Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Lubang Pengisap Jiwa


__ADS_3

LI CHANG SU, Lict dan Mu Hongzhi berada di bibir gua sederhana yang digali oleh kelinci putih mutasi. Badai salju membuat pandangan ketiganya sedikit kurang jelas tentang sekitar. Mereka hanya bisa melihat cahaya emas dan ungu kehitaman di langit, serta raungan dua naga.


Di langit, Jin Long mengejar Zi Long yang terus bergerak menuju awan gelap. Dia tak bisa membiarkan naga ungu gelap itu memancing semua petir ke tubuhnya sebagai senjata. Jika itu sampai terjadi, daratan akan dilanda dengan badai petir yang mengancam jiwa.


“Zi Long, semuanya sudah cukup sampai di sini. Aku tidak akan membiarkanmu melakukan banyak kerusakan di daratan.” Jin Long bergerak semakin cepat dan langsung menggigit ekor Zi Long, menahan dan menyeretnya ke bawah.


Zi Long yang tertahan pun menggeram dan langsung berbalik untuk menggigit leher naga emas. Gigi tajam keduanya mampu menembus kulit bersisik yang keras dan tebal hingga darah pun langsung terlihat. Jika Zi Long berusaha untuk mencapai awan gelap dan memicu petir ungu, maka Jin Long justru sebaliknya.


Meski Jin Long merasa lehernya sakit, dia tanpa ragu menggunakan kekuatannya untuk melemparkan Zi Long ke bawah. Gigitan keduanya pun terlepas.


Zi Long terjun bebas dan sulit untuk memperbaiki tubuhnya. “Jin Long, jika aku tak bisa menguasai manusia dan dunia ini, maka aku akan menghancurkannya. Lagi pula, manusia hanyalah makhluk fana yang tidak tahu ketinggian langit. Mereka sombong dan penuh kebencian, kenapa kamu begitu membela mereka lagi dan lagi?!”


Pertanyaan ini sudah diucapkan Zi Long sebelumnya. Kini saat Jin Long mendengarnya lagi, hatinya dipenuhi oleh kemarahan. Naga ungu itu benar-benar berniat untuk melenyapkan benua ini.


“Karena mereka adalah ciptaan para dewa dan aku patuh patuh pada kehendak langit,” jawab Jin Long tidak sulit, justru sangat tenang dan damai.


Hal ini lah yang membuat Zi Long murka dan membenci mereka. Dia telah kembali setelah lama tertidur. Bahkan jika kaisar pertama mengurungnya, dia juga menyalahkan pria yang berani melukainya di masa lalu.


Kini dia yakin jika pria itu adalah Mu Xianzhai, reinkarnasi dari raja perang di masa lalu. Setelah memikirkannya dalam-dalam, Zi Long yakin jika Mu Xianzhai adalah pria itu. Pria yang membuatnya jatuh ke masa di mana jiwanya melemah.


Namun saat ini dia tak memiliki waktu untuk mengurus Mu Xianzhai karena satu-satunya masalah ada pada Jin Long.


Badai salju tidak membuat keduanya kedinginan. Justru tiupan angin badai di bawah awan berpetir itu terlihat menakutkan.


“Jin Long, jangan berpikir bahwa kamu menekanku, aku akan diam saja. Ini hanya awal dari kehancuran! Aku ingin dunia ini hanya diselimuti oleh musim dingin tanpa henti!” Zi Long terdengar seperti sedang mengutuk dan menyalahkan dunia.


Dia meraung dan memaksakan tubuhnya mengeluarkan energi spiritual elemen petir, memicu semua petir ungu di langit berawan gelap. Hingga pada akhirnya, Jin Long masih terlambat untuk menghentikannya.

__ADS_1


Setelah bertarung selama hampir setengah hati, Jin Long memiliki banyak luka di tubuhnya. Bahkan jika dia mengambil wujud terakhirnya sebagai naga emas, Zi Long juga kuat.


Ini bukan dunia kultivator di mana energi spiritual melimpah, melainkan sebuah zaman yang hampir tak memiliki aura spiritual di udara.


Pada zaman kekaisaran pertama berdiri, dia kuat dan merasakan napas spiritual di udara. Tapi kini semuanya hilang. Entah itu karena perubahan dunia atau manusia yang terlalu serakah hingga para dewa menghukum daratan.


Tidak ada yang tahu.


Kali ini, Jin Long berniat untuk mengambil langkah terakhir.


"Zi Long ... Awalnya aku hanya ingin mengunci jiwamu saja untuk hukuman, tapi kali ini rasanya hukuman mengunci jiwamu terlalu rendah. Maka jangan salahkan aku juga untuk mengakhiri sejarah para naga," kata Jin Long datar tapi ada napas kesuraman dari dirinya.


Karena Zi Long masih tidak bisa bertobat, dia tak perlu berulang kali menyadarkannya dari kenyataan.


Zi Long menggunakan aura di tubuhnya yang tersisa untuk memancing petir ungu. Tak lama setelah itu, puluhan petir ungu menyambar tubuh Zi Long dan tak lepas sedikit pun—seolah-olah Zi Long merupakan titik pengikat petir tersebut.


Jin Long benar-benar tak punya pilihan lain. Pertarungan tidak akan menyelesaikan masalah sehingga dia hanya bisa melakukan upaya terakhir.


"Gadis ... Buka lingkaran totem penyegel Zi Long sekarang. Waktunya tidak banyak lagi."


Pesan telepati tersebut langsung terdengar di pikiran Li Chang Su. Gadis itu tertegun sebentar sebelum akhirnya menyadari jika aura spiritual yang baru saja memasuki tubuhnya merupakan milik Jin Long.


Tapi bagaimana dia membuka segel itu?


Namun tampaknya Jin Long telah memahami apa yang dibingungkannya.


"Gunakan darahmu, teteskan pada lingkaran totem. Pada saat itu ... Aku mungkin akan bersalah padamu. Percayalah, aku pasti akan melindungi jiwamu." Suara Jin Long terdengar lagi di pikirannya.

__ADS_1


Li Chang Su berdebar. Dengan kata lain,apa yang dimaksud Jin Long adalah ... ketika lingkaran totem penyegel Zi Long dibuka, maka dia juga akan terisap. Tubuhnya akan hancur namun Jin Long meyakinkan jiwanya akan baik-baik saja.


Apakah dia harus menemukan tubuh baru? Pikirnya.


Tapi ... Tanpa sadar, gadis itu menyentuh perutnya. Lalu bagaimana dengan anaknya? Bagaimana dengan Mu Xianzhai?


Tidak adakah cara lain?


Gadis itu berkeringat di punggungnya, linglung.


Naga emas tidak berdaya di langit dan kini memohon padanya.


Suara Jin Long terdengar lagi di pikiran Li Chang Su. "Gadis ... Kamu adalah tuan yang hebat. Ini permintaan terakhirku. Mungkin terdengar egois untukmu tapi ... hanya ini satu-satunya cara untuk mengakhiri Zi Long. Jika aku tak bisa menahan Zi Long, maka suamimu akan dalam bahaya. Zi Long memiliki dendam pada pria itu karena pertarungan di masa lalu ...."


Penjelasan Jin Long menggetarkan hati gadis itu. Dia bersandar di dinding gua buatan. Kelemahannya mungkin adalah Mu Xianzhai saat ini.


Li Chang Su tidak menyangkal Jin Long. Mu Xianzhai memang pernah menekan Zi Long di kehidupan sebelumnya hingga kaisar pertama Mu menyegel kedua naga itu di balik pintu gerbang baja.


"Sepupu Ipar ... Apa yang terjadi? Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Mu Hongzhi, merasa ada firasat buruk yang akan menghampiri.


Li Chang Su menggelengkan kepala. Dia segera menstabilkan hati dan menegakkan tubuh, menatap ke langit di mana Jin Long kini melilit tubuh Zi Long yang menjadi titik kunci petir ungu berkumpul.


"Pelatih Su ..." Lict merasakan kesedihan pada gadis itu.


Li Chang Su akhirnya tersenyum pada mereka. "Ini waktuku untuk membuka segel," katanya. "Kalian tunggu di sini. Jika Mu Xianzhai datang, katakan padanya ... Aku sangat mencintainya dan menungguku untuk kembali," katanya berusaha sekuat tenaga untuk tidak tersedak.


Meski matanya mulai memerah, dia tak berani menatap keduanya.

__ADS_1


Lict dan Mu Hongzhi tertegun.


"Sepupu Ipar ..." Mu Hongzhi tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada sepupunya jika tahu bahwa istrinya menghilang bukan?


__ADS_2