Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Toples Cuka (2)


__ADS_3

MU XIANZHAI memperhatikan istrinya berjalan menghampiri. Dia langsung mengulurkan tangan dan menarik gadis itu agar duduk di pangkuannya. Li Chang Su tidak membuat perlawanan dan jatuh lembut ke pangkuannya.


Aroma cendana dari tubuh Mu Xianzhai membuat Li Chang Su merasa nyaman. "Ada apa?"


"Sepertinya setelah bangun, Su'er menjadi begitu perhatian pada pria lain?" Suara Mu Xianzhai sedikit dalam dan jari-jari rampingnya yang kokoh menyentuh helaian rambut Li Chang Su.


"Apa maksudmu?" bisik Li Chang Su agak malu. Apakah dia begitu perhatian? Dia hanya berbicara tentang bisnis dengan Lict dan yang lainnya.


"Pertama kamu menyebutkan pria berambut putih di gua, kini menanyakan Mu Lizheng dan saudara keduaku. Kamu juga mengobrol dengan Ye Tianli dan Ye Shi dengan gembira. Su'er, mungkinkah ingin membuat Harem untuk para pria itu?" goda Mu Xianzhai lagi, benar-benar tidak tahan dengan istrinya yang begitu imut.


Li Chang Su memerah dan tidak tahu harus menjawabnya bagaimana. Bukankah itu hanya bicara di depannya secara terbuka dan tidak sembunyi-sembunyi? Di mana ada perselingkuhan untuk membuat para selir pria?


Dia kesal tapi lebih ke malu. Mu Xianzhai menggodanya, Li Chang Su tahu itu. Tapi pria ini memiliki toples cuka di perutnya yang akan tumpah kapan saja. Kini sedang mengguruinya?


Gadis itu tiba-tiba saja tersenyum diam-diam dan merangkul leher Mu Xianzhai. "Sayang, aku hanya jatuh cinta padamu dan hanya ada kamu. Di mana para pria itu? Tidak lebih tampan darimu. Adapun pria berambut putih yang kukatakan tadi pagi ... bagaimana jika aku katakan itu adalah kebenaran? Aku tidak bermimpi pria lain, hanya merasa melihatnya samar-samar di sampingku tadi pagi. Katakanlah, apakah kamu mengundang seorang master untuk membuatku bangun?" tanyanya menginterogasi.


Rupanya Li Chang Su juga tidak mau kalah dan tentu saja apa yang dikatakannya merupakan kebenaran. Mu Xianzhai tidak langsung menjawab karena tidak tahu harus memulai dari mana. Apa yang dikatakan istrinya benar. Pria bersurai putih keperakan itu adalah dirinya sendiri. Bagaimana dia harus menjelaskan ini?


"Su'er ...," katanya tiba-tiba.


Istrinya memiliki penampilan halus. Di masa lalu ketika dia bertemu dengan gadis itu, Mu Xianzhai memiliki pengaturan jikalau wanita yang menjadi istrinya harus mengikuti dirinya ke barak militer, tahu cara bertempur dan juga menyusun strategi perang. Pada saat itu dia dengan tegas membuat keputusan jikalau menjadi istrinya juga harus berani.

__ADS_1


Tapi sekarang saat melihat Li Chang Su lagi, dia ingin menghilangkan gagasan tersebut. Istrinya yang baik, tangannya halus dan hampir seperti tak pernah menyentuh benda kasar, bagaimana bisa dia meletakkannya di barak militer yang penuh kekerasan latihan?


Tapi Mu Xianzhai ingin menjadi egois. Dia ingin hidup di dekat istrinya sepanjang waktu hingga tak masalah mengikatnya ke barak militer. Dia sombong hingga ke tulang, berdarah dingin dan juga tak berperasaan dalam sebuah hubungan. Namun dia juga peduli tentang cinta dan kasih sayang, terutama pada kakek dan neneknya.


Berkat Li Chang Su juga, dia bisa menemukan kakeknya. Karena gadis itu jugalah dia menemukan banyak hal baru di dunia. Hingga tanpa diduga keduanya berjalan berdampingan untuk mengalahkan kegelapan di masa depan.


"Su'er," panggilnya lagi. Kali ini Mu Xianzhai memeluk gadis itu dan membenamkan wajah di leher nya yang memiliki aroma buah yang sangat harum.


Dia memeluknya sedikit lebih erat dan pikiran lain tiba-tiba terlintas. Mu Xianzhai menggertakkan gigi dan tiba-tiba saja membopong Li Chang Su menuju kamar.


"Ah! Xian Xian, apa yang kamu lakukan? Kenapa begitu tiba-tiba?" Li Chang Su terkejut dan wajahnya masih memerah.


Mu Xianzhai tidak menjawab. Ketika tiba di kamar, dia meletakkan gadis itu di atas ranjang dan sebelum Li Chang Su bereaksi, tubuhnya ditekan oleh sosoknya yang kokoh.


"..." Li Chang Su seperti seorang gadis polos yang baru saja menjual diri untuk pemerkosaan. Dia menatap Mu Xianzhai dengan bingung. Ada apa dengan pria itu?


Keduanya saling bertatapan untuk waktu yang cukup lama. Keheningan terjadi di kamar dan tak ada satu pun pelayan yang berani menggangu keduanya. Bahkan ketika ada berita dari istana jika Mu Xianzhai dipanggil kaisar Mu untuk menghadap, para bawahan tidak berani menjadi nyamuk.


Li Chang Su tidak tahu apa yang ingin dilakukan pria itu. Tapi ketika dia menyipitkan mata dan melihat jika warna ramput Mu Xianzhai berubah menjadi putih keperakan, tubuhnya menegang. Dia tak bisa berkata apa-apa seolah apa yang dilihatnya adalah ilusi lagi.


Sayangnya, Mu Xianzhai tidak berpikir begitu. Dia mengira istrinya ketakutan dan mungkin menganggapnya aneh. Namun dia tak bisa menyembunyikan ini seumur hidupnya karena cepat atau lambat ketika dia melawan Hei Long di pegunungan dewa di masa depan, penampilannya ini pasti akan terlihat.

__ADS_1


"Kamu ... Rambutmu—" Li Chang Su sedikit gagap saat menyentuh helaian rambut putih keperakan pria itu.


Ternyata dia tak salah lihat ataupun berhalusinasi. Ini nyata. Tapi pria itu ternyata adalah Mu Xianzhai yang sungguh tidak terduga baginya. Dia tidak tahu ini dan He Ze tak pernah cerita. Tampaknya ini menjadi hal yang begitu rahasia.


Mu Xianzhai tak mengalihkan tatapannya setelah melepaskan dagu Li Chang Su. "Su'er, ini adalah penampilan asliku. Hanya kaisar dan orang-orang di bawah sumpahku saja yang mengetahuinya. Kali ini aku tak menyembunyikan diri lagi. Pria berambut putih putih yang kamu maksud waktu di gua itu adalah aku," jelasnya seperti baru saja berbohong puluhan tahun.


Dia langsung memeluknya. "Maafkan aku. Aku seharusnya tak berbohong padamu dan berkata kamu memimpikan pria lain. Tadinya aku masih khawatir kamu tidak akan menerimaku. Hanya saja ...." Dia menjual kata-kata misteriusnya lagi.


"Hanya saja apa?" tanya gadis itu penasaran. Dia memang terkejut sekarang dan belum pulih dari pikirannya. Pria ini, begitu tampan, pikirnya.


"Hanya saja aku khawatir kepalamu terbentur oleh kebodohan naga perak dan mengagumi pria lain. Aku tidak ingin itu terjadi, kamu hanya milikku," imbuh Mu Xianzhai langsung tersenyum. "Apakah kamu takut padaku?" tanyanya.


Tanpa sadar Li Chang Su menggelengkan kepala. "Ini sebenarnya tampan," jawabnya jujur.


"Benarkah? Bukankah kamu akan berpikir jika aku ini bukan manusia tapi naga? Penampilanku akan berubah seperti ini ketika naga perak muncul sebagai wujud nyata yang bisa disentuh," jelasnya.


"Lalu kenapa waktu di Sekte Hitam sebelumnya, kamu tidak memiliki perubahan itu? Bukanlah itu karena naga perak juga muncul dan melawan Hei Long?"


"Itu berbeda. Kali ini naga perak memaksakan diri bangun dari tidur panjangnya dan mengunakan kekuatan yang terkumpul untuk membentuk tubuh nyata. Pada saat itu, aku juga akan secara langsung memiliki perubahan warna rambut."


Mu Xianzhai tidak berani muncul di depan banyak orang dengan penampilannya seperti ini. Khawatir akan memicu beberapa gelombang musuh.

__ADS_1


"Xian Xian ... Matamu ...," kata Li Chang Su seraya memperhatikan iris mata pria itu.


__ADS_2