MELODI CINTA: Tiba-Tiba Nikah

MELODI CINTA: Tiba-Tiba Nikah
Simbah Koma 14


__ADS_3

Hari berganti seiring waktu yang terus berputar.


Pagi ini, Melody sedang memakaikan dasi ke leher Yudha. Sebuah dasi berwarna hitam bergaris biru itu nampak elegan. Dengan jemari lentiknya, ia menata apik cara memakaikan dasi.


"Yudha.." Panggil Melody.


"Panggil aku sayang!" Kata Yudha.


"Cih, mulai."


"Cepat katakan!" Pinta Yudha tidak sabaran.


"Apaan sih, pagi-pagi juga."


"Apa susahnya sih cuma tinggal sebut juga?"


Jika diteruskan pasti ujung-ujungnya akan debat dan bertengkar. Melody sudah hafal sifat Yudha. "Sa-sayang.." Panggil Melody malu-malu.


Yudha langsung tersenyum senang. "Iya, sayang. Ada apa?" Tanya Yudha. Suaranyapun terdengar lembut.


"Karena kebanyakan cincong, aku jadi lupa mau bilang apa." Jawab Melody.


"Hah? Ngomong-ngomong cincong itu bahasa planet mana? Panet X1-HK789 ya?" Yudha tak pernah mengetahui arti kata cincong seperti yang Melody maksud. Sepertinya ini juga pertama kalinya ia mendengar kata aneh seperti itu di telinganya.


"Panet X1-HK789 memang ada?" Tanya Melody. "Aku bahkan tak pernah mendengarkannya." Lanjutnya.


"Tidak ada lah! Itu sama seperti kata cincong. Planet yang tidak jelas. Memang cincong itu artinya apaan?" Yudha kembali bertanya.


Masih saja penasaran.


Melody sudah terbiasa dengan rasa penasaran yang tinggi ala orang jenius macam Yudha. Selalu meminta jawaban dengan kepastian. Harus dijawab sampe Yudha puas.


"Cincong itu seperti bahasan yang tidak jelas. Memble!" Jawab Melody sekenanya. Nyatanya ia sendiri juga tak begitu paham arti asli dari kata cincong itu sendiri.


"Sama sekali tidak jelas."


"Yang bilang itu jelas, siapa? Lagian kenapa sih malah bahas soal cincong? Tidak ada penting-pentingnya." Melody menjadi kesal sendiri.


"Lha kau sendiri, memanggilku tapi lupa tujuan kenapa memanggilku." Yudha juga kesal.


"Kan dirimu yang mengulur waktu dengan memintaku memanggilmu dengan panggilan sayang. Jika kau tak memintaku melakukan itu, aku tak akan lupa tujuan seperti ini!"


"Jadi kau menyalahkanku? Jadi kau sanksi memanggilku dengan panggilan sayang? Oke, aku mengerti sekarang. Aku hanya mau memperdalam hubungan kita, tapi kau tak mengindahkannya." Kata Yudha semakin tak jelas menurut Melody.


Merasa kupingnya panas karena Yudha mengomel-ngomel tak jelas, akhirnya Melody menarik dasi yang sudah tertata rapi di leher Yudha dengan cukup kencang. Membuat Yudha menunduk, seketika itu ia langsung membungkam mulut Yudha dengan bibirnya.


Cukup lama.


Haruskah menyalahkan stopwatch untuk menghitung seberapa lamanya?


"Akhirnya diam juga." Kata Melody tersenyum senang. "Mulut sudah seperti kenalpot bocor saja. Meski begitu, laki-laki tampan ini adalah suami tercintaku." Melody menarik pelan hidung mancung Yudha.


"Ciuman manis itu seperti ini, Mel.." Yudha gantian membalas ciuman dari Melody. Dengan gaya khas Yudha tentunya.


Butuh penjelasan?


Dengan mesumnya Yudha. Tentu saja itu, kan? Memang apa lagi? Yang dibicarakan itu Yudha. Kazehaya Yudha. Raja mesum yang suka mesumi Melody diam-diam. Yang suka mesumi Melody saat Melody terlelap dalam tidurnya. Yang suka bermain manja dengan senyum menggodanya.


"Sudah puas?" Tanya Melody.


"Sudah. Tapi nanti pulang dari kantor lanjut lagi ya?" Jawab Yudha.


"Kau ini. Tidak bosan apa melakukannya tiap hari?"


"Tidak. Kenapa harus bosan? Bukankah kita menjadi senang setelahnya?"


Yudha murni polos, mesum, atau tak berdosa sebenarnya sih? Kadang, Melody merasa jika kemesuman Yudha itu adalah jati diri asli Yudha.


Ya Yudha memang seperti itu.


Namun pengecualian, Yudha seperti itu hanya dengan dirinya.


Beruntung atau sial? Melody memilih untuk bersyukur.


"Aku senang mendengarnya. Oh iya, meski kau sudah siap dengan apapun hasil rapat pemegang saham nanti, meski itu sangat buruk sekalipun, jangan menunjukkan kelemahanmu pada mereka! Teteplah menjadi Yudha yang kuat!" Pinta Melody.


"Iya. Aku tahu, Mel. Tidak apa-apa. Aku akan baik-baik saja. Aku tidak akan bertindak gegabah. Aku akan senang jika nanti malam kau menyambutku pulang dengan senyuman bahagia." Kata Yudha.


"Tidak minta berpakaian sexy?"


"Ide yang bagus." Yudha tersenyum mesum.


"Kau perlu memeriksakan matamu! Mana ada wanita hamil bisa tampil sexy? Pakai baju renang dan berenang di kolam bakal dikira kura-kura."


"Kau loh yang mengatainya sendiri. Aku sih tetap menganggapmu sexy apapun keadaanmu."


Melody tersenyum. "Terima kasih sudah mencintaiku, suamiku. Lope-lope deh." Melody membuat setengah heart sign dengan jemarinya. Ia beraharap Yudha akan mebalas setengahnya lagi dari heart sign yang ia buat.


"Terima kasih juga sudah mencintaiku, istriku!"


"Lope-lopenya mana?" Tanya Melody karena tak mendapatkan balasan heart sign dari Yudha.


Masak iya seorang Yudha yang tampan ini harus ikutan alay? Lope-lope? Yang benar saja!


"Kerenku bisa hilang nanti, Mel!" Jawab Yudha


"Tidak ada hubungannya membuat simbol hati dengan kekerenanmu! Apa lagi ketampananmu, tidak ada!"


"Kayak anak kecil!"


Melody kesal. "Anak-anak yang minta!" Melody mengelus perutnya.


Seketika Yudha langsung membuat heart sign dengan jemarinya. Melody merasa sangat senang dan menempelkan heart sign dari jemarinya ke milik Yudha.


Melody menyelahkan ponselnya dan mengabadikan heart sign antara dirinya dengan Yudha ke dalam sebuah foto.


"Senang sekali hanya dengan foto seperti itu?" Tanya Yudha.

__ADS_1


"Iya. Soalnya biar dunia tahu jika aku memiliki suami paling tampan di Jepang!" Jawab Melody yang tengah asyik mengupload foto hasil jepretannya.


"Diupload ke sosmed? Kau main sosmed? Kenapa tidak follow suamimu?"


"Aku followlah sebulan yang lalu, tapi kan kau jarang main sosmed, lagian followermu juga sangat banyak, mana kau tahu jika aku sudah follow dirimu."


"Berikan ponselmu!" Pinta Yudha.


Melody memberikannya pada Yudha. Yudha bermain sebentar dengan IG miliknya. Setelah itu, Yudha mengembalikan ponsel milik Melody.


"Diapain?" Tanya Melody.


Melody mengecek apa yang baru saja Yudha lakukan. Matanya langsung berbinar bahagia.


"Kau suka?" Tanya Yudha.


Melody mengangguk cepat. Senyuman di bibirnya tak bisa membohongi diri. "Iya suka sekali. Terima kasih banyak!"


"Minta hadiah!" Kata Yudha. Ia menunjuk pipi kirinya.


Melody mengecup pipi kiri Yudha. Yudhapun mengacak-acak rambut Melody. Istrinya sangat menggemaskan.


Rupanya, yang dilakukan Yudha pada IG milik Melody adalah mengedit keterangan profil IG dengan menulis 'wife of @kazehayayudha'.


Bagi orang biasa mungkin ini biasa aja, tapi bagi Melody itu luar biasa rasanya. Karena setelah ia membuka IG milik Yudha, Yudha juga membuat keterangan 'husband of @kazehayamelmel' di keterangan profil IG milik Yudha. Yudha juga follow back istrinya.


"Mel, mendekatlah!" Kata Yudha.


Melody mendekat.


Yudha merangkul Melody dan mencium pipi kanan Melody, tak lupa Yudha juga mengambil foto sekilas ciuman pipi itu ke dalam kamera pondelnya.


Melody hanya bisa speechless dengan apa yang baru saja Yudha lakukan. Semakin tak bisa berkata-kata apa-apa lagi karena Yudha mengupload foto ciuman pipi itu.


'My wife's getting chubby like a dango!'


Itu adalah cation yang Yudha tulis untuk postingan IG miliknya.


________________________________________


Dango (団子) adalah kue Jepang berbentuk bulat seperti bola kecil, terbuat dari mochiko(tepung beras)[1], dan dimatangkan dengan cara dikukus atau direbus di dalam air.


Adonan dango dibuat dari tepung beras yang diulen dengan air atau air panas. Kushidango adalah sebutan untuk sejumlah 3, 4, atau 5 butir dango yang ditusuk menjadi satu dengan tusukan (kushi) dari bambu. Jumlah butiran dango dalam satu tusuk bergantung pada daerahnya di Jepang.


Dango yang rasanya manis dibuat dengan menambahkan gula ke dalam adonan, sedangkan dango yang tidak manis dicelupkan ke dalam saus. Dango juga bisa dimakan dengan taburan bubuk kacang kedelai (kinako), dimasukkan ke dalam mitsumame (agar-agar yang dimakan bersama aneka buah kaleng) atau selai kacang merah yang diencerkan dengan air. Selain dari tepung beras, dango juga bisa dibuat dari tepung terigu atau tepung millet.



________________________________________


"Kau tak masalah dengan para followers-mu?" Tanya Melody.


"Kenapa mereka harus mempermasalahkannya? Apapun yang aku posting bukan untuk menyenangkan mereka." Jawab Yudha enteng.


Melody senang. Yudha tak malu mengakui pada dunia jika ia adalah seorang istri dari Kazehaya Yudha. Selama inipun, Melody tak pernah sekalipun posting foto berdua dengan Yudha. Ia berasumsi jika Yudha akan marah ketika ia terlalu pamer kehidupan pernikahannya dengan Yudha. Apa lagi jika mengingat riwayat postingan IG milik Yudha, Yudha sangat jarang upload foto. Setahun sekali Yudha upload foto. Bahkan foto pernikahan mereka saja juga tidak ada.


"Karena kau posting foto kita berdua, bo-bolehkah ki-kita foto bersama la-lagi?" Tanya Melody hati-hati.


"Tentu saja!" Jawab Yudha.


Melody yang sangat senang hanya bisa kembali memeluk Yudha. Setiap perbuatan kecil yang Yudha lakukan untuknya, hatinya berbunga-bunga. Efek kehamilan atau apapun itu, tapi perasaannya pada Yudha itu sangat tulus.


"Yudh.."


"Hn?"


"Aku akan menjadi kipas angimu selamanya."


"Itu kata paling romantis yang pernah aku dengar."


"Apa kau senang?


"Iya, aku sangat senang, Mel. Tetaplah jadi kipas anginku!"


"Iya."


"Butuh diakhiri dengan ciuman lagi?" Yudha mendekat dan berusaha untuk mencium Melody.


Melody menahan bibir Yudha dengan jari telunjuknya. "Jangan! Kita sudah terlalu banyak melakukan fans services."


"Haha, benar juga. Nanti mereka pada iri, apa lagi yang jomblo macam mbak Authornya."


Author mau lempar Yudha ke palung Mariana!


Tertutup sudah tirai alay kisah Yudha dan Melody. Yang entah bagaimana tiba-tiba menulis kisah seperti ini. Apakah ini artinya tersesat di jalan cinta?


Tidak, sepertinya kehabisan ide. Tapi, entahlah..


.


.


.


Pukul satu siang rapat pemegang saham istimewa baru akan dilakukan. Sekarang baru pukul dua belas, jam istirahat baru saja berdentang.


Di dalam sebuah ruang kerja, Alvin sedang memainkan ponselnya. Di jam istirahat seperti ini, ia pasti menyempatkan diri untuk bermain dengan ponselnya. Entah bermain game atau mengecek akun sosmednya.


Dari dalam layar ponselnya, ia mendapatkan pemberitahuan dari IG yang ia ikuti jika akun @kazehayamelmel mengupload foto baru setelah sekian lama. Tanpa ba-bi-bu, Alvinpun mengecek pemberitahuan yang diterimanya itu.


________________________________________



❤disukai oleh kazehayayudha, sata_erizawa dan 4K lainnya.


kazehayamelmel: 'Suamiku pagi ini mau berangkat kerja. Tuan Es, cepat pulang di rumah terasa musim panas!' 😅

__ADS_1


________________________________________


Alvin menemukan banyak upload-tan foto dari Melody maupun Yudha.


Yudha?


Alvin tak menyangka jika Yudha mau upload foto untuk keperluan sosmed. Sangat bukan Yudha sekali.


________________________________________



❤disukai oleh kazehayayudha, sata_erizawa dan 1K lainnya.


kazehayamelmel: 'Aku mencintaimu sampai akhir hayatku. Aku mencintaimu di hidup dan matimu. Tolong terus mencintaiku, suamiku!' 😘


________________________________________


Alvin mencengkram ponselnya. Jika ponsel layaknya sebuah kertas, maka pastilah ponsel itu akan rusak.


________________________________________



❤disukai oleh kazehayamelmel, sata_erizawa dan 2M lainnya.


kazehayayudha: 'Aku ingin memposting foto malu istriku saat kucium lagi, tapi dikesal padaku. Akupun menurutinya membuat derp face dan memilih foto kenangan manis kami di Miyagi. Ini adalah bonus!'


________________________________________


Alvin kembali menscroll ke bawah IG miliknya. Dan benar, ia melihat foto Yudha yang mencium pipi Melody dengan lebih dari tiga juta like dan lima ratus ribu komenan.


Alvin sedikit membanting ponselnya di atas meja kerjanya. Ia melonggarkan dasinya. Ada engap di dalam dada. Sakit dan sulit untuk bernafas.


Ia tertawa hambar setelahnya.


ALVIN'S POV


Mereka sudah berani memamerkan kemesraan mereka berdua di dunia maya. Yudha yang bukan tipe yang suka bermain sosmedpun tak masalah melakukannya.


Apa itu untuk memanas-manasiku?


Kalian berdua ingin menunjukkan pada dunia jika apapun yang terjadi, cinta kalian tidak akan mati?


Kalian ingin memberi penegasan pada dunia jika kalian adalah para pecinta yang hidup bahagia?


Kepada dunia?


Tidak, mereka ingin menunjukkannya padaku! Mereka ingin aku menyingkir dari kehidupan mereka! Mereka ingin aku menjauh dari kehidupan mereka. Mereka ingin aku mengerti jika mereka saling cinta. Mereka ingin aku mengerti jika aku tak memiliki tempat di antara mereka. Mereka ingin aku mundur karena apapun usahaku, itu akan sia-sia.


Haha.


What a nice joke.


Apa hanya dengan trik murahan itu bisa membuat berhasil?


Kalian tak mengerti seberapa besar rasa cintaku ini. Kalian tidak akan pernah memahaminya. Cintaku ini tak seperti yang kalian pikirkan. Cintaku ini adalah cinta yang melindungi.


Cinta yang melindungi?


Ingin protes?


Aku mencegah upaya penculikkan atau percobaan pembunuhan pada Melody! Saat aku mengirim mata-mata ke Miyagi untuk menjaga Melody, mereka mendapati jika banyak orang yang mengincar Melody!


Setidaknya ada tiga kubu.


Pertama adalah orang-orang yang aku sewa.


Ke dua adalah orang-orang yang bertindak layaknya bodyguard Melody. Aku yakin ini orang-orang suruhan Yudha atau mungkin kakek.


Ke tiga adalah orang-orang yang mengincar Melody. Menculik ataupun membunuh. Dua motif mereka sudah sangat jelas.


Orang-orang Yudha atau orang-orang suruhan kakek hanya berhasil melindungi Melody, tapi mereka tak bisa menangkap satupun dari pihak ke tiga itu. Beruntung orang-orangku berhasil mendapatkan satu di antara mereka.


Aku menyembunyikan orang itu di suatu tempat. Sudah sebulan lebih, orang itu tidak mau buka mulut tentang siapa yang menyuruhnya.


Aku memiliki beberapa orang yang aku curigai.


Jika orang itu sungguh benar dari mereka, maka aku tak akan segan-segan membuat semuanya semakin menarik. Harusnya merek paham siapa yang sedang bermain dengan mereka.


Jangan pernah meremehkan anak muda sepertiku!


Cinta butaku padanya ini bisa menghancurkan segalanya!


Bukankah mereka sudah memahami konsekuensinya jika terjadi apa-apa pada Melody?


Aku akan meratakan dunia kalian!


Dengan kekuasaan tahta tertinggi Emperor Group yang sebentar lagi ada di tanganku, aku akan jauh lebih mudah melakukan semua hal. Aku bisa menguasai dunia kalian. Aku bisa menyingkirkan pion tak berguna seperti kalian.


Kalian terlalu berani melanggar perjanjian. Kalian tidak akan pernah tahu jika orang yang kalian anggap boneka ini bisa berbalik menusuk jantung kalian.


Kalian tak tahu siapa jati diriku?


Ya..


Aku adalah sang Joker!


END OF ALVIN'S POV


________________________________________


Yey, akhirnya identitas joker kebuka ya. Mas Alvin sendiri yang mengakuinya. So pada tanya-tanya, Joker itu apa sih? Ya gampangnya tukang bercanda. Nah itu klu. Bisa menebak apa yang akan dilakukan Alvin sebagai seorang Joker?


Apa malah ada yang berpikir jika Jokernya itu adalah Melody? Haha. Apa ity Yudha? Hmm, tidak, Joker itu tetaplah Alvin. Hanya saja tidak tahu fungsi Joker itu bagaimana. Hanya mas Alvin dan Author yang tahu. 😅 Silahkan nebak-nebak deh say di komenan ya.. 😆


Ingin tahu visualisasi Yudha dan Melmel? Next Chapter diusahain ya! 😇

__ADS_1


__ADS_2