Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Kebangkitan Hei Long (3)


__ADS_3

DI PUNCAK pertama pegunungan dewa.


Li Chang Su bisa merasakan gerakan di bawah tanah. Ada gempa di sana dan banyak binatang hitam mutasi yang tak sadarkan diri di kaki pegunungan dewa. Bell dan Orange sudah kembali dan melaporkan semuanya pada Wen Lao.


“Tuan, binatang hitam itu sudah memasuki tubuhnya.” Orange berkata dengan suara yang agak ketakutan.


“Aku tahu.” Wen Lao menatap Mu Xianzhai. “Lakukan sekarang. Panggil naga perak sepenuhnya.”


Mu Xianzhai mengangguk dan melepaskan gelang naga perak di pergelangan tangan kirinya.


Gelang naga perak itu segera berubah menjadi naga kecil dan terbang ke langit. Mu Xianzhai menggunakan energi spiritual di tubuhnya untuk membantu naga perak berubah menjadi raksasa.


Di saat yang bersamaan, puncak ketiga pegunungan dewa meledak disertai dengan raungan panjang. Terlihat, seekor naga hitam bergerak ke permukaan dan terbang.


Ledakan dari puncak ketiga pegunungan dewa telah berdampak ke sekitar. Salju, bebatuan, tanah serta bongkahan es tercerai berai. Bahkan sampai ke tempat Li Chang Su berada.


Di saat itu pula, Yin Long juga mengubah wujudnya menjadi raksasa. Sisik putih keperakannya terlihat berkilau dan penuh aura. Namun di sisi lain, Mu Xianzhai sedikit pucat.


Li Chang Su khawatir dengan pria itu dan ingin menghampirinya. Namun Wen Lao menahan.


"Tetap di sini. Suamimu baik-baik saja. Dia memiliki darah naga perak di tubuhnya dan seharusnya tidak apa-apa." Wen Lao hanya menenangkan Li Chang Su.


Li Chang Su menahan diri untuk tidak bersikap keras kepala. "Aku tahu."


Di saat dua makhluk legenda zaman kultivator itu muncul, awan gelap di langit semakin tebal dan petir ungu saling bersahutan. Sesekali menyambar naga hitam sebagai bentuk terlepasnya segel. Hal ini sama seperti naga perak waktu itu.


Fenomena tersebut disaksikan oleh banyak orang dari berbagai negara tetangga. Tak terkecuali negara Bingshui.


Meledaknya puncak ketiga pegunungan dewa menyisakan lubang besar, pegunungan itu hilang dan kini mungkin akan menjadi danau.


Para binatang putih mutasi yang melihat hal itu juga perlahan-lahan kehilangan tenaga karena naga perak menyerap aura mereka untuk menyempurnakan kekuatannya.


Semua burung putih mutasi perlahan-lahan turun dan mendarat di dahan-dahan kokoh bahkan jatuh ke tanah, pingsan.


Bahkan Bai, pemimpin dari elang gunung mutasi juga kehilangan kesadarannya. Tanda keilahian di dahinya perlahan bersinar.

__ADS_1


Array pelindung pegunungan dewa terlihat jelas saat kedua naga raksasa itu tak sengaja menyentuhnya.


Lict menyipit mata. "Apakah mereka tak mampu keluar dari array?" tanyanya kaget.


"Ya. Array pegunungan dewa ini bukan sembarangan pelindung. Jadi jangan khawatir. Paling juga itu hanya retakan kecil," jawab Wen Lao.


Dia ingin berkata jika arrray pegunungan dewa berasal dari istana langit dan tidak mungkin dipecahkan oleh makhluk dunia fana seperti naga itu. Sayangnya, lagi-lagi dia tak bisa mengatakan hal ini.


Semua hal yang bersangkutan dengan istana langit pasti tidak bisa dikatakan pada manusia seperti mereka.


Karena dua naga spiritual itu saling berhadapan, Wen Lao mengajak mereka pergi ke tempat yang aman untuk memperhatikan. Li Chang Su dan Mu Xianzhai tak bisa pergi karena harus ikut bertarung.


Meski tak mungkin mengalahkan naga hitam, Li Chang Su maupun Mu Xianzhai harus menghadapi binatang spiritual tingkat tinggi yang muncul entah dari mana.


Lict dan Mu Hongzhi ingin membantu jadi tidak mau ikut dengan Wen Lao.


"Manusia ini, tidak tahu apakah itu bodoh atau ketidaktahuan. Binatang spiritual tingkat tinggi ingin dilawan? Aku khawatir mereka bukan lawannya," gumam Wen Lao.


"Tuan, haruskah kami membantu juga?" Bell bertanya.


"..." Bell dan Orange segera memiliki tiga garis hitam di kepalanya. Tuan, apakah kamu terlalu kejam? Pikir keduanya.


Kedua pria jelmaan kucing mutasi dewa itu pun langsung menyusul Lict.


"Aku juga mau ikut!"


Tiba-tiba saja seekor gurita putih mutasi muncul dari tumpukan salju.


Wen Lao akhirnya teringat dengan satu hal penting yang terlupakan. Semua binatang mutasi di lautan tak bisa pergi ke daratan dan diam-diam berada di perairan.


Jika gurita putih mutasi itu pergi ke lautan dan meminta bantuan raja gurita putih mutasi untuk membantu, sepertinya akan menghemat pertempuran bukan?


Meski mungkin raja gurita putih mutasi tidak termasuk binatang tingkat dewa, tapi kemampuannya luar biasa.


"Pergilah dan lakukan tugas ..." Wen Lao mengatakan apa yang ada di pikirannya.

__ADS_1


"..." Gurita putih mutasi langsung merasa tak berdaya di hatinya.


Dia harus pergi ke lautan? Tempat di mana dia tak mau pergi untuk mengecap rasa asin?


Tapi karena sekarang hidup dan mati sangat dipertaruhkan, gurita itu akhirnya pergi dengan cepat. Setidaknya, jarak dari pegunungan dewa ke lautan memang jauh. Namun melalui teknik licin gurita putih mutasi yang bisa menyelinap dan pergi tanpa kendala, Wen Lao bisa tenang.


Di udara, Yin Long dan Hei Long saling berhadapan. Permusuhan yang kuat terpancar dari aura keduanya. Mu Xianzhai seperti menyaksikan adegan di mana kedua binatang kultivator itu bertarung di kehidupan kaisar pertama Mu.


Persis seperti ini. Namun sekarang ada Li Chang Su di sampingnya. Mu Xianzhai tidak akan membuat kesalahan dua kali. Dia harus melindungi Li Chang Su sampai akhir.


Hei Long menatap Yin Long yang berada di arah yang berlawanan dengannya kemudian mendengus. "Yin Long, selama ribuan tahun kita menjadi musuh bebuyutan dan satu kali jatuh dalam segel manusia, kali ini aku tidak akan kalah darimu lagi. Dunia manusia ini hanya milikku dan aku akan menjadi raja bagi mereka!"


Setelah berkata demikian, naga hitam itu tertawa puas. Mata merah darahnya menyipit.


Yin Long tampak tenang. "Kamu tidak pernah berubah. Ambisimu untuk menguasai manusia sungguh kekanak-kanakan. Kamu harus sadar asal-usul dirimu sendiri."


Tampaknya Hei Long terpancing saat menyebutkan asal-usul dirinya. Dulu, dia hanyalah seekor ular hitam spiritual yang berkultivasi. Dari tahun ke tahun dirinya diburu manusia hingga berhasil bersembunyi di suatu tempat.


Pada akhirnya, Hei Long berhasil bertransformasi menjadi naga hitam. Karena kesuksesan inilah dia menjadi lebih sombong dan selalu ingin membunuh manusia.


Namun sayangnya, Yin Long yang selalu acuh tak acuh pada manusia—mulai menghalangi jalannya di mana-mana. Membantu manusia itu dari malapetaka yang disebabkannya.


"Yin Long! Aku harus membunuhmu hari ini!" geram Hei Long langsung maju dan membuka mulutnya lebar-lebar, mengeluarkan api hitam untuk membakar Yin Long.


Meski api hitam tak mampu membunuh Yin Long, namun sisik peraknya pasti akan kehilangan kilaunya.


Hei Long benci benda-benda berkilau, termasuk sisik cantik Yin Long.


Menghadapi api hitam yang menyembur, Yin Long juga membuka mulutnya dan menyemburkan api biru es. Dua elemen api yang berbeda langsung meledak di udara. Api hitam milik Hei Long langsung berubah menjadi kepingan salju dan pecah.


"Tidak berguna!"


Kali ini Hei Long menggunakan ekornya untuk memukul tubuh naga perak. Ekornya memiliki tepian yang tajam seperti pedang dan mampu menusuk lawan bahkan membelahnya.


Yin Long juga menggunakan ekornya untuk menangkis serangan itu.

__ADS_1


__ADS_2