
FLARE TIDAK merasa bersalah saat Lict bertanya. Dia hanya lupa untuk melakukannya, berpikir jika para binatang hitam mutasi tidak terlalu banyak. Tapi siapa yang tahu jika mereka dikurung hampir seperempat populasinya di daratan manusia.
“Anggap saja sebagai latihan,” jawab Flare tidak berdaya.
Mu Hongzhi dan Lict sudah kelelahan sehingga mereka beristirahat di satu sisi yang aman. Adapun Mu Xianzhai, tidak sesantai mereka. Dia memasuki ruang pintu gerbang baja yang gelap. Tanpa diduga, beberapa obor yang terpasang di dalamnya langsung menyala dengan sendirinya.
Segera, ruangan terlihat lebih terang. Ternyata tanah lapang dalam ruangan tersebut sangat bersih, menyisakan beberapa darah kering dan bulu-bulu dari binatang hitam mutasi yang ini sudah dibakar habis. Ada.
Anehnya, meski Flare meledakkan bola api untuk membakar mereka, ruangan tersebut tidak terpengaruhi oleh apapun.
“Di mana tubuh naga perak? Bukankah tersegel di sini?”tanya Mu Hongzhi.
Makhluk lava telah naik ke daratan dan mengubah tubuhnya menjadi seekor anak banteng lava lagi. Dia berlari kecil ke tengah ruangan dan menggosok tanah dengan kaki kecilnya. Ada ukiran yang samar-samar terlihat, tertimbun oleh debu dan pasir halus.
“Singkirkan debu-debu dan pasir halus dini. Kamu akan melihat simbolnya,” kata Flare.
“Karena sudah lama tidak dikunjungi, simbol totem ini tidak terlihat lagi. Biarkan aku yang melakukannya,” kata He Ze.
Dia menggunakan elemen angin untuk membersihkan debu dan pasir halus yang ada di tengah ruangan. Tak lama setelah itu, ukiran aneh dan rune terlihat melingkar pada sebuah lingkaran besar. He Ze berkata jika itu adalah totem segel naga perak.
Lict terkejut saat melihat ukiran beberapa binatang suci di atas permukaan tanah bebatuan tersebut. Benar-benar seperti di film fantasi yang pernah ditontonnya. Ternyata dunia kultivasi itu sungguh ada di masa lalu.
“Bagaimana cara mengaktifkan totem ini?” Mu Xianzhai selalu memasang wajah datang di balik topeng peraknya.
“Butuh darahmu untuk mengaktifkannya. Tuangkan darahmu ke tengah ukiran totem dan itu akan hidup sendiri.” He Ze menjelaskan secara singkat.
Mu Xianzhai mengangguk dan menyayat telapak tangannya, meneteskannya ke tengah lingkaran totem tersebut sebelum akhirnya menyingkir.
Mereka semua berada di tepian totem, melihat darah Mu Xianzhai mengalir perlahan ke setiap ukiran totem, barulah mengeluarkan cahaya putih yang cukup menyilaukan.
Rantai perlahan terbentuk dari berbagai sisi menuju ke tengah lingkaran totem yang bergerak searah jarum jam. Semuanya bisa terlihat dalam mata telanjang. Lalu tubuh naga perak mulai muncul dari lingkaran totem. Seekor naga raksasa meringkuk di tengah lingkaran, matanya tertutup, tampak tidur nyenyak.
__ADS_1
Sayangnya, tubuh naga perak terbelenggu oleh rantai spiritual yang tidak mungkin dilepaskan oleh kemampuan biasa.
Di sisi lain, Li Chang Su yang jatuh pingsan sebelumnya kini terbangun. Kepalanya sedikit pusing. Karena dia berada dalam array pelindung, He Ze bisa mengetahui jika gadis itu sudah terbangun.
Mu Xianzhai segera menghampiri Li Chang Su dan menanyakan apakah ada yang salah dengan tubuhnya. Gadis itu menggelengkan, dia hanya sedikit pusing setelah menemani jiwa naga perak mengembunkan energi spiritual sebelum menghilang dari ruang kolam di alam bawah sadarnya.
“Apa yang terjadi di sini?” tanya gadis itu seraya bangkit.
“Oh, bukan masalah besar. Semuanya sudah diatasi,” jawab Mu Xianzhai enteng.
“...” Lict dan Mu Hongzhi ingin muntah darah di tempat ketiak mendengar jawaban asal-asalan Mu Xianzhai.
Sayangnya mereka tidak punya tempat untuk mengadu.
Mereka kembali fokus pada naga perak yang melingkar di tengah-tengah lingkaran totem. Li Chang Su tahu jika makhluk zaman kultivator itu akan segera terbangun.
Benar saja, tak lama setelah naga perak itu muncul dipermukaan totem, kedua mata merah menyalanya terbuka. Napas naga yang cukup mendominasi terdengar dan tubuh bersisiknya yang panjang bergerak perlahan.
Ketika naga perak terbangun dari tidur panjangnya, ruang pintu gerbang baja pun sedikit bergetar dan debu-debu dari langit-langit ruangan berjatuhan.
Langit di atas permukaan tanah di mana pintu gerbang baja berada langsung diselimuti awan gelap, gemuruh serta cahaya kilat saling bertabrakan. Fenomena tersebut terjadi hampir membuat orang-orang yang tinggal di dekat tempat itu heboh.
Bahkan para binatang mutasi cahaya segera melolong bersahutan, menyambut kedatangan pemimpin mereka, naga perak. Adapun binatang mutasi dari golongan kegelapan, hanya bisa pergi dengan tatapan bermusuhan.
Pusaran awan gelap terbentuk dan sebuah cahaya yang begitu terang melesat ke bawah, menembus tanah dan menuju ke arah naga perak berada.
Munculnya cahaya tersebut membuat Li Chang Su dan yang lainnya menutup mata karena terlalu silau. Raungan naga perak menggema. Banyak rantai spiritual langsung pecah, membuat naga perak langsung mengebor tanah untuk mencapai permukaan.
Ruang pintu gerbang baja akhirnya runtuh. Mu Xianzhai membopong istrinya dan segera keluar dari tempat tersebut. Adapun Lict dan Mu Hongzhi, Flare segera meraihnya untuk menghindari tanah dan bebatuan yang runtuh.
Hanya dalam waktu singkat, naga perak berhasil mencapai permukaan dan terbang ke langit sambil meraung-raung, memancarkan aura keagungan dan napas suci dari zaman pendahulunya.
__ADS_1
Sebagai naga perak sejati yang telah memiliki tubuh, dia tentu saja merasa senang.
"Akhirnya, setelah penantian begitu panjang, aku terbebas kembali," gumam naga perak.
Pusaran awan gelap di langit sudah memudar dan gemuruh masih belum hilang. Hanya berselang beberapa detik setelah berkata demikian, sebuah petir ungu turun dan menyambar naga perak. Bunyi petir yang meledak itu bahkan memekakkan telinga.
Li Chang Su terkejut saat melihatnya, sangat silau. Bahkan dia masih bisa merasakan percikan petir itu terlontar ke mana-mana,membakar sekitarnya.
Yin Long meraung lagi.
Kali ini raungannya jelas akibat terkejut. Yin Long tidak menduga jika setelah dia kembali ke tubuh aslinya, petir ungu akan turun untuk memberinya hukuman.
"Langit yang tidak berbelas kasihan!" Yin Long menatap langit sejenak dan terbang mengelilingi sekitar.
"..." Li Chang Su tidak menduga jika naga perak itu masih memiliki sisi yang satu ini. Sangat senang untuk bebas? Bukankah tadi begitu sombong dan dingin?
Kali ini terlalu kekanak-kanakan.
Sayangnya petir ungu tidak hanya muncul sekali tapi beberapa kali menyambar tubuh Yin Long.
Tubuh naga perak ditutupi oleh sisik tebal yang sulit ditembus oleh panas ataupun pedang. Di saat petir turun dan memberinya hukuman, Yin Long melindungi tubuhnya dengan aura. Hanya ada memar di beberapa tempat serta sisiknya sedikit rontok. Tapi tidak masalah.
Fenomena petir ungu yang turun berkali-kali ini telah membuat masyarakat di negara tetangga saling berdiskusi. Mereka mendapatkan informasi kasar jika naga perak telah bangkit dan raungannya bisa terdengar hingga berkilo-kilo meter jauhnya.
Pada akhirnya, setelah petir ungu lelah menyambar Yin Long, awan gelap berangsur-angsur pudar dan langit gelap berbintang terlihat lagi.
Malam yang sunyi kembali seolah-olah fenomena tadi hanyalah ilusi. Adapun naga perak yang kini telah berubah menjadi gelang, ingin mengutuk Mu Xianzhai.
Dia baru saja menikmati jiwa yang kembali ke tubuh tapi Mu Xianzhai masih kejam—mengubahnya langsung menjadi gelang. Dia meremehkan kemampuan keturunan kaisar pertama ini.
"Bisakah kau menghormati leluhur?! Kenapa kamu begitu kejam padaku? Hati-hati aku tidak akan membantumu mengalahkan Hei Long!" Yin Long yang berwujud gelang naga perak pun mulai melontarkan banyak ketidakpuasan.
__ADS_1