
LI CHANG SU tidak tahu apakah ini pengkhianat dari kekaisaran atau orang-orang dari negara lain yang sengaja untuk menghancurkan Negara Bingshui. Namun sejauh ini, Negara Bingshui merupakan yang lebih makmur dibandingkan dengan negara lain. Oleh sebab itu, ada kemungkinan jika pihak lain bisa memanfaatkan masalah tersebut untuk mengacau.
Tapi dia belum memiliki bukti apapun dan tidak ingin berpikir lebih jauh. Setidaknya, ia tahu ada seseorang yang mengendalikan masalah tersebut. Penjaga gelap berkata jika masalah ini juga disampaikan pada Mu Xianzhai yang kini berada di istana.
"Apakah Putri ingin pergi melihatnya?" tanya penjaga gelap itu.
"Tidak. Masalah ini, aku yakin raja kalian bisa mengatasinya. Lagi pula aku tidak ingin berkeliaran saat ini. Jangan mengejutkan ular yang berada di sarang. Kita tunggu ular itu keluar," jawabnya langsung menyunggingkan senyum misterius.
"..." Penjaga gelap menduga jika Li Chang Su benar-benar memiliki kemiripan dengan Mu Xianzhai, dingin dan sedikit misterius. Tak heran jika Mu Xianzhai akan memanjakannya begitu dalam.
Penjaga gelap itu meletakkan kelinci putih mutasi dan pergi untuk menjalankan tugasnya kembali. Kali ini Li Chang Su mengeluarkan wortel dan memberi makan kelinci itu.
"Tak perlu khawatir. He Ze bukan penjaga gelang artefak biasa. Dia lebih kuat dari yang kamu duga," katanya pada kelinci itu.
"Huh, aku tidak peduli." Kelinci putih mutasi hanya makan wortel saja.
Li Chang Su hanya duduk dan memikirkan apa yang baru saja terjadi. Anjing hitam mutasi tingkat ilahi ini mungkin tidak biasa. Muncul di bawah terowongan dan bersembunyi, tampaknya telah merencanakan sesuatu. Apakah ini ada kaitannya dengan putra mahkota?
Lagi-lagi, Li Chang Su harus memikirkan Rongyu. Wanita itu bisa menggunakan mandi darah untuk membuat tubuhnya terlihat cantik dan menutupi kutukan dari naga perak. Tapi mungkin tidak akan bertahan lama. Kutukan itu membutuhkan darahnya sendiri untuk melepaskan diri. Tapi apakah Li Chang Su begitu baik hati?
Tentu saja tidak. Li Chang Su tidak akan membiarkan Rongyu pergi. Karena wanita itu telah membuat dirinya dan Mu Xianzhai berpisah selama setahun. Mungkin akan lebih baik jika dirinya menguji racun sekarang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu berjalan begitu cepat. Saat malam tiba, He Ze ataupun Mu Xianzhai belum kembali. Li Chang Su hanya memiliki informasi dari penjaga gelap yang melapor dari waktu ke waktu jika situasi di lubang galian tidak terlalu optimis. Sepertinya kali ini benar-benar direncanakan. Tapi apa yang diinginkan pihak lain?
__ADS_1
Ketika makan malam tiba, Li Chang Su dikejutkan dengan penjaga gelap yang bertarung di halaman belakang. Xue Zi telah berada di ruang artefak sejak sore tadi dan hanya menyisakan Xuxu di sampingnya.
"Di mana Xuyao?" tanyanya.
"Xuyao pergi ke halaman belakang." Xuxu tak bisa berbohong. Khawatir jika Li Chang Su pergi, dia segera berkata lagi. "Putri, tetaplah di sini. Penjaga gelap dan Xuyao akan mengatasi para penyusup itu dan tunggu raja kembali. Masalah ini akan segera diselesaikan."
Li Chang Su mengerutkan kening. "Penyusup begitu berani?" Dia bahkan lebih bingung.
"Xuxu tidak bisa menyembunyikan apapun. Para penyusup itu benar-benar menginginkan Putri. Mereka tidak memiliki niat baik." Xuxu terlihat cemas dan mengkhawatirkan pertarungan di halaman belakang.
Li Chang Su ingin pergi dan melihat kondisinya. Namun baru saja bangkit dari kursi, sebuah panah kecil berbulu merah melesat dari luar jendela, menuju ke arah Li Chang Su. Gadis itu begitu peka dan tidak memiliki masalah dengan panah tersebut. Dia segera berbalik dan menangkisnya dengan belati.
Ada racun di panah kecil tadi.
Xuxu terkejut dan segera mengambil pedang untuk melawan penyusup yang berhasil memasuki istana. Dia menggertakkan giginya. Tampaknya orang-orang itu menyerang di saat Mu Xianzhai tidak ada. Sungguh tercela.
"Apa tujuan kalian?" tanyanya santai.
"Tentu saja kami datang untukmu. Ikutlah dengan kami secara sukarela dan orang-orang di istana ini akan baik-baik saja," jawab salah satu dari penyusup gelap itu. Suaranya agak serak, jelas seorang pria paruh baya.
"Oh, ikut kalian? Apakah ini ada hubungannya dengan keluarga Rong atau ... Putra mahkota?" tanya gadis itu sedikit mengejek.
"Kamu tidak perlu tahu urusan kami. Cukup ikut saja dengan sukarela."
"Bagaimana jika aku menolak?"
__ADS_1
"Kalau begitu kami akan memaksa." Penyusup itu sama sekali tidak baik dan dilatihnya kejam sejak awal masuk organisasi.
Li Chang Su terkekeh dan meminta mereka untuk mencobanya. Para penyusup yang berhasil masuk itu pun segera bertarung dengan Li Chang Su dan sama sekali tidak ragu untuk menyerang. Gadis itu menggunakan belati untuk menangkis. Dia melompat dan berjongkok sesaat untuk menghindari pedang yang tajam, lalu menyerang beberapa titik fatal pada tubuh manusia.
Beberapa di antara mereka telah dijatuhkan. Xuxu tidak lemah. Dia sebenarnya sangat lihai memainkan pedang dan bertarung tapi tetap saja memiliki luka. Oleh karena itu, Li Chang Su datang ke sisinya untuk membantu pelayan kecil itu. Para penyusup mendapatkan tendangan dan juga sayatan belati Li Chang Su. Mereka segera mundur dan memikirkan cara lain yang lebih berhati-hati.
Tampaknya agak sulit untuk menjatuhkan seorang gadis yang ternyata memiliki kemampuan seni bela diri yang lebih kuat dari mereka. Bahkan bisa berpindah tempat dengan cepat. Ini membuat mereka segera memanggil yang lain dan segera Li Chang Su serta Xuxu dikepung dari berbagai sisi.
"Putri Xian ... Karena tidak mau bekerja sama dengan kami, jangan salahkan kami untuk bersikap kasar," kata salah satu dari mereka tidak berniat untuk menyerah. Malam ini, mereka harus mendapatkan Li Chang Su. Pihak lain menginginkannya untuk sandera dan juga kepentingan lainnya.
Sayangnya Li Chang Su mencibir dan mengganti belati dengan pedang pendek yang tajam. Setidaknya lebih mirip dengan katana. "Kemampuan kalian sungguh buruk. Ayo datang."
"Putri." Xuxu terlihat khawatir.
"Tunggu di sini dan jangan membuat kesalahan. Semuanya akan segera selesai," kata Li Chang Su.
Para penyusup itu segera maju dengan pedang di tangan langsung menuju ke arah Li Chang Su. Gadis itu memiliki kemampuan prajurit wanita berbakat di zaman modern dan tidak memiliki masalah dengan kemampuan bertarungnya. Terutama, para penyusup itu adalah orang-orang kuno yang tidak tahu seberapa mengerikannya kemampuan bertarung di zaman modern.
Segera, Li Chang Su menjatuhkan beberapa penyusup dengan mudah. Mereka terlihat tidak ada habisnya. Mati satu datang lagi satu. Ini merepotkan. Karenanya, Li Chang Su tidak menganggap remeh masalah ini. Karena pihak lain begitu ingin mengambilnya kali ini, berarti ada sesuatu yang mereka inginkan darinya.
Li Chang Su tidak memiliki masalah dengan pihak lain kecuali dengan Rongyu. Tapi para penyusup ini jelas merupakan pembunuh bayaran dari organisasi yang berbeda dari kelompok Ye Shi. Pastinya mengeluarkan banyak uang untuk menyewa banyak penyusup seperti ini.
Di saat Li Chang Su bertarung sengit dengan para pria berpakaian serba hitam itu, sosok pria berjubah biru tua muncul. Topeng rubahnya menjadi ikon yang selalu melekat pada diri ketua pembunuh bayaran yang paling ditakuti oleh pihak lain.
Di saat sosok itu muncul, Li Chang Su juga terkejut. Pria itu berdiri di depan Li Chang Su dan menghadap semua penyusup yang berwaspada dengan kedatangannya.
__ADS_1
"Sepertinya aku ketinggalan pesta. Bisakah aku bergabung dalam kesenangan ini?" tanyanya sangat polos dan tenang.