
Kyoto pukul 23.09..
Neil dan Nao kini duduk berhadap-hadapan di dalam mobil. Mimik wajah Neil menunjukan keseriusan yang dibalas dengan senyuman Nao.
"Neil.." Nao mulai angkat bicara.
"Apa?"
Tanya Neil.
"Serius sekali sih? Santai saja kali, Onii-sama!" Ucap Nao membuat kening Neil berdenyut-denyut.
Onii-sama?
Tidak semudah itu ia mengizinkan Nao menjafi adik iparnya!
"Sudahlah. Katakan saja Nao! Tak usah berbasa-basi! Tidak usah sok bercanda di situasi yang genting seperti ini!" Ucap Neil mulai tidak tenang.
Nao bertingkah lebih menyebalkan dari yang biasanya dan itu artinya Nao sedang dalam masa yang tak menentu. Rasa yang juga sama seperti yang sedang ia rasakan.
"Baiklah. Aku tak akan basa-basi lagi." Kata Nao. Ia menatap Neil lekat-lekat. "Neil.." Nao menggantung kata-kata nya lagi.
"Apa, Nao?" Tanya Neil.
"Aku mencintaimu." Kata Nao dengan ekspresi datar.
__ADS_1
Neil mendelik lalu mengambil pistol miliknya dari dalam sakunya dan menodongkannya kepada Nao.
Nao mengangkat kedua tangannya.
"Berhenti bercanda atau..."
"Kyoto Guardian.." Nao mulai bicara serius.
Ahh, Nao sama sekali sedang tidak bercanda.
Neil meletakkan kembali pistol miliknya itu, lalu kembali duduk di kursinya. Ia memandang serius Nao. Mulai menyimak apa yang dibicarakan oleh Nao.
"Kyoto Guardian. Kita telah membahas organisasi yang mengatas namakan sebagai pelindung kota Kyoto ini adalah merupakan salah satu organisasi yakuza terbesar di perfekyur Kyoyo. Kita menemukan fakta hebat soal organisasi ini... Kyoto Guardian merekrut direktur-direktur perusahaan besar dan membunuh direktur perusahaan kecil. Dan yang paling menyesakkan adalah, ternyata karma masa lalu berhubungan erat dengan para penguasa perfektur Kyoto ini. Begitu rumit dan pelik benang merah yang menghubungan semua fakta-fakta itu." Jelas Nao.
Neil pun terdiam. Nao mulai melihat ekspresi Neil yang tidak bisa ditebak itu. Antara marah, kecewa, terkejut, benci, dan ingin menangis.
Ah, Nao ingat, tadi siang mereka mampir ke yempat ayahnya Neil yang memang bertugas di sektor kepolisian perfektur Kyoto. Tachibana Shota, ayahnya Neil berkata jika dirinya mendapatkan surat peringatan karena bertindak terlalu jauh dalam masalah pembebasan Tuan Kang dan Tuan Park. Yang membuat Neil ingin menangis adalah ketika melihat ayahnya terluka cukup parah akibat melakukan pengintaian peredaran narkoba di dunia bawah kota Kyoto yang melibatkan yakuza Kyoto Guardian.
"Lantas.. siapa dalang dibalik Kyoto Guardian ini? Tak mungkin hanya Tuan Han saja, kan? Pastilah ada beberapa petinggi yang menghandel semua pekerjaan selain Tuan Han. Kau tahu sendiri jika Tuan Han itu cukup banyak menghabiskan waktunya di wilayah Tokyo ketimbang di Kyoto." Tanya Neil mulai menstabilkan emosinya. Ia hanya bisa mengepalkan tangannya kuat.
Ia ingin sekali membantai siapa pun yang berani melukai ayah kssayanganya itu.
"Aku tidak tahu. Yang pasti ada Kyoto Contruction ada didalamnya. Kau sudah lihat beritanya, kan? Lagi heboh di headline berita ekonomi dan bisnis soal prestasi Alvin yang akhirnya bisa membawa Emperor Group masuk ke wilayah perfektur Kyoto yang terkenal sulit ditembus pebisnis dari luar itu."
Kyoto Contruction. Nama perusahaan pengembang terbesar di perfektur Kyoto dan kedua di Jepang itu terngiang di otak Neil. Dan yang paling mendominan dalam otaknya adalah Saga Masamune. Saga Masamune itu terkenal sebagai CEO Kyoto Contruction yang licik. Bersembunyi manis di balik senyumannya dan suka mempermainkan wanita.
__ADS_1
Rupanya ada sebuah kisah di masa lalu, mantan kekasih Neil, sebut saja Kazumi Hinata, ternyata tergoda untuk menjadi model terkenal secara instan. Hinata rela menjadi sugar baby-nya Saga yang mana Saga itu cukup berpengaruh di dalam industri hiburan Jepang. Hinata tidak tahu jika Saga itu memiliki latar belakang mengerikan. Pada akhirnya, Hinata mati karena bunuh diri.
Bagi Neil, kematian Hinata itu tidak wajar. Sebelum Hinata ditemukan gantung diri, Hinata menelponnya dan minta maaf karena sudah selingkuh. Hinata bilang jika dirinya sedang berurusan dengan organisasi berbahaya. Dirinya dilecehkan oleh banyak laki-laki atas suruhan Saga.
Neil yang tak terima Hinata diperlakukan seperti itu pun meminta untuk mengauptosi tubuh Hinata. Ia kaget bukan main ketika mendapati penyebab utama Hinata meninggal itu bukanlah karena gantung diri. Namun akibat dari overdosis kokain.
Hinata yang Neil kenal itu tidak mungkin mau tergoda obat-obatan terlarang seperti itu. Yang ia duga, kemungkinan Hinata dipaksa atau dicekoki obat-obatan adiktif seperti ini. Ia pun menarik kesimpulan jika Hinata iyu dibunuh. Namun, kasus Hinata berakhir sampai si model cantik itu meninggal karena bunuh diri, bukan pembunuhan. Lalu kasus ditutup begitu saja. Dan saat ini sudah 4 tahun berlalu.
Neil semakin marah dan ingin berteriak sekarang juga. Nao menepuk pelan pundak Neil.
"Tujuan Kyoto Guardian adalah untuk menguasai kongsi pasar dan memperluas wilayah. Mereka butuh dana besar untuk melancarkan aksinya itu. Dan mereka mulai menculik si bungsu keluarga Kazehaya. Entah tujuannya apa. Namun asumsiku sih ingin mengendalikan Emperor Group lewat kekuasaan yang Yudha miliki. Ingat? Yudha itu masih punya 10% saham Emperor Group dan 20% saham milik kakek Wijaya yang akan diwariskan kepada kedua anaknya nanti." Jelas Nao panjang lebar.
Mata Neil pun terpejam. Mencoba menetralisir perasaannya. Mengetahui kenyataan kalau sahabatnya, Yudha mengalami masa bahaya, ia jadi ingat soal kisah Hinata dulu, ini juga membuat perasaannya menjadi tak karuan sekarang. Namun Neil tahu, ini semua telah terjadi, tak mungkin bisa dikembalikan. Neil pun mencoba untuk menerima semua ini dan masih berjuang mencari keadilan.
Setidaknya, jangan sampai Yudha mengalami hal yang mengerikan seperti kekasihnya dulu. Neil akan berusaha menemukan Yudha dan menyelamatkannya dalam keadaan hidup. Ini demi jalinan persahabatan yang sudah terjalin lama dan juga tangisan calon mama muda-istri Yudha yang bersedih karena suaminya tak kunjung pulang.
"Nao, apa kau tau dimana Yudha sekarang?" Tanya Neil.
Neil melihat ke arah notebook yang ada di pangkuannya saat ini. Ia memperhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang ditampilkan oleh layar monitor notebook miliknya itu.
Di sana, menampilkan sebuah video hasil dari kamera pengintai yang ia terbangkan beberapa saat yang lalu.
Kamera pengintai ini wujudnya serangga kumbang. Cara kerjanya mirip dengan drone. Hanya saja lebih mini, jauh lebih kecil dari drone .
"Ketemu! Dia ada di ruangan pinggir tak terlalu ke dalam dari wilayah bangunan rumah tradisional ini. Sesuai dengan info dari Mia, sepupulu." Kata Nao.
__ADS_1
Mereka berdua bertukar pandang dan tersenyum.
"Mia keren!"