Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Kelinci Itu, Salah Satu Raja Binatang Mutasi Cahaya


__ADS_3

LI CHANG SU mengerutkan kening. Curiga dengan identitasnya? Bukankah itu hanya binatang mutasi? Tapi Mu Xianzhai selalu mengira identitasnya melebihi itu. Dan mungkin juga merupakan salah satu raja binatang mutasi.


Jika ini benar, maka seharusnya raja binatang mutasi bisa berbicara layaknya manusia. Itu dikarenakan tubuh mereka telah berkembang ke titik di mana pikiran telah berubah seperti layaknya binatang suci di zaman kultivator masih berjaya.


"Kamu ingin membuktikannya?" Tanya Li Chang Su, sama sekali tidak memiliki ide untuk ini.


"Ya. Apakah Su'er keberatan?"


"Selama itu tidak menyakitinya."


"Bagus!"


Diam-diam, Mu Xianzhai tersenyum lebih dalam. Selama tidak menyakitinya, maka itu boleh. Jadi apapun metodenya, pasti baik-baik saja selama kelinci jelek itu tidak terluka. Nah, maka tidak apa-apa. Tunggu kembali ke Istana Raja Perang, dia akan menginterogasi hewan berbulu itu dengan baik.


Selama perjalanan, keduanya hanya mengobrol ringan. Sedangkan He Ze sudah menyusul kereta dengan mengangkat tubuh kelinci mutasi, berlari dengan dua kaki jenjangnya yang bisa patah kapan saja. Dan ekornya yang berbulu lebat terlihat bergoyang ringan


Sementara kelinci mutasi yang diangkat begitu saja hanya diam. Tapi posisinya ini seperti mengangkat tumbal, berbaring terlentang dengan kaki menggantung. Dia bersumpah, setelah sampai di istana nanti, tupai itu akan dia injak sampai mati.


Untungnya He Ze adalah binatang roh artefak. Sehingga mengangkat kelinci mutasi ini tidak lebih berat daripada buku tebal. Dia masih bisa mengangkat dan berlari sepanjang sisi jalan. Menghindari orang-orang dan menyusul kereta Mu Xianzhai.


Ketika tiba di istana, tupai putih itu melemparkan kelinci mutasi ke tumpukan salju. Dan dia sendiri terengah-engah.


"Kamu sangat berat!" Katanya penuh keluhan.


Kelinci mutasi yang dilemparkan itu akhirnya mengambil posisi yang benar dan segera menendang He Ze hingga terbang sedikit. Jangan heran dengan kekuatannya sebagai raja kelinci, dia tidak lemah. Menendang tupai kurus seperti He Ze hanyalah masalah sepele. Kelinci mutasi mencibir dalam hatinya. Sungguh makhluk jelek! Batinnya.


Sampai akhirnya Li Chang Su dan Mu Xianzhai keluar dari kereta, He Ze hanya mendarat tak jauh darinya. Untungnya tidak ada pelayan atau penjaga di sekitar mereka. Jika sampai mendengarkan ocehan He Ze, mungkin akan pingsan.

__ADS_1


"Kelinci tidak tahu berterima kasih. Aku sudah membawamu dengan sudah payah karena khawatir tertinggal, begitukah caramu membalas budi?" Suara nyaring He Ze membuat Li Chang Su hanya menghela napas pasrah. Dua hewan berbulu putih ini tidak pernah akur.


Lalu Mu Xianzhai sudah mengangkat telinga kelinci mutasi dengan cara yang tidak berperasaan. Memperhatikan tubuhnya yang cukup gemuk, kelinci ini seharusnya cocok untuk dipanggang.


Sedangkan kelinci mutasi itu ingin turun dan merasa terlecehkan. Manusia ini sungguh-sungguh mengerikan. Apalah ketika menatap tubuhnya, seperti sedang memikirkan daging di piring. Menginngat jika dia adalah makanan manusia, bulunya seperti meremang.


"Su'er, pinjam kelinci jelek ini dulu. Tunggu hasilnya," kata Mu Xianzhai sangat tenang.


Kelinci mutasi itu memiliki firasat buruk. Entah kenapa, malam ini dia seperti akan dikupas habis. Belum lagi cara memegangnya ini, kenapa harus telinga. Ini cukup sakit! Tidak bisakah manusia ini menggendongnya dengan baik?


Melihat Mu Xianzhai sangat antusias dengan kelinci itu, Li Chang Su tidak bisa berkata-kata. Dia ingin memberitahunya agar memegang kelinci dengan baik. Tapi Mu Xianzhai berkata jika kelinci memang ditakdirkan untuk dipegang seperti itu.


Sekarang pria itu pergi ke ruang kerja dengan santai sambil memegang telinga kelinci seperti hendak membuang sampah. Li Chang Su menggelengkan kepala dan pergi ke kamar tidur utama. Malam ini cukup lelah. Sedangkan He Ze juga berbaring di bantal kecil yang diambil dari ruang artefak.


"Tuan, kenapa pria itu mengambil si kelinci?" Tanya He Ze sedikit kesal. Tubuhnya cukup kotor karena bersentuhan dengan lubang galian. Jadi nanti dia harus mandi lagi.


"Apa yang diinginkannya dari kelinci itu?"


"Dia curiga jika kelinci mutasi itu tidak biasa. Mungkin juga salah satu raja binatang mutasi."


"Apa??!!" He Ze terkejut dan memikirkannya lagi. Dia sudah tahu jika kelinci mutasi itu adalah salah satu raja binatang mutasi. Tapi tidak pernah memberi tahu siapapun.


Sekarang Mu Xianzhai mencurigainya. Ini buruk. Karena itu, dia terpaksa mengatakannya segalanya pada Li Chang Su tentang kelinci mutasi. Di mana dia tahu pertama kali bahwa kelinci mutasi itu bisa bicara. Lalu apa saja yang dilakukannya.


Mendengarkan hal ini, gadis itu tidak memiliki minat untuk beristirahat dan bangun, berniat untuk menuju ruang kerja. Namun baru saja membuka pintu dan hendak melangkah keluar, hidungnya menabrak dada seseorang. Setelah mengerang sedikit, dia menyentuh hidungnya.


Dia tidak pernah menabrak dada seseorang. Kecuali mungkin seorang baj*ngan seperti Mu Xianzhai. Saat Li Chang Su melihat di depan, pria jangkung yang berdiri di depannya itu pun tersenyum datar.

__ADS_1


Kelinci mutasi segera dilemparkan ke sudut lain dengan acuh tak acuh.


"Bagaimana dengan itu?" Tanya Li Chang Su sedikit penasaran.


"Semuanya sangat jelas kelinci ini akan dimasak besok. Mulutnya sangat keras!" Pria itu menggertakkan giginya.


Saat membawa kelinci mutasi ini untuk interogasi, tidak ada hasil sama sekali. Dan kelinci itu malah berlarian dan bersembunyi di berbagai tempat. Membuat dia kesal. Karena itu, dia membawanya kembali dengan wajah gelap.


"Oh ...," Li Chang Su terlihat tidak peduli dan menatap kelinci mutasi dengan menyipitkan mata, "Karena hanya kelinci biasa, maka sembelih saja. Aku kebetulan ingin daging bakar kelinci."


"Sesuai keinginan Su'er."


Kelinci mutasi itu mengerti dan mendengar apa yang mereka katakan. Awalnya lolos dari Mu Xianzhai. Tapi kali ini tidak menyangka bahwa Li Chang Su akan mengancamnya juga. Masalahnya, aura milik Li Chang Su lebih berbahaya daripada milik Mu Xianzhai. Seolah-olah berkata jika macam-macam, maka tidak ada hari baik untuk besok.


Sekarang itu terbukti. Li Chang Su menjadi kejam dan mengambilnya dengan cara memegang telinga. Tangan yang satunya lagi memijat beberapa bagian tubuh. Ini empuk dan penuh daging. Cukup untuk mengisi celah giginya. Li Chang Su terkekeh. Dan He Ze yang ada di sisi lain pun tertegun.


Kedua orang ini benar-benar pasangan yang baik. Berakting dengan sempurna untuk mendapatkan hasil. Karenanya, dia pun bergabung untuk melengkapi suasana.


Kelinci mutasi itu tidak tahan lagi dan ingin berteriak. Lama kelamaan, dia harus berkata pada Li Chang Su bahwa dia buka kelinci biasa, tapi raja kelinci cahaya. Dia sangat baik hati dan tidak makan orang.


Namun Mu Xianzhai dan Li Chang Su sudah membahas tentang bumbu yang cocok untuk menaburi daging kelinci. Lalu akan meminta Xuxu dan Xuyao menyiapkan baskom dan air bersih. Gadis itu pergi ke halaman belakang untuk memotong kepalanya, mengambil belati dan bersiap untuk eksekusi.


Mu Xianzhai tersenyum penuh arti. Tidak merasa keberatan. Akhirnya kelinci mutasi itu akan menghilang juga dari matanya. Sungguh hanya menghalangi pandangan. Di saat belati itu hampir menggores leher, kelinci mutasi pun berkeringat dingin dan berteriak pada mereka akan mengampuninya.


"Jangan ...!!! Aku abicara, aku bicara. Tolong letakan belatinya. Aku adalah raja kelinci yang baik hati, imut dan sangat gemuk. Tidak pernah memakan orang dan hanya makan wortel!" Setelah menghabiskan waktu yang cukup banyak untuk membersihkan diri, kelinci mutasi itu akhirnya pingsan.


"....."

__ADS_1


Apakah kelinci itu benar-benar pingsan?


__ADS_2