Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Menyelinap Ke Istana Kekaisaran


__ADS_3

BUKAN HANYA pensiunan kaisar dan ibu suri yang dikurung tanpa adanya perlawanan, tapi Kaisar Mu juga tak sadarkan diri saat ini, sekarat.


Karena itu Li Chang Su sebisa mungkin bergegas untuk menyelamatkan kaisar.


Mu Xianzhai menyipitkan matanya. "Putri dari raja racun adalah calon permaisuri yang dipilih saat ini. Namanya Guan Shu," jawabnya pelan. "Dia adalah anak dari raja racun dari Lembah Racun. Dia suka bereksperimen dengan racun. Kemungkinan besar sesuatu terjadi pada nenek, kemudian kakek diancam. Pada akhirnya memilih dikurung bersama."


Penjelasan Mu Xianzhai membuat Li Chang Su terkejut lagi. Pensiunan kaisar sangat mencintai ibu suri sehingga lebih mementingkan nyawa istrinya dibandingkan dirinya sendiri.


Ternyata, berkorban untuk orang tercinta sangatlah mudah. Sama seperti dia di pegunungan dewa saat itu, memilih membuka lubang pengisap jiwa dan mengorbankan dirinya sendiri agar dunia damai.


Tiba-tiba saja Mu Xianzhai mengelus kepalanya. "Jika hal itu terjadi pada kita, aku juga akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan kakek. Kamu lebih penting dari hidupku sendiri," ujarnya.


Li Chang Su tersipu.


"..." Lict dan Mu Hongzhi yang memakai jubah bertudung besar di belakang mereka pun pura-pura tidak mendengar atau melihat apapun.


Taburkan terus semua keromantisan di sepanjang jalan. Kalian tidak mementingkan anjing lajang kami! Lict dan Mu Hongzhi memiliki pemikiran yang sama.


Keempatnya segera turun dari kereta kuda dan pergi dengan keadaan tidak mencolok. Li Chang Su dan Mu Xianzhai pergi ke istana kekaisaran secara diam-diam untuk melihat keadaan kaisar.


Saat ini, kondisi Kaisar Mu lebih mengkhawatirkan daripada pensiunan kaisar dan ibu suri yang dipenjarakan permaisuri.


Adapun Lict dan Mu Hongzhi, keduanya memantau keadaan sekitar ruang bawah tanah.


Li Chang Su dan Mu Xianzhai berada di kegelapan dekat istana kekaisaran. Lebih tepatnya di luar tembok halaman tempat tinggal Kaisar Mu.


Penjaga gelap dan penjaga kekaisaran saat ini menjaga ketat semua tempat di istana. Karena permaisuri memiliki token perintah penjaga kekaisaran, pada akhirnya beberapa prajurit telah dikendalikan oleh wanita itu.


"Bagaimana kita bisa masuk?" tanya Li Chang Su.


"Buat mereka tidur," bisik Mu Xianzhai.


"Kamu ingin aku menggunakan obat tidur pada mereka? Bukankah itu akan semakin memperlihatkan bahwa penyusup datang?"

__ADS_1


"Jangan khawatir, anak buahku akan mengurus mereka." Mu Xianzhai sama sekali tidak khawatir.


Sebenarnya dia bisa masuk tanpa menggunakan obat tidur untuk mengalihkan penjaga kekaisaran dan penjaga gelap istana. Tapi dia khawatir dengan Li Chang Su. Meski gadis itu kuat, dia tak bisa membuat risiko jika ketahuan oleh pihak lain.


Oleh karena itu, Li Chang Su hanya bisa menurut dan botol berisi bubuk putih. He Ze keluar dari ruang artefak dan diperintahkan untuk menaburkan bubuk putih itu ke setiap penjaga gelap dan penjaga kekaisaran.


He Ze bergerak cepat. Dia hanya tupai biasa di mata mereka dan tak akan menaruh curiga apapun. Bubuk putih itu merupakan obat tidur yang tak berbau. Untungnya bubuk putih tersebut bisa menguap setelah terkontaminasi dengan udara. Jadi tak khawatir jika mereka bangun dan diperiksa oleh tabib.


Bahkan wanita bernama Guan Shu itu juga tidak akan mampu mendeteksinya. Li Chang Su masih percaya diri dengan kemampuannya.


He Ze menaburkan sedikit bubuk putih ke setiap penjaga gelap yang ada di bawahnya. Lalu menunggu efek obat tidur bereaksi.


Salah satu penjaga gelap yang bersembunyi di sebuah pohon pun merasa lelah tanpa alasan dan kantuk menyerang tiba-tiba.


"Ada apa ini? Kenapa begitu mengantuk?" gumamnya berusaha untuk tetap terjaga. Sayangnya penjaga gelap itu langsung tak sadarkan diri sebelum memberi tahu rekannya yang lain.


Agar penjaga gelap itu tidak jatuh dan ketahuan oleh yang lain, penjaga gelap milik Mu Xianzhai segera menangani. Membiarkan mereka bersandar di dahan pohon seolah-olah sedang tidur nyenyak.


Setelah itu, dia kembali ke ruang artefak untuk makan jagung rebus yang baru saja matang.


"..." Li Chang Su mencium aroma jaring rebus dari ruang artefak dan perutnya sedikit lapar.


"Ada apa? Apakah perutmu sakit?" Mu Xianzhai tampak khawatir.


Jika istrinya dalam masalah, dia tak akan bergerak malam ini dan membawa istrinya ke Istana Raja Perang lebih dulu.


Li Chang Su menggelengkan kepala. "Aku ingin makan jagung rebus."


"Makan dulu?"


"Tidak. Aku bisa menahannya. Malam ini sangat penting. Ayo bergerak. Obat tidur yang He Ze taburkan pada mereka hanya memiliki pengaruh selama dua jam. Cukup untuk memeriksa keadaan kaisar," bisiknya.


"Ya ..." Mu Xianzhai terlihat tertekan. Istrinya melakukan ini untuk ayah mertuanya.

__ADS_1


Mu Xianzhai berjanji jika Kaisar Mu masih hidup, biarkan kaisar itu merebus jagung untuk mengkompensasi istrinya. Bagaimana pun juga, istrinya ingin makan jagung rebus tapi harus tertahan karena alasan ini.


Dia mendengus dan segera membawa Li Chang Su diam-diam ke dalam istana.


"Aku bisa pergi sendiri," bisik gadis itu. "Jangan lupa, aku adalah prajurit wanita di zaman modern yang sangat pandai menyamar dalam kegelapan agar tidak ketahuan."


Mu Xianzhai yang membopongnya tidak mengendurkan tangan sama sekali. "Patuh!"


"..." Li Chang Su akhirnya menyerah dan dengan nyaman memeluk leher Mu Xianzhai.


Para penjaga istana di halaman Kaisar Mu tidak menyadari jika penyusup telah datang. Bahkan pelayan yang masih berseliweran juga cuek. Mereka hanya merasakan embusan angin malam saja.


Akhirnya, Mu Xianzhai berhasil membawa Li Chang Su masuk ke kamar di mana Kaisar Mu berada. Kasim kepercayaan Kaisar Mu juga ada di sana, terlihat sedih dan kelelahan. Dia hanya menjaga kaisar yang masih terbaring koma.


Li Chang Su diturunkan oleh Mu Xianzhai dan segera menghampiri mereka dengan langkah ringan. Ketika Kasim kepercayaan Kaisar Mu bernama Kasim Yu melihat kedatangan dua orang itu, rasa senang sekaligus khawatir membanjiri hatinya.


Kasim paruh baya itu ingin mengatakan sesuatu tapi Li Chang Su memberi isyarat untuk diam.


Gadis itu menghampiri ranjang Kaisar Mu dan melihat sekilas jika kondisinya lebih parah daripada yang dia duga.


"Berapa lama Kaisar seperti ini?" tanyanya pelan.


"Ini belum lama tapi kondisi Yang Mulia semakin memburuk. Ada racun di tubuh Yang Mulia saat ini, semuanya karena wanita yang dibawa permaisuri itu." Kasim Yu menceritakan detailnya.


Li Chang Su mengangguk dan melirik Mu Xianzhai. Pria itu juga melihat kondisi ayahnya saat ini, jelas tidak baik.


"Su'er, bagaimana menurutmu?" tanyanya.


"Tidak apa-apa. Aku akan mencobanya." Li Chang Su jelas merasakan denyut nadi Kaisar Mu melambat karena racun yang pecah di pembuluh darah.


Kondisinya sangat serius. Li Chang Su harus menetralkan racunnya kurang dari dua jam, setidaknya sebelum penjaga gelap sadarkan diri.


"Aku akan memeriksa racun di tubuh Kaisar dan mengeluarkannya sebagian. Setidaknya cukup untuk membuat Kaisar tidak dalam bahaya hidup. Kasim Yu, apakah permaisuri dan Guan Shu sering melakukan kunjungan malam?" tanyanya.

__ADS_1


__ADS_2