
LI CHANG SU mengguncang tubuh kelinci mutasi. Dan ternyata benar-benar pingsan karena rakut. Gadis itu tersenyum penuh arti dan menyingkirkan belati, lalu kembali ke kamar tidur utama untuk meletakkan kelinci mutasi itu di tempat tidur khusus binatang. Bantal empuk milik He Ze akhirnya dipakai untuknya lebih dulu.
"Nah, jika begini, akan lebih baik bicara lebih awal. Aku tidak perlu repot-repot mengikuti arus untuk berakting!" Cibirnya.
Adapun Mu Xianzhai di sisi lain, dia merasa jika istri kecilnya sangat hebat. Lalu ingin memeluknya. Namun Li Chang Su segera menjauhinya dengan jijik.
"Lebih baik kamu mandi dan lihat seperti apa tubuhmu saat ini," katanya seraya mengerutkan kening. Benar-benar tidak mau dipeluk dengan mudah. Dia tidak akan tertipu dengan trik kecilnya di saat bahagia.
"....," Mu Xianzhai merasakan sedikit kerugian batin. Namun saat melihat pakaiannya yang kotor, dia juga merasa harus membersihkan diri. Tapi, dia malah tersenyum penuh arti.
"Kalau begitu, siapkan air mandi untukku," katanya pada gadis itu.
"Apa gunanya pelayan jika kamu memintaku?" Gadis itu baru saja duduk dan mengeluarkan beberapa camilan dari ruang artefak. Ini masih belum terlalu malam, jadi dia berniat untuk menunggu kelinci mutasi bangun.
"Kamu istriku, bukan pelayan," pria itu berkata lagi.
"Jika kamu tahu kalau aku ini istrimu, maka suruh saja pelayan!" Dia mencibir, lalu menggigit manisan buah mangga, mengunyahnya perlahan.
Mu Xianzhai tidak terpengaruh oleh nadanya yang sedikit terasing, "Jadilah istri yang baik."
"....."
Melihat Mu Xianzhai hendak naik ke atas ranjang dan beristirahat dengan pakaian kotor, gadis itu tidak tahan dan segera bangkit untuk menyiapkan air. Dia adalah seorang tentara yang mencintai kebersihan ketika berada di rumah ataupun asrama wanita. Bahkan tidak boleh ada tanah di ranjangnya.
Tapi pria itu kotor di mana-mana, membuat dia sedikit tidak nyaman. Namun tidak benar-benar membencinya. Pria ini sengaja membuatnya untuk berperilaku. Walaupun Li Chang Su enggan untuk menyetujui, dia masih pergi dan menyiapkan air hangat di bak kayu.
Kamar utama sangat luas. Li Chang Su bisa mengagumi jika kamar tidur di zaman kuno begitu baik dan tidak pelit ruang. Bak mandi bisa diletakkan di sudut lain dan gunakan tirai untuk menjadi dinding. Selain itu juga, air harus dimasukkan ke dalam bak secara berkali-kali. Cukup merepotkan.
Untungnya Li Chang Su memiliki ruang artefak. Pria itu baru saja kehilangan banyak tenaga dalamnya akibat membuat perisai. Dia mengeluarkan air hangat dari ruang artefak. Lalu diberi sedikit campuran kolam air terjun. Dengan begitu, pria itu akan memulihkan tubuhnya selagi berendam.
Mu Xianzhai yang melihat istrinya sedang mengisi air dari ruang artefak. Tidak ada kejutan sama sekali. Tapi jika orang lain melihatnya, mungkin akan menganggap istrinya mengerikan. Tak jauh di sampingnya, He Ze sudah mengambil manisan mangga. Lalu menatap pria itu dengan heran.
__ADS_1
"Bagaimana jika dia tidak menjadi istri yang baik?" Tanyanya iseng.
"Maka aku akan mengajarinya menjadi istri yang baik," pria itu menjawab dengan nada ringan. Seolah-olah tidak ada masalah.
"Bagaimana jika itu sulit?"
"Maka paksa dia menjadi istri yang baik!"
"Bagaimana kamu yakin dia akan menjadi istri yang baik?"
"Karena tentu saja dia adalah istriku yang paling baik. Jadi pasti akan bersikap baik."
"...."
Kali ini He Ze kesal dan melemparkan manisan mangga ke piring. Tidak tahu obat apa yang diminum pria ini hingga otaknya kebanjiran. Gadis itu menjadi istri yang baik? Kenapa dia merasa itu meragukan. Dengan keahliannya di bidang militer, sangat mungkin bagi Mu Xianzhai untuk membiarkan Li Chang Su bergabung dengan tentara.
Semuanya hanyalah darah pasangan yang bertingkah seperti burung kawin! He Ze tidak berani untuk berkata sembarangan, khawatir jika Mu Xianzhai akan melemparkannya keluar jendela. Ini lebih memalukan.
Setelah Li Chang Su mengisi bak mandi dengan air hangat, dia juga mengeluarkan sabun air. Lalu memberi taburan kelopak bunga persik di atasnya. Orang-orang zaman kuno suka sekali mandi dengan banyak taburan kelopak bunga seperti ini.
Belum lagi senyumnya yang mirip iblis jahat, tidak berbahaya tapi mencurigakan. Dengan rambut hitam panjang, sebagian lagi menjuntai di pundak, memiliki otot tubuh yang bagus dan beberapa bekas luka lama menjadikannya terlihat heroik.
Li Chang Su tidak pernah kekurangan melihat tubuh pria di zaman modern. Banyak para tentara pria yang suka bertelanjang dada saat latihan. Dan fisik mereka bagus. Namun Mu Xianzhai ini benar-benar berbeda. Tubuh orang-orang zaman kuno sedikit lebih baik daripada yang dia duga.
Tanpa sadar, gadis itu memerah. Ini bukan karena dia malu, tapi sedikit tidak berdaya. Pria itu telah berulang kali menghantuinya untuk jatuh cinta, memeluk dan menciumnya. Dia tersentuh, tentu saja. Ada jejak emosi di matanya ketika merasakan kasih sayang Mu Xianzhai padanya.
Mencintai istri dengan cara apapun tanpa peduli apakah wnaita itu sendiri mencintainya atau tidak. Dia juga ingat jikalau Mu Xianzhai pernah berkata, tidak perlu dicintai kembali tapi cukup untuk mencintainya, membiarkannya tetap hidup bersama.
"Su'er ....," Mu Xianzhai memanggilnya dengan lembut. Dia sudah berada di depan Li Chang Su yang setengah linglung.
"Baiklah. Kamu mandi," Li Chang Su mencoba menenangkan hatinya dan berjalan melewati pria itu. Tapi salah satu tangannya segera dipegang. Gadis itu menoleh dengan ekspresi bingung, "ada apa?"
__ADS_1
"Bekas luka di punggung kananku masih meninggalkan sedikit gatal. Tidak bisa tersentuh air. Su'er membantuku mengelap punggung."
Wajah Li Chang Su tiba-tiba menjadi hitam. Mengelap punggung? Pria ini semakin berani untuk membiarkannya menjadi gadis cabul!
"Setelah berendam air ini, luka di punggungmu akan benar-benar sembuh. Tidak apa-apa untuk terkena air."
"Apakah yakin?"
"Jangan ragukan itu," kata Li Chang Su sedikit tidak berdaya. Ayolah, dia adalah tentara wanita yang hebat dan mendapatkan banyak penghargaan di berbagai bidang. Bakatnya, jangan ditanyakan.
Hanya saja dunia kuno ini berbeda dengan zaman modern. Dia tidak bisa menampilkan banyak hal seperti saat itu. Belum lagi dengan tubuhnya yang menyusut menjadi seorang remaja yang tumbuh, sungguh terbatas. Oleh karena itu, dia telah berlatih selama satu tahun di ruang artefak.
Walaupun hasilnya tidak terlalu besar, tapi dia hampir memilih sebagian keterampilannya.
"Su'er sangat perhatian. Yakinlah, aku akan sembuh lebih cepat sehingga bisa kuat di ranjang," pria itu terkekeh, menggodanya sedikit.
"Siapa yang membutuhkannya?!" Gadis itu terkejut. Otaknya sama sekali tidak berjalan ke arah sana. Namun pria itu mengaitkannya terlalu jauh. Setelah menarik tirai, dia kembali ke ranjang dengan wajah memerah.
Pria itu benar-benar hooligan!
He Ze yang telah kembali makan manisan mangga pun, berkedip ringan. Jelas bahwa gadis itu memerah dan malu, tapi berpura-pura tidak tahu. Dia pun hanya mengucapkan beberapa patah kata dan membawa kelinci mutasi itu ke ruang artefak. Jangan ganggu pasangan ini. Mungkin nanti akan ada hal-hal tak terduga.
Terdengar suara air di balik tirai. Li Chang Su telah berganti pakaian dan naik ke ranjang lebih dulu, berusaha untuk tidur. Tapi dia tidak bisa memejamkan mata. Suara air di balik tirai itu membuatnya terganggu.
Apa yang dia pikirkan? Membayangkan Mu Xianzhai mandi dan keluar dengan handuk pendek, lalu tetesan air di rambut jatuh ke pundaknya.
Sial! Dia membayangkan para aktor dalam film romantis yang selalu menjual tubuh untuk cuci mata para gadis.
"Apa yang dipikirkan Su'er hingga wajah memerah seperti itu?"
Mendengar suara yang akrab ini, gadis itu tiba-tiba saja kaku.
__ADS_1
...****************...
DI LUAR TOPIK: Malam pengantin yang tertunda akan segera datang.