
ZHEN JUAN yang diliputi amarah yang luar biasa pun segera memperhatikan sekitar. Sosok yang dikiranya adalah dua orang itu ternyata hanyalah boneka.
Teknik boneka yang langka. Zhen Juan sepertinya mulai merasakan jika teknik boneka yang telah lama punah itu kini bangkit lagi. Banyak para muridnya yang kini mati karena ledakan ini. Sisanya terluka parah.
Zhen Juan sungguh marah dan segera memikirkan ke mana kira-kiranya kedua orang itu pergi. Lalu satu tempat segera terlintas di pikiran Zhen Juan.
"Penjara bawah tanah ...," gumamnya.
Sosok Zhen Juan segera menghilang dari tempat itu dan mengejar keduanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di penjara bawah tanah saat ini, Li Chang Su dan Mu Xianzhai sedang berusaha untuk menukarkan pensiunan kaisar dan ayah Mu Hongzhi dengan dua boneka. Gerakan He Ze dalam melepaskan rantai dan menukarkannya dengan boneka, sungguh membuat kagum Li Chang Su.
Tapi gadis itu tidak bisa lama-lama mengaguminya. Masih ada Mu Xianzhai di samping. Bisa-bisa pria itu tidak senang dan melemparkan He Ze ke luar. Pensiunan kaisar dan ayah Mu Hongzhi segera dibawa ke ruang artefak oleh He Ze.
Di dalamnya, dua orang itu diberi perawatan. Meminum air roh dan tentu saja makanan. Belum lagi, mengganti pakaian bersih. Semuanya dilakukan oleh He Ze dengan hati-hati. Dengan pakaian mendiang leluhur yang masih tersimpan rapi, He Ze membantu keduanya mengganti pakaian.
"Siapa namamu?" tanya He Ze saat melihat ayah Mu Hongzhi.
Pria paruh baya itu tersenyum pada He Ze. "Namaku Mu Hongshan."
"Bahkan nama ayah dan anak tidak beda jauh. Kuharap kamu tidak sebodoh dia," gumam He Ze.
"..." Apakah putranya begitu bodoh selama ini? Pikir Mu Hongshan.
Sudut mulut pria itu berkedut. Lupakan saja. Dia akan tahu apa yang terjadi jika melihat putranya secara langsung. Dia terbatuk ringan meminum segelas air roh, bersandar di bawah pohon yang rindang. Sangat nyaman.
Sebenarnya, ini kali pertama dia memasuki ruang artefak. Seumur hidup mengikuti ayahnya, pensiunan kaisar, Mu Hongshan tidak pernah memasuki tempat seperti ini.
"Lalu di mana putraku saat ini?" tanyanya hampir melupakan pertanyaan penting.
"Dia pergi untuk mengecek lubang tempat bermunculannya para binatang mutasi." He Ze menjawab.
"Apa??! Apakah kamu serius? Tidak! Dia harus segera keluar dari sana. Aku khawatir anak bodoh itu tidak tahu caranya pulang!" Wajah Mu Hongshan sedikit pucat setelah mendengar jika putranya memasukinya tempat berbahaya itu.
__ADS_1
He Ze mengerutkan kening dan berpikir jika Mu Hongshan mungkin khawatir putra pergi sendiri. Ia segera berkata, "Dia bersama Lict."
"Li ... Lict? Siapa itu Lict?"
"Mungkinkah pria tentara dari padang pasir itu?" Tiba-tiba saja pensiunan kaisar bertanya. Dia memejamkan matanya dan menghirup udara segar di dalam ruang artefak.
"Ya. Bukankah kamu yang membawanya?" He Ze sedikit mencibir.
"Aku berpikir jika hanya Li Chang Su saja tidak cukup. Jadi juga membawanya tanpa alasan. Hanya lemparan acak." Persiunan kaisar berkata seolah-olah itu hanya kesalahan memilih pakaian.
"..." He Ze merasa berduka untuk Lict.
Jika pria itu tahu bahwa dirinya hanyalah korban acak untuk membantu Li Chang Su, mungkin akan segera muntah darah. He Ze tidak mau memperpanjang masalah ini dan berharap jika di masa depan, Lict tidak akan pernah mengetahuinya.
Dia menyajikan makanan enak bagi kedua untuk mengisi tubuh. Setidaknya sebelum tiba di ibu kota, keduanya harus lebih baik.
"Apakah gadis itu akan baik-baik saja? Zhen Juan bukan orang biasa. Aku khawatir keduanya akan menemui banyak masalah ketika berhadapan dengannya," kata pensiunan kaisar agak khawatir.
"Siapa itu Zhen Juan? Sovereign Sekte Hitam itu? Benar-benar bernama Zhen Juan?" He Ze menaikkan sebelah aliasnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di luar ruang artefak saat ini, Li Chang Su memastikan jika dua boneka yang menyamar menjadi pensiunan kaisar itu sama seperti keadaan sebelumnya. Lalu menghela nafas.
Dia khawatir jika pihak lain sudah menyadari kejanggalan di luar. Mu Xianzhai sendiri justru merasa jika firasatnya tidak baik. Sama seperti Li Chang Su.
Mu Xianzhai segera mencium bibir gadis itu dan menekannya cukup lama. Sebelum akhirnya merasakan kehadiran energi kegelapan yang besar mendekat ke arah penjara bawah tanah.
Mu Xianzhai ingin membiarkan istrinya masuk ruang artefak, tapi gadis itu tidak mau. Jika semuanya ingin berhasil, maka harus mengambil risiko.
"Apapun yang terjadi, jangan impulsif," bisik Li Chang Su.
"Su'er ..." Mu Xianzhai merasa berat.
Gadis itu segera menjalankan rencana dan berniat untuk melarikan diri. Hingga aku, sosok berjubah hitam dengan tudung menghalangi sebagian wajahnya muncul begitu saja di belakang Li Chang Su.
__ADS_1
Gadis itu berwaspada dan menyipitkan matanya. Dengan cepat menggunakan gerakan melawan.
"Mu Xianzhai! Akhirnya aku menemukanmu!" Suara serak yang dingin itu segera menangkap tergelangan tangan kanan Li Chang Su dan menodongkan pedang.
Gadis itu sendiri sebenarnya terkejut denga kedatangan tiba-tiba Zhen Juan dari udara kosong. Bahkan ada yang salah dengan auranya sejak pria paruh baya itu datang. Tapi yang pasti, pedang yang dipakai Zhen Juan mengandung aura kegelapan yang besar.
Pria paruh baya itu mencengkeram pergelangan tangannya dengan erat dan menyanderanya di depan Mu Xianzhai. Tapi Li Chang Su berusaha berbuat senatural mungkin untuk melepaskan diri dari cengkramannya.
"Ingin melepaskan mereka? Kamu bermimpi!"
Zhen Juan yang masih diselimuti oleh asap kegelapan di sekitar tubuhnya segera membawa Li Chang Su. Dia menatap Mu Xianzhai dengan ekspresi kebencian.
"Zhen Juan!!" Mu Xianzhai menggertakkan giginya. Tatapan di balik topeng itu mendingin. "Lepaskan istriku!"
Zhen Juan hampir mencekik Li Chang Su. Gadis yang belum beranjak dewasa ini rasanya begitu mudah untuk dipatahkan.
Ekspresi Li Chang Su yang hampir kehabisan napas tidak pura-pura. Dia tidak menyangka jika Zhen Juan benar-benar kejam. Tidak heran akan memimpin Sekte Hitam selama ini. Berapa umurnya?
"Le-lepaskan aku!" Li Chang Su mencoba untuk mengambil napas sebanyak mungkin.
"Oh, tenanglah ... Kita diskusikan teknik bonekamu nanti. Dan ... gelang naga perak!" Zhen Juan berkata dengan nada yang mengerikan, membuat bulu kuduk Li Chang Su merinding.
Sovereign Sekte Hitam ini tidaklah mudah dihadapi. Energi kegelapannya begitu besar.
Pria berjubah hitam yang memiliki wajah setengah hancur itu tertawa. Tubuhmu mulai melayang seraya membawa Li Chang Su. "Jika kamu sangat mencintai istrimu, datanglah padaku! Pikirkanlah, istrimu ... atau mereka berdua ..."
Ada seringaian yang muncul di wajah Zhen Juan. Lalu dia tertawa lagi dan segera menghilang dari tempat itu. Semuanya semakin menarik. Raja perang harus memilih antara menyelamatkan istrinya atau pensiunan kaisar.
Zhen Juan tidak sadar jika pensiunan kaisar dan Mu Hongshan sudah diselamatkan sejak awal. Tapi rencana ini menjadi milik Li Chang Su.
Ketika Zhen Juan membawa gadis itu pergi, urat biru di dahi Mu Xianzhai mungkin akan pecah. Berdasarkan apa yang harus saja dilihatnya, Zhen Juan tampak kasar pada Li Chang Su. Dia khawatir istrinya akan menderita selama beberapa waktu.
Kedua tangan Mu Xianzhai mengepal. Tak berapa lama He Ze muncul dan menepuk pundaknya. "Waktunya memikirkan rencana untuk menjatuhkannya." Dia berkata.
Mu Xianzhai menunduk. He Ze membawanya ke ruang artefak dan bertemu dengan pensiunan kaisar.
__ADS_1
"Kakek, Su'er ingin menjadi umpan. Tapi aku tidak mau dia menderita terlalu lama. Katakan padaku, bagaimana cara menjatuhkan Zhen Juan?" tanyanya serta melepaskan topeng peraknya.