
LI CHANG TAHU jika sekarang sudah waktunya untuk berpisah dari Mu Xianzhai sebentar. Keduanya harus sibuk dengan tugas masing-masing. Mu Xianzhai menurunkan kelopak matanya, jejak nostalgia terlintas di benaknya.
Setelah Mu Xianzhai mencium kening Li Chang Su, dia membisikkan beberapa kata lagi sebelum akhirnya pergi mengikuti He Ze.
Li Chang Su sedikit tidak rela dan linglung di tempat. Untungnya keberadaan Lict dan Mu Hongzhi membuatnya sedikit tenang.
“Sepupu Ipar, apa yang bisa kami bantu?” tanya Mu Hongzhi.
“Apa kalian sudah selesai mengurus binatang spiritual tingkat tinggi itu?” Li Chang Su justru sedikit heran dengan keberadaan mereka di sini.
“Jangan khawatir, semuanya sudah selesai dan sisanya diurus oleh dua kucing itu,” jawab Lict.
Tanpa Li Chang Su sadari, sebenarnya Mu Hongzhi dan Lict meninggalkan Bell serta Orange di tengah serangan serigala perak. Keduanya menyelinap pergi dan mengejar Li Chang Su. Mau tidak mau, Bell dan Orange tak bisa mengejar karena dikepung oleh kawanan serigala perak.
Ketika array pelindung dewa hancur, pertarungan naga perak dan naga hitam meluas. Keduanya merusak hutan yang ada di sekeliling pegunungan dewa dan banyak binatang mutasi terpaksa dipindahkan Wen Lao ke sisi yang aman.
Adapun Mu Xianzhai, kini berada di gua, tempat di mana Wen Lao tinggal selama ini. Pria itu bersila. He Ze menjelaskan bagaimana caranya menyerap aura spiritual yang ada di alam. Walaupun aura yang terkandung di udara begitu lemah, setidaknya masih cukup untuk membantu naga perak berevolusi.
“Jangan khawatir, jika kekuatannya tidak cukup, aku akan membantumu,” kata He Ze setelah melihat pria itu bersiap untuk jatuh dalam meditasi.
"Itu memang tugasmu." Mu Xianzhai tidak mengambil kata-kata baik tupai putih itu.
"..." Bisakah kamu sedikit berbelas kasih? Batinnya.
Mu Xianzhai tidak mengurus He Ze lagi dan mulai memadatkan aura spiritual di dantian-nya. Orang biasa tak akan mampu melihat aura berwarna-warni dari alam perlahan-lahan terkumpul pada tubuh Mu Xianzhai.
He Ze menghela napas dan tidak pergi. Dia menemani pria itu di gua. Sesekali dia akan melihat ke langit, dua naga yang bertarung mati-matian itu hampir membuat daratan hancur. Untung saja jauh dari pemukiman penduduk ....
Di tempat Li Chang Su.
Gadis itu mendekati lingkaran totem penyegel yang rusak. Mu Hongzhi dan Lict hanya bisa mengikuti dengan penuh rasa ingin tahu. Kelinci putih mutasi sudah berubah menjadi ukuran normal dan kini berada di pangkuan Lict.
Li Chang Su memeriksa lingkaran totem dengan saksama. Ada retakan di permukaan tanah bebatuan di mana lingkaran dibuat. Tak mungkin bisa berfungsi begitu saja.
__ADS_1
"Bagaimana cara memperbaiki segel ini?" tanya Lict bingung.
"Aku tidak tahu," jawab Li Chang Su juga menggelengkan kepala.
Dia lupa bertanya pada He Ze sebelumnya dan pergi begitu saja. Sekarang tidak mungkin baginya untuk memanggil He Ze bukan?
Li Chang Su melihat naga perak dan naga hitam bertarung di langit. Kadang kedua akan mengitari pegunungan dewa dan saling melontarkan dua elemen yang berbeda.
Jika kekuatan keduanya seimbang, kemungkinan besar pertarungan ini akan berlangsung selama beberapa hari tanpa istirahat.
Berada di bawah dua makhluk itu, rasanya akan tertimbun kapan saja. Li Chang Su tak bisa menunda banyak waktu. Dia memikirkan cara, bagaimana memperbaiki lingkaran totem penyegel yang rusak ini?
Li Chang Su menyentuh permukaan lingkaran totem penyegel sambil memikirkan sesuatu. Namun di saat dia menyentuhnya, kalung giok Heping yang dipakainya langsung bersinar kehijauan.
Tanpa sadar, Li Chang Su melihat kalung tersebut. Merasa aneh pada awalnya. Tapi tidak berharap saat kalung giok Heping bercahaya, lingkaran totem penyegel juga mengeluarkan cahaya putih samar di setiap garisnya.
"Apa yang terjadi?" tanya Lict mundur sedikit.
Mu Hongzhi menyipitkan mata dan melihat cahaya kehijauan dari kalung giok Heping yang dipakai gadis itu. Tampaknya tahu apa penyebabnya.
Tak lama setelah kalung giok Heping dan lingkaran totem penyegel bercahaya, permintaan tanah bebatuan yang mulai dipenuhi salju di sekitarnya pun bergetar. Ada retakan tanah mencurigakan, membuat ketiganya waspada.
Lict melihat ke sekitar kakinya, menyingkirkan salju yang mulai menumpuk. Tanah di bawahnya retak.
"Kawan! Tempat ini tak akan amblas, kan?" tanyanya sedikit ngeri.
"Seharusnya tidak." Mu Hongzhi percaya diri.
Apa yang terjadi saat ini, Li Chang Su juga tidak tahu. Retakan tanah di sekeliling lingkaran totem penyegel membuat mereka tak bisa pergi ke mana pun. Ingin tahu apa yang akan terjadi.
Sejak kalung batu giok Heping berhenti bercahaya, lingkaran totem penyegel yang rusak mulai pulih sedikit demi sedikit. Li Chang Su akhirnya menyadari jika kalung batu giok Heping membantunya.
Seperti yang dikatakan Wen Lao, kalung batu giok Heping merupakan senjata magis zaman kultivator yang fungsi utamanya belum diketahui. Mungkinkah mampu memperbaiki lingkaran totem penyegel?
__ADS_1
Lingkaran totem penyegel yang mulai utuh seperti sediakala pun membuat Hei Long yang tengah bertarung dengan Yin Long menyadari sesuatu.
Sepasang mata merah darah naga hitam menatap ke lubang besar puncak ketiga pegunungan dewa, cahaya samar lingkaran totem penyegel. Bukan hanya itu, dia juga menemukan sosok manusia di sekitar lingkaran totem.
Hei Long mengenali keberadaan Li Chang Su. Mengetahui jika lingkaran totem penyegel mulai pulih karena manusia itu, Hei Long akhirnya murka.
"Manusia! Aku sungguh ingin melenyapkanmu. Beraninya menyentuh segel itu!"
Hei Long meraung, mengabaikan Yin Long di depannya dan segera turun untuk membunuh orang yang ada di dekat lingkaran totem penyegel.
Namun Yin Long tidak membiarkannya pergi dan langsung menghalanginya. "Pertarungan kita belum selesai. Ke mana kamu akan melarikan diri?"
Yin Long tahu jika Li Chang Su mencoba untuk melakukan sesuatu agar Hei Long bisa diatasi.
Hei Long terjerat lagi dengan naga perak dan gagal pergi untuk mencegah Li Chang Su memperbaiki lingkaran totem penyegel. Kemarahannya semakin memuncak.
Naga hitam itu segera menuju ke arah Yin Long dan menggigit tubuhnya dengan sekuat tenaga. Raungan kesakitan Yin Long menggema. Dia mencoba melepaskan diri dari gigitan naga hitam.
Di saat kemarahan memenuhi hati setiap makhluk hidup, kekuatan tak terduga kadang muncul.
Hei Long yang sudah kehabisan waktu pun akhirnya melepaskan gigitan dan menggunakan ekor tajamnya untuk memukul Yin Long. Setelah terkena pukulan, naga perak pun jatuh menghantam sisi lain pegunungan dewa.
Ledakan tanah bercampur debu dan salju menjadi satu. Yin Long memiliki banyak luka goresan di tubuh panjangnya. Sisik peraknya yang cantik meredup.
"Aku tak akan membiarkan manusia itu berhasil! Kalian semua harus mati!" Hei Long meraung dan segera pergi ke arah di mana Li Chang Su berada.
Bahkan jika Yin Long menyusul Hei Long, sekarang sudah terlambat. Naga perak itu hanya berharap jika Li Chang Su tidak akan mengalami kecelakaan. Jika gadis itu mengalami suatu kecelakaan, Hei Long akan sulit untuk dikalahkan di masa depan.
Bagaimana pun juga, Li Chang Su merupakan titik kunci untuk membuka lubang jiwa di lingkaran totem penyegel Hei Long.
Wen Lao tentu saja tahu.
Li Chang Su melihat naga hitam mulai datang ke arahnya, hatinya sedikit tenggelam. Mu Hongzhi dan Lict bahkan bingung harus berbuat apa. Makhluk itu terlalu kuat untuk mereka jadikan lawan.
__ADS_1
"Pelatih Su, apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Lict. Saat ini dia hanya ingat jika Li Chang Su adalah pelatihnya di ketentaraan zaman modern.