
MEMANGNYA APA yang kamu tahu? Pikir Bell mengerikan. Tidak ada apa-apa di bawah sana. Hanya sungai bawah tanah dan juga dinding hitam yang aneh. Tapi dia yakin tidak ada binatang buas apapun.
Bell menyusut dan cuek. Lalu mau tidak mau, Li Chang Su memberanikan diri untuk masuk lebih dulu. Lict juga mengikuti. Dia bercerita pada mereka bahwa dulu bahkan sering memasuki gua yang sangat gelap dan menjadi sarang ular kobra.
Jadi kali ini, saat menuruni anak tangga yang cukup lembab, Lict menelan salivanya. Seberani apapun dia, Li Chang Su adalah yang lebih diandalkan.
Adapun Mu Xianzhai, itu langsung memuntahkan cuka yang sangat masam di perutnya. Meski dia tidak terlalu cemburu, tapi Lict tetaplah pria. Li Chang Su sudah menikah dengannya. Beraninya pria lain mengambil inisiatif?
Tapi tempat ini memang terlalu menakutkan. Obor dan lentera menyinari tempat sekitar. Li Chang Su mengerutkan kening dan masuk lebih dalam. Adapun yang lain, diam-diam mengikuti paling belakang.
Mungkin hanya Mu Xianzhai dan Ye Shi saja yang terlihat tenang. Kemudian Bell pun enggan untuk menatap sekitar. Bulu-bulu di tubuhnya sudah meremang.
Melihat bahwa di sekitarbya hanya ruang batu dan sungai mengalir di tengah-tengah, Li Chang Su mengerucutkan bibirnya. Kewaspadaannya dilepaskan. Sungguh tidak ada apapun di sini. Hanya lembab dan agak mencekam. Sepertinya karena rumah batu ini serba hitam.
Memeriksa air sungai, agak hangat. Tampaknya ini mengalir dari sumber air panas di sekitar terowongan bawah tanah. Tapi tidak menyangka akan ada sungai yang tampak terlihat begitu saja.
Jika ini zaman modern, mungkin para penjelajah alam akan menyelaminya atau mencari tahu dari mana sungai ini mengalir. Li Chang Su tidak perlu repot tentang itu. Di sini tidak ada kamera dan televisi. Ia juga tidak akan terkenal karena sungai bawah tanah ini.
"Ini aman dan tidak ada bahaya. Bell, kamu mungkin terlalu takut dengan dinding hitam?" Li Chang Su bersuara.
Tapi anehnya, lentera dan obor hanya bisa menerangi sekitar mereka saja. Tidak menyebar ke sisi lain. Inilah yang membuat Li Chang Su merasa aneh. Mu Xianzhai sendiri menyipitkan matanya dan menghampiri dinding. Menyentuh batu hitam itu.
Tiba-tiba saja, dindidng batu itu sedikit memiliki gelombang. Seperti makhluk hidup. Mu Xianzhai sedikit mengalami kejutan di sini dan menebak-nebak. Apakah ini memang batu hitam atau makhluk hidup?
"Su'er ..." Dia khawatir terjadi sesuatu sehingga memanggil istrinya agar tidak jauh-jauh darinya. Tapi gadis itu sudah berada di sisi lain.
Adapun sisanya, saat ini hanya memeriksa sekitar dan merasa jika tempat memang melahirkan rasa takut. Bell sudah mengusut ketakutan. Lebih tepatnya, dia tidak mau melihat apapun. Saat nanti sesuatu terjadi, dia lebih baik mencari jalan aman saja.
"Apakah ini benar-benar aman?" tanya yang lain.
__ADS_1
"Sepertinya begitu. Bell, pernahkah kamu mendapatkan cerita dari binatang mutasi lainnya yang sering lewat sini?" Li Chang Su bertanya.
"Tidak. Seingatku, tidak ada gang pernah keluar dari tempat ini. Setidaknya ... Selama aku berada di terowongan ini, belum pernah melihat mereka kembali." Bell langsung menyadari ini dan mendesak semua orang untuk keluar.
Li Chang Su berada di posisi cukup jauh dari mereka. Ia bahkan sudah menyeberangi sungai dengan cara memasuki ruang artefak lebih dulu. Tentu saja dilakukan secara diam-diam.
Ketika Bell mendesak mereka untuk segera keluar dari tempat ini, Li Chang Su juga merasakan firasat buruk akan menghampiri. Setelah mendengar cerita Bell, dia bisa menyimpulkan sesuatu. Mungkin para binatang mutasi tidak melewati tempat ini. Melainkan terjebak atau dimakan sesuatu.
Pikirannya juga sedikit liar.
"Mu Xianzhai ...." Gadis itu sedikit berteriak memanggilnya.
Mu Xianzhai juga menghela napas. "Nah, datanglah. Cepat. Kita pergi dari sini."
"Kamu bilang tidak akan terjadi apa-apa." Li Chang Su sedikit tidak setuju. Mereka sudah sampai di sini dan ingin mengambil jalan memutar lagi. Bukankah ini buang-buang waktu?
"Aku salah. Sepertinya tempat ini tidak aman. Aku sudah mengecek dindingnya, itu bukan karena batunya berwarna hitam. Tapi tampaknya seperti kulit yang bernapas." Pernyataan Mu Xianzhai sedikit mengerikan dan membangkitkan rasa takut orang-orang.
Lict adalah yang pertama mengerang dan ingin bersandar pada sesuatu. Tapi dia memagang Bell, khawatir dijatuhkannya nanti. Melihat tempat yang mereka pijak, tiba-tiba saja dia teringat dengan gurita.
"Teman-teman ... Tampaknya kita benar-benar harus pergi. Putri Xian ... Lihatlah ke bawah. Kenapa aku merasa ini adalah gurita ...." Lict sedikit gemetar. Dia agak takut dengan yang namanya gurita. Itu seperti mimpi buruk.
Sejak dulu, dia paling tidak menyukai yang namanya gurita. Karena pernah dililit gurita, dia sangat takut dan sulit melepaskannya. Hingga sekarang, dia agak trauma.
Li Chang Su berjongkok dan memeriksa permukaan yang mereka pijaki. Benar saja, Li Chang Su juga bisa menebak warna hitam ini. Meskipun hitam, tapi beberapa hal tentang gurita tidak pernah berubah.
"Sial! Kita sebenarnya menginjak kulit gurita yang menempel pada dinding batu untuk menyembunyikan tubuh," katanya sangat fasih dan penuh pengetahuan.
Yang lain segera berwaspada. Tapi tampaknya gurita ini terlalu besar bukan? Di mana kepalanya?
__ADS_1
Saat Li Chang Su bangkit dan memutuskan untuk keluar dari tempat ini, Bell tiba-tiba saja mengeong ketakutan dan menunjuk ke belakang Li Chang Su.
"Manusia! Cepat kembali, lihat di belakangmu!"
Semuanya langsung terkejut, tak terkecuali Mu Xianzhai yang tegang di tempat. Li Chang Su langsung berbalik dan dikejutkan dengan sepasang mata merah menyala besar serta seringai lebar. Ada banyak gigi tajam seperti ikan laut dalam.
"Su'er! Cepat kembali pada Raja ini!" Mu Xianzhai bahkan berteriak.
Li Chang Su sedikit bingung dan berteriak rendah karena agak menakutkan. Dia juga manusia normal. Wajar memiliki rasa takut. Ternyata, kepala dari kulit hitam yang menyelimuti ruangan ini ada di dekat Li Chang Su.
"Manusia yang pintar." Makhluk itu mendengus dan tiba-tiba saja semua warna hitam di dinding bergelombang sedikit.
"Gurita mutasi hitam! Golongan kegelapan," gumam Li Chang Su setelah mendapatkan informasi dari Xue Zi yang berada di ruang artefak.
Xue Zi memintanya untuk segera melarikan diri. Jangan sampai ditangkap atau dicerna oleh makhluk ini. Mendengar jika masalah ini serius, Li Chang Su belum memikirkan rencana apapun dan langsung melompat untuk menghindarinya.
Sayang sekali jika Li Chang Su tiba-tiba saja ditangkap oleh salah satu tentakel gurita hitam mutasi. Makhluk itu tertawa mengerikan saat memiliki beberapa makanan.
"Ahh!" Li Chang Su merasa jika tubuhnya dililit sangat kencang, hanya bisa berusaha melepaskan diri.
"Su'er!!" Mu Xianzhai tidak bisa tinggal diam dan melihat istrinya dalam masalah. Dia langsung melompat untuk menolongnya.
Tepat ketika Li Chang Su mengeluarkan belati yang telah diolesi racun, raungan segera menggema di ruangan gelap itu. Ternyata Mu Xianzhai sudah bergerak cepat, menarik pedang dan memotong tentakel. Bukan hanya itu, dia bahkan tak segan-segan untuk melukai matanya.
Makhluk hitam itu berteriak kesakitan saat satu matanya terluka. Lalu tentakelnya juga dipotong. Karena marah, semua tentakel yang melekat di dinding batu pun lepas dan menjadi serangan ganas.
Li Chang Su berhasil lepas dan jatuh ke pelukan Mu Xianzhai. Luka di dadanya sedikit sobek lagi. Dia harus memeriksanya nanti.
"Arrgghh!!! Manusia yang berani. Beraninya melukai mataku!!" Gurita hitam mutasi melolong dan mencoba menyerang apa yang ada dia sekitarnya.
__ADS_1
Ye Shi sedikit pucat. Dia langsung berteriak, "Semuanya cepat keluar!"