Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Negosiasi Pria Bertopeng Rubah


__ADS_3

XUYAO DAN Xuxu seketika menoleh ke arah pintu dan mendadak pucat. Bagaimana bisa pria itu ada di sini di saat kondisinya tidak baik?


“Ra-raja Xian ...,” Xuyao adalah yang pertama bereaksi dan tidak tahu harus menyangkal apa.


Li Chang Su belum kembali dan dia tidak mungkin untuk membuat alasan kebohongan. Keduanya hanya merasakan keringat dingin ketika melihat aura Mu Xianzhai. Pria itu memakai topeng. Dan lehernya terbungkus syal lembut. Ruam-ruam di bagian wajah bawahnya masih terlihat karena topeng perak itu hanya menutupi sebagian wajahnya saja.


Mu Xianzhai datang karena mendengarkan laporan dari para penjaga gelap yang dia tanam di istana ini. Jikalau sekelompok orang tak dikenal menuju ke halaman Li Chang Su. Dia tidak bisa datang karena ruam di tubuhnya tidak boleh terkena angin. Namun ia sangat khawatir hingga nekat keluar dengan pakaian tebal. Hanya setengah wajahnya saja yang terlihat.


Kekhawatirannya menjadi kenyataan. Li Chang Su tidak ada di istana. Kemungkinan besar mengalihkan para penjahat itu ke suatu tempat untuk ditangani. Li Chang Su bukan gadis yang polos. Juga tidak lemah. Mu Xianzhai yakin jika Li Chang Su pasti memiliki rencana.


Yang membuatkan kesal adalah kedua pelayan ini sebenarnya tidak ingin memberi tahu dia tentang kondisi Li Chang Su saat ini. Hanya karena dia sedang sakit sehingga masalah di luar tidak bisa diurus dengan baik?


"Li Chang Su pergi untuk membawa mereka ke tempat yang jauh. Tapi kalian malah bersantai di sini?" Mu Xianzhai sangat ingin mencekik keduanya.


Sebagai pelayan Li Chang Su yang sebenarnya memiliki seni bela diri, Xuyao dan Xuxu justru bersantai di kamar. Dan dua benda cokelat di tangan mereka, dia tidak peduli. Sebenarnya penuh lumpur. Di mencibir dan akan meminta seseorang untuk menghukumnya nanti.


Kedua pelayan itu pucat dan tidak berdaya. Lalu menceritakan dari awal hingga akhir. Semuanya detail dan tidak ada satupun yang terlewat. Mu Xianzhai masih terdiam. Tubuhnya memancarkan aura dingin yang bisa mencekik siapa saja. Walaupun keduanya menjelaskan, dia masih kesal.


Karena pelacakan gelang naga perak, dia bisa tahu di mana Li Chang Su berada saat ini. Itu sebuah pinggir hutan yang cukup jauh dari perumahan. Dan kemungkinan besar sedang menyelesaikan semua orang-orang itu. Dia tidak bisa pergi untuk menyusul. Jika ruam di tubuhnya semakin parah, pernikahan ini pasti ditunda.


Mu Xianzhai tidak mau pernikahannya di tunda, jadi segera menatap He Ze yang seluruhnya tubuhnya cokelat saat ini, karena dipenuhi lumpur, "Pergi dan bantu dia. Jika dia memiliki luka, percaya atau tidak, Raja ini mengecat bulumu menjadi cokelat seutuhnya."


"....," He Ze sedikit menggigil. Lalu segera melarikan diri melalui jendela.


Adapun kelinci mutasi, itu masih nyaman di pelukan Xuxu. Tidak masalah jika tubuhnya cokelat. Dia bisa mandi nanti. Mu Xianzhai hanya menatapnya sekilas dan mendengus, lalu duduk untuk menunggu.


Dua bawahan terdekatnya yang ada di kegelapan itu tak bisa menahan diri untuk berkeringat dingin. Jika sang putri sampai terluka, mereka akan dikuburkan. Jadi salah satu dari mereka pergi untuk melihat situasi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat ini, di tempat Li Chang Su berada ....

__ADS_1


Gadis itu menghindar dari banyak serangan dan kemudian menggunakan belati untuk mengenai titik fatal kehidupannya mereka. Gaunnya sedikit berkibar saat beraksi. Serta tidak ada satupun di antara mereka yang meremehkannya.


Siapa yang akan percaya jika gadis berusia lima belas tahun ini sebenarnya seorang ahli? Bahkan pria bertopeng rubah ingin tahu asal-usulnya. Kini dia mengambil target yang salah. Orang seperti Li Chang Su bukan untuk diburu. Tapi disembah sebagai guru.


Ada kekaguman di mata pria bertopeng rubah itu. Untuk kali pertama dalam hidupnya, dia mengagumi wanita. Apakah ini juga perubahan rasa suka terhadap lawan jenis?


Untuk sementara waktu, pria bertopeng rubah itu tertegun. Ini sungguh tidak bisa dibayangkan jika dia menyukai wanita. Dalam hidupnya, Ye Tianli selalu menjadi seseorang yang dikagumi. Apakah sekarang, Li Chang Su menggerakkan hatinya?


"Berhenti!" Teriak pria bertopeng rubah itu membeid isyarat.


Para bawahan bingung kenapa tuannya memberi isyarat seperti itu. Tapi mereka tidak mau melanggar, jadi mundur. Li Chang Su sendiri kini berada di atas dahan pohon. Gaun putihnya berkibar tertiup angin. Serta salju ringan turun membuat dia terlihat seperti peri musim dingin.


Tatapannya tidak berubah, tegas dan meyakinkan. Memandang mereka dengan kesombongan. Li Chang Su memiliki modal untuk ini. Dan pria bertopeng rubah itu tak bisa menyalahkan. Suasana menjadi hening untuk sementara waktu.


"Nona Su, boleh tahu dari mana belajar seni bela diri?" Tanyanya.


Pria bertopeng rubah itu curiga jika Li Chang Su memiliki guru yang hebat. Atau mungkin berasal dari sekte tertentu. Melihat dari semua gerakannya, itu cekatan dan profesional.


"Oh, kamu ingin tahu?"


Pria itu suka mengancamnya dan berkata bohong tentang orangtua. Sungguh membuatnya berpikir jika ini zamam modern, pasti pria itu itu akan sukses menjadi seorang aktor.


"Aku belajar seni bela diri sejak kecil."


"Sungguh tidak terduga. Seorang gadis seharusnya berada di kamar kerja untuk belajar musik, melukis atau menjahit. Apa yang kamu lakukan dengan belajar seni bela diri?"


"Undang-undang di tempatku bebas. Pria dan wanita tidak dibedakan terlalu jauh."


"....."


Tiba-tiba saja pria bertopeng rubah itu ingin tahu seperti apa negara tempatnya tinggal. Setelah itu, dia ingin bernegosiasi dengan masalah sebelumnya. Meminta darah Li Chang Su. Dia tidak tahu apa masalah antara gadis ini dengan penyewanya. Namun kemungkinan besar masih bersangkutan dengan Rongyu yang tubuhnya memiliki banyak luka bakar.

__ADS_1


Tidak hanyak gosip yang dia dengar selain Rongyu yang mencoba untuk mengelabui Mu Xianzhai dengan ramuan cinta. Kemungkinan besar, gelang naga perak menghukumnya. Karena itu, satu-satunya obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan wanita itu hanya dengan menggunakan darah Li Chang Su.


"Nona Su ... Jika malam ini aku kalah, maka aku berjanji tidak akan menerima misi apapun untuk membunuh atau mencelakai dan lain sebagainya. Tapi aku punya syarat untuk itu."


Tidak ada jalan lain selain bernegosiasi saat ini. Li Chang Su sangat kuat. Ia sendiri sepertinya tidak akan menang melawannya. Jika malam ini dia kalah, maka dia tidak keberatan untuk menjadikan gadis ini sebagai permintaan pertolongan.


Li Chang Su memperhatikan pria bertopeng rubah itu dengan hati-hati. Lalu menaikkan sebelah alisnya. Trik apa lagi sedang dijalankan pria itu untuk membohonginya?


Melihatnya seperti itu, pria bertopeng rubah tidak berdaya dan menghela napas. Apakah dia begitu buruk untuk menipu orang? Sebenarnya dia adalah pria yang jujur tapi memiliki kebiasaan memotong lengan (menyukai sesama jenis).


"Nona Su, aku sangat tulus padamu. Sama sekali tidak ada tipuan apapun. Jika aku berbohong, para dewa akan mengambil nyawaku di tempat," kata pria itu lagi. Kali ini nada bicaranya justru semakin halus.


Tapi inilah yang membuat Li Chang Su tambah curiga. Tanpa diduga, petir bergemuruh di langit dan terlihat cahaya kilat sebentar. Seolah-olah mengambil sumpah pria bertopeng rubah. Dan kini pria itu merinding di sekujur tubuhnya. Di baru saja membuat sumpah yang tak boleh dilanggar seumur hidup.


Entah kenapa, dia mulai menyesal sekarang. Tapi tak ada gunanya. Apakah dunia ini begitulah spiritual? Atau karena Li Chang Su yang memiliki daya tarik untuk disembah sehingga dia bahkan rela mengambil sumpah?


Setelah hal itu diucapkan, Li Chang Su kini yakin dan tidak khawatir jika pria bertopeng rubah itu melanggar sumpahnya. Dia tersenyum dan mengangguk dengan baik.


"Karena kamu telah bersumpah, maka aku percaya. Katakanlah, apa syaratnya?" Tanya Li Chang Su senang.


"....."


Tunggu! Pria bertopeng rubah itu tampaknya sedang dipimpin oleh Li Chang Su?


Mau tidak mau, pria itu mengikuti nasibnya yang tidak beruntung. Lalu menghela napas panjang. Para bawahannya pun menyeka keringat dingin untuknya. Bos, apakah kamu kalah dari gadis ini?


"Syaratnya tidak sulit. Aku kamu mempertemukan aku dengan Ye Tianli."


Li Chang Su sangat penasaran dengan hubungannya dengan pria itu, "Apa kamu teman lamanya?" Dia menebak


Teman? Saat ini terdengar, pria bertopeng rubah itu pun tersenyum. Hubungan mereka dulu lebih dari sekadar teman.

__ADS_1


"Aku adalah mantan kekasihnya yang ditinggalkan," jawabnya secara jujur. Tapi wajahnya di balik topeng rubah itu menggelap.


Li Chang Su tidak menduga akan mendengar jawaban ini hingga tubuhnya saja hampir jatuh dari pohon.


__ADS_2