Menjadi Istri Cerdas Raja Perang

Menjadi Istri Cerdas Raja Perang
Melawan Para Binatang Mutasi Kegelapan


__ADS_3

DI LUAR benteng perbatasan, pertarungan antara para binatang mutasi kegelapan dengan golongan cahaya terus terjadi. Li Chang Su berada di sisi lain sambil menggunakan belatinya. Dia menggunakan pakaian gelap dengan jubah hangat berwarna serupa. Karena sosoknya yang kecil, kadang dia tidak terlihat jelas saat sedang bertarung.


Para prajurit hanya bisa melihat jika banyak binatang mutasi kegelapan yang tumbang setelah mendapatkan serangan Li Chang Su. Mereka tidak menyangka jika istri raja perang akan begitu mudah untuk membunuh. Hal ini memicu semangat mereka untuk bertarung kembali.


Sepuluh prajurit khusus yang dilatih Li Chang Su akhirnya mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan membunuh para binatang mutasi kegelapan menggunakan belati.


Li Chang Su merasa jika jubahnya terlalu menyulitkan dia bergerak sehingga segera melepaskannya. Dia kembali menyerang saat seekor banteng hitam mutasi berlari dan ingin menyeruduknya. Ukuran banteng yang besar itu tidak mungkin membuat Li Chang Su begitu mudah menjatuhkannya.


Oleh karena itu, dia menyimpan belati dan mengeluarkan jarum beracun. Lalu menghilang dari pandangan. Si banteng hitam mutasi yang kebingungan pun segera mencari-cari di sekitar. Hingga saat sosok itu muncul di atasnya, sebuah jarum beracun segera mengenai leher.


Banteng hitam mutasi segera mendengus dan mengeluarkan lolongan menyakitkan. Lalu tumbang seraya mengejang. Pada akhirnya, banteng hitam mutasi itu mengembuskan napas terakhirnya. Li Chang Su menghela napas panjang setelah merasa jika membunuh mereka sangatlah melelahkan.


Dia menyesuaikan tenaga dalamnya lagi untuk bersiap bertarung dengan para binatang mutasi kegelapan. Para prajurit yang berada dalam pimpinan Mu Xianzhai sudah sangat bersemangat. Mereka ingin membawa kemenangan bagi negara dan juga mengakhiri semua krisis yang menimpa Negara Bingshui selama bertahun-tahun lamanya.


"Su'er!" teriak Mu Xianzhai dari kejauhan.


Pria itu memegang sebilah pedang tajamnya dan menunggangi kuda. Dengan topeng perak yang menghiasi wajah, sosok Mu Xianzhai sama persis seperti saat Li Chang Su melihatnya pertama kali. Dengan baju perangnya yang selalu dipakai, Mu Xianzhai penuh dominasi nyata.


Ketika Li Chang Su memikirkan ini, dia tahu jika hatinya sudah dimenangkan oleh Mu Xianzhai. Pria itu berhasil mendapatkan hatinya bahkan membuat dirinya yang selalu ingin melakukan apapun seorang diri, menjadi sedikit manja.


Mu Xianzhai tidak tahu jika Li Chang Su sebenarnya mampu mengatasi segalanya seorang diri. Li Chang Su sudah terlatih sejak kecil serta terluka tanpa perlu menangis ketika kesakitan. Namun entah kenapa, gadis itu suka menjadi sedikit tidak berdaya di depan Mu Xianzhai.


Li Chang Su yang cukup bersantai segera merasakan bahaya mendekat. Dia berbalik dan mengeluarkan belatinya lagi, bersiap menyerang. Tapi Mu Xianzhai yang sudah hampir tiba pun segera melompat dari punggung kuda. Dia meraih istrinya, lalu menebas binatang mutasi kegelapan yang hampir menggigit Li Chang Su.


Binatang mutasi jenis serigala hitam itu segera mati di tempat dengan darah yang mengotori salju. Li Chang Su aman di pelukannya.

__ADS_1


"Melamun lagi, ya?" Pria itu sengaja menggodanya.


"Aku hanya merasa jika kamu luar biasa dengan pakaian ini," katanya jujur.


"Raja ini tahu." Mu Xianzhai mengulum senyumnya dan segera bergabung dengan Li Chang Su.


Keduanya bekerja sama untuk membunuh para binatang mutasi yang menyerang. Li Chang Su kadang harus mendapatkan beberapa goresan di tubuhnya saat mendapatkan cakaran. Bahkan ketika melawan seekor harimau hitam yang mengaum ke arahnya, ia hanya bisa fokus pada pertarungan.


Harimau hitam mutasi segera melompat untuk menggigit Li Chang Su. Dia ingin mencabik-cabiknya menjadi beberapa bagian. Mu Xianzhai sibuk dengan sekelompok kera hitam mutasi yang tidak tahu kapan muncul. Sehingga tidak memiliki waktu untuk memperhatikan istrinya.


Li Chang Su mencibir. "Ingin membunuhku, ya? Binatang karnivora seperti dirimu memang pantas untuk diambil kulitnya. Sayang sekali kulitmu hitam, aku tidak suka," katanya.


"..." Harimau hitam mutasi itu tidak mampu bicara. Tapi sudah bersiap untuk menyerang.


Harimau hitam mutasi itu segera melompat dan mengayunkan cakar di kaki depannya. Li Chang Su menggunakan belati untuk menangkis. Tanpa diduga, sebelum dia dan binatang buas itu saling menyerang, makhluk berbulu putih tiba-tiba saja melompat dari sisi lain dan menendang si harimau hitam mutasi tanpa sengaja.


Makhluk berbulu putih itu tidak menatapnya sama sekali dan hanya fokus pada Li Chang Su. "Cantik, akhirnya aku menemukanmu! Apakah kamu terluka? Nah, binatang jelek mana yang menyerangmu? Lawan aku saja!"


Li Chang Su menatap seekor kelinci putih besar yang tiba-tiba saja muncul. Lalu melihat ke arah seekor harimau hitam mutasi yang kini pingsan di dekat banteng hitam mutasi yang sebelumnya dia bunuh.


"..." Kamu baru saja menendangnya, pikir gadis itu.


Mengetahui kehadiran Xue Zi di tempat pertarungan, para binatang mutasi sedikit takut. Mereka masih berada di bawah tingkat raja sehingga jika melawan binatang mutasi di atas tingkat itu, maka pasti kalah. Jadi hanya para binatang mutasi kegelapan tingkat raja saja yang kini berani menghadapi para binatang mutasi golongan cahaya di tingkat serupa.


Xue Zi yang cukup pemarah itu akhirnya segera melawan mereka dan menunjukkan dua gigi depannya yang selalu dia gunakan untuk menggigit wortel. Dia cukup ganas saat melawan mereka. Adapun Lict yang menyusul, dia sudah melemparkan tas berisi wortel ke sisi lain dan ikut bertarung.

__ADS_1


"Xue Zi, kamu di mana?" teriaknya agak khawatir.


Ada banyak binatang mutasi golongan cahaya di sekitarnya, serba putih dan menarik perhatian. Tapi Xue Zi hanyalah seekor kelinci, tubuhnya yang terlihat agak bulat, pasti tidak akan salah dikenalinya.


Pada akhirnya dia mendengar suara kelinci itu tengah mengutuk dan mengomel tidak jelas pada semua binatang mutasi kegelapan yang menyerangnya. Rupanya kelinci jelek itu ada di dekat Li Chang Su.


Lict segera mengayunkan pedang dan menyusul Xue Zi. Dia bergabung dengan mereka untuk mengalahkan para binatang mutasi kegelapan.


Li Chang Su cukup kekalahan. Dia terengah-engah. Uap hangat keluar dari mulutnya. Hawa dingin tidak membuat gadis itu merasa lemah dan kedinginan. Dia menyeka keringat di dahi hingga poninya pun basah. Sosok kecilnya yang memegang belati pun terlihat luar biasa.


Di sisi lain, Mu Xianzhai yang melihatnya dari pantulan obor di atas benteng pun tertegun. Dia sudah sering melihat prajurit wanita di barak militer dan bertarung dengan sengit. Tapi dia tidak pernah melihat seorang prajurit wanita yang mengalahkan musuh dengan belati saja.


Belum lagi, Li Chang Su terlihat lebih mempesona dengan ekspresi serius. Seperti apa kehidupannya di zaman modern dulu? Apakah ini yang dinamakan seorang pria terpesona oleh kecantikannya? Lict pernah cerita jika Li Chang Su populer di kalangan prajurit pria dan menjadi panutan prajurit wanita lainnya.


Bukan hanya itu, penggemarnya tidak sedikit. Ini membuat Mu Xianzhai merasakan krisis. Jika istrinya dikenal seperti itu lagi di zaman ini, dia akan menjadi suami yang diabaikan.


"Su'er ...," gumamnya ingin menghampiri gadis itu dan menyeka keringatnya.


Namun baru beberapa langkah saja, suara elang yang saling bersahutan mengalihkan perhatian semua orang.


Mereka terkejut ketika melihat ke langit, banyak elang mutasi golongan cahaya menuju ke arah mereka. Yang memimpin para elang mutasi golongan cahaya itu adalah elang gunung mutasi, binatang terbang mutasi terbesar di antara mereka semua.


...****************...


NOTE: Bab Pengumuman Penting di awal bab telah Author ubah. Silakan dibaca lagi jika penasaran. Harap tidak ada kesalahpahaman di masa depan 。◕‿◕。. Jadwal update telah dihapus, tapi masih update tiap hari. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu kadang Author ketiduran atau mood yang kurang baik.

__ADS_1


__ADS_2