
SETELAH pria bertelinga kucing hitam itu berkata, kertas kuning yang menempel di pilar dan rantainya pun sedikit bercahaya. Lalu redup lagi. Pada saat itulah, Orange merasa jika tubuhnya kaku dan dipenuhi dengan kebencian.
Inilah alasan kenapa dia marah dan tidak menyukai mereka saat pertama kali melihat. Orange juga menjelaskan jika setiap kali dia ingin merelakan dirinya di sini, kerta kuning itu akan bercahaya.
Li Chang Su akhirnya tahu permasalahan yang belum sempat dia ketahui. Perlahan, ia mengambil salah satu kertas kuning yang sudah agak usang. Ketika diperiksa dengan ilmu tenaga dalam, kemampuan sihirnya sudah berkurang.
"Kapan terakhir kali orang-orang itu datang padamu?" tanyanya pada Orange.
"Itu ..." Orange tampak berpikir untuk mengingatnya. "Mungkin satu tahun lalu."
"Apa yang mereka lakukan saat datang ke sini?"
"Mereka mengganti kertas kuning sialan itu dan memberiku makan."
"Memberi makan?" Li Chang Su mengerutkan kening.
Tiba-tiba saja, Xue Zi yang berada di pangkuan Mu Hongzhi pun mendengus. " Itu pasti makanan yang bisa membuat para binatang mutasi tidak perlu mengonsumsi makanan biasa selama waktu yang ditentukan."
Ketika kelinci mutasi itu berbicara, Lict yang ada di sampingnya pun terperanjat. Dia sedikit ketakutan saat melihat kelinci yang bisa berbicara. Karena selama dia berada di Sekte Hitam, tidak ada satupun binatang mutasi yang mampu bicara.
Yang lain tidak peduli dengan rasa terkejut Lict. Justru memikirkan masalah rantai yang memiliki aliran sihir.
Apa yang dikatakan Orange dan penjelasan Xue Zi menyimpulkan jika orang-orang di Sekte Hitam sebenarnya menangkap beberapa binatang mutasi yang memiliki tingkat lebih tinggi. Lalu mengurung mereka dan memberi makan obat atau pil kenyang dalam waktu yang ditentukan.
Li Chang Su agak kurang yakin jika pil kenyang yang dikatakan He Ze dari ruang artefak masih ada di zaman ini. Bukankah itu hanya ada di zaman kultivator saja. Bahkan di dunia modern sekalipun, hanya mengonsumsi vitamin serta zat yang dibutuhkan untuk membuat tubuh tidak kehilangan cairan nutrisi.
"Kertas sihir ini sudah lama. Dengan kata lain, orang-orang itu pasti akan kembali lagi untuk mengganti ini. Kita harus segera membebaskannya." Li Chang Su memutuskan.
"Lalu bagaimana caranya untuk membebaskan dia tanpa ketahuan?" Lict sama sekali tidak memiliki cara untuk ini. Lalu dia menatap Mu Xianzhai.
Sayangnya, pria bertopeng perak itu juga menggelengkan kepala. Dia mungkin bisa mengalahkan atau mematahkan sihir. Tapi tidak jika tanpa deteksi. Karenanya bagaimanapun juga, sihir ini sudah jelas terhubung dengan orang-orang itu.
Bell juga memikirkan ini. Namun sulit untuk memikirkan cara yang tepat. Pada akhirnya, Li Chang Su mengingat tulang-tulang yang dikumpulkannya tadi.
"Aku hanya punya satu cara, tapi tidak yakin dengan hasilnya." Dia akhirnya berkata.
Yang lain segera menatapnya. Apa cara itu?
__ADS_1
"Su'er, jangan bilang ...." Mu Xianzhai mungkin tahu apa yang dipikirkannya. Semakin hari berganti hari, dia mungkin mulai bisa menebak pikiran gadis itu.
"Ya. Ilmu boneka."
"...." Tiba-tiba saja suasana menjadi hening.
Tidak ada yang tahu tentang ilmu boneka ini selain Li Chang Su ataupun Mu Xianzhai. Xue Zi hanya tahu sedikit. Dia hanyalah binatang mutasi yang tidak pernah belajar tentang hal-hal ini.
Tapi Bell dan Orange tahu tentang ini. Mereka telah hidup lama dan menjadi binatang mutasi dewa sejak beberapa tahun lalu. Kedua saling melirik dan memikirkan ini. Meski ini mampu untuk membuat tiruan Orange, tapi ... bisakah memiliki kesamaan dalam auranya?
Li Chang Su tidak mau menunda waktu dan pergi untuk mengambil tulang-tulang itu. Maksudnya, mengeluarkan tulang itu dari ruang artefak. Lict dan Mu Xianzhai mengikuti.
"Senior Su, apa itu ilmu boneka? Apakah itu seperti membuat boneka Barbie atau boneka Teddy bear?" Lict mengerutkan bibirnya.
Adapun Mu Xianzhai, hanya mengerutkan kening. Dia menatap bawang merah itu sambil mencibir. "Panggil dia Putri Xian. Dia adalah Wanghao."
"Wanghao? Apakah kamu seorang raja?" Lict tertegun.
Sebelum Mu Xianzhai menjawab dengan bangga, istrinya sudah menyela, "Dia adalah raja perang, pangeran ketiga Kekaisaran Mu."
Orang-orang di Sekte Hitam tidak ada yang pernah menyebutkan nama pria ini. Hanya berkata jika itu berasal dari Kekaisaran Mu. Li Chang Su sebagai Wanghao—permaisuri raja, tentu saja harus dipanggil 'putri'. Tak terkecuali Lict.
"Aku tidak tahu. Senior— eh, tidak. Maksudku, Putri Xian, kenapa tidak bilang sejak awal?" Dia tampak dirugikan.
"Sekarang tidak penting. Jadi tidak bilang. Tapi Mu Xianzhai cemburuan." Li Chang Su terkekeh saat melihat suaminya yang memiliki wajah masam di balik topeng.
"Kalau begitu, apakah kamu tahu ilmu boneka?" Lict melihat banyak kerangka manusia, tiba-tiba saja merasa merinding.
"Tahu."
"Kapan kamu mempelajarinya?"
"Setahun yang lalu." Li Chang Su menjawab pertanyaan demi pertanyaan dengan baik. Dia selalu menjawab dengan tenang, sama seperti di kehidupan modern.
Setelah itu, Lict hampir saja lupa menanyakan sesuatu. "Lalu ... Apakah kamu pernah mempraktekkannya?"
"Tidak."
__ADS_1
"...." Lict dan Mu Xianzhai terdiam.
"Meski belum pernah, tapi aku yakin," kata Li Chang Su seraya membawa tulang-tulang manusia lengkap satu badan. Lalu kembali lagi ke ruang pintu besi tadi.
Di sana, Mu Hongzhi sudah banyak bercerita dengan Bell dan juga Orange. Saat melihat ketiganya kembali, tulang belulang manusia diletakkan. Li Chang Su mulai mengeluarkan beberapa bahan untuk membuat boneka ini.
Tentu saja, tidak mudah. Tapi prosesnya cukup menyenangkan. Li Chang Su mengeluarkan benang, pasir putih, dan beberapa bahan plastis. Mereka semua melihat ini, sedikit bingung.
Kerangka manusia dengan pasir dan alat lainnya. Bagaimana cara membuat boneka ini?
"Apakah semua ini berguna?" tanya Mu Hongzhi.
"Tentu saja. Ada banyak cara dalam ilmu boneka. Bahan tidak penting dalam ilmu ini, tapi cara pengerjaannya." Li Chang Su berkata seraya mengingat-ingat semua ilmu boneka yang dipelajari dari buku kuno itu.
Yang penting dalam pembuatan boneka hidup ini hanyalah bahan utama yang dibutuhkan . Yaitu kerangka. Sisanya, bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah dibentuk. Karena itu, Li Cang Su menggunakan beberapa bahan plastis (mudah dibentuk).
"Tetaplah di pinggir, jangan ganggu aku."
Li Chang Su membiarkan mereka menjauh sedikit. Kali ini, pekerjaannya tidak mudah. Dia duduk bersila dan mulai menyusun kerangka manusia dengan menyambungkannya menggunakan benang khusus.
Mu Xianzhai ikut membantunya agar cepat selesai. Dia mengikuti caranya. Walaupun tidak tahu susunan kerangka manusia, Lict memberi tahu dari samping. Di barak militer, pelajaran ini sudah tidak asing lagi. Jadi baik Lict ataupun Li Chang Su, sudah tahu.
Ketika kerangka manusia berhasil disambungkan, Bell dan Orange saling melirik. Ini cukup untuk setinggi pria.
"Lalu, setelah ini, apa yang dilakukan?" Lict semakin penasaran.
Li Chang Su terkekeh dan mengeluarkan sebuah kertas kosong, lalu menggambar simbol elemen tanah. Kertas itu lalu ditempelkan pada dada kerangka manusia. Ia meminta mereka mendirikan kerangka manusia tersebut.
Pada akhirnya, tugas itu jatuh pada Lict dan Bell. Keduanya merentangkan tangan kerangka manusia. Sekilas, bentuknya terlihat mengerikan.
Pasir putih diletakan di sekitar kerangka manusia. Disertai dengan beberapa bahan plastis. Setelah itu, Li Chang Su menghela napas panjang.
"Bersiaplah, aku akan memulai ilmu boneka. Apapun yang terjadi, jangan sampai melepaskan kerangkanya." Li Chang Su memperingati.
"Su'er jangan khawatir, jika mereka melepaskannya, aku akan membiarkan mereka mengganti posisi Orange." Mu Xianzhai memberi jaminan.
"...." Lict dan Bell merasa sedang dijual untuk jaminan lain. Apakah kamu begitu tega? Pikir keduanya.
__ADS_1