
GADIS ITU meringis ketika merasa jika pipinya terluka. Seketika, darah langsung keluar dari goresan yang cukup dalam itu. Ia tidak menyangka jika Zhen Juan ... sebenarnya dirasuki sesuatu.
"Manusia ... Terlalu banyak yang kamu itu, justru membuatmu cepat mati ... Patuhlah di sini dan pikirkanlah lagi."
Perlahan-lahan, tubuh Zhen Juan mulai berubah menjadi asap lalu menghilang dari sana sambil tertawa mengerikan.
Li Chang Su merasakan kegelapan merayap di aula, hanya bisa menundukkan kepala. "Jiwanya bukan lagi sovereign Sekte Hitam. Apakah benar jika itu jiwa binatang roh bawah tanah?" gumamnya.
Sayangnya, Li Chang Su belum bisa memikirkan segala kemungkinan. Saat ini, dia harus berhati-hati dengan banyaknya ular hitam yang melata di aula. Walaupun tidak mendekatinya untuk mengigit, ia tetap harus waspada.
Mencoba menghubungkan pikiran dengan ruang artefak, Li Chang Su terlalu lelah. Tubuhnya kehilangan tenaga setelah tersengat oleh arus listrik dari aura hitam yang ada pada rantai. Dia harus memikirkan cara untuk bisa melepaskan diri. Atau setidaknya, membuat rencana untuk membuat Zhen Juan lengah.
Setelah berpikir lama, ia akhirnya hanya bisa pasrah. "Sepertinya aku harus menunggu saja. Mu Xianzhai, aku harap kamu tidak mengecewakanku," gumamnya.
Ada rasa sakit di pipi kirinya. Darah masih menetes, tapi tidak banyak. Hanya saja, jika tidak segera diobati, mungkin akan infeksi. Belum lagi, ia merasa jika goresan dari kuku Zhen Juan mengandung racun.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di tempat Mu Hongzhi dan Lict saat ini ...
Sejak mereka bersembunyi di ruang pintu besi yang rusak, beberapa binatang mutasi kegelapan berkeliaran. Tampaknya suasana di luar tidak begitu baik.
Mereka segera meninggalkan ruang pintu besi dan berlari semakin dalam. Ada kemungkinan jika pemilik sekte mungkin sudah mengerahkan para muridnya untuk mencari mereka.
Kuda putih mutasi berlari kecil di belakang mereka. Dengan Xue Zi yang ada di punggungnya, ia mendengus kecil.
"Manusia, semakin kita masuk lebih dalam, aura kegelapan begitu kental. Aku tidak yakin apakah bisa melewatinya atau tidak," kata kuda putih mutasi sedikit kebingungan.
"Aku merasa begitu. Tapi aku dan Lict harus pergi memeriksanya. Setelah itu kembali lagi ke sini," ujar Mu Hongzhi serius.
"Kalau begitu, ketika kalian mencapai pintu batu itu, aku akan menunggu di sisi lain. Berhati-hatilah saat kalian pergi. Ingat untuk kembali. Jangan biarkan aku menjadi tulang di terowongan ini hanya untuk menunggumu saja."
__ADS_1
Kuda putih mutasi meringkik ringan. Membuat Mu Hongzhi memiliki tiga garis hitam di kepala. Apakah kuda itu tidak sabar untuk musim kawin? Pikirnya.
Hanya butuh beberapa menit saja, mereka tiba di depan pintu batu. Obor yang menyala di setiap dinding terowongan membuat keadaan sekitar menjadi lebih jelas.
Seperti yang direncakan, kuda putih mutasi dan Xue Zi hanya menunggu. Lict tidak bisa membuka pintu batu, sehingga tanggung jawab itu jatuh ke Mu Hongzhi. Tapi pria itu sendiri tidak pernah membuka pintu batu. Hanya Mu Xianzhai saja yang selalu melakukannya.
Sekarang ... Mu Hongzhi ragu. Apakah dia benar-benar bisa membukanya?
"Bagaimana cara membuka pintu ini?" tanyanya.
"Gunakan aura spiritualmu untuk mengangkat beban batu." Kuda putih mutasi tampaknya paham tentang masalah ini. Hanya saja dia seekor kuda, tidak mungkin memiliki kemampuan sebesar binatang mutasi golongan dewa.
Ketika Mu Hongzhi ingin menggunakan aura spiritualnya, pintu batu tiba-tiba saja bergerak. Mereka kaget dan segera mencari tempat persembunyian.
Tak jauh dari mereka, ada sebuah ruangan pintu besi yang rusak. Walaupun tidak sepenuhnya utuh, pintunya masih bisa ditutup dengan baik. Lict dan Mu Hongzhi mengintio untuk mengetahui apa yang keluar dari tempat tersebut.
Saat pintu batu terbuka, jantung keduanya berdetak kencang. Ada dua pria berjubah hitam keluar dari dalam pintu batu dan bercengkerama. Langkah mereka terus menjauh hingga akhirnya tidak lagi terdengar.
Ketika pintu batu mulai bergerak ke atas, Mu Hongzhi menghela napas. Tidak menyangka jika hal ini akan menguras ilmu tenaga dalam. Lalu seberapa kuatnya Mu Xianzhai hingga tidak pernah merasa kelelahan ketika membuka pintu batu?
"Apakah tidak akan ada binatang mutasi yang menerkam kita ketika pertama kali membuka pintu?" bisik Lict.
"Kamu berlebihan. Lagi pula kita memiliki aura yang disamarkan sehingga tidak mungkin diketahui. Kecuali jika binatang mutasi itu memiliki tingkatan yang lebih besar," jelasnya.
Lict mungkin memiliki paranoid, tapi sebenarnya tidak seperti itu. Ini hanya menakut-nakuti diri sendiri.
Saat pintu batu terbuka, hawa panas cukup menerpa kulit. Yang keduanya lihat saat ini bukan hanya ruangan gelap, tapi juga beberapa sarang binatang mutasi.
Dengan jubah hitam yang menyamarkan sosok keduanya, para binatang mutasi kegelapan tidak ada yang menyadari jika mereka bukanlah bagian dari Sekte Hitam.
Keduanya masuk dengan langkah kaki yang cukup berat. Ternyata setelah diperhatikan lebih dekat lagi, ada sebuah pintu gerbang besar di hadapan mereka. Sama persis seperti yang mereka lihat di inti bumi sebelumnya.
__ADS_1
"Bagaimana bisa ada di sini?" tanya Lict dengan suara pelan.
"Aku tidak tahu. Tapi lihatlah apa yang mereka lakukan saat ini," jawab Mu Hongzhi seraya menunjuk ke satu tempat di mana ada suara-suara aneh terdengar.
Hawa panas yang menerpa tubuh mereka berasal dari kolam lava yang ada di depan. Jembatan kecil yang menghubungkan ke bagian pintu gerbang baja itu sedikit rusak. Mungkin bisa roboh kapan saja jika diinjak.
Tapi anehnya, para binatang mutasi hitam melewati jembatan tersebut dan mulai menggali. Tampaknya mereka ingin membuat lubang menuju ke dalam pintu gerbang baja.
Sungguh tidak bisa dipercaya. Ternyata di sini juga ada pintu gerbang baja. Yang membuat keduanya merinding saat ini, di setiap dinding hingga langit-langit ruang bawah tanah, dipenuhi oelh para binatang mutasi.
Ada banyak telur dan bayi-bayi mutasi yang baru saja lahir atau menetas. Mungkin inilah sumber di mana para binatang mutasi kegelapan berkembang dengan cepat dan menyebar ke seluruh daratan.
"Ini gila!" Lict sedikit berseru.
"Pelankan suaramu," bisik Mu Hongzhi segera menyikut lengannya.
"Maaf, aku terlalu bersemangat." Laki-laki itu menampar mulutnya dan menghela napas.
Tak lama setelah mereka berada di sana, beberapa pria berjubah hitam muncul. Lict dan Mu Hongzhi kaget lalu segera mencari tempat yang aman untuk bersembunyi. Ada sebuah pijakan di bawah tepi lava, cukup tersembunyi dan gelap.
Mu Hongzhi segera menyeret laki-laki itu ke bawah dan bersandar pada dinding batu, bersembunyi pada bagian yang gelap.
Langkah kaki beberapa pria berjubah hitam itu terhenti saat melihat pintu batu yang terbuka.
"Begitu ceroboh. Kenapa mereka tidak menutup pintunya lagi?" Salah satu dari pria berjubah hitam itu sedikit tidak senang.
"Untung saja para binatang mutasi di sini sudah berada dalam kendali sovereign. Jika tidak, mungkin sudah melarikan diri." Yang lain juga berkata.
"Bagaimana dengan kemajuan saat ini? Pintu gerbang baja ini harus dibuka sebelum malam bulan purnama pertengahan akhir musim dingin."
"Apakah sovereign berniat untuk membangunkan makhluk itu?" tanya salah satu dari mereka yang lebih muda.
__ADS_1