
Ini hanyalah chapter yang berisi tentang visualisasi mas Yudha dan mbak Melody. Tentunya dalam versi yang lengkap dengan keterngan.
Dibaca sumangga, enggak juga sumangga. π Aku hanya ingin membuatnya saja. Rasanya aku ingin bisa membayangkan bagaimana jika ini cerita memiliki versi nyatanya. Asyiik.
Setengah tahun belakangan ini, aku banyak mengikuti drama China. Dari drama-drama China yang aku ikuti atau aku tonton, aku jatuh cinta sama beberapa actor China. Tidak tahu kenapa, pas aku berpikir untuk memvisualisasikan karya novelku yang berjudul MELODI CINTA: Tiba-Tiba Nikah, aku langsung terpikirkan mereka.
Jujur saja ini rada aneh. Bukan hanya rada, tapi memang sungguh aneh. Bayangkan saja, ceritaku inspirasinya drama Korea, Princess Hours. Ambil settingan tempatnya Jepang. Bahasa yang digunakan, bahasa Indonesia. Eh, model visualisanya dari China.
Kan aneh banget, mbok?
Yawes, ora popo. Sek penting aku seneng. π
________________________________________
Nah, berikut adalah foto visualisasinya:
1. Kazehaya Melody.
Name:Β Melody Hwang atau Kazehaya Melody
Profession:Β Ibu RT a.k Ibu Rumah Tangga yang cantik, istri Yudha.
Birthdate:Β 8 Maret 199- (ageΒ mau 21)
Birthplace:Β Kyoto, Jepang
Height:Β 165 cm
Weight:Β 49 kg
Star sign:Β Pisces
Role Model: Fair Xing or Xing Fei
Berikut adalah foto-foto mbak Melody:
Foto nikah. π
Foto hamil 3 bulan pas hadiri pesta tunangan teman. π
Foto kencan sama Yudha pas belum hamil. π
Foto baru mendapatkan ciuman dari Yudha. π
________________________________________
Baiklah, sekarang kita melihat visualisasi dari mas Yudha yang kata Authornya itu laki-laki tampan yang ketampanannya hanya muncul setiap seratus tahun sekali.
Mungkin banyak yang berpikir jika mas Eunwoo adalah kandidat yang paling cocok. Namun, entah kenapa aku belum dapat feel dari dia. Mas Eunwoo kurang tengil untuk mengisis karakter Yudha yang ngeselin, penyayang, manis, dan mesum.
Membayangkan mas Eunwoo yang mesum macam mas Yudha rasanya menggelikan. π
"Aku mesum, Mel! Kata Authornya." Kata Yudha.
"Memangnya kau tidak mesum?" Tanya Melody.
"Bukankah aku lebih dari sekedar mesum, ya?" Tanya Yudha lagi.
"Genit, tukang gombal, cemburuan, dan ngeselin. Beruntungnya kau tampan, jika tidak, aku mau setrika mukamu biar klimis." Kata Melody.
"Tuhan kan sangat menyayangiku. Makanya aku ini terlahir sangat tampan. Kalau soal mesum, aku tidak akan menolaknya. Aku kan memang mesum!" Kata Yudha.
"Ada ya dikatai mesum malah bangga? Dasar suamiku! Makin cinta deh.." Kata Melody.
"Kalau cinta, ayo tidur bareng!" Ajak Yudha.
Melody kaget. "Hah? Biasanya minta kissing, kok saat ini malah minta tidur bareng?" Tanya Melody.
"Banyak hal yang bisa dilakukan di tempat tidur." Jawab Yudha. Ia mengedipkan sebelah matanya.
"Suami edan!"
"Tapi kau cinta, kan?"
"Iyalah cinta."
"Jadi mau aku apa-apain?"
"Biasanya saja tidak pernah minta izin, kan?"
"Haha, benar juga."
Lihatlah mereka berdua! Sempat-sempatnya nimbrung edisi chapter spesial milik Author! Sana kalian siap-siap mau hadapi masalaj super besar! Tak tahu apa jika mas Alvin makin menggila. Sebaiknya kau jaga mbak Melody baik-baik, mas Yudh!
Nanti disleeding mas Alvin baru tahu rasa!
"Yang penting Melody mencintaiku!" Kata Yudha.
"Iya, mau Alvin ngapain kek. Terserah dialah. Balik lagi ke kata my hubby-ku yang tamvan, yang penting aku mencintai Yudha." Kata Melody.
NGESELINNYA LAGI MEREKA MALAH BERPELUKKAN DAN TUKAR CIUMAN RI HADAPAN AUTHOR!
Kalau aku bikin kalian bubar bagaimana? Alvin loh kasihan. Dia kan cinta mati ma mbak Melody.
"Aku akan mendatangi malammu dengan membawa sabit kematian!" Ancam Yudha.
"Aku milih batalin kontrak syuting saja kalau sampai dijodohin sama Alvin! Aku tidak bisa pisah dari bojoku, Thor!" Kata Melody.
__ADS_1
Tapi seumpama takdir memaksa seperti itu, bagaimana?
"Ya aku akan selingkuh dengan Melodylah. Jika Melody terpaksa harus bersama Alvin, aku tinggal menyelinap ke kamarnya dan bercinta dengannya seperti biasa. Ne, Melody-chan? Kau mau kan selingkuh denganku?" Kata Yudha.
"Iya mau, aku mau banget selingkuh denganmu. Kalau perlu sampai punya beberapa anak, ya?" Kata Melody.
Mereka kemabali berpelukkan dan berciuman.
Gendheng! Tidak waras! Dua pasangan ini jauh lebih gila dari Ray dan Kiara Error: Iblis in Love.
Mereka menganggap selingkuh itu biasa. ππ
Hei, apa kalian tidak takut saat lagi selingkuh kepergok oleh Alvin?
"Ya tidaklah, kami akan tetap melanjutkan cumbuan panas kami sampai tuntas meski di hadapan Alvin sekalipun." Kata Yudha.
"Nanti kan Alvin jadi kesal sama kita karena kita sering bermesraan di belakang Alvin. Habis itu, aku akan diceraikan sama Alvin. Aku akan bebas dari jerat cinta semu Alvin." Sambung Melody.
"Setelah itu, kita kawin lagi! Iya kan, Mel? Bukankah itu sangat seru?" Kata Yudha.
Mereka saling toss malah kegirangan.
Sumpah. Baru kali ini aku menemukan pasangan gila yang luar biasa kolotnya soal cinta. Cara penyaluran cinta yang tak aku mengerti.
"Makanya jangan ancam-ancam mau pisahin aku sama istriku! Kalau kau sampai melakukannya, aku akan menyuruh semua fansku marah padamu, Thor!" Ancam Yudha.
Astaga, aku diancam oleh chara ciptaanku sendiri.
"Aku tak bisa mengancammu dengan nada sejahat mas bojo, tapi aku bisa nangis tujuh hari tujuh malam kalau enggak disentuh Yudha." Kata Melody.
Ini apa lagi si mbak Melody? π£π£
Yaweslah, asal kalian bahagia! Aku akan berusaha terus mempersatukan kalian! Tapi ya itu, tolong kemesraannya dikurangi dilitlah! Aku kan jomblo, ya aku ngirilah karena tidak bisa mesra-mesraan seperti kalian.
"Cih, aku bantu doa saja deh. Moga cepat nikah ya, thor. Biar pas tidur ada temennya. Anget loh kalau ada temennya. Bisa pegang-pengan juga." Kata Yudha.
Aku speechless. π
"Enaknya kalau jadi cewek, pas sudah nikah, terus marahan, habis itu baikkan, rasanya sangat melayang." Kata Melody.
Memang kau tak kesal pernah diperkosa Yudha? Melayang bagaimana?
"Yaelah, Thor yang masih polos. Hei, kau tidak tahu betapa mantapnya diperkosa suami pas lagi marahan? Rasanya sugoku ureshikata! Saiko desu. Mantapu jiwa!" Kata Melody.
Aku kembali terdiam.
Aku menjadi merasa ngenes di antara pasangan ini. π Nyamuk mah apa.
________________________________________
2. Kazehaya Yudha.
Name:Β Kazehaya Yudha.
Birthdate:Β 24 Juli 199- (ageΒ 22)
Birthplace:Β Tokyo, Jepang
Height:Β 183 cm
Weight:Β 62 kg
Star sign:Β Leo
Role Model: Niu Jun Feng
Berikut adalah foto-foto mas Yudha:
Foto nikah. π
Foto orang tamvan. π
Foto ayo ke kamar, Mel! π
________________________________________
Sampai akhir aku akan tetap konsisten dengan karakter Yudha yang tengil, mesum, jenius tapi idiot di cinta. Cemburuan juga. Aku akan tetap membuat Yudha yang seperti itu. Soalnya, aku merasa jika karakter Yudha itu mantepnya ya emang kek gitu. Biar seru aja gitu. Kan biar ada kesan ngegemesin bagaimana loh. Apa lagi saat dipaduin sama karakter Melody yang suka marah-marah, ceria, dan bersemangat, feel keduanya menghasilkan dialog yang catchy.
Ya mauku sih semoga apa yang aku tulis dan maksud bisa sampai ke pembaca. Namun sekali lagi, aku kembalikan kepada kalian semua para pembaca, penilaian adi di tangan kalian.
Aku harap karyaku bisa diterima dengan baik meski aku sadar pake banget jika tulisanku ini sangat banyak sekali typo dan jauh dari kata sempurna.
Aku berusaha keras untuk memperhatikannya dan belajar untuk memperbaikinya sedikit demi sedikit karena nyatanya, semua tak semudah itu. Aku harus banyak belajar.
Aku memiliki gaya nulis dengan banyak bacaan paragraf daripada dialog pembicaraan para karakter. Ya, aku tahu kok bagi yang tak suka bacaan panjang, maka ini akan sangat membosankan. Haha, tidak memaksa kalian untuk membacanya sampai akhir. Namun, jika kalian berubah pikiran, percayalah ini cerita akan sangat manis. π Ngalem tulisane dewe.
Ya kan kalau tidak aku sendiri yang memuji tulisanku, maka tidak akan ada yang memuji, kan?
Hahaha, benar-benar ya..
Tak mengapa sih.. Anggap saja penyemangat pribadi.
Lalu apa ini, aku malah curhat panjang kagak jelas. Yaelah. Aku hanya ingin ngungkapin unek-unek ketika aku merasa embuh.
Ada kalanya jika ide yang ada di otak menghilang.
Nah loh..
Sumpah, akhir-akhir ini aku sedang merasakannya bagaimana ide yang sudah ada begitu sangat sulit aku tuangkan ke dalam sebuah tulisan.
__ADS_1
Aku merasa itu sangat berat.
Aku merasa itu sangat sulit.
Untuk menggerakkan jemari ini juga susah. Nanda yo ne?
Ketika aku mencoba mencari hal lain agar bisa mengembalikan mood menulisku, aku lari nonton film anime, atau korea, eh malah.. terlalu asyik menonton dan melupakan jika aku hari ini harus segera menulis dan update banyak chapter. π
Serba salah juga ya? Sudahlah.
Mau tidak mau aku memang harus memaksakan otak dan tangan ini agar aku mampu menulis melanjutkan novel Melodi Cinta: Tiba-Tiba Nikah ini.
Aku harus menyelesaikannya dengan semangat! Aku harus membuatnya sampai akhir, sampai tamat agar semua pembaca sekalian merasa puas.
Aku merasa jika aku harus lebih banyak lagi menuangkan rasa cinta ini ke dalam novel ini. Aku harus mengerahkan segala kemampuanku untuk menyelesaikan novel ini.
Yudha dan Melody sudah bekerja sangat keras agar bisa mencintai satu sama lain. Mereka sudah berusaha tetap bersama, bersatu, meski ada orang yang sedang berusaha memisahkan mereka berdua.
Jika mereka saja seperti itu, maka aku juga akan melakukan hal yang sama! π Aku akan berusaha!
Hidup akan selalu berjalan. Tapi umur bisa kapan saja berhenti.
Untuk mengenai umur yang berhenti, katakan padaku jika kalian akan memaafkanku jika suatu saat umurku berhenti, novel ini belumlah tamat. Tolong jangan berburuk sangka padaku! Tolong hadiahi aku dengan komenan yang baik dari kalian ya. π Hanya ucapan terima kasih jika kalian mau melakukannnya.
So intinya, aku tak berani janji akan menyesaikannya karena umur tidak ada yang tahu.
Namun, aku sedang berusaha menamatkannya, iya aku sedang berusaha.
Saat inipun meski kesehatanku menurun drastis beberapa hari ini, aku masih akan terus berusaha.
Tolong jangan kurangi cinta kalian pada karyaku ya.
Thanks a lot. πππ
________________________________________
Sudah ya chapter spesialnya. Kebanyakan foto jadi bisa refreshing begini. ππ Haha. Mungkin Jun Feng belum bisa mewakili ketampanan yang hanya ada setiap seratus tahun sekali ala Yudha. Tapi bagiku, aku sudah berusaha mencari visualisasi untuk karakter yang cocok dan Jung Feng mendapatkan tengilnya Yudha. ππ
Melody adalah Fair Xing, tonton Put Your Head on My Shoulder, dia di sana nampak cantik dan menggemaskan. Walaupun pasangannya Lin Yi sih. Kalau mau yang bersama Jun Feng, silahkan tonton Your Highness Class Monitor. Cara bertengkar Melody sama Yudha terinspirasi dari sana. Ya bukan berarti sama, tapi benci jadi cintanya yang sama tema. π
Bagi pembaca awam, tolong bedakan anatar plagiat sama terinspirasi yaa
Jadi ngenes kalo ada yang bilang woy, karyamu plagiat.
Padahal pas dibaca ternyata cuma tema saja yang mirip. Selebihnya berbeda. Nah loh..
Ya sudahlah..
Terima kasih sudah membaca chit chat tidak penting ini sampai akhir. Semoga tidak sakit mata seperti diriku!
Semoga sehat selalu dan Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi setiap langkah yang kau ambil. Bahagia selalu dan hidup dengan baik.
________________________________________
"Authornya sudahan, Mel. Kini giliran kita tampil lagi!" Kata Yudha.
"Kau terlihat sangat senang. Ada apa memangnya?" Tanya Melody yang heran karena wajah Yudha yang tiba-tiba saja berubah menjadi sumringah.
"Chaptee berikutnya aku akan membuat banyak kejutan." Jawab Yudha.
"Kejutan?" Gumam Melody.
"Iya, kejutan untuk para pembaca kita." Kata Yudha menyeringai.
Melody terkekeh. "Apa aku akan diberitahu soal kejutan itu?" Tanya Melody.
"Jika kau memelukku dan menciumku, maka aku akan dengan senang hati memberitahukannya padamu." Kata Yudha sambil menyilangkan ke dua tangannya di depan dada.
"Apakah itu syarat wajib?" Tanya Melody.
"Menurutmu?"
"Ah, itu perintah."
"Itu kau tahu. Bagaimana? Mau melawan perintah?"
"Tidaklah. Lagi pula aku ini sedang sangat penasaran." Melody lalu memeluk Yudha dan mencium Yudha. "Harusnya sudah, kan?" Kata Melody.
Yudha tersenyum senang. Mulai saat ini ia menjadi mudah sekali mendapatkan pelukkan dan ciuman dari Melody.
Apakah tidak membosankan karena tiap hari melakukannya?
Sayang sekali, tapi bagi Yudha yang sangat mencintai Melody, melakukan hal-hal seperti ini dengan istrinya itu tidak akan membosankan. Ia membutuhkan pupuk untuk menumbuhkan pohon cinta yang ia tanam dengan Melody. Ia butuh banyak agar pohon cinta yang ia tanam berasama Melody itu tumbuh dengan baik.
"Mel, mendekatlah! Aku akan memberitahuimu apa kejutan yang ingin aku buat di chapter selanjutnya." Pinta Yudha.
Melody menuruti perintah dari Yudha. Iapun mendekatkan pada Yudha.
Yudha menyibakkan rambut Melody yang menghalangi lubang telinga. Setelah itupun, Yudha berbisik di telinga Melody.
Melody merinding karena bisikkan Yudha justru terdengar sangat sexy di telinganya. Ia malah kehilangan fokus. Akhirnya malah merinding dan lama-lama suasana berubah menjadi panas.
Perasaan apa ini?
Kenapa rasanya sangat berbeda ketika akhirnya Yudha justru menggigit pelan daun telinga miliknya? Menjilatnya perlahan dan menyesapnya.
Tanpa sadar, Melody justru mendesah karenanya.
Yudha tersenyum penuh arti. Dalam hati ia tersenyum setan. Idenya berhasil. Ia hanya ingin menggoda istrinya yang sedang hamil lima bulan ini. Ya, ia hanya ingin mesumi Melody saat ini.
Lalu apakah kejutan yang ia maksud untuk chapter berikutnya tidak ada?
Tentulah itu ada, jadi tolong tetap nantikan itu.
"Jangan alihkan pandanganmu dariku! Akulah pemilikmu!" Perintah Yudha.
__ADS_1