yang patah akibat serangan Toya Emas milik Tian Feng.


"Tuan Luois! Jika anda ingin menyerang Istana, apakah saya bisa meminta bantuan kepada anda untuk menyelamatkan ketiga ketua Tiga Bunga yang ditahan di dalam istana?" tanya Jia Tai Yan.


"Apakah ketiga orang itu begitu penting bagimu?" tanya Louis.


"Sangat penting Tuan, mereka adalah orang-orang kepercayaan saya dan juga yang paling setia terhadap Organisasi yang saya bentuk ini!" jawab Jia Tai Yan.


"Baik aku akan menyelamatkan mereka, namun setelah ini selesai aku minta padamu untuk menyebarkan ajaran Yang Mulia Dewa Hitam, bagaimana?" tanya Luois.


Tanpa berpikir panjang lagi, Jia Tai Yan langsung menyetujui permintaan Luois yang artinya Organisasi Tiga Bunga nanti akan berada di bawah kendali Bintang Hitam.


"Sekarang kamu beritahu padaku seluruh kekuatan yang dimiliki oleh Kerajaan ini, mulai dari kekuatan pasukan, persenjataan, dan juga kemampuan para Kesatria termasuk Dewa Sesat dan keluarganya!" kata Louis.


Jia Tai Yan tidak menolak dan memberitahukan semua yang ia ketahui mengenai kekuatan Kerajaan Wu beserta para pendekar dan juga seluruh keluarga Tian Feng.


Namun yang disampaikan hanya yang ia ketahui saja, namun jika kekuatan para Pendekar, Jia Tai Yan sangat mengetahuinya.


"Jadi salah satu Panglima Kerajaan ini adalah yang terkuat dari panglima lain serta para Kesatria yang ada kecuali kamu dan Dewa Sesat? Kalau begitu aku sudah tahu apa yang harus dilakukan oleh pasukan Kerajaan Xia!" kata Louis.


Walau hanya sedikit informasi mengenai pasukan istana, namun itu sudah cukup bagi Louis untuk menyusun rencana selanjutnya.


"Sebaiknya kamu menyiapkan anggota mu untuk membantu pasukan Xia menaklukkan Wutong, sekarang aku akan pergi mengatur strategi para prajurit yang dikirim oleh Jiandai!" kata Louis kemudian dia mengajak enam pengawalnya untuk pergi.


Jia Tai Yan melihat Louis mengeluarkan sebuah kantong kemudian melemparkannya kepada Jia Tai Yan.


"Konsumsi pil yang ada di dalam kantong itu, nanti energi mu akan meningkat dan aku berharap kekuatanmu bisa berguna untuk membantu pasukan Xia!" kata Luois kemudian dia meninggal Jia Tai Yan.


Jia Tai Yan membuka kantong tersebut dan di dalamnya ada tiga butir pil bulat berwarna hitam, Jia Tai Yan tidak tahu pil apa itu, namun dari aromanya dia yakin jika Pil hitam itu memiliki khasiat yang luar biasa.


Jia Tai langsung memerintahkan beberapa anggotanya untuk berjaga di depan pintu, sedangkan dirinya akan mengkonsumsi Pil Hitam tersebut sekaligus bermeditasi, jadi selama dia belum keluar dari meditasinya, Jia Tai Yan meminta agar tidak ada satupun yang berani mengganggunya.


***


"Tian ada sesuatu yang ingin aku ajarkan padamu sebelum kamu berhadapan dengan Organisasi Bintang Hitam yang lebih kuat!" kata Xian.


Tian Feng yang sedang duduk melihat Wei Fang dan beberapa Panglima sedang menyusun rencana segera bertanya kepada Xian.


"Apa itu Xian?" tanya Tian.


"Kamu tahu jika Chi mu sama dengan Qi yang biasa kami gunakan untuk mengumpulkan Energi, hanya namanya saja yang membedakannya! Dulu saat aku dalam perjalanan mencari dirimu, aku pernah singgah di sebuah Dunia nya para Kultivator...!"


"Dunia para Kultivator?" Tian Feng memotong cerita Xian.


"Bisakah kamu diam dulu hingga aku selesai bercerita?"

__ADS_1


Tian Feng langsung terdiam kemudian Xian kembali melanjutkan ceritanya.


Dulu Xian pernah berhenti di salah satu galaxi, disana ada dunia dimana Manusia di sana memiliki kemampuan seperti Dewa dan mempelajari berbagai macam ilmu sihir.


Xian juga sempat menemani seorang Kultivator selama lebih dari 2 tahun, dan Xian juga mencari tahu cara para Kultivator menciptakan Zirah Energi Pelindung yang terbuat energi Qi.


Ternyata Kultivator yang bisa menciptakan Zirah Energi Pelindung hanya yang sudah berada di tingkat tinggi, namun setidaknya tingkat Raja Alam sudah bisa menciptakannya.


Semakin tinggi tingkat pencapaiannya, maka semakin kuat juga Zirah Energi Pelindung tersebut, bahkan kekuatan apapun akan sangat sulit menembus atau menghancurkan Zirah energi.


Jika Tian Feng bisa menciptakan Zirah Energi Pelindung tersebut, maka dia tidak perlu mengkhawatirkan pakaiannya karena dengan Zirah tersebut, Pakaian Tian Feng tidak akan rusak seperti sebelumnya, bahkan dengan memiliki Zirah Energi Pelindung, kekuatan Tian Feng akan meningkat lebih besar sekaligus akan memiliki kecepatan yang setara dengan Manusia Dewa Tahap 1.


Namun semua itu tergantung seberapa kuat lawannya dan seberapa besar sihir yang akan dilepaskan oleh lawannya.


"Tian sebaiknya kamu mencari tempat yang lebih sunyi dan tidak dilihat oleh siapapun, jadi nanti kamu bisa belajar membentuk Zirah Energi Pelindung itu dengan tenang tanpa harus ada gangguan dari luar!" kata Xian.


"Aku memiliki satu tempat yang sangat aman!" kata Tian Feng.


"Kalau begitu tunggu apalagi, cepat pergi kesana sebelum penyerangan dimulai, lagi pula hanya duduk diam disini saja tidak ada gunanya!" kata Xian.


Tian Feng segera bangkit dan kemudian dia langsung menghampiri Wei Fang, "Ayah dan para Panglima semua, maaf karena aku ada urusan penting yang harus aku urus, jadi aku pamit dulu!" kata Tian Feng.


"Tian kenapa kamu malah ingin pergi, kami semua disini membutuhkan bantuanmu untuk mengamati pergerakan mereka!" kata Yuan Xia.


"Ayah, sejak semalam mereka tidak merubah jalur perjalanan mereka, jadi kalian bisa membuat strategi yang sudah kalian bahas! Tapi aku sungguh minta maaf karena urusan ku ini sama pentingnya dengan Peperangan nanti!" kata Tian Feng.


"Baiklah Tian, kamu pergi saja dan segera selesaikan urusanmu itu!" kata Wei Fang.


***


Tian Feng dengan menggunakan Sihir Ruang Waktunya, dia berpindah tempat dan muncul di depan Goa yang berada di tepi jurang, tempat tersebut tidak lain adalah Goa Kegelapan yang berada di Hutan Iblis.


Hanya Goa itu satu-satunya tempat paling aman dan tidak akan ada yang orang yang akan memasuki Hutan tersebut apalagi sampai masuk kedalam Goa.


"Disinilah aku melatih ilmu beladiri serta satu-satunya tempat yang paling aku suka!" gumam Tian Feng.


Dia sungguh sangat merindukan kesunyian di dalam Goa Kegelapan lagi, namun tentu saja kenangan lama akan empat saudara seperguruannya kembali mengisi ingatannya terutama Sue Yue.


"Aku kembali!" gumam Tian Feng kemudian dia masuk kedalam Goa dan melihat peti kayu yang masih utuh, dimana beberapa sumberdaya dari obat hingga Kitab Iblis Neraka disimpan disana.


Tian Feng membuka peti tersebut kemudian dia memindahkan semua isinya ke dalam Cincin Langit Malam nya.


"Xian sekarang jelaskan padaku bagaimana cara menciptakan Zirah yang kamu jelaskan tadi?" tanya Tian Feng.


"Baik, kamu hanya perlu duduk berkonsentrasi dan fokus kan Chi mu keluar, namun bukan dilepaskan melainkan membungkus tubuhmu, tapi kamu harus benar-benar bisa menyatu antara tubuh dan Chi mu agar Chi mu nanti bisa melekat, setelah berhasil bentuklah sebuah Zirah dari Chi itu sendiri!" kata Xian.


Tian Feng segera duduk di atas batu yang dulu sering digunakan untuk mengumpulkan Chi, kini mencoba mengendalikan Chi nya dengan cara mengeluarkannya dari dalam tubuhnya.


Namun betapa kagetnya Tian Feng karena sebelumnya dia tidak pernah memeriksa seberapa banyak Chi yang sudah ia miliki semenjak berhasil mencapai Tahap Raja Alam.

__ADS_1


"Ini..!? Apakah ini benar-benar nyata? Aku memiliki Chi sebanyak Lima belas ribu pusaran?"


Tian Feng sampai sulit percaya, jika yang tertinggi dulu adalah Pendekar Cahaya Tahap 3 paling banyak hanya memiliki 90 sampai 100 pusaran, Tian Feng yang berhasil mengumpulkan hingga ribuan pusaran terasa seperti berada di atas langit.


Sekarang jumlahnya mencapai Lima belas ribu pusaran adalah hal yang belum pernah terbayangkan, padahal dia sama sekali tidak merasakan jika Chi nya bertambah.


"Kamu jangan merasa senang dulu Tian, apa kamu tahu berapa banyak energi yang dimiliki oleh Ho Chen?"


Tian Feng menggelengkan kepalanya karena dia sendiri tidak bisa mengukur kemampuan Ho Chen walau sudah lama bersama dengan di Dunia dimensi.


"Ho Chen dalam kondisi normal tanpa menggunakan wujud Dewa nya memiliki energi sebanyak Dua ratus ribu, hitung saja andai dia menggunakan wujud Dewa, berapa kali lipat energi yang ia miliki?"


Tian Feng hanya menelan ludahnya saat mengetahui jumlah sebanyak itu, dia tidak bisa membayangkan jika dirinya saat ini bisa memiliki Chi sebanyak seperti Ho Chen yang dalam wujud normalnya saja memiliki hingga ratusan ribu Pusaran Chi, pasti dirinya sudah tidak akan mampu dan meledak karena kelebihan energi apalagi jika Ho Chen dalam wujud Dewa, pasti akan ratusan kali lipat bertambahnya.


"Sudahlah sekarang kamu mulai saja!" kata Xian.


Tian Feng segera mengeluarkan Energi nya yang berwarna merah hingga seluruh ruangan Goa tertutup oleh Aura berwarna merah, bahkan sampai keluar dari Goa.


Getaran di dalam Goa membuat beberapa batu dan tanah mulai berjatuhan, namun Tian Feng tidak memperdulikannya.


"Jangan kamu lepaskan begitu saja Tian, fokuslah untuk mengendalikan Energimu itu agar semuanya berkumpul di sekeliling tubuhmu, setelah itu bentuklah sebuah Zirah!" kata Xian.


Tian Feng mencoba mengendalikan Energi yang menyebar itu, karena sebelumnya dia pernah mengendalikan energi saat dia diambil alih oleh Tubuh Raja Iblis, kini dengan cara yang sama Tian Feng melakukannya.


Secara perlahan-lahan aura merah yang menyebar mulai bergerak ke arah tubuh Tian Feng, semakin lama aura tersebut semakin menyatu dan akhirnya menyatu dan menutupi tubuh Tian Feng.


"Mudah bukan? Sekarang kamu tinggal membentuk Zirah dengan energi itu, buatlah Zirah mu sesuai dengan keinginan mu, nanti Zirah itu akan terus ada dan kamu bisa menggunakan kapanpun yang kamu mau! Jadi kamu bisa menggunakan Zirah Energi Pelindung itu saat menghadapi lawan yang setara atau lebih nantinya!" kata Xian


Tian Feng memfokuskan pikiran untuk membentuk sebuah Zirah, namun mengendalikan dengan membuat lebih mudah mengendalikan daripada membuatnya.


Kening Tian Feng sampai berkeringat namun dia masih kesulitan untuk bisa membentuk Zirah Energi Pelindung.


Tian Feng merasa Energinya menusuk kulit dan ingin menembus tulang-tulangnya, hal ini hampir sama rasanya seperti saat Xian menceburkan dirinya ke dalam Air Es saat akan membentuk energi Yin.


"Lakukanlah terus Tian, jika kamu memang merasa tulang-tulang mu ingin tusuk oleh energimu, ikuti saja dan tahan rasa sakitnya karena energimu itu akan menyatu dan kemudian akan terbentuk Zirah baru!" kata Xian.


Tian Feng mengikuti akan apa yang Xian katakan, dia merapatkan giginya menahan rasa sakit di seluruh tulang-tulangnya dan kemudian pusaran Energi yang sudah terkumpul menyerap energi dari luar sehingga tercipta sebuah pusaran energi Merah pekat yang sangat banyak dan Goa mulai bergetar hebat.


Tian Feng berteriak dengan keras kemudian secara perlahan-lahan sebuah garis energi membentuk ukiran unik mulai muncul dari bawah, dan terus naik hingga bahu.


Ledakan energi yang sangat kuat langsung meruntuhkan Goa, dan Tian Feng segera melompat menembus tanah karena Goa tersebut runtuh.


Tian Feng segera turun dan berdiri di sebelah tebing menatap tebing goa di depannya yang longsor.


Tian Feng merasa sedih karena Goa itu satu-satunya kenangan yang membuat dirinya akan selalu mengingat Sue Yue, dan kini Goa itu sudah runtuh.


Namun semuanya tidak sia-sia karena sekarang Tian Feng sudah memiliki Zirah Energi Pelindung berwarna merah yang menempel di tubuhnya.


Bentuknya berukir, dan di kedua bahunya ada ukiran kepala naga, walau terlihat seperti ukiran garis, namun Zirah merah tersebut memang memiliki kekuatan yang berbeda, dan Tian Feng merasa Zirah tersebut menyerap energi dari luar dan menambahkannya ke dalam pusaran nya.

__ADS_1


Angin secara terus menerus berhembus dari tubuh Tian Feng, dan Tian Feng mencoba melompat tanpa harus terbang.


Hanya dengan satu kali hentakan kakinya, Tian Feng melesat dengan kecepatan sangat tinggi dan hanya menyisakan angin di bekas pijakan kakinya saja.


__ADS_2