
TANGISAN BAYI itu sangat kencang dan mungkin telah menggunakan semua tenaganya untuk menangis ketika lahir ke dunia baru. Ibu tua yang membantu Li Chang Su pun berteriak senang sambil memegang bayi itu dengan hati-hati.
Yan Shi juga sangat senang ketika melihat bayi itu gemuk dan terlihat sehat. Tapi samar-samar ada cahaya keemasan di antara dahi bayi itu dan sebuah simbol bunga teratai berwarna merah samar di antara alisnya yang kemudian menghilang.
Yan Shi terkejut namun tidak mengatakan apa-apa saat ini.
Yang tidak mereka ketahui, ketika bayi itu lahir, sebuah cahaya putih keemasan melesat dari langit menuju pegunungan dewa. Kini masih menjadi misteri.
Setelah bayi itu dibersihkan dan dibungkus lembut dengan kain lembut yang hangat, Yan Shi dengan hati-hati menggendongnya. Dia keluar ruangan bersalin dengan senyum gembira di wajahnya.
"Adik ipar, selamat. Ini pangeran kecil yang gemuk dan sehat!" Yan Shi memperlihatkan bayi yang kini telah berhenti menangis itu pada Mu Xianzhai. "Pangeran kecil, ini ayahmu." Dia memperkenalkan Mu Xianzhai pada bayi itu.
Yan Shi tahu jika saat ini bagi yang baru lahir belum bisa membuka matanya dan itu hal yang normal. Setelah beberapa hari, kelopak matanya pasti akan terbuka.
Mu Xianzhai menatap baji*gan kecil itu dan mendengus. Ternyata seorang pangeran kecil yang telah membuat istrinya kesakitan begitu lama. Tapi dia masih mencoba untuk menggendongnya dengan hati-hati.
"Bagaimana kabar Su'er? Apakah dia baik-baik saja?" tanyanya masih mengkhawatirkan Li Chang Su.
"Jangan khawatir, dia kelelahan tapi tidak sampai pingsan dan kini ruangan itu harus dibersihkan terlebih dahulu dan putri Xian harus pindah ke kamar lain untuk masa kurungan," jelas Yan Shi sangat ingin menggoda si kecil. Tapi bayi itu kini tenang di pelukan Mu Xianzhai.
Lalu Yan Shi teringat dengan cahaya samar dan simbol teratai merah di dahi bayi itu dan kini menghilang seperti menyatu di keningnya. Mu Xianzhai sedikit penasaran tapi kali ini dia tak bisa memikirkan hal-hal.
Apapun itu, seharusnya bukan hal yang buruk.
Kelahiran pertama Li Chang Su ternyata bayi laki-laki dan menyebar ke istana kekaisaran. Semua orang merasa jika Istana Raja Perang telah diberi berkah oleh para dewa dan musim dingin tahun ini menjadi lebih tenang.
__ADS_1
Tak ada binatang hitam mutasi, tak ada gempa bumi atau bencana lainnya. Semenjak binatang hitam mutasi dan Zi Long dilenyapkan, dunia telah benar-benar berdamai.
Hal yang paling tidak terduga, raungan naga emas—Jin Long menggema di negara Bingshui dan kemungkinan besar Jin Long telah kembali setelah pangeran kecil lahir.
***
Setelah masa kurungan Li Chang Su selesai, dirinya menjadi lebih sibuk. Mu Xianzhai juga pergi ke pengadilan kekaisaran setiap hari dan mendapatkan banyak pujian tentang kelahiran pangeran kecil.
Hingga upacara Man Yue (satu bulan kelahiran bayi) diadakan, banyak tamu undangan yang datang. Istana Raja Perang akhirnya benar-benar hidup dan tidak semua orang terlalu takut dengan Mu Xianzhai.
Pria itu kini menjadi seorang ayah, menggendong putra kecilnya yang berperilaku baik. Li Chang Su hanya bisa menyerahkan semuanya pada ibu suri yang telah antusias sejak lama sejak bayi itu lahir.
Sayangnya, menjadi orang tua tentu saja tidak mudah. Li Chang Su hanya bisa menyusui bayinya sendiri dan tidak mau menggunakan pengasuh lain. Lagi pula ASI nya juga melimpah karena Li Chang Su telah merawat tubuhnya selama ini.
Sementara Mu Xianzhai sedikit enggan. Bagaimana pun juga, jarang bagi seorang ibu menyusui anaknya di zaman ini. Kebanyakan menggunakan pengasuh khusus untuk menyusui bayi.
Untuk kali pertamanya, Mu Xianzhai berpikir jika kehadiran seorang anak sangat menjengkelkan.
"Ada apa dengan ekspresi mu? Lihat, siapa yang dulu berkata ingin punya anak lebih awal? Sekarang tiga tahun penantian akhirnya punya anak. Aku bukan lagi seorang gadis sekarang, tapi wanita!" Li Chang Su kesal dengan Mu Xianzhai yang selalu memasang ekspresi tidak senang setiap kali melihat putra kecilnya.
Li Chang Su berpikir jika Mu Xianzhai tidak menyukai bayi ini dan mungkin tak ingin mengakuinya. Mungkin dia salah paham tentang ini. Lagi pula, Mu Xianzhai sebagai seorang pria normal, secara alami memiliki masalah perut bagian bawahnya.
Risiko tidak memiliki selir untuk memuaskan hawa *****, Mu Xianzhai tentu saja tidak peduli. Dia hanya bisa menunggu kesempatan untuk bayinya tertidur.
"Su'er ... aku tidak bermaksud demikian," kata Mu Xianzhai lembut. "Secara alami aku senang kita memiliki anak. Bing'er juga berperilaku baik ... kadang-kadang," gumamnya pada kata terakhir.
__ADS_1
Nama anak mereka adalah Mu Shenbing. Bing yang berarti es. Mereka menamainya itu karena tubuh Mu Shenbing yang kadang dingin. Bukan karena sakit atau racun dingin, seperti yang dikatakan Wen Lao, di masa depan anak mereka lahir dengan selamat tapi tubuhnya akan dingin sepanjang waktu.
Mungkin jika Li Chang Su tidak datang ke pegunungan dewa dan mengalami koma setelah membuka lubang pengisap jiwa, anaknya akan lahir seperti bayi normal lainnya. Memiliki tubuh hangat.
Tapi meski begitu, dunia juga tidak akan damai.
Li Chang Su tetap menyayangi bayinya meski terlahir dengan tubuh dingin. Bahkan rambut putranya juga mulai berubah menjadi perak.
"Apakah anak kita akan dianggap aneh setelah besar nanti?" tanya Li Chang Su khawatir.
Bagaimana jika anaknya tidak diterima oleh masyarakat dan dianggap sebagai anak monster?
Mu Xianzhai segera berwajah dingin dan menggelengkan kepala. "Tidak!" katanya tegas. "Tidak ada hari seperti itu. Aku juga memiliki rambut putih keperakan karena mewarisi gelang naga perak sebelumnya. Kini anak ini juga mewarisinya di masa depan. Tidak ada yang salah. Dia akan menjadi pelindung negara berikutnya ..." Mu Xianzhai sangat yakin.
Li Chang Su yang sedang menyusui anak itu pun akhirnya ditenangkan dan tersenyum lega.
Mu Xianzhai menyentuh kepala si kecil. Rambut hitamnya yang sedikit keperakan terasa sangat halus. Hatinya pun juga melembut. Dia terkenal kejam dan berdarah dingin di medan perang. Semua orang takut padanya.
Mu Xianzhai tanya berharap jika anaknya tumbuh dewasa nanti, sosok nya menjadi panutan bagi orang-orang dan membawa kedamaian bagi negara Bingshui.
Setelah Mu Shenbing kecil kenyang, secara alami akan tertidur. Li Chang Su segera meletakkannya di tempat tidur bayi yang hangat, menonton wajah mungilnya yang lucu.
Setelah melewati masa kurungan, Li Chang Su telah memulihkan berat badannya. Buah persiknya menjadi lebih berisi dan menggoda. Mi Xianzhai tidak sabar untuk menyentuhnya.
Pria itu mencium bibir Li Chang Su dan memeluk pinggangnya dengan sedikit kekuatan. Dia sudah lama tidak menyentuh istrinya dan secara alami sangat bergairah
__ADS_1
"Su'er ...," Suara Mu Xianzhai sedikit serak.
"Ini masih siang, tidakkah kamu malu?" bisik gadis itu agar tidak membangunkan si kecil.