Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Flare Datang Untuk Mengakhirinya


__ADS_3

LI CHANG SU dan Mu Xianzhai tidak memiliki alasan lain untuk melawan. Keduanya sedang menunggu kehadiran seseorang. Semuanya masih belum berakhir.


Mu Xianzhai memegang tangan istrinya dengan erat. Jika Zhen Juan berani menghitung, dia tidak akan sungkan untuk bertindak kasar. Hingga saat Zhen Juan mengembunkan bola asap hitam untuk menyerang Mu Xianzhai dan Li Chang Su, tubuhnya tiba-tiba saja terdorong ke belakang hingga terjengkang.


Ada embusan angin panas muncul tiba-tiba hingga salju di sekitarnya mencair. Inilah yang ditunggu-tunggu oleh mereka.


Hawa panas semakin terasa hingga akhirnya mereka semua bisa melihat titik api di udara menjadi lebih besar dan membentuk wujud manusia api. Zhen Juan segera bangkit dan melihat makhluk apa yang membuatnya terpental seperti ini. Ternyata makhluk lava yang murid sekte katakan itu adalah apa yang ada di depannya saat ini.


Zhen Juan merasa tidak asing dengan makhluk itu tapi kapan ia pernah melihatnya?


“Kamulah yang menyebabkan semua kekacauan di terowongan bawah tanah dan membunuh semua perliharaanku? Siapa kamu?” tanyanya dengan menggeram.


“Namaku Flare, penjaga gerbang pintu baja.” Makhluk lava itu menjawab dengan tubuh tegap dan arogan, menatap Zhen Juan seolah-olah hanyalah musuh kecil.


“Flare … Apakah kamu diciptakan oleh pewaris gelang naga eprak pertama?” Zhen Juan ingin memastikannya lagi sebelum memikirkan cara untuk mengalahkan makhluk api itu. Saat ini saja, dia sedikit berkeringat karena panasnya api di tubuh Flare.


“Ya, ini aku. Kecorobohanku adalah tidak menyadari keberdaanmu di tubuh manusia. Kali ini, aku akan mengirimmu kembali ke pegunungan dewa.”


“Hah! Bermimpi. Aku tidak akan kembali lagi ke tempat itu. Hari ini kamu harus menghilang dan aku akan membuka pintu gerbang baja dengan gelang naga perak itu.” Zhen Juan tertawa keras hingga menggema di tempat itu.


Udara dingin semakin terasa dan hingga salju pun turun semakin lebat. Tampaknya alam tidak mau mendukung pertarungan Flare dengan Zhen Juan. Namun apapun yang terjadi, Flare harus mengakhiri semuanya hari ini. Yaitu mengirim kembali roh Hei Long yang merasuki tubuh Zhen Juan.

__ADS_1


Hei Long juga naga hitam. Tapi asal perwujudannya adalah ular yang berubah menjadi setengah naga. Selama ratusan atau ribuan tahun, Hei Long dan naga perak—Yin Long, tidak pernah akur. Hingga zaman telah berubah sekalipun, kedua makhluk legenda itu tetap saja bermusuhan. Di masa depan, mungkin akan menjadi puncak pertarungan mereka.


Tak berapa lama, Mu Hongzhi dan Lict datang untuk menjemput Li Chang Su serta Mu Xianzhai. Mereka harus menjauh sedikit dari lokasi pertarungan karena pasti Flare akan menembakkan banyak api ke sekitar.


Saat ini, Flare dan Zhen Juan saling menyerang untuk saling menjatuhkan. Namun Zhen Juan sedikit berwaspada karena tubuhnya rentan terbakar oleh api. Belum lagi kristal ungu kehitaman di dadanya tidak boleh sampai pecah. Jika itu terjadi, maka dia tidak bisa menyembunyikan auranya lagi.


Hari ini, Flare, sang penjaga pintu gerbang baja harus lenyap. Dengan begitu, dia bisa membuka pintu gerbang baja itu. Tak heran jika beberapa tahun lalu saat dia memasuki tubuh Zhen Juan ini dan membuka pintu gerbang baja, lava di tempat itu segera bergolak. Tenyata Flare adalah penyebabnya.


Baik Flare ataupun Zhen Juan sama-sama menggunakan kemampuannya. Bola api dilontarkan ke arah pria itu. Sedangkan Zhen Juan bermaksud untuk menyerap kekuatan di tubuh Flare. Namun karena terlalu panas, kristal ungu kehitaman di dadanya tidak bisa bertahan lama.


“Kamu benar-benar merepotkan.” Zhen Juan mengembunkan bola aura di kedua telapak tangannya dan segera berlari ke arah makhluk lava itu. “Lenyaplah!”


Flare yang mendapatkan serangan bola aura ungu itu segera menggeram dan menangkisnya dengan ola api. Bukan hanya itu saja, dia mengubah tubuhnya menjadi sedikit lebih besar dan mengayunkan kedua tangannya. Zhen Juan memang cukup merepotkan baginya. Namun ilmu hitam tidak mampu melawan dia.


“Kamu bukan lawanku, Hei Long!” Flare segera membuka mulutnya dan sebuah bola api keunguan terbentuk. Bola api itu segera melesat ke arah Zhen Juan dan mengenainya dengan baik.


Pria itu terpental lagi dengan tubuh sedikit berasap. Kristal ungu kehitaman di dadanya sedikit retak lebih besar lagi. Jika ini terus berlanjut, dia pasti tidak akan memenangkannya.


Serangan Flare tidak berhenti sampai di situ, melainkan segera menghampiri Zhen Juan dan mengayunkan tangannya lagi. Dia menampar tubuhnya hingga terpental lagi ke sisi lain. Saat ini, Flare seperti monster yang dipenuhi kemarahan karena wilayahnya diganggu. Zhen Juan tidak memiliki waktu untuk membalas serangan.


Setiap kali dai bersiap bangun dan membaca mantra, Flare akan menghampirinya dan melemparkan tubuhnya lagi hingga menabrak bangunan sekte.

__ADS_1


“Kamu bukan lawanku!” Flare bersiap untuk memecahkan kristal ungu kehitaman di dada Zhen Juan. Tapi tanpa diduga, pria itu meledakan auar kegelapan di tubuhnya sehingga membuat Flare sedikit tidak nyaman.


Karena aura kegelapan itu mulai menyebar ke tubuh, Flare terpaksa menjauh lebih dulu untuk mengalahkan auara kegelapan yang berubah menjadi api hitam keunguan di tubuhnya. Dia berteriak seraya membakar tubuhnya sendiri dengan api yang lebih besar. Di saat itulah Zhen Juan mengambil kesempatan itu menghilang dari tempatnya.


Flare mencari ke mana pria itu menghilang hingga akhirnya suara teriakan Li Chang Su terdengar. Rupanya, Zhen Juan sudah menyandera Li Chang Su dan mencekiknya di udara. Adapun Mu Xianzhai yang kini sudah membentur tembok akibat dorongan kuat dari Zhen Juan, langsung memuntahkan darah.


“Su'er …” Pria itu terlihat sedikit lemah saat merasa jika Zhen Juan menyerang dantian-nya dengan parah.


“Sepupu!” Mu Hongzhi segera menghampiri Mu Xianzhai dan membantunya untuk bangkit.


Tawa Zhen Juan kembali menggema saat dia mencekik gadis itu seperti akan mematahkan tulang lehernya. Li Chang Su tidak tahu bagaimana Zhen Juan mampu bergerak cepat hingga berhasil mendorong Mu Xianzhai, tapi saat ini dia kesulitan untuk bernapas.


Memperhatikan Li Chang Su yang berusaha untuk mengambil napas sebanyak mungkin, Zhen Juan menatap mereka semua dengan arogan. “Jika kalian mengambil tindakan lain, gadis ini akan mati!”


“Senior Su!” Lict segera berwajah pucat. Jika bukan karena Mu Hongzhi menghentikannya, dia mungkin sudah maju dan mencoba menyerang Zhen Juan.


Flare juga tidak mengambil tindakan apapun saat ini. Dia menatap Li Chang Su. Ini mungkin gadis itu. Sama-sama dari masa di mana kaisar terdahulu lahir. Saat ini, Zhen Juan ingin memanfaatkan segalanya dengan Li Chang Su sebagai ancaman.


“Flare, kamu tidak akan membunuh gadis ini karena merupakan pewaris takdir galang naga perak. Jika gadis ini mati, maka Yin Long juga akan menghilang.” Zhen Juan sengaja ingin menunda waktu sambil memikirkan cara untuk melarikan diri dulu dari Flare.


Lalu dia menatap Mu Xianzhai dengan ekspresi penuh kemenangan. “Jika kamu mencintai istrimu ini, serahkan gelang naga perak padaku. Bukan hanya itu, kakekmu dan pamanmu itu akan selamat.” Dia menambahkan.

__ADS_1


“Kamu … hanya … bermimpi!” Li Chang Su segera berkata dengan napas yang terpotong-potong.


“Apakah … kamu … pikir dengan … menyanderaku, kamu … akan mendapatkan … gelag itu? Percaya … atau … tidak … aku bisa … membunuhmu sekarang.” Li Chang Su terlihat begitu percaya diri. Dia tidak takut sama sekali.


__ADS_2