
Weng Baohu Zhe menyaksikan saat-saat serangannya yang berhasil dihilangkan oleh Feng Lang.
Dia tidak terkejut sama sekali melihatnya, karena dirinya telah menduga hal itu pasti terjadi. Serangan yang ia berikan sebelumnya hanya untuk mengukur seberapa besar kekuatan serangan yang mampu dihilangkan oleh Feng Lang, dan sepertinya serangan nya sebelumnya bukanlah batas tersebut.
Penonton di seluruh arena berseru dengan bersemangat melihat pertarungan keduanya dan terus menyoraki nama keduanya.
Pada tempat duduk murid-murid Keluarga Leluhur Weng, semua murid yang ada tidak bisa berkata-kata saat melihat Feng Lang yang mampu menghadapi Tetua mereka dengan seimbang.
Terutama ketika dia berhasil menghilangkan serangan Weng Baohu Zhe yang sebelumnya, Weng Tie bahkan hampir lupa bernapas menyaksikannya.
Seni Keluarga Weng adalah sebuah gabungan seni beladiri asli milik Keluarga Leluhur Weng yang hanya boleh dipelajari oleh mereka yang merupakan anggota resmi saja.
Seni beladiri ini memiliki berbagai macam teknik beladiri di dalamnya, mulai dari teknik pertahanan, serangan, hingga bahkan pernapasan. Seni Keluarga Weng adalah seni beladiri yang sangat lengkap.
Namun, meski semua anggota resmi boleh mempelajarinya, akan tetapi tidak ada jaminan mereka akan bisa memakainya. Pada dasarnya Seni Keluarga Weng memerlukan latihan penuh pada salah satu bidang beladiri untuk dapat menguasai satu teknik beladiri yang ada di dalam seni beladiri tersebut.
Hantaman Tapak Sang Leluhur adalah contoh salah satu teknik beladiri yang ada di dalam Seni Keluarga Weng. Teknik ini memerlukan fokus latihan pada serangan tapak untuk dapat menggunakannya dengan benar.
Sebelum bisa menggunakannya, orang yang mempelajari teknik ini tidak boleh mempelajari atau berlatih teknik beladiri yang lain, inilah yang membuat Seni Keluarga Weng menjadi seni beladiri yang sangat sulit untuk dilatih.
Secara kasar, kekuatan dari Hantaman Tapak Sang Leluhur memiliki besar kerusakan yang sanggup menciptakan lubang di tanah dengan diameter mencapai 30 meter dan kedalaman yang tercipta sekitar 5 hingga 10 meter.
Feng Lang yang mampu menghilangkan nya tentu saja membuat mereka semua sampai tidak tau harus mengatakan apa lagi.
"Dia....apakah dia benar-benar seorang manusia?" tanya Weng Tie yang mengepalkan tangannya dengan erat.
Di lapangan arena, bagian luar kubah.
Weng Wan, Weng Hua, dan Weng Ning memasang ekspresi serius mereka menyaksikan pertarungan Feng Lang melawan Weng Baohu Zhe.
Mereka bertiga, meski baru beberapa bulan di Keluarga Leluhur Weng, namun mereka cukup tau dan mengenal hal-hal penting yang ada di dalamnya. Seni Keluarga Weng adalah salah satunya.
Dengan jelas mereka bertiga tau seberapa besar kekuatan dari serangan yang baru saja Weng Baohu Zhe lepaskan kepada Feng Lang.
"Pria itu, seperti dugaan ku, dia adalah lawan yang kuat," ucap Weng Ning dengan serius.
__ADS_1
Sebagai orang yang pernah bertarung melawannya, Weng Ning masih mengingat dnegan jelas bagaimana dirinya yang harus dipojokkan sedikit demi sedikit oleh Feng Lang padahal dialah yang terus melakukan serangan waktu itu.
"Kalian salah jika berpikir dia itu kuat."
Weng Lou yang melihat ekspresi mereka bertiga pun segera menyadarkan mereka kembali. Ketiganya segera menoleh dan menatap Weng Lou dengan wajah penuh tanda tanya dan kebingungan.
"Apa maksudmu Lou?" tanya Weng Hua.
Dia tau bahwa Weng Lou tidak akan bercanda pada saat-saat seperti ini, tapi di sisi lain dia tau dengan benar kekuatan dari Hantaman Tapak Sang Leluhur milik Keluarga Leluhur Weng. Weng Lou yang mengatakan bahwa Feng Lang tidak kuat meski berhasil menghilangkan serangan seperti itu benar-benar membuatnya bingung.
"Apakah kalian melihat putaran arus Qi yang ada di tubuh pria bernama Feng Lang itu?" Weng Lou balik bertanya pada mereka.
Mereka bertiga pun kembali menoleh dan melihat Qi yang ada pada tubuh Feng Lang dengan teliti lalu mengangguk bersamaan.
"Arus Qi pria itu bukanlah arus Qi biasa. Jika kalian melihat lebih teliti, arus Qi itu seperti bergerak mengalir layaknya sebuah sungai. Pusat dari arus tersebut adalah telapak tangannya.
Dengan arus Qi yang seperti itu, dia akan mampu memecah semua jenis serangan, bahkan serangan unsur sekalipun. Hanya dua serangan yang akan berhasil menembus arus Qi seperti itu, yang tidak lain adalah serangan fisik dan senjata yang tidak menggunakan Qi sama sekali," jelas Weng Lou.
Weng Wan yang ada di situ berkedip beberapa kali dan tampak berpikir dengan keras sementara Weng Hua dan Weng Ning sudah mengangguk mengerti.
"Hmmm......hmmmmm.......hmmmm??!!!"
"Maksudnya adalah dia dapat menghilangkan semua jenis serangan yang mengunakan Qi dan serangan unsur sekalipun. Jika ingin melukai nya kah hanya bisa menggunakan serangan fisik dan juga serangan menggunakan senjata yang tidak mengandung Qi sama sekali. Mengerti?"
Setelah penjelasan ulang dari Weng Lou, Weng Wan pun akhirnya mengangguk mengerti.
***
Di dalam kubah Zu Zhang.
Sosok Weng Baohu Zhe melayang di udara, dan menatap dalam diam sosok Feng Lang yang berada di atas tanah dan menatap balik Weng Baohu Zhe.
Tak berapa lama, Weng Baohu Zhe pun bergerak turun kembali ke atas tanah, dan menyerap kembali Qi miliknya yang dia pakai untuk melapisi dirinya.
Krak.....
__ADS_1
Weng Baohu Zhe mengepalkan tangannya dan dia pun segera berlari dengan kencang ke arah Feng Lang tanpa menggunakan bantuan Qi. Gerakannya cukup cepat untuk membuat Feng Lang sampai harus fokus kepadanya agar dia tidak kehilangan keberadaannya.
Tak perlu waktu lama sampai sosoknya tiba di depan Feng Lang dan tanpa berbasa-basi langsung melesatkan serangan padanya.
Dengan wajah seriusnya dia mengepalkan tangannya dan meninju ke wajah Feng Lang.
Feng Lang segera menghindari nya dan kemudian membalas dengan menendang perut Weng Baohu Zhe hingga membuat tersentak mundur tiga langkah ke belakang.
Namun Weng Baohu Zhe tidak menyerah begitu. Dengan kedua tangannya yang sudah memperlihatkan otot-otot nya yang mengencang, Baohu Zhe pun melepaskan rentetan serangan tinju pada Feng Lang.
Shu- Fhush!
Pssh!
Mengandalkan Qi miliknya, Feng Lang pun menghindari semua serangan tinju dari Weng Baohu Zhe. Tidak ada satupun serangannya yang ia tahan seperti sebelumnya.
Menyaksikan itu, Weng Baohu Zhe semakin gencar melepaskan serangannya. Lama kelamaan serangannya semakin cepat, dan dia tidak hanya memberikan serangan tinjuan saja melainkan serangan tapak dan tendangan juga.
Mengandalkan pengalaman bertarung nya, Weng Baohu Zhe tak memerlukan waktu lama untuk mendapatkan momen dimana dia bisa mendaratkan serangannya pada tubuh Feng Lang.
Tepat ketika Feng Lang ingin menghindari serangan tendangan darinya, dengan cepat Baohu Zhe melayangkan tapaknya pada dada Feng Lang.
Tubuh Feng Lang pun segera terlempar mundur lebih dari lima meter, sebelum dia tersungkur ke tanah dan terbatuk-batuk.
"Menyerahlah, aku tidak memiliki niat untuk membunuh seseorang yang tidak berniat untuk membunuh ku," ucap Weng Baohu Zhe dengan wajah seriusnya.
Feng Lang tertawa pelan mendengar sarannya. Dia mengelap mulutnya dan segera bangkit kembali berdiri dan menghadap ke arah Weng Baohu Zhe.
"Jika aku berniat untuk menyerah sejak awal, aku tidak akan lanjut hingga ke babak semifinal seperti ini, kau tau?"
Krack....
Dengan satu sentakan, leher Feng Lang berbunyi dan membuat ekspresi wajah Feng Lang menjadi lega.
"Lagi pula.... pertarungan kita berdua yang sebenarnya baru saja dimulai."
__ADS_1
Catatan Penulis:
Joozzzz~