Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Datang Untuk Menyelamatkan Istrinya


__ADS_3

MU XIANZHAI tiba dengan cepat. Saat dia melihat bahwa cambuk api akan melukai istrinya, tentu saja kemarahan tumbuh di hatinya. Dia langsung menguarkan ilmu tenaga dalam dan menembak pria jelmaan serigala cokelat mutasi dengan api hitam.


Naga perak dalam pikirannya telah berulang kali memperingati jika Li Chang Su terkena racun saat ini. Dan toksinnya cukup besar. Sehingga, jika gadis itu sendiri kuat, tidak mungkin terhindar dari racun.


Sekarang, pria yang memegang cambuk api berguling dan berteriak-teriak kesakitan. Mencoba memadamkan api di tubuhnya. Dua wanita jelmaan serigala cokelat mutasi mundur dan tidak tahu harus berkata apa.


"Kalian menyakiti istriku!"


Mu Xianzhai tidak tanggung-tanggung langsung menyerang keduanya dengan api hitam yang sama. Anehnya mereka tidak bisa melawan. Dan melihat jika bayangan naga perak transparan muncul di belakang Mu Xianzhai.


Walaupun ini adalah efek dari serangan dan ilusi naga perak, tapi Li Chang Su sepertinya melihat samar-samar ada cahaya putih di sekitar Mu Xianzhai. Mungkinkah dia akan mati di sini?


Penglihatannya menjadi sedikit kabur. Dia hanya mendengar suara jeritan dan juga suara tercekat mereka. Seperti makhluk yang sekarat. Barulah ketika Mu Xianzhai berhasil membunuh mereka, bayangan naga perak langsung menghilang.


"Su'er!!!" Pria itu segera menghampiri Li Chang Su dan menahan tubuhnya.


Cahaya di tubuh Mu Xianzhai sudah menghilang saat ini. Membuat Li Chang Su bingung.


"Mu Xianzhai ... Di mana cahaya itu? Apakah aku tidak jadi mati?" gumamnya dengan napas yang tersengal-sengal.


Mu Xianzhai merasa masam. Su'er nya pasti melihat sedikit tentang aura yang ditimbulkan oleh bayangan naga perak. Dia memeluknya dan mengerang.


"Cahaya apa? Itu adalah cahaya harapan. Aku datang terlambat. Su'er, maafkan aku karena terlambat." Mu Xianzhai berbisik.


"Tidak ... Aku baik-baik saja. Jangan khawatir. Tapi—"


"Jangan banyak bicara. Hemat energimu saat ini." Pria itu menekan lembut bibirnya dengan jari telunjuk. Dia melihat beberapa helai rambut Li Chang Su yang memutih. Tiba-tiba saja hatinya dingin.


Gadis ini terkena racun yang besar. Seperti yang dikatakan naga perak. Dan luka di dadanya tidak satu, melainkan dua. Selain luka tusukan dari senjata es, juga luka cambuk api.


Darah sudah mengotori gaunnya. Saat luka itu disentuh, Li Chang Su meringis. Sangat sakit. Mu Xianzhai mungkin tidak masalah dengan luka seperti ini di tubuhnya. Tapi bagaimanapun juga Li Chang Su adalah istrinya. Memeriksa luka seperti ini, pasti sangat sakit bukan?


Mu Xianzhai khawatir membuatnya semakin kesakitan, jadi tidak banyak melakukan hal-hal yang aneh. Dia mencoba menarik racun serigala mutasi dari tubuhnya.

__ADS_1


"Mu Xianzhai ... Itu akan membuatmu kelelahan. Aku bisa mengeluarkan racunnya sendiri," kata gadis itu seraya menghentikannya.


Mu Xianzhai terlihat tidak tenang. "Su'er, apakah kamu masih ingat ketika aku sekarat akibat ilmu tenaganya dalam yang terblokir?" tanyanya.


Gadis itu linglung sejenak seraya mengingat hal ini. Hari itu saat dia pergi ke ibu kota, Mu Xianzhai dalam keadaan yang buruk. Karena membuka ilmu tenaga dalamnya lagi secara paksa sehingga melukai jalur meridian.


Akibatnya, Mu Xianzhai jatuh koma dan hampir saja di ambang kematian. Jika bukan karena Li Chang Su datang dan memperbaiki jaringan meridiannya yang pecah, dewa mungkin sudah berkehendak lain.


Gadis itu mengangguk dan mengingatnya. Dia juga ingat malam itu hujan. Dia menyeret seekor ular sanca ke kamar Rongyu.


"Tapi itu berbeda."


"Tidak ada bedanya di mataku. Jangan bergerak. Biarkan aku mengeluarkan racunnya."


Mu Xianzhai terkekeh dan memusatkan ilmu tenaga dalamnya di telapak tangan kanan. Lalu perlahan mengangkat racun dari dada Li Chang Su.


Ada lonjakan darah di dadanya. Li Chang Su tidak nyaman. Entah berapa lama, Mu Xianzhai sedikit pucat dan ada sedikit darah segar merembes di sudut mulutnya.


Mu Xianzhai menstabilkan tubuhnya lebih dulu sebelum akhirnya melepaskan jubah hangat miliknya. Dia membungkus gadis itu agar tidak kedinginan. Li Chang Su tampaknya memperhatikan Mu Xianzhai, bertanya-tanya.


"Aku baik-baik saja." Pria itu berkata.


Dengan begini, Li Chang Su bisa tenang sedikit. Tubuhnya sangat lemas. Sebagian rambut putihnya sudah kembali normal. Menandakan jika racun di tubuh sudah bersih.


Membopong Li Chang Su dengan hati-hati, Mu Xianzhai berniat untuk mencari tempat berteduh. Tapi gadis itu tiba-tiba saja mendapatkan panggilan telepati dari He Ze.


"Kita cari yang lain. Mereka tidak terlalu jauh dari sini." Dia berkata pada Mu Xianzhai yang sudah melompat dari satu dahan ke dahan pohon lain untuk mencari tempat berteduh.


"Ada apa?"


"Lict terluka dan racun di tubuhnya belum dikeluarkan sepenuhnya. He Ze hanya menekan racun itu. Jika terlambat, dia bisa mati."


"Merepotkan. Berikan obatnya, biarkan penjaga gelap yang pergi."

__ADS_1


"...." Li Chang Su tiba-tiba saja ingat jika Mu Xianzhai memiliki penjaga gelap yang akan muncul kapan saja. Bahkan jika pria itu terluka parah, penjaga gelap tidak akan muncul tanpa perintah.


Sangat loyal.


Li Chang Su mengakses ruang artefak dan mengeluarkan beberapa botol kecil dan salep. Ada juga pil untuk diminum. Mu Xianzhai berhenti dan memanggil penjaga gelap. Setelah gadis itu menjelaskan, penjaga gelap langsung paham dan pergi dengan semua botol obat tersebut.


Dan perjalanan dilanjutkan.


Gadis itu terkekeh. "Kamu hanya tidak ingin aku bertemu Ye Shi kan?" tanyanya.


Mu Xianzhai sedikit kaku. Dia ingat dengan sihir ilusi yang diciptakan para serigala mutasi itu. Su'er nya bersama Ye Tianli. Pegangan di tubuhnya sedikit dieratkan.


Ia tidak akan membiarkan gadis itu menyukai pria lain. Setelah pergi cukup jauh, Mu Xianzhai menemukan sebuah gua. Dia meminta penjaga gelap yang lain untuk membersihkan gua itu. Siapa tahu saja ada bulu serigala yang menjijikan.


"Jangan sampai ada yang terlewat. Atau Raja ini akan membiarkan kalian dipenuhi dengan bulu serigala!" Dia mengancam para penjaga gelap.


"...." Mereka tidak berdaya dan ingin meminta uang pensiunan.


"...." Adapun Li Chang Su, sudut mulutnya berkedut. Ini terlalu berlebih bukan?


Para penjaga gelap bekerja lebih cepat karena salju semakin lebat. Jangan sampai sang putri dan pangeran kedinginan. Setelah memastikan jika tempat itu bersih, Mu Xianzhai akhirnya masuk dan membiarkan Li Chang Su bersandar pada batu yang cukup bersih.


Keduanya duduk untuk beristirahat. Mu Xianzhai melepaskan topeng peraknya. Wajahnya masih agak pucat. Tapi dibandingkan Li Chang Su, ia lebih mendingan.


Ada luka sayatan di pipi Mu Xianzhai. Saat Li Chang Su menyentuh sedikit sekitar luka sayatan itu, Mu Xianzhai mendesis sedikit. Dia baru menyadari jika dirinya juga ada goresan.


"Oleskan salep." Gadis itu sudah menyerahkan botol salep.


Para penjaga gelap kembali lagi dengan menyalakan obor. Dan meletakkannya di tempat yang strategis. Sehingga, keduanya bisa melihat jelas tempat ini. Mu Xianzhai sudah memastikan jika serigala mutasi dewa golongan kegelapan itu sudah tidak tersisa. Dan Li Chang Su mungkin lebih banyak melawannya.


Setelah Mu Xianzhai mengoleskan salep pada pipinya sendiri, dia segera melepaskan jubah hangat di tubuh Li Chang Su untuk memeriksa lukanya. Darah belum mengering dan inilah alasan kenapa gadis itu begitu pucat.


"Su'er ... Buka pakaianmu. Biarkan aku memeriksa lukanya."

__ADS_1


__ADS_2