MELODI CINTA: Tiba-Tiba Nikah

MELODI CINTA: Tiba-Tiba Nikah
Okinawa 3: Demi Keluarga Kazehaya Katanya


__ADS_3

Bagai terpana, terhipnotis suasana atau apa, Melody hanya diam saja saat Yudha membuka silangan tangannya dengan sangat lembut. Melody tenggelam dengan tatapan tajam Yudha. Sangat kelam bagai tiada dasar. Semakin dalam, semakin gelap, dan semakin tenggelam.


Dengan santai Yudha menyibakkan tali bra sebelah kiri Melody, lalu dengan cepat Yudha membuat kiss mark di dada sebelah kiri Melody.


Yudha mencium dada sebelah kiri Melodi. Menyesapnya hingga menimbulkan bekas. Melody sampai meringis kesakitan. Nyatanya itu memang cukup sakit. Ini pertama kalinya mendapat 'gigitan' dari 'manusia' a.k Kazehaya Yudha.


1


2


3


Butuh detik ke 4?


"HUWAAAAAAA…." Melody reflek mendorong Yudha menjauh dari dirinya.


"..."


Melody lantas membenahi posisi tali branya. Ia kembali menyilangkan kedua tangannya untuk munutupi tubuh bagian atasnya. "Na-nani desuka, Yudha? Apa yang baru saja kau lakukan?" Tanya Melody yang benar-benar sangat kaget dengan perbuatan Yudha.


Yudha tidak menjawab pertanyaan Melody. Ia hanya memandangi Melody saja. Melody lantas membalikan badannya membelakangi Yudha untuk melihat bekas panas dan agak perih di dadanya sebelah kiri.

__ADS_1


Melihat tubuh ramping Melody dari belakang itu.


"Sial…" Geram Yudha. Ia lantas juga membalikan diri. Darahnya mulai mendidih panas. Ia butuh menenangkan pikiran. Ia bahkan menekan tombol remot agar AC semakin dingin.


"Apa sih yang Yudha lakukan? Tadi itu sakit sekali. Co-cotto matte, memerah? Ki-kiss mark? Di-di dada?" Batin Melody.


Lantas ia melihat bayangan tubuhnya di cermin. Benar, bekas 'ciuman' Yudha sangat jelas terlihat. Kain branya tidak bisa menutupi bekas memerah itu. Letak bekas memerah itu sedikit ke atas. Sangat jelas terlihat.


Melody yakin jika bekas merah itu akan lama menghilang dari kulit dadanya. Yudha memberikan 'luka' itu cukup dalam.


"YUDHA-BRENGSEK, kenapa kau memberiku tanda seperti ini, HAH? Bagaimana jika orang-orang melihatnya dan bertanya yang tidak-tidak?" Bentak Melody yang kesal bercampur malu karena tak sengaja ia justru memperlihatkan bekas memerah itu pada Yudha.


"Kau bisa memakai ini untuk menutupinya."


Melody menerima jaket dari Yudha. "A-arigatou."


Tidak tahu apa, Melody justru merasa tenang saat Yudha memberikan jaket kepadanya. Nyatanya ia memang butuh sesuatu yang bisa menutupi tubuh indahnya.


"Jika kau tak ada pakaian renang, kau bisa memakai tanktop dan hot pant lalu gunakan jaket itu untuk menutupi tubuhmu. Aku tidak ingin orang berbisik-bisik akan dirimu, apalagi kau seorang Kazehaya!"


"Ah, maaf.." Melody sadar diri akan marga Kazehaya yang di sandangnya.

__ADS_1


"Hn."


"Yudha menyelamatkanku. Nama besar keluarga Kazehaya memang yang paling utama. Kenapa tadi aku bingung? Tapi kenapa dia sampai repot-repot membuat kiss mark seperti ini? Entahlah, dia memang sulit dipahami." Batin Melody.


Melody menyuruh Yudha untuk menunggunya di luar sementara dirinya berganti pakaian sesuai intsruksi Yudha.


Nani desuka: Apaan? Ada apa?


Cotto mate/+kudasai: Tunggu sebentar


Kiss mark: Tanda ciuman?


.


.


.


Sebenarnya ya, masalah kiss mark itu hanyalah akal-akalan Yudha karena ia tidak rela jika ada orang lain, terutama laki-laki yang melihat kemolekkan istrinya, Kazehaya Melody.! XD Pakai mengatasnamakan nama keluarga Kazehaya memang senjata yang ampuh.


Yudha oh Yudha.

__ADS_1


__ADS_2