Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Bertemu Teman Seperjuangan


__ADS_3

MU HONGZHI ingin mencabut pedangnya. Tapi dia ingat jika orang ini mungkin saja bukan lawannya, sehingga tidak terlalu berwaspada. Ternyata, ada orang lain di tempat ini. Dan itu masih anggota Sekte Hitam.


Hanya dengan memakai jubah itu saja, Mu Hongzhi tahu jika pihak lain adalah musuh. Sehingga ia tidak ragu untuk mencabut pedang dari sarungnya.


"Huh! Ternyata Sekte Hitam." Dia berkata. Membuat laki-laki berwajah tampan itu kebingungan. Dan kini mengerutkan kening.


"Who are you?" tanya laki-laki berjubah hitam itu lagi. Bahkan mengeluarkan sesuatu dari balik jubahnya. Sebuah pistol.


"...." Saat Mu Hongzhi melihat pria itu mengeluarkan sesuatu yang pernah dilihatnya dulu, ada sedikit sesuatu yang salah. Dia memandang laki-laki itu dengan seksama.


Memegang senjata aneh dan menodongnya dengan tenang. Seperti orang yang terlatih. Belum lagi, laki-laki ini sepertinya bukan warga Tiongkok asli. Tidak tahu apa bahasa yang dipakai orang itu, Mu Hongzhi tetap waspada.


Kelinci mutasi yang terjatuh tadi hanya ingin berteriak. Tapi mencobanya menahannya dan kini menonton di pinggiran.


"Kenapa kamu ada di sini? Who are you?" Laki-laki itu bertanya lagi. Sedikit lebih santai. Tapi ... Mengingat jika zaman ini sungguh berbeda dengan dunianya dulu, maka ada sedikit rasa khawatir.


Seni bela diri dan ilmu tenaga dalam sangat kental di zaman ini. Tiba-tiba saja, ekspresi laki-laki itu sedikit jelek. Seandainya saja tahun lalu dia tidak tiba-tiba ada di zaman yang aneh ini, mungkin sudah kembali ke barak militer dan melaporkan bahwa Li Chang Su—prajurit khusus wanita telah menghilang.


Sayangnya ... Sesuatu terjadi saat itu.


Ketika dia sedang membayangkan masa lalu, tiba-tiba saja Mu Hongzhi bertanya, "Apakah kamu mengenal sepupu iparku?"


"....." Siapa orang yang dimaksud pria ini? Pikirnya aneh.


"Li Chang Su. Apakah kamu kenal dengan Li Chang Su?"


Ketika Mu Hongzhi bertanya tentang ini, laki-laki itu gemetar dan hampir saja menjatuhkan pistolnya. Dia menatap Mu Hongzhi lebar-lebar, menghilangkan kewaspadaan.


Setelah dia menurunkan pistol, perasaan bahagia seperti hampir menghampiri. "Apakah kamu kenal dengannya? Di mana dia? Cepat, katakan, di mana senior Su?!"


"...." Mu Hongzhi memperhatikan reaksi laki-laki berjubah hitam ini sangat gembira. Seolah-olah sangat mengenal Li Chang Su. Tapi bagaimana mungkin? Laki-laki ini dari Sekte Hitam.


Mu Hongzhi tidak mempercayainya. Dia pun mencibir. "Ingin menemuinya? Aku khawatir kamu hanya penipu! Kamu berasal dari Sekte Hitam. Dan Sekte Hitam sedang mengincar sepupu ipar dan sepupuku. Bagaimana mungkin aku memberi tahumu?"

__ADS_1


"...." Laki-laki berjubah hitam itu ingin menangis tanpa mengeluarkan air mata. Jika dia tidak menyamar seperti ini, hidupnya mungkin sudah berakhir sejak lama.


Jadi saat ini, dia membujuk Mu Hongzhi untuk mengatakan di mana Li Chang Su. Tapi mulut pria itu sangat keras. Masih bersiaga dengan pedangnya. Pada akhirnya, laki-laki itu melepas satu peluru ke sisi lain hingga menimbulkan bunyi yang keras.


Dor!


Mu Hongzhi terkejut dengan keberaniannya. Menatap tempat di mana laki-laki berjubah itu menembak. Ada lubang kecil yang mengeluarkan asap. Menunjukkan betapa cepat dan kuat efek tembakan itu.


"Aku berkata, di mana senior Su?" Laki-laki itu tak memiliki cara lain selain membuat Mu Hongzhi terpojok. Dia telah terlatih selama masa pelatihan di bawah bimbingan Li Chang Su. Tidak mungkin kalah dari pria zaman kuno ini.


Bunyi tembakan tadi bahkan terdengar hingga ke tempat di mana Li Chang Su dan Mu Xianzhai mengumpulkan tulang. Saat bunyi tembakan menggema, Li Chang Su tiba-tiba saja saja tertegun. Jantungnya berdegup kencang.


Mu Xianzhai juga mengenali bunyi ini. Masih ingat, tentu saja, suara tembakan yang pernah Li Chang Su lepaskan padanya saat pertama kali bertemu. Melihat jika gadis itu agak linglung, Mu Xianzhai khawatir. Apakah ada orang lain yang berasal dari zaman yang sama dengan Su'er nya?


"Su'er ..." Dia berkata dengan nada pelan.


Gadis itu tiba-tiba saja bangkit dan hendak pergi untuk mengecek suara. Mu Hongzhi juga belum kembali. Tapi tubuhnya tiba-tiba saja dipeluk dari belakang. Pikirannya segera disadarkan kembali. Mu Xianzhai memeluknya dengan erat.


"Jangan pergi." Pria itu berbisik, seolah takut jika istrinya akan meninggalkan dunia ini dan pergi. "Su'er, kita bisa hidup dengan baik. Aku berjanji akan memberimu kebahagiaan. Jangan tinggalkan aku."


"Apa yang kamu bicarakan? Siapa yang akan pergi? Aku ingin memastikan suara tembakan itu dari mana dan siapa?" Dia membujuk. Mungkin tahu dari mana kekhawatiran Mu Xianzhai selama. Takut dia pergi dan tak akan pernah kembali.


Bahkan jika dia memiliki kesempatan kembali ke zaman modern, dia akan mengajaknya ke sana. Melihat kehidupan dunia modern. Karena hati dan pikirannya telah dia berikan pada Mu Xianzhai, kenapa harus pergi, bukan?


Setelah Mu Xianzhai diyakinkan, keduanya segera pergi ke arah suara. Ada suara percakapan yang cukup sengit hingga perkelahian. Keduanya melihat Mu Hongzhi menabrak dinding dengan wajah agak lebam.


"Kamu .... Siapa kamu?" Mu Hongzhi jelas tidak terima saat dirinya ditendang oleh laki-laki itu. Dia adalah seorang jenderal! Bagaimana bisa seni bela diri orang itu mirip dengan sepupu ipar?


Apa hubungannya dengan sepupu ipar?


"Kamu tidak perlu tahu siapa aku. Katakan, di mana dia?" Laki-laki berjubah hitam itu bertanya lagi. Ekspresinya serius.


Dalam pencahayaan obor, bayangan seseorang memegang pistol pun segera terlihat oleh Li Chang Su. Gadis itu semakin yakin jika suara laki-laki ini seperti orang yang dikenalnya. Tapi dia tidak mau terlalu bahagia. Lagi pula, bagaimana mungkin ada di sini juga?

__ADS_1


Oleh karena itu, ia mengeluarkan pistol dari ruang artefak dan meminta Mu Xianzhai untuk tidak melakukan apapun. Peluru lebih cepat daripada gerakan tubuh. Pria itu juga menyadari jika seseorang yang menyerang Mu Hongzhi memiliki alat yang sama seperti istrinya.


Setelah mengendap-endap, Li Chang Su akhirnya segera muncul sambil menodongkan pistol. Pihak lain juga telah melakukan hal yang sama, entah sejak kapan. Keduanya saling menatap tajam dan waspada. Sebelum akhirnya tertegun.


"Lict?" Li Chang Su tiba-tiba berkata.


"Senior Su?!" Laki-laki itu akhirnya bangun dari rasa terkejutnya. Memandang gadis putih dengan gradiasi biru langit. Bukan itu masalahnya, tapi ia tahu seperti apa Li Chang Su sejak umur sepuluh tahun hingga kini.


Dan gadis di hadapannya ini jelas adalah Li Chang Su yang baru berusia lima belas tahun. Setelah memastikan jika itu Li Chang Su, laki-laki itu tiba-tiba saja bahagia dan ingin memeluknya.


"Senior Su, syukurlah kamu masih hidup!" teriaknya dengan gembira. Dia menghampiri gadis itu dan hendak memberinya pelukan beruang.


Tapi, Mu Xianzhai sudah berwajah hitam. Dia menembak laki-laki berjubah hitam yang dipanggil Lict itu dengan ilmu tenaga dalam. Merasakan lonjakan besar mendorong tubuh, Lict langsung terjengkang.


"Ahh!" Dia berterriak kesakitan. Lalu melihat jika Li Chang Su sudah ditarik ke dalam pelukan seorang pria jangkung bertopeng perak.


"...." Tiba-tiba saja Lict memikirkan kalimat Mu Hongzhi. Sepupu ipar, sepupu ... Apakah senior Su telah bertobat?


Setelah memikirkan ini, Lict tidak marah, justru senang. Senior akhirnya menikah. Itu bagus, itu bagus. Dengan begitu, tidak akan menjadi wanita tua yang kesepian di masa depan.


Li Chang Su baru menyadari jika Mu Xianzhai ini terlalu cemburu hingga tidak mengizinkannya memeluk Lict. Dia melepaskan diri dari pelukannya.


"Mu Xianzhai, apa yang kamu lakukan? Dia tidak jahat."


"Su'er, dia jelas ingin memelukmu. Katakan, siapa itu laki-laki bawang merah ini? Dari mana kamu memungutnya?" Mu Xianzhai menyipitkan mata.


Jika Li Chang Su pernah menghubungi pria lain di masa lalu, itu tidak masalah. Tapi laki-laki ini masih berusia lima belas tahun. Apakah Su'er nya suka laki-laki muda?


"...."


Pertanyaan Mu Xianzhai justru membuat sudut mulut Li Chang Su berkedut. Adapun Mu Hongzhi, masih duduk dengan bodoh. Bingung dengan situasi saat ini. Sepupu Ipar dan laki-laki berjubah hitam ini saling kenal?


...****************...

__ADS_1


DI LUAR TOPIK: Lict ini muncul di bab awal novel, tapi hanya sekilas saja dan tidak disebutkan namanya. Jika kalian tidak lupa, dia adalah pria yang mengemudikan helikopter dan mengantarkan Li Chang Su ke padang pasir. Jika kalian lupa, baca bab awal lagi.


__ADS_2