Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Penyergapan Di Perjalanan


__ADS_3

MU XIANZHAI turun dari kereta dan menyipitkan mata. Lalu melihat ke arah pohon besar yang memang cukup familiar selama perjalanan ini. Dia juga memeriksa sekitar. Penjaga gelap awalnya tidak merasa ada yang salah karena tidak menemukan kelainan.


Tapi setelah mereka mengamati beberapa pepohonan dan batu bersalju, akhirnya sadar jika sejak awal mereka hanya berputar-putar saja di sekitar tempat ini.


"Kita masuk perangkap!" Li Chang Su meyakinkannya.


Ada aura sihir gelap di sekitar mereka. Semuanya mungkin bermaksud untuk mengacaukan dan memperlambat waktu. Dia memperhatikan tempat yang mereka lalui. Tak berapa lama, tatapannya menyapu sebuah tumbuhan berbunga kuning.


"Bunga apa itu?" tanyanya.


"Itu bunga emas. Memiliki aroma yang segar di musim dingin dan tumbuh dengan baik selama salju turun. Karena bunga itu mirip seperti warna emas, masyarakat menyebut bunga emas." Mu Xianzhai menjelaskannya karena mungkin Li Chang Su tidak tahu tahu jenis bunga itu.


Gadis itu menghampiri tanaman bunga emas. Ternyata bentuknya hampir sama dengan bunga sepatu. Setidaknya hampir mirip. Hanya saja memiliki kelopak berwarna kuning keemasan. Bunga itu juga sedikit memiliki bercak-bercak kemilau. Memang sesuai namanya.


Tapi dia curiga jika bunga ini memiliki sesuatu yang menyebabkan mereka kebingungan di sini. Dia mencabut bunga itu dan menginjaknya dengan kasar.


Benar saja, setelah bunga itu diinjak, gelombang sihir kegelapan berkurang.


"Semuanya karena ini!" Dia mencibir dan meminta mereka untuk mencabut semua bunga dan menghancurkannya.


"Sepupu Ipar, semuanya karena bunga emas?" tanya Mu Hongzhi yang baru saja keluar dari kereta.


"Ya. Ini menanggung halusinasi arah. Sehingga hanya memungkinkan kita masuk dalam ilusi perjalanan," jelas Li Chang Su.


Tak berapa lama, suara tawa seorang wanita terdengar. Li Chang Su menyipit matanya dan mengeluarkan beberapa jarum beracun dari ruang artefak. Dia menembakkannya ke arah di mana suara itu berasal. Mu Xianzhai dan Mu Hongzhi juga waspada.


Wanita yang tertawa di salah satu dahan pohon mencibir dan menepis jarum beracun itu hanya dengan kibasan tangan. Tapi setelahnya, segera tertegun ketika melihat sebuah jarum beracun menancap di lengannya.


"Ini ..." gumamnya.


Bagaimana bisa? Pikirnya.


Wanita itu mencabut jarum beracun dan turun dari dahan pohon. Tatapannya cukup tajam. Dia memandang Li Chang Su dengan sedikit berbeda. Gadis itu mampu melakukan hal ini, memang tidak biasa. Berapa umurnya? Mungkin hanya lima belas tahun.

__ADS_1


Saat mereka melihat wanita itu, sudah jelas dipastikan bahwa Sekte Hitam telah mengirim orang untuk menguji mereka. Terutama Li Chang Su. Wanita berjubah hitam itu cantik, tapi pakaiannya cukup terbuka. Dia seperti seorang penggoda di zaman ini. Wajahnya yang halus, memiliki riasan agak tebal serta rambut berwarna kemerahan.


Bisa dikatakan wanita berjubah hitam itu cukup kejam untuk pertama kali dilihat. Dan Li Chang Su sudah mengetahui dari kemampuan mata dewa jika kecantikan dan keanggunannya sekarang didapat dari ilmu hitam mandi darah. Ini sama seperti Rongyu saat ini.


Tidak menyangka jika Li Chang Su akan mendapati orang serupa yang menggunakan teknik kecantikan ini.


"Kecantikan palsu!" gumamnya sedikit cibiran.


Wanita berjubah hitam itu mendengar apa yang dikatakan Li Chang Su, ekspresinya menjadi tidak bersahabat. Bahkan tahu jika dirinya buka kecantikan alami?


"Sombong! Jangan karena kamu memiliki kecantikan, kamu mengembangkan ekormu ke langit." Wanita itu mengempaskan jarum beracun di tangannya ke arah Li Chang Su. Kecepatan menembaknya lumayan.


Tapi hanya dengan dua jari saja, gadis itu sudah mampu menangkap jarumnya sendiri. Sombong? Karena dia sudah cantik sejak lahir, ini bukan kesombongan. Kecantikan karena ritual mandi darah tidak akan selamanya berguna. Cepat atau lambat, pemakai itu akan mendapatkan ganjarannya.


"Setidaknya aku alami." Li Chang Su terkekeh.


Mu Xianzhai bahkan tidak memandang wanita itu sama sekali dan hanya tertarik pada Su'er nya. Ya, benar. Su'er nya memiliki kecantikan alami bahkan tanpa riasan sedikitpun. Wanita lain tidak bisa dibandingkan.


Adapun Mu Hongzhi, rasanya cukup aneh jika nanti dia harus melawan wanita.


Li Chang Su bukan lawan yang mudah. Wanita berjubah hitam itu sudah merasa jika napas Li Chang Su cukup berpengalaman dalam bertarung. Tapi sovereign ingin dia menghentikan Li Chang Su, atau menculiknya lebih dulu dan memancing Mu Xianzhai.


Hanya saja saat ini, setelah wanita berjubah hitam itu melihat Li Chang Su, ada sedikit keraguan. Ini bukan lawan yang mudah. Racun dari jarum yang ditembakkan Li Chang Su mulai bekerja. Tidak tahu jika itu melumpuhkan lengan kirinya.


"Ternyata ini efek jarum pelumpuh! Aku tidak tahu jika kamu pandai racun. Dan aku sungguh terkejut akan ketahuan secepat ini. Padahal sovereign ingin aku bermain dengan kalian sebentar," tutur wanita itu seraya menjilat bibirnya yang memiliki pemerah bibir.


Mu Hongzhi merasa kesal dengan wanita berjubah hitam itu. "Bermain dengan kami? Pantas saja pakaianmu sangat seksi, ternyata ingin menjual diri. Namun Nona, izinkan aku berkata, kamu terlalu murah."


Dia sengaja merangsang wanita itu. Pakaiannya memang terlalu mencolok.


"..." Wanita berjubah hitam itu ingin muntah darah. Apakah pria yang baru saja bicara itu bodoh atau bagaimana?


Siapa yang ingin merayu dan mengajak mereka tidur? Dia hanya bertarung dan menyelesaikan tugas, lukai mereka sebelum mencapai sekte.

__ADS_1


Lict juga keluar dari kereta sambil memeluk Xue Zi yang telah tenang setelah berdebat panjang dengannya. Ia menguap karena merasa mengantuk. Tapi ketika angin dingin menyapu tubuh, rasa kantuk itu langsung hilang.


Wanita berjubah hitam merasa kesal. Dia tetap harus bertarung dengan mereka. Ini bukan masalah menang atau kalah, cukup lukai saja dan pergi. Zhen Juan selaku Sovereign Sekte Hitam telah berkata jika raja perang itu bukan lawannya dan sangat kuat. Tapi usahakan untuk melukai Li Chang Su.


Sayangnya, Li Chang Su sendiri merasa acuh tak acuh melihatnya. Ilmu tenaga dalam milik wanita berjubah hitam itu cukup tinggi. Tapi karena melakukan ritual mandi darah, kekuatannya harus dikuras untuk mengisi tubuh. Tapi di mata gadis itu, penampilan asli si wanita berjubah hitam sudah jelas.


Ternyata memiliki banyak luka di tubuh, terutama wajah. Mungkin korban sebuah perbudakan atau lain sebagainya.


"Siapa dia?" Lict menguap dan bertanya dengan santai.


"Orang yang dikirim oleh Sekte Hitam," jawab Mu Hongzhi.


"Sekte Hitam lagi?" Laki-laki itu kesal.


Wanita berjubah hitam itu mengeluarkan cambuknya yang cukup panjang dan segera mencabut sekitar. Dia tidak peduli dengan apa yang mereka katakan saat ini. Tugasnya sekarang hanyalah memberi serangan.


Dia juga meniup peluit. "Keluarlah dan kalahkan mereka. Gadis itu, aku yang lawan!" katanya dengan tatapan tajam.


Tak berselang lama, para pria berjubah hitam dengan topeng polos pun muncul dari segela arah. Para penjaga gelap Mu Xianzhai dan Mu Hongzhi ingin membantu, tapi ditahan karena tidak memiliki perintah pasti.


Kecantikan Li Chang Su ini, dia akan menghancurkannya sekarang. Dia tidak percaya jika hari ini kalah dari seorang gadis yang belum tumbuh.


Adapun Mu Xianzhai, segera menguarkan aura dingin dari tubuhnya, ingin maju dan melindungi Li Chang Su. Tapi gadis itu langsung menghentikannya. Kali ini, dia akan bertarung dengan wanita itu. Percaya atau tidak, ini hanya latihan kecil baginya.


Mungkin Li Chang Su terlalu meremehkan wanita berjubah hitam itu. Tapi itulah kenyataannya. Dia sama sekali tidak takut padanya. Saat ini, Mu Hongzhi dan Lict sudah bertarung dengan para pria bertopeng polos dan bejubah hitam. Jumlah mereka cukup banyak hingga harus bertarung penuh.


Sementara Mu Xianzhai sendiri sudah menarik pedangnya dan membunuh beberapa pria berjubah hitam yang mendekat ke arahnya. Itu hanya seperti membunuh semut. Saat wanita berjubah hitam itu melihatnya, sungguh merasa luar biasa.


Ternyata benar, raja perang bukan musuh yang mudah. Tidak heran jika Sovereign Sekte Hitam begitu membuat banyak persiapan untuk melawannya.


"Huh! Jangan berkata bahwa kamu tertarik dengan suamiku?"


Li Chang Su terkekeh dan segera mengeluarkan cambuk dari ruang artefak. Tentu saja cambuk itu dibuat di zaman modern sehingga memiliki pegangan yang agak berbeda dengan milik wanita berjubah hitam. Miliknya sedikit lebih berkarakter.

__ADS_1


Saat wanita itu melihatnya mengeluarkan cambuk dari sesuatu yang tidak terlihat, akhirnya mengerti. Ternyata gelang naga perak benar-benar memiliki kekuatan ruang.


Jika dia memiliki gelang itu atau memakainya, apakah akan cocok?


__ADS_2