
LI CHANG SU tersenyum penuh arti. Setelah menghabiskan satu gelas cokelat hangat, ia pun segera mengeluarkan ember yang diisi air dari ruang artefak. Belum lagi adanya tinta hitam, sangat mencurigakan.
Saat Mu Xianzhai melihat ini, tampaknya adegan yang akan datang akan lebih menarik. Dia juga tersenyum diam-diam. Jarang sekali mendapati pikiran-pikiran luar biasa seperti ini.
Istrinya memang pintar. Tapi ... Mu Xianzhai menyipit mata di balik topengnya. Walaupun istrinya pintar, bagaimana jika di masa depan gadis itu juga memiliki ide aneh untuknya?
Misalnya rambut yang dipotong pendek seperti Lict. Walaupun terlihat bagus, tapi dia tidak suka rambut pendek. Lict berkata jika rambut pendek sudah menjadi hal umum di zaman modern.
Jika mereka melihat pria berambut panjang seperti orang-orang zaman kuno, pasti dianggap aneh atau banci. Tak jarang juga disebut sedang bermain drama televisi. Mungkin Mu Xianzhai tidak tahu apa itu televisi, tapi hanya dengan membayangkannya saja, bukankah itu ejekan?
Apakah Su'er nya tidak suka dia berambut panjang?
Mungkin Mu Xianzhai harus menanyakan ini saat waktunya tepat.
"Gadis, apa yang akan kamu lakukan?" tanya kuda putih mutasi dengan tatapan matanya yang sedikit ngeri
"Bukankah kamu bilang ingin ikut ke wilayah Sekte Hitam? Karena kamu tidak bisa pergi dengan cara biasa, maka gunakanlah cara lain." Li Chang Su menaikkan sebelah alisnya dengan kepala penuh ide.
"Kamu tidak bermaksud untuk mengubah warna buluku kan?" tanya kuda itu lebih yakin.
"Nah. Bagus! Tentu saja, ubah warna bulumu!"
"..." Kuda putih mutasi tidak yakin untuk ini. Haruskah dia menjadi kuda hitam untuk sementara waktu?
Hanya saja ...
"Kalau cuma warna bulu mungkin bisa. Tapi bagaimana dengan aura? Aku ini kuda putih mutasi golongan cahaya. Mereka tidak akan tertipu oleh warna bulu," kata kuda putih mutasi lagi, hanya ingin mengingatkan Li Chang Su.
Jika masalah ini, Li Chang Su memiliki caranya. Dia bisa meminta He Ze untuk mengubah atau menyembunyikan aura kuda putih mutasi dan kelinci mutasi. Lagi pula, He Ze berkata jika menyamarkan aura bukanlah masalah besar, sehingga bisa dilakukan kapan saja.
Karena itu, Li Chang Su berniat mengubah warna bulu keduanya.
__ADS_1
"Nah, kalau begitu semuanya beres." Li Chang Su segera menuangkan tinta ke air di ember sehingga warnanya sedikit lebih pekat.
Tapi berbeda dengan kuda putih mutasi yang merasa dijinakkan oleh Li Chang Su, saat ini kelinci mutasi tidak mau. Membayangkan jika bulunya menjadi hitam, hanyalah mimpi buruk baginya.
"Tidak! Aku tidak mau!" Kelinci mutasi itu segera melompat dari pangkuan Lict dan pergi melarikan diri. Dia ingin menemukan tempat bersembunyi.
Lict terkejut saat melihat jika kelinci yang gemuk itu sudah melarikan diri. Lalu mengejarnya ketika Li Chang Su memerintah. Akhirnya, Lict dan kelinci putih mutasi saling kejar-kejaran di sekitar tempat itu.
Lari kelinci cukup cepat. Percaya atau tidak, Lict sendiri tidak mampu mengejarnya. Akhirnya laki-laki itu kelelahan dan berteriak untuk memanggilnya lagi.
"Xue Zi, jangan takut. Bulumu akan kembali seperti semula lagi. Putri Xian memiliki caranya. Kamu pikir seniorku itu apa? Dia adalah wanita jenius di zaman modern, kamu jangan salah!" teriak Lict seraya mengejarnya lagi.
Kelinci putih mutasi itu akhirnya tidak menemukan tempat yang cocok sehingga langsung menggali lubang. Lict yang tahu jika kelinci itu akan melarikan diri dengan menggali lubang, segera menghampirinya.
Saat lubang yang digali cukup dalam untuk kelinci itu mengebor ke sisi lain, Lict sudah menangkap pinggang kelinci putih mutasi.
"Jangan lari!" Lict menariknya sekuat tenaga. Tapi kelinci itu sungguh berusaha keras.
"Jangan seperti itu. Yakinlah ini akan sangat menyenangkan. Bukankah Putri Xian sangat cantik. Dia akan lebih menyukaimu jika menuruti perintahnya. Yah, ubahlah bulumu menajdi hitam." Lict sedang menggunakan jurus membujuk.
Baru saja laki-laki itu berkata sambil menarik tubuh Xue Zi dari lubang galian, tiba-tiba saja menajdi begitu ringan. Laki-laki itu pun terjengkang seraya memegang kelinci putih mutasi yang penuh tanah
"Benarkah? Dia akan menyukaiku?" tanya Xue Zi dengan semangat. Kedua telinga panjangnya langsung berdiri.
Lict yang baru saja pusing akibat terjengkang itu masih memegang kelinci putih mutasi. Setelah bangun dan memegang kedua telinga binatang berbulu itu, dia hanya mengiyakan dengan mudah.
Padahal saat ini, kuda putih mutasi sedang diwarnai dengan tinta hitam. Mu Hongzhi tentu saja merawatnya dengan baik. Ketika Lict berkata bahwa Li Chang Su akan menyukai Xue Zi yang berbulu hitam, kuda putih mutasi meringkik ringan.
Ingin sekali rasanya berteriak jika itu hanya omongan manis manusia. Tapi setelah mendapatkan tatapan dari Mu Xianzhai, kuda putih mutasi memilih menyerah dan bersikap baik. Lupakanlah. Dia tidak mau menjadi santapan makan malam mereka nanti.
"Aku sudah menangkapnya," kata Lict seraya menunjukkan kelinci putih mutasi yang kini sudah jinak.
__ADS_1
Li Chang Su sudah tidak berdaya. Hanya dengan alasan dirinya akan menyukai bulu hitam, Xue Zi langsung patuh. Dia menggelengkan kepala dan mewanti-wanti Mu Xianzhai agar tidak berkata yang tidak-tidak. Atau kelinci itu tidak akan patuh lagi nantinya.
"Putri Xian, bisakah aku mewarnai bulunya secara pribadi?" Lict meminta dengan senyuman misterius.
"...." Saat gadis itu menyerahkan ember yang sudah diberi air dan tinta hitam pada Lict, ada perasaan curiga.
Laki-laki itu pasti akan membuat sesuatu yang aneh. Dia khawatir jika Xue Zi akan benar-benar menjadi kelinci percobaannya.
Satu menit berlalu ....
Lima menit ....
Sepuluh menit ....
Akhirnya setengah jam telah berlalu. Ketika kuda putih mutasi diwarnai menjadi hitam, Xue Zi juga sudah selesai. Tapi saat kuda itu melihat tubuh Xue Zi, segera tertawa lepas. Rasanya dia ingin berguling-guling di salju.
Bahkan Li Chang Su dan Mu Xianzhai memiliki senyum yang sedikit lucu. Berbeda dengan Mu Hongzhi yang langsung berteriak kaget, memandang Lict dengan ngeri.
"Lict, apa yang kamu lakukan dengan telinga dan wajah kelinci itu? Kenapa rasanya menjadi aneh?" tanyanya dengan sedikit mengerang.
"Apa yang aneh? Bukankah ini cantik?" Lict menyimpan kuasnya dan menyingkirkan cat berwarna putih. Lalu menunjukkannya pada mereka.
Xue Zi merasa jika ekspresi mereka menjadi aneh. Termasuk kuda putih mutasi yang menertawakan dirinya. Ia pun langsung meminta cermin pada Li Chang Su. Dia ingin tahu seperti apa rupanya saat ini.
Gadis itu mengeluarkan cermin ganggam dan meminta Xue Zi untuk memperhatikan dirinya sendiri. Ketika kelinci itu menatap cermin, ada rasa terkejut dan melompat dari tempatnya.
Dia berteriak ngeri dan menggigil, menjauhi cermin. "Siapa itu di cermin? Itu bukan aku! Bagaimana aku memiliki gambar kumis dan lingkaran mata putih. Lalu ada apa dengan telingaku yang penuh bintik putih??!"
"...."
Li Chang Su mengira jika Xue Zi saat ini mirip dengan kelinci tua berkumis dengan telinga yang lucu. Lict benar-benar membuat kelinci putih mutasi itu mati gaya.
__ADS_1
"Jangan marah. Bukankah itu cantik?" tanya Lict polos.