Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Terowongan Bawah Tanah Wilayah Sekte Hitam


__ADS_3

JIKA LI CHANG SU tahu bahwa saat ini, Lict dan Mu Hongzhi sedang bersembunyi di semak-semak yang tinggi. Kedua orang itu menghela napas panjang dan menahan diri untuk tidak berteriak.


Walaupun menyelinap diam-diam ke tempat di mana lubang para binatang mutasi kegelapan bermunculan, keduanya masih sedikit takut.


Tidak ada Xue Zi ataupun kuda putih mutasi. Hanya benar-benar berdua. Hidup dan mati akan ditanggung seorang diri. Tapi Lict mungkin lebih pintar dalam hal menyelinap, sehingga saat ini saja, dia sudah memiliki rencana yang matang.


Mu Hongzhi hanya bisa membuntutinya. Mungkin benar, Lict tidak seperti penampilannya. Mengingat jika laki-laki itu seusia dengan Li Chang Su di zaman modern.


"Hei, apa yang akan kamu lakukan?" bisik Mu Hongzhi.


"Menyelinap ke dalam lubang," jawabnya.


"Tentu saja bagaimana cara menyelinap ke sana? Kamu tidak berniat untuk menyamar bukan?" Mu Hongzhi curiga.


"Para binatang mutasi juga makhluk yang pintar saat ini. Sulit untuk menyamar. Hal yang harus kita lakukan saat ini hanya menghindari mereka. Lalu masuk diam-diam."


"..." Ini mungkin bukan rencana yang bagus. Mu Hongzhi merasa tidak setuju. Dia terlalu malas untuk bergerak atau bertarung lagi nanti.


Para binatang mutasi kegelapan keluar dari lubang yang cukup besar. Lebih tepatnya, itu terhubung ke terowongan bawah tanah. Lict menggunakan batu kecil untuk mengalihkan perhatian. Dia melemparkan batu itu ke sisi lain.


Sehingga saat para binatang mutasi kegelapan berbondong-bondong untuk memburu penyusup, Lict sudah meraih tangan Mu Hongzhi dan menyeretnya masuk ke lubang.


Di saat para binatang mutasi kegelapan yang berjaga di sana tidak menemukan apapun, mereka kembali ke tempat masing-masing. Adapun Lict dan Mu Hongzhi, kali ini sedang bersembunyi di balik salah satu batu tak jauh lubang masuk.


Untung saja tidak banyak binatang mutasi golongan kegelapan yang berkeliaran. Lict menghela napas dan memberi kode pada Mu Hongzhi untuk mengikutinya.


Ternyata, lubang masuk tersebut juga terhubung dengan terowongan. Intinya, ada sesuatu di terowongan bawah tanah ini. Lict dan Mu Hongzhi berniat mengikuti salah satu binatang mutasi yang pergi menuju ke suatu tempat.


Ada juga beberapa pintu besi yang dikunci dengan sihir hitam. Sehingga Lict dan Mu Hongzhi tidak bisa menyentuhnya.


"Tempat ini benar-benar mengerikan," bisik Mu Hongzhi.


"Lihat ini," kata Lict seraya menghentikan langkah.


Keduanya melihat ke bawah. Ada banyak tulang belulang manusia berserakan di mana-mana. Membuat keduanya merinding tanpa alasan. Lalu suara yang cukup membuat bulu kuduk berdiri juga terdengar dari jarak yang cukup jauh.

__ADS_1


Lict meminta Mu Hongzhi untuk berhati-hati. Keduanya segera melangkahi semua tulang-tulang manusia itu dan mengintip dari satu sisi. Tidak banyak obor yang terpasang di tempat ini, sehingga keduanya aman.


"Lict, kita tidak akan menjadi seperti tulang-tulang ini kan?" bisik Mu Hongzhi sedikit merinding.


"Bukankah kamu lebih tua dariku sekarang? Bukankah aku yang harusnya bertanya?" Lict menatapnya dengan rasa tidak percaya. Sepupu Mu Xianzhai itu tidak penakut bukan?


Mu Hongzhi menghela napas dan menggelengkan kepala. "Kamu lebih tua dariku. Tubuhmu boleh saja kecil, tapi otak itu bukankah sudah tua?"


"Jika senior Su tahu kamu mengatakan otakku sudah tua, dia mungkin kesal padamu. Aku seusia dengannya. Bukankah itu berarti jika otaknya tua juga?"


"...." Mu Hongzhi menampar mulutnya. Dia benar-benar melupakan ini dan segera meminta maaf. Dia tidak bersungguh-sungguh.


Lict menyipitkan matanya saat melihat ke sisi lain. Ada makhluk bebdulu besar di terowongan tersebut. Tampaknya sedang memakan daging segar. Melihat sebuah sepatu berdarah tergeletak begitu saja, pikirannya sudah melayang ke mana-mana.


Apakah makhluk makhluk-makhluk itu makan orang? Pikirnya.


"Ada apa? Apa yang kamu lihat"?" bisik Mu Hongzhi.


"Tidak ... Tidak ada. Tiba-tiba saja aku teringat sesuatu," jawab laki-laki itu agak pucat.


"Bukankah tubuh kita sudah disamarkan oleh aura kegelapan. Lalu kenapa kita harus diam-diam seperti ini? Sekarang aku tahu kenapa tikus itu melewati kita tanpa membuat keributan," jawab Lict seraya menunjuk ke bawah.


Tak jauh dari mereka, ada jawaban tikus mutasi yang cukup besar, bulu hitam serta mencicit. Lict dan Mu Hongzhi memperhatikan tikus hitam yang berjalan dengan dua kaki. Kaki depan digunakan untuk memegang jagung bakar.


Setidaknya saat ini, mereka membawa jagung bakar ke tempat yang lebih dalam. Mungkin rumah para tikus mutasi.


"..." Lict dan Mu Hongzhi terdiam untuk waktu yang lama.


Benar saja, mereka lupa jika aura kegelapan sudah melekat di tubuh mereka. Lalu kenapa harus menyelinap diam-diam? Tikus saja bahkan tidak mempermasalahkan mereka saat ini.


Akhirnya, Mu Hongzhi menghela napas. "Kalau begitu kita bisa berpura-pura sedang berpatroli. Ayo, lebih baik kita mencari tahu di mana para binatang mutasi kegelapan itu bermunculan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Meninggalkan sisi Lict saat ini ...

__ADS_1


Di tempat Xue Zi dan kuda putih mutasi, sedikit lebih menegangkan. Para kuda hitam di sana menatap kuda putih mutasi yang dicat hitam dengan curiga. Tapi tak berapa lama, kecurigaan itu menghilang.


Adapun Xue Zi yang malang, kali ini berbaur di halaman lain. Ada beberapa kelinci mutasi kegelapan yang sedang makan wortel dan kacang. Xue Zi berusaha untuk membaur dengan hati-hati. Bertingkah seperti kelinci lainnya.


Dia memberi kode mata pada kuda putih mutasi yang berbeda tak jauh darinya. Setelah mendapatkan banyak informasi, keduanya menyelinap diam-diam ke sisi lain wilayah tersebut.


"Aku lelah. Makan wortel yang tidak enak, lidahku pahit!" Kelinci mutasi itu mengeluh.


"Sama. Rumput di sini tidak segar," kata kuda putih mutasi juga mengeluh.


"Kita cari dua manusia bodoh itu saja."


"Baiklah. Apakah kamu memiliki wotel lain?" Kuda putih itu masih lapar.


"Tidak ada. Hanya tidak memiliki wadah wortel. Semuanya ada di ruang artefak gadis itu. Sudahlah, lupakan saja. Ayo kota temukan mereka."


Pada akhirnya mereka pergi dengan perasaan yang cukup damai. Baru saja melangkah tak jauh dari tempat awal, Xue Zi terkejut ketika seekor kelinci hitam betina melompat dari kegelapan tiba-tiba.


Kelinci mutasi itu terperanjat dan mundur beberapa langkah. "Siapa kamu?" tanyanya.


"Aku tidak punya nama. Tapi, aku menyukaimu. Aku suka bulumu. Bisakah kita membuat hubungan dan memiliki keluarga?" tanya kelinci hitam betina dengan ekspresi yang agak manja.


Xue Zi merinding di seluruh tubuhnya dan menggelengkan kepala. "Aku tidak suka kamu! Bagaimana mungkin betina duluan yang maju. Ini tidak masuk akal."


"Tapi aku menyukaimu. Ayo kita menikah." Kelinci hitam betina itu cukup gemuk dan menggemaskan. Tapi Xue Zi tahu apa yang terbaik untuk dirinya.


"Tidak, aku tidak mau! Kamu terlalu jelek!"


Xue Zi langsung melarikan diri dari sana untuk menghindari kelinci hitam betina yang nakal. Keduanya saling mengejar. Kuda putih mutasi di tinggal sendirian. Mungkin dia harus pergi lebih dulu dan menunggu Xue Zi di tempat yang seharusnya.


"Dasar kelinci." Kuda putih mutasi segera meninggalkan tempat itu dan mencari keberadaan Lict serta Mu Hongzhi.


Hingga akhirnya, kuda putih mutasi yang kini menjadi hitam pun berhenti di salah satu tempat. Ada banyak binatang mutasi di tempat, serta sebuah lubang galian.


"Mungkinkah dua manusia bodoh itu masuk ke lubang terowongan?" gumam kuda putih mutasi

__ADS_1


__ADS_2