Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Ye Tianli Datang Untuk Klarifikasi


__ADS_3

LI CHANG SU TIDAK tahu kenapa Mu Xianzhai sangat ingin sekali menggertak tupai itu. Dia tidak melarangnya selama tidak menyakiti atau memberi He Ze beban. Karena bagaimana pun juga, He Ze adalah roh artefak yang bisa kelelahan.


Sebenarnya Mu Xianzhai kurang suka dengan tupai itu karena tidak mau mematuhinya sebagai pemilik gelang naga perak. Terlalu sombong. Jadi dia ingin memberinya sedikit pelajaran.


Walaupun Li Chang Su kurang paham dan tidak percaya, tapi dia tetap membiarkannya untuk menggertak. Dan Mu Xianzhai berjanji jika tupai itu tidak akan kehilangan sehelai bulunya sekalipun.


"Kau begitu aku akan kembali. Jika nenek tahu aku di sini, Tidak baik untuk pernikahan kita," kata gadis itu dengan nada tenang.


"Itu artinya Su'er sudah setuju menikah denganku secara suka rela?"


"Cepat atau lambat kita akan menikah juga bukan?" Gadis itu mencibir.


Mu Xianzhai tidak marah dan hanya tersenyum di balik topengnya. Setelah menikah nanti, dia akan menunjuk banyak kelembutan dan juga perhatian. Karena untuk mendapatkan hati wanita, butuh kerja keras yang baik. Jika ingin mereka percaya untuk mencintai, maka beri mereka pengorbanan.


Setelah menemaninya menghabiskan sarapan, Li Chang Su kembali ke halamannya. Dia tidak bisa diam seharian di istana. Tapi juga tidak bisa menyelinap begitu saja. Jika Mu Xianzhai tahu, semuanya akan berantakan.


Tapi tanpa diduga, dia kedatangan tamu yang tak diundang. Pria itu sudah ada di kamarnya, duduk di kursi sambil menikmati teh. Li Chang Su hanya mengerutkan kening dan memastikan jika tidak ada pelayan di sekitar sini.


"Kenapa kamu di sini?" Tanyanya.


Sosok yang duduk itu, Ye Tianli, dengan pakaian merahnya yang menggoda dan senyum lembut playboy. Dia datang diam-diam ke sini dan berhasil menghindari penjaga gelap Mu Xianzhai. Tanpa diduga, keberadaan Ye Shi membuatnya gelisah sepanjang waktu.


Ye Tianli tidak langsung menjawab. Tapi juga tidak akan lama di sini. Dia tidak ingin merusak reputasi Li Chang Su karena keberadaan pria lain di kamar.


"Apakah kamu bertemu Ye Shi?" Tanyanya.


Li Chang Su tahu jika pria itu kini tidak mau main-main, "Ya."


Dia menjawab dengan nada pelan, lalu duduk di seberangnya. Sementara Ye Tianli menyipitkan mata. Tidak tahu apa yang dipikirkannya. Ini hanyalah kisah lama sebelum dia benar-benar menjadi lurus. Dan hubungan sesama pria tidaklah menyenangkan.


Ini terjadi saat dia tak sengaja mendatangi gedung hijau dan seorang wanita menemaninya minum. Uang bukan masalah baginya, sehingga wanita itu bisa menyenangkannya dengan cara apapun. Dia ingin tahu apa istimewanya hubungan antar lawan jenis.


Tanpa diduga, dia ketagihan untuk menyentuh wanita. Kelembutan di tubuh mereka, suaranya bahkan sensasinya menekan tubuh mereka. Sangat berbeda. Jadi dia memutuskan untuk menjadi lurus.


Namun di sisi lain, dia juga bersedih untuk Ye Shi. Sejak putus dengannya, dia berharap pria itu juga akan membuka pikirannya untuk menyukai wanita.


"Dengan ini kamu tidak menyangkal jika dulu kamu adalah gay?" Tanya gadis itu sedikit geli.

__ADS_1


"Ya," Ye Tianli tersenyum pahit, "aku datang mengatakan ini agar kamu tidak salah paham denganku lagi. Aku tahu pasti dia akan menemuimu dan mengaku. Lagi pula ini adalah sejarah kelamku. Aku harap kamu tidak akan memberi tahu siapapun."


Li Chang Su terdiam untuk sementara waktu, lalu berkata, "Tapi Mu Xianzhai tahu ini. Aku memberi tahunya karena semalam aku penasaran dengan siapa itu Ye Shi. Jadi katakanlah ...."


Saat Ye Tianli mendengar sesuatu yang tidak terduga ini, dia tahu pasti akan berada satu langkah di belakang Mu Xianzhai. Pria itu bukan sosok yang mudah diatasi. Jika ingin rahasia ini tetap aman, maka harus menggunakan pangeran kedua sebagai tameng.


Sayangnya, dia bukan teman yang kejam. Mu Peizhi adalah teman masa kecilnya yang belum pernah Ye Shi tahu. Dan telah dia anggap saudara juga. Jika keluarga Ye tidak begitu misterius di masa lalu, bagaimana dia bisa berada di berbagai tempat untuk bisnis?


Semua anak-anak keluarga Ye dilahirkan untuk mandiri dan menjalani hidup yang kejam di luar sana. Jika gagal mandiri, maka tidak layak untuk keluarga Ye. Dan dikeluarkan dari silsilah leluhur.


"Menurutmu, apa yang akan pria itu lakukan terhadapku?" Tanyanya dengan nada masam.


"Aku tidak tahu. Siapa yang bisa menebak pikirannya," Li Chang Su tidak mau repot-repot dengan apa yang akan dilakukan Mu Xianzhai. Dia ingin menanyakan sesuatu yang lain, "apakah dia sudah menemukanmu?"


"Aku menunggunya datang padamu untuk menemukan ku ...," Pria itu terkekeh dan membuka kipas lipatnya, menutupi senyum. Melirik ke sisi lain, dia menyipitkan mata. Setelah itu bangkit dan pergi begitu saja.


Li Chang Su masih memiliki banyak pertanyaan untuknya. Tapi mendengar suara ketukan di pintu kamar, dia terkejut. Apakah Ye Tianli tahu akan ada orang lain yang datang?


Setelah meminta orang masuk, dia sudah menyingkirkan cangkir teh yang sebelumnya dipakai Ye Tianli. Dan Xuyao masuk sambil membawa camilan. Roti kukus isi daging. Masih hangat karena baru saja diangkat dari pengukusan.


"Aku tidak kurus," Li Chang Su mengerutkan kening dan merasa jika tubuhnya baik-baik saja.


"Bagaimanapun juga, Nona akan menikah dan mengalami malam pertama. Yang Mulia juga berkata, dada itu masih terlalu kecil," setelah mengatakan hal demikian, Xuyao memegang nampan dan melarikan diri seperti gadis yang pemalu.


Sementara Li Chang Su merasa jika cangkir teh yang sedang dipegangnya akan dihancurkan. Pria itu beraninya berkata demikian pada pelayan?


Tapi dia sudah makan dan tidak terlalu lapar. Namun aroma roti kukus isi daging terlihat menggoda. Bentuknya bulat mirip bakpao, tapi bukan. Kelembutan rotinya juga berbeda. Karena penasaran, dia pun mencoba memakan satu.


"Tidak buruk ...," Gumamnya.


Sayang sekali, hatinya mengkhianati pikirannya. Dia makan roti kukus isi daging itu hingga habis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di kediaman Jenderal Rong, suasana begitu mencekam. Di pagi hari, ketika pelayan baru saja memulai aktivitas, beberapa mayat tergelak di pintu belakang. Pelayan yang mengetahui ini pun berteriak kaget dan meminta tolong. Sehingga Jenderal Rong yang mengetahuinya pun langsung gemetar.


Banyak pria berpakaian serba hitam ditumpuk di depan pintu belakang dan ada darah yang mengering di lantai. Jenderal Rong seperti akan kehabisan napas dan mundur beberapa langkah. Wajah para pelayan juga tidak memiliki ekspresi yang bagus.

__ADS_1


Bagaimana mereka tidak tahu kalau Jenderal Rong selama ini selalu mengatasi orang-orang yang menghalanginya dengan membunuh atau mengancam. Tapi kali ini, siapa yang berani memindahkan keluarga jenderal?


"Ini ... Tuan ...," Salah satu selirnya yang datang bersama pun mendadak pucat. Melihat orang mati bukan pertama kalinya. Apalagi tentang pembunuhan.


Hanya saja ini kediaman jenderal yang kemungkinan besar akan membawa bencana buruk bagi semua orang. Wajah Jenderal Rong menjadi biru, lalu hijau dan merah. Semuanya seperti terlihat jelas di wajahnya. Marah.


Sangat bagus!


Mu Xianzhai selalu tahu gerakannya dan kaisar juga sudah memberinya peringatan. Jika dia maju lagi, khawatir akan membuat keluarga Rong berakhir. Dia merangkul selirnya yang masih muda dan meminta pelayan untuk mengantarkannya ke halaman lain.


Ia harus menyelesaikan masalah ini. Pernikahan Li Chang Su dan Mu Xianzhai akan diadakan satu hari lagi dari sekarang. Bahkan Ye Shi yang dikatakan merupakan bos pembunuhan yang terkenal pun tidak bisa mengalahkan Mu Xianzhai.


Tentu saja pasti bukan lawannya.


Namun Jenderal Rong tidak tahu jika Li Chang Su lah yang mengalahkan Ye Shi. Dan pria itu sendiri berbohong untuk menjaga citranya.


Para penjaga gelap pun turun untuk mendapatkan perintah ini dan bersiap untuk dihukum, "Tuan, kami tidak kompeten."


"Lupakan saja. Bahkan jika kalian kuat, pihak lain lebih mampu," saat mengatakan ini, Jenderal Rong sangat lelah.


Wajahnya terlihat maskulin, tapi usia paruh baya Tidak bisa disembunyikan. Dia memiliki beberapa selir yang tidak bisa hamil dan telah membawa pulang beberapa selir yang telah memiliki anak. Karena Rongyu adalah anak kesukaannya, dia selalu membela ibunya jika kesalahan yang dituduhkan selirnya tidak masuk akal.


Dan dia juga tahu bagaimana keributan di halaman belakang. Para selir selalu menjatuhkan. Kini Rongyu memiliki tubuh dan wajah cacat akibat luka bakar. Beberapa anak perempuannya ingin menonjol untuk menggantikannya. Dia masih tahu ini dan meminta selirnya untuk mendidik mereka dengan baik. Jangan memiliki pemikiran untuk memindahkan Rongyu.


"Lalu apa yang harus dilakukan bawahan?" Tanya penjaga gelap itu.


"Buang mereka dan tarik semua mata-mata. Aku akan menghubungi seseorang untuk melakukan rencana selanjutnya. Beri tahu putra mahkota untuk memberi bantuan."


Setelah itu, Jenderal Rong kembali ke halaman utama untuk memikirkan cara. Berusaha untuk menghubungi putrinya. Meski anak perempuan ini sedikit kasar dan keras kepala, tapi bantuan putra mahkota sangat berguna baginya untuk memperluas wilayah militer. Sehingga nanti akan digunakan untuk mendukung putra mahkota serta menggaet banyak jenderal.


Dia baru saja menghela napas dan duduk di ruang utama untuk memikirkan cara lain. Tapi tiba-tiba pelayan datang dan memberi tahu sesuatu yang lain.


"Tuan rumah ... Ini tidak baik. Nona pertama datang dengan berteriak!"


Pelayan itu gemetar dan panik, berlutut untuk pengampunan karena tidak sopan menerobos ruangan begitu saja. Jenderal Rong segera bangkit. Matanya menjadi segar.


"Apa yang terjadi dengan Yu'er ...?!"

__ADS_1


__ADS_2