Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Mengenang Hubungan Lama Yang Tersembunyi


__ADS_3

SAAT MELIHAT Mu Xianzhai yang seperti ini, Li Chang Su hampir memiliki tebakan jika Ye Tianli benar-benar menyembunyikan masalah ini. Bahkan tidak mau bertemu Ye Shi. Karena ini?


Sebagai penyuka sesama jenis, tak jarang dari mereka akan memiliki hubungan seperti itu di tempat tidur. Tapi apakah Ye Tianli termasuk pria seperti itu?


Bahkan Mu Xianzhai enggan untuk menjelaskan tentang hubungan sesama jenis. Merasa memalukan. Dia adalah pria normal. Ketika membayangkan Ye Tianli adalah mantan kekasih Ye Shi, rasanya sulit dipercaya. Apakah Mu Peizhi tahu ini dengan baik?


Dia khawatir jika Ye Shi salah paham terhadap hubungan Ye Tianli dengan Mu Peizhi. Jika pria itu benar-benar menyukai pria lagi, kemungkinan kecemburuan terbesarnya akan dilemparkan ke arah Mu Peizhi.


"Apa yang kamu pikirkan?" Mu Xianzhai menyentil kening gadis itu, merasa begitu gemas ingin memeluknya.


"Tidak ada," dia cemberut dan mengelus keningnya.


"Jangan sering memikirkannya. Kita akan menikah. Lebih baik berpikir gaya apa saja yang akan kita gunakan di malam pernikahan," pria itu tersenyum nakal padanya. Namun nada bicaranya masih dingin seperti biasa.


"Cabul!"


Li Chang Su merasa jika pria itu sama sekali tidak cocok dengan julukan raja perang. Dan memintanya untuk kembali. Mau tidak mau, Mu Xianzhai pergi untuk beristirahat. Setelah dia mencium bibirnya sekilas, dia benar-benar pergi tanpa menoleh lagi.


Tanpa sadar, kedua orang itu memiliki wajah yang memerah. Li Chang Su linglung untuk sementara waktu sebelum akhirnya menggulung diri di kasur. Cinta pertama, ia belum pernah merasakannya.


Tapi perasaan ini tidak nyaman. Jantungnya berdetak kencang. Bahkan ia tidak sadar jika mata naga perak yang melingkar di pergelangan kirinya pun percaya sedikit. Sebelum akhirnya terlihat seperti semula.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ibukota di malam hari terlihat seperti sekumpul cahaya kunang-kunang. Banyak perumahan yang masih menyala. Dan beberapa orang juga berkunjung ke berbagai toko untuk menghilangkan kebosanan. Walau cuaca begitu dingin, orang-orang keluar dengan pakaian hangat dan tebal.


Tak jarang juga para wanita akan mengunakan jubah berbulu untuk menghangatkan tubuh.


Di salah satu gedung restoran, sosok pria bertopeng rubah duduk bersandar di kusen jendela. Mengamati salju yang turun dan orang-orang di bawah sana, suasana hatinya cukup kesepian.


Dia memegang sebuah token giok hijau yang memiliki ukuran simbol 'Ye'. Dan sesekali akan mengamatinya dengan cermat. Token ini telah ada bersamanya sejak berusia tujuh tahun. Ye Tianli lah yang memberikannya sebagai tanda persaudaraan..

__ADS_1


Walau sebenarnya dia bukan anak keluarga Ye, mereka mengurusnya dengan baik. Ye Tianli sering berpergian dan kembali dengan banyak hal untuknya. Lalu pergi lagi untuk waktu yang lama. Saat kembali, keduanya telah dewasa. Dan memiliki kharisma masing-masing.


Dari awal hingga akhir, Ye Shi selalu menganggap pria itu sebagai sumber semangatnya. Dia tahu ini menyimpang, tidak normal untuk menyukai pria. Tapi dia suka dengan Ye Tianli, seperti kecantikan asli. Bahkan lebih lebih cantik dari wanita.


Beberapa tahun lalu, dia memiliki hubungan dengannya, sebagai kekasih. Waktu itu, Ye Tianli belum memiliki selir dan menganggap wanita sebagai makhluk yang lemah. Hubungan keduanya, seperti pasangan lain.


Tapi sayang, entah apa yang terjadi, Ye Tianli memintanya untuk putus dan pergi begitu saja. Pria itu memutuskan untuk menyukai lawan jenis.


Sejak saat itu, dia tidak pernah tahu lokasi spesifik dari Ye Tianli. Dan tidak pernah bertemu lagi dengannya. Sekarang dia ingin bertemu dan memperjelas segalanya. Apakah wanita sangat bagus hingga Ye Tianli mulai menyukai mereka?


Apakah ada di dunia ini, wanita seperti Li Chang Su?


Gadis itu, ketika pertama kali melihatnya, merasa nyaman dipandang. Tidak menjijikkan atau menguarkan parfum berlebihan. Tanpa diduga, juga mengenal Ye Tianli. Sebenarnya pria itu tidak pernah menceritakan pengalaman hidupnya di masa lalu. Hubungan mereka.


"Tianli ... Sampai kapan kamu akan terus bersembunyi dariku? Tidak bisakah kita bertemu untuk memperjelas semuanya?" Dia bergumam sedih.


Ketika topeng berbentuk wajah rubahnya dilepas, wajah tampan tanpa cela itu terpantul cahaya malam. Ribuan helai rambutnya jatuh ke pundak. Membuat jubah hitam berbulunya menambah pesona. Dia memiliki senyum tipis yang menawan. Tak kalah tampan dari pria bangsawan lainnya.


Mungkin saja sudah tahu jika dirinya ada di ibukota kekaisaran.


Salah satu bawahannya muncul dari bayang-bayang, "Bos ...."


"Apakah mereka memanggilku?" Tanya Ye Shi terlihat bosan.


"Jenderal Rong ingin tahu apakah kita berhasil atau tidak," jawab bawahannya.


Ye Shi mencibir. Mereka meremehkan gadis ini dan dia sendiri kalah. Jika orang lain yang mengenalnya tahu, pasti sangat memalukan. Sekarang, dia tidak bersemangat seperti sebelumnya. Citranya sebagai pria yang tak pernah kalah dalam menjalankan misi pun kini harus menelan buah pahit. Kalah dari Li Chang Su.


"Dia ingin bertemu denganku?"


"Ya."

__ADS_1


Setelah mendapatkan jawaban dari anak buahnya, dia kembali mengenakan topeng berbentuk wajah rubah itu dan pergi meninggalkan tempat tersebut.


Di kediaman rumah Jenderal Rong ...


Jenderal Rong sendiri mondar-mandir di ruang belajar, menunggu pihak lain muncul. Setelah melihat pria bertopeng rumah itu muncul di jendela, dia lega. Tapi di sisi lain juga tidak yakin dengan hasilnya.


Ye Shi tidak takut pada Jenderal Rong. Baginya, penyewa tidak lebih dari sekadar hubungan kerja sama. Jadi dia berkata jujur jika malam ini tidak mendapatkan darah Li Chang Su.


"Bukankah kamu dan anak buahnya sangat hebat? Tidak bisa mengalahkan gadis itu?" Jenderal Rong kurang suka.


"Berpikir penjaga gelap pangeran ketiga itu mudah ditangani? Kamu juga tahu bahwa dia adakah raja perang," Ye Shi berbohong. Tapi apa masalahnya? Tidak ada yang lebih penting daripada Ye Tianli baginya.


Apa yang dikatakan Ye Shi benar. Jenderal Rong terlalu ambisius untuk menyembuhkan putrinya hingga bisa menikah dengan putra mahkota lagi. Ye Shi juga tidak mungkin mengambil darah Li Chang Su saat ini dan membatalkan kerja sama mereka. Dia tidak mau berurusan dengan raja perang.


Karena ini gagal, Jenderal Rong juga tidak mau memprovokasi.


Ye Shi berdiri di salah satu atap bangunan sambil melihat pemandangan malam. Lalu menghilang di kegelapan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Berita tentang Ye Shi ini akhirnya sampai ke tempat di mana Ye Tianli tinggal. Pria berpakaian serba merah itu kini duduk sambil melukis bunga mawar merah. Mendengar para penjaga gelap yang melapor, dia mengangguk samar. Lalu mengusir mereka dari sana.


Gerakan kuasnya berhenti dan sesuai yang aneh melintas di pikirannya. Ye Shi ... Sudah lama sekali mereka tidak bertemu lagi. Dia juga lelah terus bersembunyi darinya.


Cepat atau lambat, keduanya pasti akan bertemu lagi. Dia menyimpan kuas lukisnya dan membuka salah satu laci meja. Ada sebuah token giok di dalamnya, masih terlihat seperti baru.


Setelah sekian lama, dia selalu menghindari pria itu di manapun. Tapi Ye Shi tidak pernah menyerah hingga akhirnya masuk ke dunia bawah, menjadi seorang pembunuhan bayaran dan bosnya. Padahal semua itu hanya kedok untuk menemukannya di lain kesempatan.


"Shi Shi ... Setelah aku meninggalkanmu, apakah kamu membenciku?" Gumamnya.


Dalam nada bicaranya, tampaknya dia tidak menyangkal jika pernah memiliki hubungan dengan pria itu.

__ADS_1


Semilir angin pun menyusup melalui celah jendela ...


__ADS_2