
SEBENARNYA BUKAN hal yang baru berciuman dengan pria ini. Namun dia masih canggung. Aroma cendana di tubuh atau pakaian pria ini begitu alami dan sejuk. Cukup berbeda dengan pria-pria zaman modern. Namun tidak tahu kenapa, dia merasa Mu Xianzhai tidaklah buruk.
Hanya saja sikapnya ini yang kadang membuatnya bingung. Mu Xianzhai kadang dingin, hangat dan juga pencemburu. Lalu kehilangan kendali emosi hingga menyakiti mereka.
Ini membuatnya sedikit berpikir jika Mu Xianzhai memiliki masalah otak.
"Aku hanya tidak suka pria itu merayumu," katanya sambil menatap Li Chang Su yang memerah. Pandangannya beralih ke bibir merah cerinya yang kini meninggalkan sedikit bekas lipstik. Semuanya terhapus oleh ciuman.
Mu Xianzhai merasakan bibirnya lembap. Mungkin lipstik gadis itu tertinggal di bibirnya. Li Chang Su dengan pura-pura tidak peduli pun segera mengeluarkan tisu dari ruang artefak. Dia tidak berani menatapnya langsung dari jarak sedekat ini.
Tentu saja Li Chang Su agak linglung. Mereka masih di kereta yang melaju cukup kencang. Dan kereta ini telah diatur anti guncangan. Keheningan terjadi di dalamnya hingga membuat Mu Xianzhai sedikit impulsif. Setelah menenangkan diri, dia memeluk gadis itu dan meminta maaf.
Dia juga tidak mau menginginkan ini. Namun Ye Shi membuat dirinya kehilangan kendali. Jika bukan karena luka di punggung kanannya, ia pasti sudah menerkamnya di malam pernikahan.
Li Chang Su sedikit mencibir dan mendorong pria itu untuk duduk dengan benar. Mari lupakan saja masalah ini. Tapi dia memikirkan apa yang dikatakan oleh Ye Shi tentang binatang mutasi di luar perbatasan. Tidak salah lagi, semua ini pasti untuk memberinya petunjuk di masa depan.
"Menurutmu, apakah informasi Ye Shi akurat?" Tanyanya.
Pria itu mengerutkan keningnya dan mengangguk, "Seharusnya tidak beda jauh. Walau aku tidak menyukainya sama seperti aku tidak menyukai Ye Tianli dalam segala aspek, tapi dia juga tidak buruk dalam bertarung. Hanya saja aku masih cukup terkejut ketika dia kalah bertarung darimu."
Penjelasan Mu Xianzhai sudah dianggap sebagai pujian. Ini memang mengejutkan baginya. Li Chang Su hanyalah seorang gadis. Di mata Mu Xianzhai, setidaknya begitulah alasannya. Tapi dia tidak tahu jika gadis seperti Li Chang Su akan memiliki kekuatan yang lebih baik dari Ye Shi.
Tiba-tiba saja Mu Xianzhai merasakan sedikit krisis. Jika suatu hari gadis ini memiliki pria yang lebih kuat dan lebih tampan darinya, apakah akan pergi?
Mu Xianzhai tidak bisa memikirkan semua kemungkinan ini. Dan hatinya tiba-tiba dingin. Mungkin saja tidak. Li Chang Su berinisiatif untuk menikahi dengannya. Berarti menerima gelang takdir naga perak. Di sini, pria itu bisa sedikit lebih tenang.
__ADS_1
Dia diam-diam mengulurkan tangan untuk merangkul bahunya. Tapi Li Chang Su menolak. Ini masih sedikit pahit bagi pria itu. Tidak perlu buru-buru. Lakukan saja perlahan. Mungkin sekarang Li Chang Su menolaknya. Belum tentu besok dan besoknya lagi.
Perjalanan menuju ke Istana Raja Perang tidak terlalu memakan banyak waktu. Sayangnya, ketiak suasana tenang ini membuat Li Chang Su menyuap dan bosan, teriakan yang memekakkan telinga berada dari sisi lain.
Kuda yang menarik kereta Mu Xianzhai pun meringkik ketakutan hingga kereta oleng dan hampir saja jatuh. Li Chang Su sangat sigap dengan hal ini dan hendak menarik Mu Xianzhai untuk segera keluar kereta. Tanpa diduga, Mu Xianzhai lebih cepat dari dirinya dan meraih tubuhnya dengan mudah. Lalu meninggalkan kereta.
Kecelakaan tak terduga ini bukan direncanakan, melainkan ketidaksengajaan. Banyak orang-orang yang berteriak ketakutan dan berlari untuk menyelamatkan diri. Mu Xianzhai mendarat di dahan pohon tak jauh dari sana dan merasa jika lukanya robek lagi.
Kali ini kekacauan disebabkan oleh binatang mutasi yang lain. Terutama binatang mutasi bahwa tanah. Sejak masalah ini berlaku beberapa hari sebelum pernikahan, lagi-lagi terjadi.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Li Chang Su ingin tahu. Dia hanya melihat jika kuda yang menarik kereta tadi bahkan tergelincir dan jatuh, meratapi nasibnya. Sedangkan kusirnya sudah juga pergi ke sisi lain untuk menyelamatkan diri.
"Binatang mutasi kembali berulah. Kali ini aku khawatir akan terus diteror oleh ketakutan di malam hari," Mu Xianzhai tidak pelit untuk menjelaskan.
Para penjaga gelap akhirnya turun tangan dan membantu masyarakat untuk masuk ke rumah dan mengunci pintu. Binatang mutasi yang merangkap dari lubang di tanah pun terus berusaha untuk mencari manusia, menghisap darahnya.
Keduanya pergi untuk mengamati keadaan. Tidak heran jika Ye Tianli ada di sini untuk menunjukkan kebaikan pangeran. Pria berpakaian serba merah itu sudah menyuruh para penjaga gelap Istana Pangeran Kedua untuk membunuh binatang mutasi yang mirip tikus. Tali ukurannya sangat besar.
Sekilas, Li Chang Su mengerutkan kening dan agak geli melihat tikus besar itu. Apalagi bulunya yang cokelat kehitaman dengan kumis panjang dan moncong yang khas. Ada bunyi cicit yang membuat siapapun merinding.
"Bagaimana mereka bisa berhasil memasuki wilayah perbatasan? Bukankah benteng perbatasan dibuat dari dua meter di bawah tanah juga?" Gadis itu merasa curiga.
"Itu benar. Aku sudah lama curiga jika seseorang menggerakkan tangan dan kakinya di Negara Bingshui. Alasannya tidak pasti."
Jika itu benar, maka pengendali binatang mutasi itu ada atau mereka mengembangbiakkan binatang mutasi untuk berperang. Ini sangat mungkin. Setiap negara memiliki keamanan yang pasti. Jika pihak musuh ingin merebut suatu negara, maka satu-satunya cara adalah menjadi licik.
__ADS_1
Li Chang Su dapat memastikan jika pihak pengendali binatang mutasi ada di dekat mereka. Dengarkan seksama, apa yang membuat para tikus mutasi ini begitu merajalela dan ingin menghancurkan banyak tempat. Alih-alih membunuh orang, rasanya cukup enggan?
"Apa yang dipikirkan Su'er?" Tanyanya.
"Cari cara untuk menangkap dalangnya," dia menjawab penuh kepastian.
"Menduga ini dikendalikan orang?"
"Kenapa tidak? Sebagai mantan tentara khusus wanita nomor satu di Cina, aku selalu pintar dan berhasil menguak banyak hal. Kali ini seharusnya tidak sulit. Kalian hanya orang-orang kuno yang tidak banyak tahu trik hebat," Li Chang Su tidak langsung mencibir.
"....," Mu Xianzhai sedikit mengerutkan kening di balik topengnya.
Istrinya ini begitu modern hingga caranya berbicara saja sudah seperti seorang ibu yang sudah memiliki menantu hamil. Tapi mengingat usia Li Chang Su di zaman modern adalah tiga puluh tahun, dia hanya bisa pasrah pada kenyataan. Istrinya lebih tua di masa lalu. Dan tiga puluh tahun melajang sangat luar biasa.
Di zaman kuno ini, mungkin usia tiga puluh tahun tahun sudah menjadi seorang ibu yang siap untuk menikahkan putri kamar kerjanya.
Mu Xianzhai harus masuk ke ruang artefak lain kali untuk banyak belajar tentang hal-hal modern. Dia menyukai semua peralatan dapur di ruang artefak. Sangat bagus dan praktis. Ada juga beberapa buku yang cukup vulgar untuk pengetahuannya. Tapi mungkin itulah perbedaan zaman.
Tanpa diduga, lokasi keduanya diketahui oleh Ye Tianli yang berdiri tak jauh dari sana. Pria itu tersenyum pada Li Chang Su dan juga Mu Xianzhai.
"Dua tamu datang untuk ikut berpartisipasi dalam membunuh binatang mutasi. Ayo, berlomba denganku?" Tanya pria itu sedikit bermain-main.
"....," Li Chang Su memijat pelipisnya. Dia tahu jika Ye Tianli ini tidak bermoral jika bicara di depan Mu Xianzhai.
Sebelum dia membalas tantangannya, Mu Xianzhai sudah lebih dulu turun dan menatap pria itu dengan dingin. Apakah Ye Tianli ini memprovokasi garis bawah Raja Perang?
__ADS_1
"Ayo buat taruhan!" Mu Xianzhai berkata perlahan, sedikit mencibir. Dan pandangannya itu agak sembrono di mata Ye Tianli.