Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Kedatangan Raja Perang


__ADS_3

PARA PENYUSUP itu terkejut bukan main saat melihat sosok ketua pembunuh bayaran dari organisasi paling berpengaruh di Negara Bingshui. Mereka saling melirik dan kebingungan. Kenapa Ye Shi ingin melindungi Li Chang Su?


Alih-alih menjawab sebagai kenalan, Ye Shi yang pandai untuk mengelabui pihak lain pun berkata jika Li Chang Su telah menyewanya untuk membunuh para penyusup jika datang kapan saja.


"..." Li Chang Su sama sekali tidak mau mengakui hal tersebut. Namun kedatangannya juga bagus. Dia tak perlu bertarung terlalu lama.


"Sebaiknya kamu tidak menyinggung pihak lain. Menyingkirlah." Salah satu penyusup tidak mau berurusan dengan pria bertopeng rubah itu. Mereka tahu jika Ye Shi tidak biasa.


"Pihak lain? Siapa? Apakah itu putra mahkota atau keluarga Rong?" cibir Ye Shi dari balik topengnya. "Biar kuberi tahu. Lebih baik kalian putar arah dan kembali sebelum menyesal."


"Huh, menyesal? Kami dibayar untuk membunuh dan menculik orang. Tidak ada penyesalan sama sekali."


"Sayang sekali. Padahal aku baru saja kehilangan satu bangunan yang menjadi markas organisasiku karena menyinggung Istana Raja Perang." Ye Shi menggelengkan kepala seolah-olah kondisinya menyedihkan.


"..." Para penyusup memikirkannya.


"..." Sudut mulut Li Chang Su berkedut. Dia juga berkata, "Itu karena kamu berani datang untuk membunuhku dulu. Jadi jangan salahkan Mu Xianzhai saat langsung meminta orang membakar salah satu tempatmu."


"..." Para penyusup itu sedikit terganggu.


Menghancurkan salah satu markas kecil? Membakar tempat? Apakah raja perang melakukan hal seperti itu diam-diam? Tapi kenapa semua itu terdengar cukup mengerikan dan tanpa sadar jika bulu kuduk mereka meremang. Ini hanya tak tahu malu.


Mereka datang untuk menculik Li Chang Su dan membuat badai di belakang layar. Bayaran yang mereka terima tentu saja tidak kecil. Setelah menculik, mereka akan mengurusnya, memperkosa atau menjualnya ke negara lain atau rusak wajahnya hingga tak dikenali lagi. Semua itu harus berjalan lancar malam ini. Sayangnya pihak lain tidak mengatakan banyak hal tentang sifat dan kemampuan pihak lain yang membuat mereka lebih sulit untuk memulai.

__ADS_1


Sekarang, Li Chang Su bisa melawan mereka bahkan menghempaskan semua panah atau jarum beracun yang sengaja mereka bawa untuk mencegah hal buruk terjadi. Tapi ... kenapa tampaknya itu tidak berguna?


Ye Shi tidak peduli dengan mata para penyusup itu dan berkata pada Li Chang Su. "Jika kamu menjadikanku murid, aku tidak akan protes jika suamimu menghancurkan tempatku," jelasnya.


"..." Menjadi murid? Pikiran para pria berpakaian serba hitam itu rasanya sedikit terbalik. Berguru pada seorang gadis kecil? Apakah serius?


"Kenapa kamu begitu yakin?" Gadis itu mengerutkan kening tapi tidak melonggarkan kewaspadaannya terhadap sekitar.


"Itu karena suamimu kaya dan aku bisa meminta uang kompensasi untuk membangunnya lagi." Kali ini Ye Shi begitu terang-terangan untuk mengabdi.


"..." Kini para penyusup itu yakin jika pembunuh paling ditakuti di negara ini sebenarnya begitu baik hati di depan Li Chang Su.


Jadi apa gunanya mereka? Sayangnya, setelah kedua orang itu bercakap-cakap, Li Chang Su menyerang lagi dengan jarum beracun. Seketika suasana yang sedikit tenang menjadi begitu sengit lagi. Para penyusup itu langsung mengangkat pedang mereka dan mencoba untuk membuat Li Chang Su kewalahan dengan serangan. Sehingga mereka akan mudah untuk menangkapnya.


Tapi kehadiran Ye Shi membuat mereka lebih sulit dan tanpa sadar ingin menangis tanpa mengeluarkan air mata. Malam ini Istana Raja Perang ditakdirkan untuk ditumpahi darah dan semua penjaga gelap sibuk.


Dia telah dilatih untuk melakukan ini dan melindungi Li Chang Su diam-diam. Tapi sebenarnya dia juga mengkhawatirkan Xuxu. Meski partner-nya itu bisa melindungi diri sendiri, Xuyao yakin jika situasi di dalam pasti lebih parah daripada di sini.


“Di mana raja? Bukankah kamu berkata akan segera datang?” tanya Xuyao pada salah satu penjaga gelap.


“Ya. Tampaknya raja juga memiliki masalah dalam perjalanan. Jangan khawatir, raja tidak akan mudah dihalangi begitu saja. Raja pasti akan segera datang.” Penjaga gelap itu memegang pedangnya dan menebas salah satu penyusup yang hendak menyerangnya. “Fokus kita adalah membuat sang putri aman sampai raja datang.”


“Sial! Siapa yang berani untuk membangunkan naga di sarangnya? Ini benar-benar keterlaluan!” Xuyao hanya bisa mengumpat dan sedikit kelelahan.

__ADS_1


“Yang jelas pihak lain menginnginkan sang putri.” Penjaga gelap kembali mengatakan isi pikirannya.


Ketika Xuyao dan para penjaga gelap mengatasi penyusup yang terus menerus berdatangan, tiba-tiba saja aura yang begitu kental mulai menguar. Belum lagi aura dingin ini dipenuhi dengan aura membunuh yang begitu mengerikan. Xuyao dan yang lainnya tertegun untuk sementara waktu dan melihat bayangan jangkung muncul dengan cepat.


Sosok Mu Xianzhai datang dengan topeng peraknya. Jelas jika suasana hatinya memburuk saat mendapat laporan jika istananya diserang sekelompok penyusup.


Padahal waktu itu kelinci putih mutasi datang untuk memberi tahu jika He Ze sedang bertarung dengan s;ah satu binatang mutasi golongan kegelapan tingkat ilahi. Itu bukan hal baik. Belum sempat dia membantu di lubang terowongan bawah tanah, salah satu penjaga gelapnya datang untuk memberikan informasi yang ada di istananya.


Tak butuh waktu lama, Mu Xianzhai teringat Li Chang Su dan segera kembali untuk membantunya. Dia tak bisa membiarkan pihak lain melukai istrinya. Ketika dia tiba, ternyata halaman sudah dipenuhi dengan beberapa mayat penyusup dan Xuyao segera berkata jika Li Chan Su ada di dalam bersama dengan ketua pembunuh bayaran.


Ternyata Ye Shi juga menyusup ke sini dan mencari kesempatan untuk menyelamatkan kecantikan.


Mengetahui Ye Shi ada di sini, Mu Xianzhai sedikit melepaskan kekhawatirannya. Dia mengangkat pedangnya dan membunuh para penyusup itu dengan mudah sehingga pihak lain justru semakin berkeringat dingin.


Bagaimana situasinya? Kenapa raja perang muncul di sini? Mereka kebingungan dan tentu saja tak berani bertindak lebih jauh. Sebagian dari saudara penyusup itu melarikan diri diam-diam. Tak peduli berapa banyak uang yang dikeluarkan pihak lain untuk membawa Li Chang Su pergi, jika raja perang ada di sekitarnya maka semua usaha sia-sia.


Mu Xianzhai segera pergi ke dalam istana dan menyadari jika kegaduhan berasal dari ruang makan. Dia segera bergegas ke sana dan dihadang oleh beberapa penyusup yang berani. Namun Mu Xianzhai dengan mudah menjatuhkan mereka.


Setibanya di ruang makan, ia melihat Xuxu yang pingsan akibat luka di lengannya. Terlebih lagi, luka itu mengandung racun yang melemahkan otot. Lalu di tengah, sosok ramping seorang wanita tengah sibuk menangkis serangan para penyusup dengan belati. Terkadang melemparkan beberapa jarum beracun ke arah mereka.


Ruangan tiba-tiba saja diselimuti aura dingin yang mendominasi. Ye Shi tanpa sadar merinding dan ingin mengambil jubah lain untuk menghangatkan tubuhnya. Sementara Li Chang Su mengerutkan kening. Kini para penyusup itu tertegun dan menghentikan serangan sementara. Mereka menatap ke sisi lain.


Li Chang Su mengikuti pandangan mereka dan menyadari jika Mu Xianzhai sudah kembali.

__ADS_1


"Xian ... Kenapa kamu kembali begitu awal?" tanyanya agak terkejut. Ia sama sekali tidak mengharap pria itu datang karena dirinya pasti bisa mengatasi masalah ini.


Tidak disangka ....


__ADS_2