
SEBENARNYA, bayangan naga perak bukannya tidak ingin mengatakan yang sebenarnya. Hanya saja apa yang terdapat di balik pintu gerbang baja itu memang bukan sesuatu yang mampu di hadapi manusia.
Walaupun tidak semengerikan seperti yang dibayangkan mereka, tapi bayangan naga perak memiliki ukurannya tersendiri. Jika gerbang baja dibuka sekarang, maka keseimbangan dunia akan hilang.
Makhluk api yang ada di kaca itu adalah salah satu contoh yang mengerikan. Sulit dilawan oleh manusia biasa kecuali bagi mereka yang memiliki elemen di tubuhnya. Mungkin saat ini, hanya Mu Xianzhai yang memiliki elemen api.
“Ketika waktunya tiba, mereka akan mengerti.” Bayangan naga perak segera menghilang dari tempat itu.
Sementara He Ze masih sedikit pucat, memilih untuk menutup komunikasi dengan Li Chang Su.
Adapun keadaan di luar saat ini ….
Ketika Li Chang Su dan Mu Xianzhai keluar dari ruang artefak, keadaan sedikit berubah. Tampaknya mereka mulai menyadari kedatangannya sehingga mau tidak mau, Li Chang Su segera mengajak Mu Xianzhai untuk segera pergi. Dia mengeluarkan boneka yang menyerupai keduanya. Lalu memakai jubah hitam sekte tersebut.
Setelah itu, Li Chang Su meminta dua boneka tersebut untuk pergi dan memancing para penjaga yang ada di halaman belakang. Di saat para penjaga yang melihat dua bayangan menyelinap ke sisi lain benteng, para anjing mutasi hitam segera menggonggong.
"Di sana! Cepat kejar!" Salah satu penjaga segera berteriak dan berlari mengejar dua sosok berjubah hitam itu.
Tentu saja, boneka yang menyerupai Li Chang Su dan Mu Xianzhai segera pergi ke arah yang telah ditetapkan. Tapi tidak semua penjaga pergi. Masih ada beberapa penjaga lagi yang bertugas mengawasi halaman belakang.
Li Chang Su mengeluarkan sebuah bola kecil yang cukup ampuh untuk menjatuhkan sisanya.
"Apa itu?" tanya Mu Xianzhai.
"Bom asap."
"..." Mu Xianzhai sama sekali tidak tahu apa yang dimaksud dengan bom asap atau sesuatu yang bulat kecil seperti itu.
Tapi istrinya menjelaskan jika benda tersebut bisa meledak dan mengeluarkan asap yang cukup banyak. Ketika para penjaga menghirup asap ledakan, maka akan jatuh pingsan.
Oleh karena itu, Li Chang Su melemparkan empat bom asap ke arah para penjaga yang masih bersiaga di halaman belakang. Di saat bom asap meledak tanpa mengeluarkan bunyi yang terlalu keras, para penjaga tanpa sadar menghindar.
__ADS_1
Hanya saja terlambat menyadari jika benda tersebut merupakan bom asap. Sehingga mereka segera jatuh pingsan. Para anjing mutasi mungkin masih bisa sedikit bertahan. Tapi pada akhirnya juga sama-sama pingsan.
Ketika asap ledakan sudah hilang, keadaan sekitar pun aman.
"Ayo, cepat. Cari jalan masuk!" Li Chang Su meraih lengan Mu Xianzhai dan segera keluar dari tempat persembunyiannya.
Pria itu sendiri yang segera memimpin dan mengajak Li Chang Su ke sebuah pintu usang salah satu bangunan kecil di tengah-tengah halaman. Sayangnya pintu itu dikunci. Li Chang Su mencari kuncinya di tubuh penjaga yang pingsan tak jauh dari tempatnya berada.
Mu Xianzhai juga mulai mencari. Hawa dingin tidak mereka pedulikan saat ini. Ketika pria itu menemukan kuncinya di salah satu penjaga, Li Chang Su menghela napas lega.
Dia menggunakan penglihatan mata dewa untuk memperhatikan sekitar. Masih aman. Dua boneka yang menyerupai dirinya mungkin sudah pergi ke arah yang dia tetapkan. Semakin banyak yang mengejar, maka bagus. Kedua bonekanya bisa meledak dengan indah.
"Su'er ... Ayo," kata Mu Xianzhai setelah berhasil membuka kunci.
Keduanya masuk dan menutup pintu besi dengan hati-hati. Lalu menuruni puluhan anak tangga yang cukup kotor. Beberapa obor di dinding ruang bawah tanah segera menyala dengan sendirinya.
"Tidak ada penjaga." Li Chang Su menggelengkan kepala ketika merasa jika ruangan tersebut kosong.
Li Chang Su menelan salivanya. Tidak terbayangkan jika orang-orang yang ditahan di penjara bawah tanah ini bisa meninggal begitu saja.
"Apakah menurutmu, mereka mengurung pensiunan kaisar di tempat seperti ini?" tanya Li Chang Su.
"Mungkin. Kita cari saja dulu. Jika tidak ada, mungkin harus mencari tempat lain," jawabnya dengan tidak yakin.
Keduanya terus berjalan di sekitar lorong penjara bawah tanah. Lalu suara rantai yang saling bergesekan membuat keduanya menghentikan langkah. Suara itu cukup nyaring dan sepertinya berasal dari arah depan mereka.
Keduanya saling memandang. Mu Xianzhai meminta Li Chang Su untuk berada di belakangnya. Mungkin saja tempat ini juga dijadikan sebagai tahanan para binatang mutasi kegelapan.
Semakin dekat ke arah sel yang dimaksud, Mu Xianzhai mulai bersiap menarik pedang dari sarungnya. Hanya saja, saat dia melihat isi penjara yang dimaksud, tubuhnya langsung kaku. Dia tertegun di tempat seraya menatap sosok yang ditahan dalam sel.
"Mu Xianzhai, siapa itu?" tanya Li Chang Su ketika melihat seorang pria kurus berpakaian bangsawan compang-camping.
__ADS_1
Pria kurus itu memiliki rambut panjang yang kusut, kedua tangan dan kaki dirantai. Terlebih lagi, rantai yang mengikat kedua tangan serta kakinya masih memiliki aura sihir hitam.
Mu Xianzhai masih linglung untuk waktu yang cukup lama sebelum akhirnya dia menyentuh jeruji besi. Tiba-tiba saja aliran listrik memancar dari jeruji besi tersebut dan menyetrum Mu Xianzhai. Walaupun energinya tidak besar, tapi pria itu masih kaget.
Mu Xianzhai segera melepaskan tangannya dan menatap jeruji besi dengan keanehan.
"Ada sihir di tempat ini, mengurung sel agar tidak ada seorangpun yang bisa menyentuhnya. Atau orang yang di dalam tidak bisa melarikan diri." Li Chang Su menjelaskan.
Gadis itu malah memperhatikan pria paruh baya yang begitu kurus itu. Dia semakin curiga. "Mu Xianzhai, kita sedang mencari pensiunan kaisar, bukan waktunya untuk memperhatikan tahanan lain," bisiknya.
"Itu dia," ujar Mu Xianzhai tiba-tiba, masih tertuju pada pria paruh baya yang begitu kurus di dalam sel.
"Apa? Siapa?" Gadis itu menatap Mu Xianzhai dan pria kurus itu bergantian. Tapi itu bukan pensiunan kaisar karena terlalu muda untuk menjadi kakek bukan?
"Paman ... Itu Paman," jawabnya.
"Paman? Ayahnya Mu Hongzhi?!" Li Chang Su terkejut dna menatap pria paruh baya yang tampaknya semakin melemah.
Lalu bunyi rantai yang bergesekan terdengar dari sel yang berada di belakang mereka. Keduanya menoleh dan semkain terkejut. Pria tua yang ada di dalam sel itu adalah pensiunan kaisar. Li Chang Su sendiri segera mengenalinya karena pernah bertemu. Bahkan jika pria tua itu menjadi lebih kurus saat ini.
"Itu dia! Pensiunan Kaisar!" Li Chang Su sedikit berseru.
Pria tua yang ada di dalam sel terbatuk kecil dan membuka matanya untuk melihat dua orang berjubah hitam di luar. Awalnya dia berpikir jika itu adalah orang-orang Sekte Hitam yang ingin memberi keduanya makan, tapi tanpa diduga ...
"Zhai'er ..." Suara pensiunan kaisar sangat lemah.
"Kakek!" Mu Xianzhai merasakan perasaan emosional memenuhi pikirannya. Matanya di balik topeng sedikit memerah.
Benar! Itu pensiunan kaisar. Belum lagi pamannya juga ada di sini. Sekte Hitam telah mengurung keduanya di sini selama bertahun-tahun. Betapa kejamnya. Bahkan keduanya begitu kurus.
Pensiunan kaisar menatap Mu Xianzhai yang telah tumbuh dewasa. "Nak, akhirnya Kakek memiliki kesempatan untuk bertemu lagi denganmu. Apakah kamu sudah menikah dengannya?"
__ADS_1